cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Analisis Tuturan Imperatif Bahasa Jawa Guru Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03 pada Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03 Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang Septa Setia Utami
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.291 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan wujud pragmatik imperatif pada guru Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03, (2) mendeskripsikan kesantunan imperatif, meliputi kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif  karena data yang diambil berupa tuturan-tuturan lisan bukan angka. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03 dilakukan selama 15 hari dalam bulan Mei-Juni 2014 pada saat proses mengajar berlangsung. Subjek penelitian ini adalah guru Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03. Objek penelitian ini adalah tuturan imperatif yang dituturkan oleh guru. Data diperoleh dengan metode simak bebas libat cakap (SLBC), teknik rekam, dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode analisis konten (content analysis). Metode analisis konten merupakan metode untuk menganalisis data dengan cara mengaitkan tuturan dengan konteksnya. Kemudian hasil data yang telah dianalisis tersebut disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini diperoleh (1) Wujud pragmatik imperatif yang digunakan guru Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03 pada proses belajar mengajar diperoleh 10 wujud. (2) wujud kesantunan imperatif, meliputi (a) wujud kesantunan linguistik, kesantunan linguistik yang ditemukan dalam penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Sutopati 03 dalam proses belajar mengajar yaitu panjang pendek tuturan, urutan tutur, intonasi dan isyarat kinestik, ungkapan-ungkapan penanda kesantunan yang meliputi penanda kesantunan tulung, ayo, coba, mbok/mbokan, (b) kesantunan pragmatik imperatif, kesantunan pragmatik imperatif meliputi kesantunan pragmatik imperatif dalam tuturan deklaratif dan interogatif. Kesantunan pragmatik dalam tuturan deklaratif ditemukan deklaratif yang bermakna pragmatik imperatif suruhan, deklaratif yang bermakna pragmatik imperatif persilaan, dan deklaratif yang bermakna pragmatik imperatif larangan, sedangkan dalam bentuk interogatif ditemukan interogatif yang bermakna pragmatik imperatif perintah dan interogatif yang bermakna pragmatik imperatif larangan.   Kata kunci: tuturan imperatif, guru MI, Bahasa Jawa
Kajian Humor pada Wacana Guyon dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Juni-Desember Tahun 2013 Lutfiani Indah Permata
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.242 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang Edisi Juni-Desember tahun 2013 dan (2) teknik penciptaan humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang Edisi Juni-Desember tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013. Selanjutnya, data penelitian ini adalah dialog yang mengandung humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013. Data dikumpulkan menggunakan teknik dasar dengan metode simak dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Kemudian, data dianalisis menggunakan teknik content analysis atau analisis isi. Adapun pemaparan hasil analisis menggunakan teknik penyajian informal. Teknik penyajian informal tersebut digunakan untuk memaparkan jenis humor, dan teknik penciptaan humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya (1) enam jenis humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013, dan (2) dua teknik penciptaan humor humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013, yaitu a) teknik penciptaan humor ketaksaan terdapat enam belas indikator; dan b) teknik penciptaan humor aspek fonologis terdapat satu indikator. Enam jenis humor pada wacana Guyon dalam majalah Djaka Lodang edisi Juni-Desember tahun 2013 tersebut meliputi (a) humor seksual terdapat dua indikator, (b) humor pendidikan terdapat dua indikator, (c) humor keluarga terdapat dua indikator, (d) humor rumah tangga terdapat sepuluh indikator, (e) humor politik terdapat dua indikator, dan (f) humor etnis terdapat dua indikator.   Kata kunci: humor, wacana guyon
Analisis Kesalahan Menulis Karangan Narasi Ragam Krama pada Siswa Kelas XI SMA Islam Sudirman Kaliangkrik Kabupaten Magelang Amelinda Putri Widya Sony
