cover
Contact Name
Journal Irfani
Contact Email
jurnalirfani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalirfani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Irfani
ISSN : 19070969     EISSN : 24428272     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Irfani adalah Jurnal Pencerahan untuk peradaban. diterbitkan oleh Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Press
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani" : 16 Documents clear
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD IQBAL Taufik Ajuba
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.3595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hal yang baru dalam pandangan Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya masa kini, serta melakukan evaluasi kritis terhadap pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan yang terdapat dalam beberapa karyanya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menggunakan metode hermeneutika. Hasil Penelitian ini adalah Pendidikan Islam menurut Muhammad Iqbal seharusnya diarahkan untuk menghidupkan kembali dan menguatkan individualitas manusia sehingga menghasilkan aktifitas yang kreatif. Hakikat pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya dengan masa kini adalah karakter bagi bangsa Indonesia dapat memberikan inspirasi setiap manusia Indonesia agar senantiasa dapat mawas diri terhadap pendidikan yang selama ini dilaksanakan, sehingga dapat terwujud suasana pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur
REORIENTASI PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH Rakhmawati Rakhmawati; Muh. Rusli; Firmansah Kobandaha
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.4861

Abstract

abstract The learning of fiqh in madrasah generally emphasizes religious comprehension without linking it to contemporary socio-religious problems. There is also the problem of the traditional curriculum that tends to be defended by traditionalists and conservative scholars. This article aims to reorient fiqh learning by answering various problems that surround it. In answering these problems, the method used is qualitative with a content analysis approach. The results show that maximum effort is needed to review the curriculum, the need for integration of critical thinking and problem-solving skills in the fiqh curriculum; Application of various methods that suit the needs of students; Fulfillment of the number of educators who are equipped with various training in order to support their professionalism; Commitment to contemporary fiqh issues and ethical dilemmas; And Collaboration with educational institutions and Islamic jurists.    
SELF-EFFICACY (EFIKASI DIRI) DAN STRATEGI KONSELING PADA SISWA SEKOLAH DASAR : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Amalia Rizki Pautina; Wiwik Pratiwi
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.4936

Abstract

Self-efficacy akan membuat siswa memiliki keyakinan terhadap kesuksesan, keberhasilan atau prestasi yang akan dicapai. Untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa, dapat diupayakan melalui bimbingan dan konseling di sekolah. Layanan BK bertujuan untuk membantu peserta didik berkembang menjadi individu yang produktif, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab dalam kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apasaja komponen-komponen self-efficacy dan strategi konseling pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan SLR (Systematic Literature Review) dengan Metode PRISMA untuk melakukan kajian sistematis pada penelitian ini dengan mengkaji hasil penelitian yang dipublish dari tahun 2018-2023,Sumber artikel yang digunakan diperoleh melalui pencarian dengan kata kunci “elementary students”, dipadukan dengan “counseling strategy”, dan “self-efficacy”. Database yang digunakan melalui Scopus, Taylor & Francis Group, dan Sage Journals. Hasil kajian literatur yaitu Komponen-komponen self-efficacy pada siswa sekolah dasar meliputi self-efficacy akademik, self-efficacy social dan self-efficacy regulasi diri. Strategi konseling di sekolah dasar dilaksanakan secara komprehensif dan kolaboratif. Penelitian yang spesifik membahas tentang strategi konseling yang dapat mempengaruhi self-efficacy pada siswa sekolah dasar tidak ditemukan dan Self-efficacy hanya merupakan bagian dari indicator variable yang dapat dipengaruhi melalui penerapan strategi-strategi konseling pada siswa sekolah dasar.
PERAN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN INTEGRITAS MAHASISWA MUSLIM Rijal Firdaos; Wawan Wahyudin; Purnomo Mulyosaputro; Wawan Gunawan; Vita Vitisia
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5137

Abstract

Tulisan ini membahas peran penting perguruan tinggi Islam dalam membentuk karakter dan integritas mahasiswa Muslim. Perguruan tinggi Islam memiliki potensi untuk tidak hanya mendidik individu tetapi juga mengubah masyarakat secara keseluruhan dengan menanamkan nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, dan empati pada siswa mereka. Melalui pendekatan holistik yang mencakup pengembangan moral dan etika, lembaga pendidikan tinggi Islam dapat membantu siswa menjadi agen perubahan positif di komunitas mereka. Dengan menekankan kejujuran, akuntabilitas, dan keadilan, perguruan tinggi Islam mempersiapkan lulusannya untuk membuat keputusan etis dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka, serta mempromosikan budaya kejujuran dan keadilan di masyarakat. Selain itu, tulisan ini juga menyoroti pentingnya refleksi diri, kesadaran, dan pertanggungjawaban dalam membangun budaya integritas dan perilaku etis. Dengan memahami dampak faktor eksternal pada pengambilan keputusan individu, pendidikan tinggi Islam dapat membantu individu menavigasi dilema moral yang kompleks dan membentuk masyarakat yang lebih etis dan bertanggung jawab. Dalam tulisan ini, metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Penulis menggunakan pendekatan analisis teks untuk menyelidiki peran perguruan tinggi Islam dalam membentuk karakter dan integritas mahasiswa Muslim. Dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber teks yang relevan, penulis menyusun argumen dan pemikiran yang mendukung peran penting pendidikan tinggi Islam dalam pengembangan karakter dan integritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menguraikan peran perguruan tinggi Islam dalam membentuk karakter dan integritas mahasiswa Muslim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter dan integritas mahasiswa Muslim. Dengan menanamkan nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, dan empati pada siswa mereka, lembaga pendidikan tinggi Islam dapat membantu menciptakan individu yang berpengetahuan luas, berintegritas moral, dan siap menjadi agen perubahan positif di masyarakat.. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam membentuk karakter dan integritas mahasiswa Muslim untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan beretika.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Wahyu Hidayat; Agus Gunawan; Purnomo Mulyosaputro; Wawan Gunawan; Vita Vitisia
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah terhadap kinerja guru. Sebagai fokus utama dari penelitian ini adalah memberikan mendefinisikan kepemimpinan transformasional, mengidentifikasi kriteria utama dalam kepemimpinan transformasional, serta mengevaluasi bagaimana gaya kepemimpinan ini dapat meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data didapat melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, guru, dan staf tata usaha atau staf administratif di beberapa madrasah. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang berkaitan dengan kepemimpinan transformasional dan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja guru. Gaya kepemimpinan ini memiliki dimensi pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Kepala madrasah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional cenderung mampu memberikan motivasi yang tinggi kepada guru, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, dapat memberikan inovasi dan kreativitas, serta memperhatikan kebutuhan individu guru. Berdasarkan hal tersebut, gaya kepemimpinan transformasional terbukti efektif dalam mengelola sumber daya manusia dan meningkatkan kinerja organisasi madrasah secara keseluruhan.
EKSPLORASI TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB BERBASIS AI: STUDI MULTI-PERSPEKTIF DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA GORONTALO Muhammad Nur Iman; Miskat S. Inaku; Doly Hanani
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5196

