cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Academica
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14113341     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal ilmiah Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
KELUARGA SEBAGAI LEMBAGA SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI Resmiwaty, Resmiwaty
Academica Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.256 KB)

Abstract

Persoalan di seputar kehidupan remaja kini menjadi masalah yangcukup krusial dan perlu mendapat perhatian khusus. Salah satupersoalan tersebut adalah masalah pendidikan kesehatan reproduksi.Mengingat semakin banyaknya masalah-masalah seksualitas yangmelingkupi kehidupan mereka. Masalah ini tidak dapat dilepaskandari eksistensi keluarga sebagai sebuah lembaga yang berperandalam membimbing, mendidik, dan mengarahkan remaja ke dalamkehidupan yang lebih baik, terutama mengelola perilaku seksualmereka sesuai dengan tradisi, agama, dan gender yang berlaku dikehidupan sosialnya. Pendidikan kesehatan reproduksi diberikan dariorang tua kepada anak-anaknya, juga kepada anggota keluargalainnya. Hal ini ditujukan agar anak-anak terutama remaja dapatterhindar dari akibat-akibat negatif seksualitas.Kata Kunci : Keluarga Sosialisasi, dan Kesehatan Refroduksi
PENERAPAN DINAMIKA KELOMPOK Amir, Andi Mascunra
Academica Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.139 KB)

Abstract

Dinamika kelompok merupakan cabang ilmu sosial yangmempelajari perilaku manusia dalam kelompok atau ilmu yangmempelajari tenaga-tenaga yang bekerja dalam kelompok, mencaripenyebabnya, dan apa akibatnya terhadap individu maupunkelompok. Sebelum perang dunia ke II para ahli masih memusatkanperhatiannya pada individu, seperti Kurt Lewin, sebagai pencetusgagasan dinamika kelompok berhasil menunjukkan bahwa tidak adamanusia yang dapat hidup sendiri. Berdasarkan hasil penemuantimbul suatu upaya bagaimana mendidik manusia untuk mencapaipertumbuhan kepribadian sendiri serta kelompok yangmemanfaatkan tenaga yang mempengaruhi tersebut.Kata Kunci : Dinamika Kelompok
PERSPEKTIF ETNIK SITUASIONAL DALAM KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA DPRD PADA WILAYAH MULTI ETNIK Marzuki, Muhammad
Academica Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.064 KB)

Abstract

Sentimen etnik seringkali dinilai sebagai salah satu kekuatan sekaligusproblematika dalam arena demokrasi. Tak terkecuali pada kontestasi Pemiludan Pilkada di Indonesia. Etnisitas sebagai salah satu kategori dalamsosiologi politik berkembang seiring dengan perubahan pola politikidentitas. Dalam tatanan rezim politik yang bersifat tertutup, etnisitas secarasengaja dicoba untuk dieliminasi dari panggung arena politik. Kendatidemikian, etnisitas dalam kadar tertentu terus bermain dalam politikidentitas dalam panggung kekuasaan secara laten. Sementara itu, dalamtatanan rezim politik yang bersifat terbuka, etnisitas justru nampak terusmengalami penguatan, mendapatkan ruang ekspresi yang semakin luas.Bahkan etnisitas seringkali menjadi dasar legitimasi sejarah sosial politikstruktur politik pada level lokal atau daerah.Kata Kunci: Komunikasi Politik, Multi Etnik, Anggota Dewan.
DAMPAK KOMPENSASI KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA Akhmad, Akhmad
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.818 KB)

Abstract

The study aims to determine the compensation for the impact of fuel priceincreases on poverty in Indonesia. This study uses data from the CentralStatistics Agency (BPS), the Ministry of Development Planning/Bappenas,BPH Migas, and several other sources. Data was analyzed using descriptiveanalysis. The results show that the increase in fuel prices coupled with thecompensation program is not entirely successful in avoiding increasing poorpopulation by 480 thousand inhabitants in September of 2013. If it is assumedthat the government aims to reduce all the poverty of impact of fuel price hike,it can be said that the effectiveness of the program MLSM and other programsis not fully succeed although three can not also be said to fail. Some reasonsineffectiveness of the program is strongly associated with how the governmentpredicting the impact of rising fuel prices and how governments preparingtheir responsiveness. With the high irregularities in the distribution of fuelcompensation fund , this indicates that the compensation program has not beenfully carried out by the government-planned and structured. This is evidenceby the number of complaints from the public. Therefore, it is necessary toidentify and scope of good supervision, so that other compensation programsthat will be implemented by the government in the future will be moresuccessful, and the goal to reduce poverty can be achieved .Keywords : Fuel Price Increases, Compensation Program, Poverty
EFEKTIVITAS PROGRAM DAERAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PDPM), STUDI TENTANG PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KELURAHAN MAMBORO KECAMATAN PALU UTARA KOTA PALU J, Jans
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.324 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas programdaerah pemberdayaan masyarakat (PDPM) dalam rangka penanggulangankemiskinan di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara Kota Palu. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat(PDPM) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, belum berhasil(efektif) memandirikan masyarakat. Usaha bersama yang digerakkan melaluiKelompok Masyarakat Swadaya (KMS) belum mampu membangkitkan motivasi,menciptakan dan meningkatkan hubungan kerja, meningkatkan modal usaha,mendayagunakan potensi sosial ekonomi lokal, dan memperkuat budayakewirausahaan, serta mengembangkan akses pasar. Bantuan modal yang diberikantidak mampu menggerakkan, meningkatkan dan memajukan usaha yang digelutinya,walaupun telah berjalan cukup lama. Berbagai usaha masyarakat dalam bentukusaha kecil berupa pembuatan kue kering dan basah, serta usaha perbengkelan,kurang memberi prospek bagi peningkatan pendapatan.Key words:: Efektivitas, PDPM, Penanggulangan Kemiskinan
EFEKTIFITAS HUKUM PIDANA MELALUI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DAERAH UNTUK MENCAPAI PENEGAKAN HUKUM SALEH MULYADI, SALEH
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.416 KB)

