cover
Contact Name
Firman Sidik
Contact Email
firmansidik@iaingorontalo.ac.id
Phone
+6281356113648
Journal Mail Official
tadbirmpi@gmail.com
Editorial Address
IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jl. Gelatik No. 1, Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23386673     EISSN : 24428280     DOI : https://doi.org/10.30603/tjmpi
Core Subject : Education,
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam is a scientific journal that published by IAIN Sultan Amai Gorontalo. This journal encompasses research articles, original research report, reviews in Islamic education in any fields including: Policy in Education, Leadership in Education, School/Madrasah/Pesantren Management, Higher Education Management, Management of Curriculum and Educational Programs, Regulation and Supervision in Education, Education Management Information System, Management of Educational Institutions, Islamic Education and Education.
Articles 450 Documents
Tinjauan Terhadap Sanad Hadits Kebolehan Memukul Dalam Pendidikan Ahmad Zaenuri
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.48 KB)

Abstract

Metode pendidikan memiliki peranan yang signifikan dalam menentukan sampai dan tidaknya materi pembelajaran. Lebih jauh lagi, metode pendidikan turut menentukan output dari sebuah pendidikan. Salah satu metode yang dibolehkan Islam adalah dengan memberikan hukuman berupa pukulan. Metode ini seakan melegalkan kekerasan dalam pendidikan. Penggunaan hadis sebagai sumber hukum, umumnya di dasarkan pada segi kualitasnya. Apakah termasuk kategori shahih, hasan, atau bahkan dhaif. Untuk itu sangat dibutuhkan kritik (naqdu al-hadis) atas sanad sebelum kemudian masuk pada kritik atas matan hadis. Hasil penelitian terhadap sanad hadis kekerasan dalam pendidikan, melalui jalur Sunan Abu Dawud adalah masuk kategori hasan. Namun jika semua hadis dalam berbagai kitab dikumpulkan menjadi satu secara keseluruhan, maka kualitasnya menjadi shahih li ghairihi.
Hubungan Lingkungan Kerja Dan Kompensasi Dengan Kepuasan Kerja Guru Di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kota Gorontalo Putriani L. Maliki
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.529 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Lingkungan Kerja dan Kompensasi Dengan Kepuasan Kerja Guru Di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) terdapat hubungan positif lingkungan kerja dengan kepuasan kerja guru, (2) terdapat hubungan positif kompensasi dengan kepuasan kerja guru, (3) terdapat hubungan positif antara lingkungan kerja dan kompensasi secara bersama-sama dengan kepuasan kerja guru.
Konsep Pendidikan Pembebasan Dalam Perspektif Islam (Studi Pemikiran Paulo Freire) Rinaldi Datunsolang
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.073 KB)

