cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
ISSN : 0216938X     EISSN : 26848414     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 453 Documents
Analisis Industri Rokok Kretek di Indonesia Murry Harmawan Saputra
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.37

Abstract

pasang surut namun tetap exis di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yanglamban bahkan sempat minus di masa krisis moneter ternyata tidakmempengaruhi industri rokok di Indonesia. Padahal industri rokok diIndonesia mengalami banyak tantangan karena imbas krisis yangberkepanjangan. Daya beli masyarakat menurun, tarif cukai merambatnaik, upah buruh mengalami penyesuaian sesuai dengan tuntutan biayahidup yang semakin tinggi.Artikel ini memberikan paparan mengenai analisis persaingandalam industri rokok kretek di Indonesia dengan menggunakan five forcePorter’s analysis. Dalam industri domestik maupun internasional, baikmenghasilkan barang ataupun jasa, analisis persaingan tercakup dalamlima faktor persaingan: masuknya pendatang baru, ancaman produksubstitusi, daya tawar-menawar pembeli, daya tawar-menawar pemasokdan persaingan diantara perusahaan yang ada dalam industri tersebut.Keywords: industri rokok ktretek, five force Porter’s analisys
GLASS CEILING DALAM KARIR WANITA MAMPUKAH WANITA MENGATASI GLASS CEILING ? Wijayanti Wijayanti
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.38

Abstract

Wanita yang bekerja di sektor publik maupun swasta jumlahnya meningkat.Fakta yang ada menunjukkan, walaupun pekerja wanita mengalamipeningkatan yang pesat, akses untuk menduduki posisi senior levelmanagement sangat terbatas. Level tersebut didominasi oleh laki-laki.Wanita hanya mampu mencapai posisi Middle level management yaituseseorang yang menjalankan strategi atau kebijakan dari senior levelmanagement. Fenomena itu dikenal sebagai glass ceiling dan terkenal mulaitahun 1980-an.Keywords : Glass Ceiling, Karir, Manajemen
Pengaruh perceived value pada loyalitas konsumen yang dimediasi oleh kepuasan konsumen dan dimoderatori oleh gender Endah Pri Ariningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.39

Abstract

Setiap perusahaan menginginkan usahanya akan mendapatkan profit di atasrata-rata secara berkesinambungan. Namun hal tersebut tidak mudah dicapai,loyalitas konsumen menjadi kunci bagi perusahaan untuk dapatmempertahankan perusahaannya. Sehingga sangat penting bagi perusahaanmencari cara agar loyalitas konsumen dapat dipertahankan. Manajer perusahanharus tahu apa yang bisa menyebabkan konsumen loyal atau tidak loyalterhadap suatu produk. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian hipotesistentang pengaruh perceived value pada kepuasan konsumen yang dimediasioleh kepuasan konsumen.Pengujian hipotesis dilakukan pada pemakai sepeda motor metikbaik laki-laki maupun perempuan, karena pada awalnya motor metik ditujukanuntuk kaum perempuan, penelitian ini juga ingin melihat pengaruh moderasigender terhadap kepuasan konsumen.Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara survei denganmenyebar kuesioner pada pemakai yang telah menggunakan sepeda motormetik lebih dari tujuh bulan. Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden.Analisis Faktor digunakan untuk menguji instrumen dan untuk menganalisisdata digunakan hierarchical regression.Hasil uji instrument tidak mengelompok pada faktor yang diharapkan,namun ketiga variabel yang digunakan terbukti reliabel karena nilai cronbachalphanya diatas 0,7. Sedangkan hasil uji hipotesis yang dilakukan, dari empathipotesis yang diajukan tiga hipotesis terdukung dan satu hipotesis tidakterdukung walaupu hasilnya tidak terlalu bagus. Hal itu barangkali disebabkansedikiynya jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini, sehingga tidakbisa mewakili populasi yang ada.Kata Kunci: perceived value, loyalitas.
e-BUSINESS, BISNIS BERBASIS INTERNET Cahyaningtyas Ria Uripi
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.40