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.522 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini betujuan untuk mengungkap: (1) kesalahan bentuk diksi/pemilihan kata ragam krama;  (2) kesalahan pemakaian huruf kapital; (3) kesalahan penulisan konsonan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Islam Sudirman Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Objek penelitian ini ialah karangan narasi ragam krama pada siswa kelas XI SMA Islam Sudirman Kaliangkrik kabupaten Magelang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan simak catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik agih, teknik padan, dan teknik ganti . Teknik  penyajian data menggunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian dalam penelitian ini (1) kesalahan bentuk penggunaan diksi/pemilihan kata mengalami kesalahan sebanyak 19 temuan seperti kata mirsani, kondur, tindak, digunakan untuk dirinya sendiri (2) kesalahan pemakaian huruf kapital mengalami kesalahan sebanyak 45 temuan seperti kata magelang, purworejo, pantai glagah, digunakan untuk pemakaian nama tempat dan (3) kesalahan penulisan konsonan mengalami kesalahan sebanyak 40 temuan seperti kata bade, katah budal tidak menggunakan huruf th dan dh.   Kata kunci: kesalahan, menulis karangan narasi, ragam krama
Analisis Kata Keterangan Bahasa Jawa pada Cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi Karya Sawitri dalam Majalah Djaka Lodang Tahun 2013 Fitria Rahmawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.607 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis kata keterangan  pada cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri; (2) makna yang terkandung di dalam kata keterangan pada cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan-kutipan langsung cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument) yang dilengkapi dengan kartu data. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis dan makna kata keterangan pada cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri. Jenis kata keterangan (adverbia) pada cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri terdiri atas; (1) adverbia verba terdapat 11 indikator; (2) adverbia adjektival terdapat 9 indikator; (3) adverbia nominal terdapat 6 indikator; (4) adverbia klausal terdapat 4 indikator; (5) adverbia numeralia terdapat 5 indikator; (6) adverbia adverbial terdapat 2 indikator; (7) adverbia monomorfemis terdapat 22 indikator; (8) adverbia polimorfemis terdapat 13 indikator; (9) adverbia letak kanan terdapat 5 indikator; (10) adverbia letak kiri terdapat 14 indikator; (11) adverbia letak bebas terdapat 5 indikator. Makna yang terkandung di dalam kata keterangan pada cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri ada dua belas makna, yaitu (1) makna keakanan; (2) makna kebermulaan; (3) makna keberlangsungan; (4) makna keusaian; (5) makna keberulangan; (6) makna keniscayaan; (7) makna kemungkinan; (8) makna keharusan; (9) makna kecaraan; (10) makna kualitatif; (11) makna kuantitatif; (12) makna limitatif.   Kata kunci: kata keterangan, cerbung Lintang-lintang Dadi Seksi
Analisis Kajian Moral dalam Kumpulan Gendhing-Gendhing Lan Lagon Dolanan Karya Ki Narta Sabda Nur Asiyah Jamil
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.709 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis-jenis moral yang terdapat pada syair tembang dalam Kumpulan Gendhing-gendhing lan Lagon Dolanan Jilid 3 karya Ki Narta Sabda; (2) mendeskripsikan relevansi moral yang terdapat pada syair tembang dalam buku Kumpulan Gendhing-gendhing lan Lagon Dolanna Jilid 3 karya Ki Narta Sabda dengan kehidupan zaman sekarang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument) yang dibantu dengan kartu data. Teknik keabsahan data menggunakan teknik ketekunan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis-jenis moral pada syair tembang dalam buku Kumpulan Gendhing-genhding lan Lagon Dolanan Jilid 3 karya Ki Narta Sabda. Jenis moral pada syair gendhingan dalam buku Kumpulan Gendhing-gendhing lan Lagon Dolanan Jilid 3 karya Ki Narta Sabda terdiri atas; (1) kajian moral hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi beribadah, berdoa, dan bertaqwa; (2) kajian moral hubungan manusia dengan sesama yang meliputi tolong menolong, kerukunan, tidak ingkar janji, kesombongan, hubungan orangtua dengan anak, ketaatan, etika pergaulan, jangan berlebihan dalam hal perasaan, perintah berguru; (3) kajian moral hubungan manusia dengan diri sendiri yang meliputi kesabaran, kesombongan, kesetiaan, keyakinan didalam diri, kegelisahan, kesungguhan.   Kata kunci: Kajian Moral, Gendhing-gendhing lan Lagon Dolanan
Pemakaian Bahasa Jawa pada Taman Kanak-Kanak Tunas Harapan di Desa Kroyo Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Yekti Sari Fatimah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.985 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemakaian bahasa Jawa anak ragam ngoko dan krama tingkat fonologi di Taman Kanak-kanak Tunas Harapan di Desa Kroyo Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo; (2 mendeskripsikan pemakaian bahasa Jawa anak ragam ngoko dan krama tingkat leksikologi di Taman Kanak-kanak Tunas Harapan di Desa Kroyo Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Pengolahan data dilakukan dengan teknik simak, teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik rekam dan teknik catat. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pemakaian bahasa jawa anak ragam ngoko dan krama tingkat fonologi diklasifikasikan menjadi dua yaitu vokal dan kosonan. Vokal dan fonem konsonan ragam ngoko dan krama tidak ada pembeda fonetis klasifikasi vokal [i, u, e, ɛ, ǝ, o, ɔ, a, ɑ], klasifikasi 1) konsonan hambat letup (Stops, Plosives) a) konsonan hambat letup bilabial [p, b], b) konsonan hambat letup apiko-dental [t, d], c) konsonan hambat letup apiko-palatal [ḍ, ṭ], konsonan hambat  letup medio-palatal [c, j], d) konsonan hambat letup dorso-velar [k, g], konsonan hamzah (glottal plosive, glottal stop) [?]. 2) Konsonan nasal (Nasal), a) konsonan nasal bilabial [m], b) konsonan nasal apiko-alveolar [n], c) konsonan nasal medio-palatal [ñ], d) konsonan nasal dorso-velar [ŋ], 3) konsonan sampingan (Laterals)   [l], 4) Konsonan geseran a) konsonan geseran labio-dental [f, v], b) konsonan geseran lamino-alveolar [s, z], c) konsonan geseran laringal [h], 5) konsonan getar apiko-alveolar [r]. Pemakaian bahasa Jawa anak ragam ngoko dan krama tingkat leksikologi bahwa anak sudah memakami makna kata yang dituturkannya baik dari dirinya maupun mitra tuturnya dan pemakaian bahasa Jawa anak ragam ngoko dan krama anak lebih sering menggunakan ragam ngoko dikarenakan faktor lingkungan, namun bahasa ragam krama juga digunakan oleh beberapa anak saja.   Kata Kunci: bahasa Jawa, fonologi, leksikologi,Taman kanak-kanak
Analisis Nilai Moral dalam Serat Sana Sunu Karya Raden Ngabehi Yasadipura II Niken Farmulasih
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.888 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam Serat Sana Sunu dan mendeskripsikan relevansi nilai moral dalam Serat Sana Sunu terhadap kehidupan sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  menggunakan teknik simak dan teknik catat. Sumber data berupa teks Serat Sana Sunu Karya Raden Ngabehi Yasadipura II yang sudah di trasliterasi oleh Sudibjo Z.H. Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri sebagai informan sert menggunakan kartu data sebagai sumber instrumen dengan didukung oleh sumber berupa buku-buku yang relevan dengan penelitian. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, teks Serat Sana Sunu mengandung nilai moral yang masih relevan dijalankan oleh para remaja khususnya pada masa sekarang ini. Nilai moral tersebut antara lain : (1) hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu percaya dengan keagungan Tuhan, taat kepada perintah Tuhan, bersyukur terhadap karunia Tuhan, patuh terhadap syariat Islam atau ajaran Rasulullah, (2) hubungan manusia dengan manusia, yaitu berhati-hati dalam berteman, menghargai pendapat orang lain, rendah hati dan pemaaf, berguru kepada ulama, saling menghormati antar sesama, menolong dengan ikhlas tanpa pamrih, (3) hubungan manusia dengan diri sendiri, yaitu bekerja keras, menjaga perkataan atau ucapan, larangan untuk berbohong, menjaga diri, rajin bekerja serta semangat berusaha, jiwa pemimpin, bersikap ikhlas, sopan santun, bersikap sederhana. Nilai moral dalam Serat Sana Sunu masih relevan dalam kehidupan sekarang antara lain; tentang takdir Tuhan, tentang sadar akan kewajiban mencari sandang pangan, tentang ajaran untuk memilih teman yang baik hati, tentang perintah memeluk agama Islam menurut ajaran Rasulullah, tentang tata cara menerima dan menghormati tamu, tentang mengingat akan turunnya derajat. Kata kunci: nilai moral, Serat Sanasunu
Pelanggaran Prinsip Percakapan dalam Wacana Humor Rubrik Sing Lucu Majalah Panjebar Semangat Edisi Bulan Juni – Agustus 2013 Ra diyah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.626 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelanggaran prinsip kerja sama yang menunjukkan kelucuan dalam wacana humor rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat; (2) pelanggaran prinsip kesopanan yang menunjukkan kelucuan dalam wacana humor rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa wacana humor dalam rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat. Data dalam penelitian ini meliputi tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip percakapan dalam wacana humor rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan kartu data. Analisis data dilakukan dengan metode analisis pragmatis dan metode deskriptif. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pelanggaran prinsip kerja sama yang menunjukkan kelucuan dalam wacana humor rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat edisi bulan Juni – Agustus 2013 mencakup empat maksim yaitu (a) pelanggaran maksim kuantitas sebanyak 8 tuturan, (b) pelanggaran maksim kualitas sebanyak 9 tuturan, (c) maksim relevansi sebanyak 6 tuturan, dan (d) maksim pelaksanaan sebanyak 5 tuturan. (2) Pelanggaran prinsip kesopanan yang menunjukkan kelucuan dalam wacana humor rubrik Sing Lucu majalah Panjebar Semangat mencakup enam maksim yaitu (a) maksim kebijaksanaan sebanyak 2 tuturan, (b) maksim kemurahan sebanyak 2 tuturan, (c) maksim penerimaan sebanyak 3 tuturan, (d) maksim kerendahan hati sebanyak 6 tuturan, (e) maksim kecocokan sebanyak 3 tuturan, dan (f) maksim kesimpatian sebanyak 2 tuturan.   Kata kunci: pelanggaran prinsip percakapan, humor, rubrik sing lucu