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan Islam dari otoriter ke paradigma demokratis, tertutup ke keterbukaan, doktriner ke partisipatoris. Perombakan paradigmatik tidak bisa ditawar lagi, mengingat kompleksitas problem umat semakin meningkat. Adanya sinkrionisasi antara lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan lingkungan masyarakat dimana pendidikan yang berorientasi pembebasan dapat tercapai. Masyarakat perlu membudayakan tradisi kritis, dialog, keterbukaan, semangat pluralisme dan praktek-praktek yang menyentuh problem-problem kaum tertindas(mustadhafin). Baik secara politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Tentu dengan pendekatan kultural akan sangat berarti dalam mencerahkan rakyat dalam program penyadaran dan pemberdayaan bukan pemaksaan. Setidaknya kegelisahan akan model pendidikan dewasa ini yang hanya berorientasi knowledge ansich dan kurang memepertimbangkan pada nilai (value) dapat teratasi. Mengingat kebutuhan manusia yang berpihak pada nilai, tidak sekedar kepentingan sesaat sangat diharapkan dalam melakukan tugas-tugas liberatif atau pemberdayaan masyarakat.
Konsep Pendidikan Anak Menurut Al-Qur’an Perspektif Muhammad Quraish Shihab Eka Prasetiawati
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.764 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis mencoba meneliti Konsep Pendidikan Anak Menurut Alquran Perspektif Muhammad Quraish Shihab. Latar belakang penulisan ini sebuah fenomena yang kontras terhadap keberhasilan mendidik anak dalam kehidupan masyarakat. Setiap anak adalah individu yang tidak dapat diibaratkan sebagai tanah liat yang bisa ”dibentuk” sesuka hati oleh orang tua. Namun harus disesuaikan dengan perkembangan jiwa dan potensi anak sebagai tanda kasih sayang dan tanggung jawab moral orang tua yang secara konsisten dilandasi oleh sikap dipercaya dan mempunyai suatu pola relasi hubungan antara kesadaran kewajiban dengan kepatuhan terhadap orang tua. Oleh karena itu sikap kesadaran orang tua dan pendidik dalam mendidik anak akan menghasilkan generasi bangsa yang berkarakter dan berakhlakul karimah sesuai tujuan pendidikan Islam. Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah (1) Bagaimana paradigma pendidikan karakter dalam Islam? (2) bagaimana konsep pendidikan anak menurut Alquran perspektif M.Quraish Shihab? (3) Bagaimana Kisah Luqman dalam Alquran?. Penelitian ini bermanfaat bagi penulis untuk menambah wawasan pola pikir, sikap, dan pengalaman sebagai upaya peningkatan kualitas dalam pembelajaran, yakni dengan memahami konsep pendidikan anak menurut Alquran ditinjau dalam perspektif Muhammad Quraish. Serta mampu memberikan kritik terhadap apa yang sudah ada sebelumnya sehingga menambah wacana dalam kajian Pendidikan Anak di Indonesia. Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa perspektif Muhammad Quraish Shihab mengenai Konsep Pendidikan Anak Menurut Alquran mencakup beberapa hal, yaitu syukur kepada Allah, larangan syirik (menyekutukan Allah), berbakti kepada orang tua/birrul walidain, mempunyai akidah yang kuat dengan landasan iman dan takwa dimanapun keberadaan kita, perintah ibadah meliputi shalat, amar ma’ruf, dan sabar serta menanamkan budaya dan adat istiadat masyarakat yang tidak bertentangan dengan ajaran agama, akhlak terhadap diri sendiri dan orang lain, yakni dengan bersikap lemah lembut, sopan dalam berjalan dan berbicara.
Teori Kepemimpinan Dalam Lembaga Pendidikan Islam Djunawir Syafar
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.499 KB)

Abstract

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang menentukan pencapaian visi, misi dan tujuan dari suatu lembaga atau organisasi. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, komponen yang menjadi motor penggerak kepemimpinan tersebut adalah kepala sekolah/madrasah, guru, staf dan seluruh elemen pendidikan. Dalam tulisan ini, penulis menemukan ada sembilan teori kepemimpinan yang ada relevansinya dengan tipe kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam yaitu; teori otokratis dan kepemimpinan otokratis, teori psikologis, teori sosiologis, teori suportif, teori laissez faire, teori kelakuan pribadi, teori sifat orang-orang besar (traits of great man), teori situasi dan teori humanistik/populistik. Teori tersebut dapat dijadikan tolak ukur untuk mengetahui, mengidentifikasi dan mengevaluasi sikap, perilaku, kebijakan, hingga gaya kepemimpinan seseorang. Biasanya, kebijakan seorang pemimpin dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perilaku, pengetahuan, situasi dan kepentingan. Maka, menjadi menarik jika keberadaan teori kepemimpian tersebut dijadikan nilai-nilai dasar pengetahuan untuk mempelajari lebih dalam model dan karakteristik kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam.
Implikasi Kualitas Pelayanan Pendidikan, Profesionalisme Dosen Terhadap Kepuasan Masyarakat Naufal Ilma
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.65 KB)