Abstract

e-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dansemiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. e-Bisnismemungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistempemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien danfleksibel. e-Bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplierdan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayanikepuasan pelanggan secara lebih baik.Munculnya internet telah mengubah kemampuan perusahaan dalammenjalankan bisnis dengan lebih cepat, akurat, lebih luas, biaya lebih kecildan kemampuan menyesuaikan kebutuhan pelanggan dan membuat tawaranlebih pribadi. e-Marketing adalah bagain dari e-Business yangmemanfaatkan medium elektronik untuk melakukan aktivitas marketingdalam upaya mencapai tujuan marketing.Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam membangun e-Business yaitu Penetapan Strategi e-Business, Perencanaan Website yangrepresentatif, Pembuatan Website, Promosi Website dan Respon terhadapfeedback yang munculKata Kunci : e-Business, e- Marketing
COMPULSIVE BUYING : TINJAUAN PEMASAR DAN PSIKOLOG Titin Ekowati
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.41

Abstract

The study of consumer behavior that related with individual charachteristic is compulsivebuying. Individual who doing it called compulsive buyer. The condition have related tomarketing and psichologycal science. Based on marketer compulsive buying is favorablecondition and profitable to the company. But based on psycholog the fenomena is notfavorable. Because it create stress condition, depression and financial distress forindividual.Key word : Compulsive buying, marketer, psicholog
PENGADMINISTRAS1AN KOMPENSASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TURNOVER KARYAWAN Ridwan Baraba
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.42

Abstract

Turnover (perputaran karyawan) adalah rnasalah besar dalam perusahaan, hal iniakan mengakibatkan terjadinya kenaikan biaya yang besar. Ketidakadilan danketidakwajaran dalam pemberian kompensasi pekerjaan adalah salah satupenyebab terjadinya perputaran karyawan. Sebuah kontrol yang baik dengankompensasi yang baik, hal itu akan membuat semakin adil dalam memberikankompensasi secara adil untuk menurunkan perputaran karyawan, selain itu jugaakan meningkatkan produktivitas karyawan.Kata kunci: pengadministrasian kompensasi, kompensasi danturnover.
PENGARUH PENERAPAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PEMBENTUKAN BRAND EQUITY Endah Pri Ariningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.43

Abstract

Menjalankan program CSR bukan sekedar untuk memenuhi kewajiban yang dibuatoleh pemerintah, tapi sudah mengarah pada kesadaran perusahaan akan tanggungjawabnya pada lingkungan dan masyarakat di sekitar perusahaan dengan tetapmemenuhi tujuan finansial perusahaan (triple bottom line - people, planet, profit ).CSR tidak lagi dipandang hanya sebagai keterpaksaan, melainkan sebuah kebutuhan(dari yang semula dipandang sebagai cost, kini mulai diposisikan sebagai investasi).CSR yang dikelola dengan baik bisa meningkatkan reputasi dan bisa menciptakankeunggulan kompetitif sehingga diharapkan perusahaan dapat menghadapi danmemenangkan persaingan dalam industrinya. Agar hal itu tercapai sebaiknyaprogram CSR yang dijalankan memiliki keterkaitan erat dengan bisnis intiperusahaan dan direncanakan secara strategis oleh perusahaan.Program CSR (untuk lingkup produk dan jasa menggunakan istilah BSR/BrandSocial Responsibility) yang dijalankan oleh perusahaan harus dikomunikasikan padamasyarakat dengan baik agar tercipta kesadaran akan merek, mengingatkankembali keberadaan merek selanjutkan dilakukan pengasosiasian terhadap barangdan jasa perusahaan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kekuatan merek(brand power) yang akan membentuk brand equity.Kata Kunci; CSR, BSR, reputasi, keunggulan kompetitif, brand equity
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN BRAND EXTENSION UNTUK PRODUK BARU Wijayanti Wijayanti
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.45

Abstract

Perusahaan harus memilih strategi brand yang tepat bagi perusahaan. Ada dua strategiyaitu line extension dan brand extension. Dalam artikel ini hanya akan dibahas tentangbrand extension. Selain itu, ada dua pandangan yang berlawanan dari para peneliti tentangefek brand extension. Pertama, ada efek positif dari brand extension. Kedua, efek negatifdari brand extension. Tujuan artikel ini adalah melihat konsep brand extension yangdidapat dari literatur penelitian-penelitian yang sudah adaKey words: Brand, brand extension
MEMBANGUN LOYALITAS PELANGGAN MELALUI PENERAPAN STRATEGI RELATIONSHIP MARKETING Murry Harmawan Saputra
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.46