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang dalam pengembangan kurikulum bahasa Arab berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di MAN 1 Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran bahasa Arab dapat memberikan banyak manfaat seperti personalisasi pembelajaran, umpan balik real-time, dan simulasi percakapan yang lebih realistis. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi kesenjangan digital, kesiapan sumber daya manusia, dan resistensi kultural terhadap perubahan. Guru, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya menunjukkan pandangan beragam mengenai integrasi AI. Siswa dan orang tua umumnya menunjukkan antusiasme, sementara guru menunjukkan kebutuhan akan pelatihan intensif dan perubahan mindset. Analisis kurikulum menunjukkan bahwa integrasi AI memerlukan revisi pada metode dan strategi pembelajaran serta peningkatan infrastruktur teknologi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang potensi dan tantangan dalam mengembangkan kurikulum bahasa Arab berbasis AI di MAN 1 Kota Gorontalo. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum yang inovatif dan responsif terhadap perkembangan teknologi, serta berkontribusi pada diskursus nasional mengenai modernisasi pendidikan Islam di era digital.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI: PENDIDIK DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK Firman Sidik; Amiruddin Amiruddin; Masrion Tahawali
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5229

Abstract

This research aims to see the extent of the transformation of education in the era of globalization which is focused on the educational aspect and developing student competencies. So that it can make a positive contribution to the development of more contextual education. The method used in this research is a literature review, where the data is obtained from related literature. The research results found that educators play a crucial role in facing the current dynamics of global education. Educators are not only a source of knowledge but also the main mover in forming students' character and skills, as well as competencies that are relevant to the demands of the rapidly developing era. Apart from that, the integration of technology in learning has been proven to improve the quality of teaching and student learning outcomes so that it can produce a quality generation who has the ability to face the challenges of the times.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS DAN ETOS KERJA GURU DENGAN EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN TABONGO KABUPATEN GORONTALO Syafrin Ngiode; Riska Iyonu
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis hubungan antara kemampuan pengelolaan kelas dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 2) menganalisis hubungan antara etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 3) menganalisis hubungan antara kemampuan pengelolaan kelas dan etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling yaitu berjumlah 47 guru sebagai responden. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner). Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan uji persyaratan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan manajemen kelas dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan manajemen kelas dan etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD IQBAL Ajuba, Taufik
Irfani Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.3595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hal yang baru dalam pandangan Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya masa kini, serta melakukan evaluasi kritis terhadap pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan yang terdapat dalam beberapa karyanya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menggunakan metode hermeneutika. Hasil Penelitian ini adalah Pendidikan Islam menurut Muhammad Iqbal seharusnya diarahkan untuk menghidupkan kembali dan menguatkan individualitas manusia sehingga menghasilkan aktifitas yang kreatif. Hakikat pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya dengan masa kini adalah karakter bagi bangsa Indonesia dapat memberikan inspirasi setiap manusia Indonesia agar senantiasa dapat mawas diri terhadap pendidikan yang selama ini dilaksanakan, sehingga dapat terwujud suasana pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur
REORIENTASI PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH Rakhmawati, Rakhmawati; Rusli, Muh.; Kobandaha, Firmansah
Irfani Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.4861

Abstract

abstract The learning of fiqh in madrasah generally emphasizes religious comprehension without linking it to contemporary socio-religious problems. There is also the problem of the traditional curriculum that tends to be defended by traditionalists and conservative scholars. This article aims to reorient fiqh learning by answering various problems that surround it. In answering these problems, the method used is qualitative with a content analysis approach. The results show that maximum effort is needed to review the curriculum, the need for integration of critical thinking and problem-solving skills in the fiqh curriculum; Application of various methods that suit the needs of students; Fulfillment of the number of educators who are equipped with various training in order to support their professionalism; Commitment to contemporary fiqh issues and ethical dilemmas; And Collaboration with educational institutions and Islamic jurists.    

Page 1 of 2 | Total Record : 16