Analisis Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif dalam Novel Kembang Saka Persi Karya Soebagijo I. N. Ris wanti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.8 KB)

Abstract

Abstrak: “Analisis Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif dalam Novel Kembang Saka Persi karya Soebagio I. N.” Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) jenis tindak tutur direktif dan ekspresif dalam novel Kembang Saka Pesi karya Soebagijo I. N. (2) fungsi tindak tutur direktif dan ekspresif dalam novel Kembang Saka Persi karya Soebagijo I. N. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang terdapat dalam novel Kembang Saka Persi karya Soebagio I. N. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kembang Saka Persi karya Soebagijo I. N. Instrumen yang di gunakan yaitu peneliti itu sendiri dan kartu data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik validitas data dan kredibilitas data menggunakan validitas semantis dan uji kredibilitas data. Teknik analisis data menggunakan metode analisis konten. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis dan fungsi tindak tutur pada novel Kembang Saka Persi karya Soebagijo I. N. Jenis tindak tutur di dalam novel Kembang Saka Persi karya Soebagijo I. N. terdiri dari 35 indikator jenis tindak tutur direktif dalam novel Kembang Saka Persi yaitu tindak tutur direktif menyarankan ada 7 indikator, menyuruh ada 7 indikator, meminta ada 5 indikator, memohon ada 5 indikator, memerintah ada 3 indikator, memaksa ada 4 indikator, mengajak ada 3 indikator, menantang ada 1 indikator. Jenis tindak tutur Ekspresif dalam novel Kembang Saka Persi karya Soebagijo I. N. ada 10 indikator meliputi tindak tutur ekspresif mengkritik ada 1 indikator, mengeluh ada 2 indikator, 3 indikator, menyanjung ada 1 indikator, memuji ada 2 indikator, mengucapkan terima kasih ada 1 indikator. Fungsi tindak tutur di dalam novel Kembang Saka Persi ada 45 fungsi yang meliputi tindak tutur direktif ada 35 fungsi yaitu fungsi tindak tutur direktif menyarankan ada 7 indikator, menyuruh ada 7 indikator, meminta ada 5 indikator, memohon ada 5 indikator, memerintah ada 3 indikator, memaksa ada 4 indikator, mengajak ada 3 indikator, dan menantang ada 1 indikator. Fungsi tindak tutur ekspresif ada meliputi fungsi tindak tutur ekspresif mengkritik ada 1 indikator, mengeluh 2 indikator, menyalahkan ada 3 indikator, menyanjung ada 1 indikator, memuji ada 2 indikator, mengucapkan terima kasih ada 1 indikator.   Kata Kunci: Direktif, Ekspresif, Novel Kembang Saka Persi
Etika dan Estetika dalam “Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa Atau Jan-Janen Mulya Budaya” di Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Lu’lu’ul Ma’nunah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 4 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.827 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan nilai etika di dalam Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya”di Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo; 2) mendeskripsikan unsur estetika di dalam Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya”di Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan bidang kajian sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya”di Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo. Sebagai data dalam penelitian ini adalah nilai etika dan unsur estetika dalam Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya”di Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak-catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu nota pencatat dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Uji keabsahan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik peningkatan ketekunan. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis konten. Hasil analisis data disajikan dengan menggunakan teknik informal. Hasil kajian tentang nilai etika di dalam “Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya” Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo berupa etika keselarasan sosial terdapat 12 indikator dan etika kebijaksanaan terdapat 15 indikator. Sedangkan hasil kajian tentang unsur-unsur estetika yang di dalam “Syair Lagu Kesenian Terbang Jawa atau Jan-Janen Mulya Budaya” Desa Wirun Kulon Kali Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo yang ditemukan berupa, parikan terdapat 17 indikator, wangsalan lamba terdapat  1 indikator, wangsalan rangkep terdapat 1 indikator, dasanama terdapat 49 indikator, tembung garba terdapat 10 indikator, tembung plutan terdapat 34 indikator, tembung saroja terdapat  9 indikator, yogyaswara terdapat 12 indikator, kerata basa terdapat 41 indikator, purwakanthi guru swara terdapat 23 indikator, dan purwakanthi basa terdapat 36  indikator. Kata Kunci: Etika, Estetika, Kesenian Jan-Janen