Abstract

Isu dalam dunia marketing yang akan selalu menarik perhatian bagi kalanganpelaku usaha adalah mengenai loyalitas pelanggan. Dalam era persaingan yangsemakin ketat dengan pertumbuhan pasar yang lambat maka loyalitas pelangganmutlak diperlukan oleh perusahaan karena tanpa adanya loyalitas dari pelanggan,perusahaan tidak akan dapat berkembang dengan baik, bahkan dapat mengalamidecline atau penurunan usaha yang bisa mengancam eksistensi perusahaan tersebut,hal itulah yang menyebabkan loyalitas menjadi sangat penting.Namun membangun loyalitas pelanggan bukanlah sesuatu hal yang mudah apalagidilakukan dengan proses yang instant. Salah satu cara yang dapat ditempuh untukmeningkatkan loyalitas pelanggan adalah dengan menentukan strategi yang tepat agarperusahaan tetap mampu bertahan di tengah persaingan, mempunyai keunggulankompetitif dan dapat meningkatkan profitabilitasnya. Strategi tersebut adalahrelationship marketing, yaitu strategi pemasaran yang berusaha membina hubunganyang lebih dekat dengan pelanggan, dan mengelola suatu hubungan jangka panjangyang saling menguntungkan. Menurut berbagai penelitian sebelumya, dimensi dasardalam relationship marketing terdiri dari kepercayaan, komitmen, kompetensi,komunikasi dan kemampuan penanganan konflik. Semua dimensi relationshipmarketing tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan bertujuanuntuk membina hubungan yang baik antara perusahaan dengan pelanggannya. Dalamberbagai penelitian, telah dikemukakan dengan jelas bahwa relationship marketingberhubungan positif dengan loyalitas pelanggan, artinya semakin baik penerapanrelationship marketing yang dilakukan oleh perusahaan pada pelanggannya, makaakan berdampak pada peningkatan loyalitas pelanggan pada perusahaan tersebut, dansebaliknya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa strategi relationship marketingmerupakan strategi yang tepat ketika perusahaan menargetkan untuk mendapatkanloyalitas pelanggannya.Kata Kunci : Loyalitas pelanggan, relationship marketing, kepercayaan, komitmen,kompetensi, komunikasi, penanganan konflik
Implementasi Fuzzy Quality Function Deployment (QFD) dalam Mengurangi Risiko Produk Baru Endah Pri Ariningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 1 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i1.47

Abstract

Inovasi menjadi kunci bagi perusahaan untuk dapatmencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitif,namun tidak mudah bagi perusahaan untuk bisamenghasilkan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhandan keinginan konsumen. Tingginya tingkat kegagalanproduk baru di pasar membuat pemasar harus menemukansolusi agar produk yang dihasilkan bisa diterima pasar.Quality Function Deployment (QFD) menjadi salah satu carayang dapat digunakan oleh pihak perusahaan untukmengurangi risiko kegagalan karena dengan QFD bagianR&D perusahaan akan mengetahui apa yang sebenarnyadibutuhkan dan diinginkan perusahaan.

Page 3 of 46 | Total Record : 453


Filter by Year

2005 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2025): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 21, No 1 (2025): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 2 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 1 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 2 (2023): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 1 (2023): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 2 (2022): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 1 (2022): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 3 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 2 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 1 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 3 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 2 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 1 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 2 (2019): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 1 (2019): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 2 (2018): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 1 (2018): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 2 (2017): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 1 (2017): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2B (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2A (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2C (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1C (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1B (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1D (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1A (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 3 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2A (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2B (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2C (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1A (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1B (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1c (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2a (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2c (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2 (2014): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2b (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 1.a (2014): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 1 (2014): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2013): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s Vol 8, No 2.a (2012): Jurnal Manajemen & Bisnis Vol 7, No 1 (2011): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2010): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2010): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2007): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2006): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2006): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2005): Jurnal Manajemen & Bisnis More Issue