Abstract

Penelitian ini berkasud melakukan kajian aplikatif dengan mengidentifikasidan menganalisis efektifitas penbinaan narapidana di Daerah, sebagaipengelolaan sumber daya manusia. Hal tersubut dilakukan berbasis padaeksistensi dari implementasi Undang-undang No. 12 Tahun 1995 TentangPemasyarakatan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahstudi literature melalui normative-yuridus dan studi empiris. Fokus respondenadalah narapidana, aparatur kepolisian, aparatur kejaksaan, aparaturkehakiman, akademisi, dan praktisi hukum professional.Hasil penelitian menunjukkan ada empat objek yang memiliki peran pentingdalam peningkatan sumber daya narapidana, yaitu: sanksi pidana penjara;kesesuaian hukum pidana dengan kebijakan hukum pidana; efektifitas hukumpidana; pengelolaan sumber daya manusia narapidana. Efektifitas hukumpidana melalui pengelolaan sumber daya manusia di daerah untuk mencapaipenegakan hukum belum tercapai, karena kendala persepsian masyrakat yangmenganggap LP merupakan tempat pembalasan atas kejahatan yang telahdilakukan, pemikiran tentang ketidakadilan hukum, konsistensi hukum yangrendah, kepedulian terhadap narapidana yang masih rendah dan sarana danprasarana yang juga masih rendah.Key Words: Efektifitas, Hukum pidana, Sumber Daya Manusia.
RESOLUSI KONFLIK MASYARAKAT KELURAHAN BAIYA DAN KELURAHAN LAMBARA Muhammad Isa Saputra, Muhammad Isa
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.257 KB)

Abstract

Konflik yang  terjadi di Sulawesi Tengah dalam kurun 15 tahun ini  sangat beragam. Konflik yang terjadi Poso sejak tahun 1998 – 2002 serta konflik-konflik komunal yang terjadi di lembah kota Palu seperti koflik antara Nunu Tavanjuka serta konflik Lambara dan Baiya. Walapun skala konflik di kota palu tidak sebesar konflik Poso namun karena bersifat sporadis dan seakan tiada akhir, maka seharusnya menjadi PR penting bagi seluruh masyarakat untuk bisa mencari jalan damai bagi semuanya. Resolusi konflik yang telah dilakukan untuk meredam konflik yang terjadi di kedua kelurahan telah ditempuh, bila dipetakan sesuai dengan teori Boundling; 1. “Menghindari konflik” adalah menawarkan sebuah kemungkinan pilihan sebagai jawaban terbaik. Dalam upaya penyelesaian konflik masyarakat  Lambara dengan Baiya, pemerintah Kota Palu menawarkan pilihan damai kepada para tokoh masyarakat dan aparat desa. Tokoh masyarakat ini berperan sebagai koordinator lapangan dalam mewujudkan perdamaian di kedua kelurahan. Selain itu, ada penandatanganan kesepakatan (berita acara) perdamaian yang jika dilanggar akan menghasilkan konsekuensi tertentu. 2.“Menaklukkan” atau mengeliminasi konflik dengan penegakkan hukum. Sesuai dengan perjanjian pemerintah dengan pihak dari Kelurahan Lambara dan Kelurahan Baiya, jika konflik kembali terjadi, maka penegakkan hukum akan digunakan sebagai pendekatan penyelesaian. 3.“Mengakhiri konflik” melalui prosedur rekonsiliasi atau kompromi dalam kesepakatan jika terjadi konflik, Penyelesaian konflik antara kelurahan Lambara dan Baiya memerlukan solusi yang bersifat permanen yang hingga kini belum terealisasi sepenuhnya.Key words: Konflik, resolusi, Baiya dan Lambara
PROBLEMATIKA KRISIS PANGAN DUNIA DAN DAMPAKNYA BAGI INDONESIA Sulfitri Hs Mudrieq, Sulfiri
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.991 KB)

Abstract

Dalam perkembangan dunia saat ini, masalah pangan telah menjadi sebuahisu menarik yang terus di bahas saat ini. Betapa tidak hal ini merupakankebutuhan primer bagi jutaan jiwa penduduk yang ada di dunia, sebab dariasupan panganlah mereka mampu mempertahankan hidup. Maka tidak heranpersoalan pangan mencuat menjadi isu global yang harus dicarikan solusinya.Terlebih ketika pangan telah mengalami ancaman berupa krisis pangan yangtelah menjalar ke beberapa Negara khususnya bagi Negara berkembangtermasuk Indonesia.Indonesia yang sementara memperbaiki tatanan ekonominya dan berusahakeluar dari terpaaan krisis ekonomi sejak tahun 1997, bekerja keras untukkembali bangkit dari berbagai persoalan tersebut. Belum saja persoalanekonomi dan politik terselesaikan, muncul lagi persoalan baru berupa krisiskelangkaan pangan. Ketika kelangkaan pangan ini tidak menemukan solusi,maka hal tersebut tentunya berimbas pada pembanganun bangsa kedepannya.Juga akan kembali menggerogoti berbagai bidang termasuk ekonomi danpolitik. Dari problematika yang dihadapi ini serta merta dikembalikan padabagaimana kebijakan pemerintah dalam menghadapi persoalan tersebut danbagaimana usaha masyarakat kita untuk tetap bertahan hidup. Selanjutnyadalam kajian tulisan ini menggunakan metode kualitatif.Key words: Krisis , pangan, dunia, Indonesia
PADUNGKU MASIH BERTAHAN PADA ETNIS BARE’E DI DESA UEDELE KECAMATAN TOJO TIMUR KABUPATEN TOJO UNA-UNA Siti Hajar N. Aepu, SITI HAJAR
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.772 KB)

Abstract

Ritual padungku adalah ritual pengucap rasa syukur kehadirat Allah SWT atas keberhasilan panen atau di sebut pesta panen raya. Penelitian ini mengkaji mengenai mengapa padungku masih tetap bertahan pada etnis Bare’e  di desa uedele kecamatan Tojo Timur Kabupaten Tojo Una-una. Dan bagaimana proses ritual padungku pada etnis Bare’e di desa Uedele kecamatan Tojo Timur kabupaten Tojo Una-una.Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bertahannya ritual padungku pada etnis Bare’e di desa Uedele serta proses ritual padungku tersebut. Penelitian dilapangan di lakukan pada bulan Agustus-september 2011 dengan penentuan informan secara purposive sampling dan metode yang digunakan adalah kulitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwaproses ritual padungku yang sudah menjadi tradisi dan tetap bertahan sampai sekarang serta tidak akan hilang  bagi masyarakat yang ada di Uedele karena mereka percaya bahwa kalau ritual ini  ketika tidak di laksanakan akan berdampak pada hasil panen mereka selanjutnya, hal ini ditandai karena dari zaman dulu sampai sekarang tetap dilaksanakan adat padungku tersebut. Serta ada nilai-nilai budaya dan agama yang terkandung di dalamnya tetap di pengang teguh. Key words:: Padungku, Etnis Bare’e, Tojo Una-Una
KEBERADAAN DAN TANGGAPAN PEMERINTAH DALAM PENGOPERASIAN DOKA DI KOTA PALU KISMARSILAH, KISMARSILAH
Academica Vol 6, No 2 (2014): Academiva vol. 6 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.046 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas keberadaan dan tanggapanpemerintah dalam pengoperasian Doka, juga melihat kegunaan para kusiryang diadakan. Oleh karena itu permasalahan yang diangkat adalahbagaimana keberadaan doka dan apa tanggapan pemerintah terkaitpengoperasian Doka di kota Palu.Metode penelitian yang digunakan secarakuantitatif, dengan sifatnya deskritif. Informasi dipilih secara profektifsampling dengan informasi sebanyak enam orang dan pengumpulan datasecara objektif dengan wawancara mendalam.Hasil penelitian menunjukanbahwa Doka sebagai alat transportasi lokal (tradisional) masih dipakai selainuntuk melestarikan budaya juga dipakai orang adu kecepatan Doka dan lombarias Doka dalam acara tertentu. Pemerintah mengapresisasi akan hal itu danmemberi solusi tertentu dalam mengatur trayek dan lalu lintas dan memberihadiah-hadiah dalam setiap perlombaan yang diadakan.Key words: Doka, Pemerintah, Kelestarian

Page 10 of 20 | Total Record : 194