Abstract

Dengan berkembangnya dunia usaha menyebabkan kebutuhan sumber daya manusia di lebih kompetitif. Hal ini menyebabkan perkembangan pesat dari sektor pendidikan terutama dalam hal ini Universitas. Seiring dengan tingginya permintaan untuk pendidikan, jumlah penyedia layanan juga semakin bersaing dalam memperoleh konsumen. Komitmen untuk layanan berorientasi pelanggan berkualitas merupakan prasyarat kunci dalam keberhasilan bisnis, terutama dalam bisnis jasa. Kualitas pelayanan pendidikan di tingkat perguruan tinggi tidak terlepas dari profesionalisme guru, keberadaan dosen adalah pelaku utama sebagai fasilitator dalam mengorganisir kuliah. Oleh karena itu, layanan pendidikan yang berkualitas dan dukungan fakultas komunitas profesional dapat memberikan kepuasan bagi terciptanya pendidikan nasional.
Strategi Modeling Partisipan Dalam Meminimalkan Sikap Pemalu Anak: Studi Single Case Research Lian G. Otaya
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.303 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat perubahan perilaku belajar dalam hal meminimalkan sikap pemalu anak bercerita di depan kelas sebagai akibat dari perlakuan penggunaan strategi modeling partisipan. Subjek yang diteliti adalah salah seorang anak bernama “X” yang bersekolah disalah satu Taman Kanak-Kanak di Kota Gorontalo. Metode penelitian menggunakan single case research untuk menguji secara langsung pengaruh strategi modeling partisipan dalam meminimalkan sikap pemalu anak bernama “X” bercerita di depan kelas. Desain yang diambil dalam penelitian ini adalah desain A-B-A yaitu mengumpulkan data perilaku sasaran (target behavior) pada kondisi garis dasar (baseline) awal (A) sampai data stabil dan belum mendapat intervensi apapun. Setelah data stabil pada kondisi garis dasar (baseline) awal (A), lalu intervensi (B) diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi modeling partisipan efektif dalam meminimalkan sikap pemalu anak. Melalui strategi ini anak dapat lebih mudah belajar, berlatih, dan mengembangkan diri karena aktivitas utamanya difokuskan pada hal-hal yang menarik minatnya. Kemudian, menempatkannya pada lingkungan yang mendukung dan dapat menerima kondisinya yang berbeda dari rata-rata anak, karena hal tersebut akan dapat meningkatkan rasa percaya dirinya serta memudahkannya untuk lebih cepat belajar menyesuaikan diri. Mengingat untuk meningkatkan kepercayaan diri adalah sebuah proses yang butuh waktu, bukan hal yang sekali jadi.
Kultur Sekolah dan Kinerja Peserta Didik Man Yogyakarta Iii Nurul Imtihan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.104 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan karakteristik kultur sekolah dan kinerja siswa fokus pada upaya mengkaji (1) karakteristik kultur sekolah terkait dengan aspek sejarah, visi dan misi, core value, dan artifak; (2) karakteristik kinerja siswa dan subkultur yang menopangnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kulaitatif-naturalistik. Objek penelitian ini adalah berupa aspek artifisial dan dinamika psikologis-behavioral dalam kehidupan sekolah di MAN Yogyakata III. Data penelitian ini dikumpulkan melalui dokumen, observasi berperan serta, dan wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, karyawan, dan peserta didik. Analisis data dilakukan mengacu pada model analisis induktif Guba. Langkah memproses data secara naturalistik dalam hal ini ialah: pertama, menyatukan ke dalam unit-unit; kedua, katagorisasi; ketiga, membuat dan merumuskan teori; keempat, menuliskan teori dengan cara menguraikan temuan-temuan dalam bentuk penelitian kasus. Temuan penelitian menunjukan: (1) karakteristik kultur sekolah yang berkembang terkait erat dengan aspek sejarah madrasah ini. (2) Kelahiran visi menjadi momentum upaya rekulturisasi yang membawa kemajuan. (3) ULTRAPRIMA adalah visi sekaligus konsep khas mengenai sistem nilai budaya utama (core value) yang diwujudkan dengan menanamkan kedisiplinan, kerja keras, kerja sama, kemandirian, kompetisi dan semangat membaca. (4) Internalisasi visi dan nilai ULTRAPRIMA pada pribadi komunitas sekolah dilakukan dalam sebuah lingkungan belajar yang didesain dengan konsep ‘Kampus Hijau’. (5). Karakteristik kinerja peserta didik dapat dikatagorikan dalam dua bagian yaitu peserta didik yang berkinerja tinggi, memiliki subkultur positif yang berasumsi bahwa memenangkan persaingan membutuhkan kesungguhan, dan bahwa prestasi dan prestise adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dan dipertahankan. Kedua, siswa yang berkinerja rendah, memiliki subkultur negatif yakni menganggap bahwa masih terdapat inkonsistensi dalam pengawasan penerapan tata tertib yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pelanggaran, dan krisis persepsi diri.
Asesmen Perkembangan Anak (Studi Kasus Asesmen Perkembangan Anak Usia 2 Tahun) Sitti R. Talango & Wiwik Pratiwi
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.768 KB)

Abstract

Pemahaman terhadap tahapan tumbuh kembang dapat dilakukan melalui proses asesmen. Asesmen yaitu suatu proses pengumpulan informasi dalam rangka mengambil keputusan. Pengmpulan informasi berupa data yang didapatkan melalui proses pengamatan dengan berbagai macam alat penilaian seperti, skala penilaian, ceklis, rubrik. Jika ruang lingkupnya perkemangan anak usia dini, maka keputusan yang diambil adalah pemberian layanan atau pun perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan tumbuh kembangnya.
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Model Pisa Konten Numerik Level 1 Sampai 3 Suciati & Hary Bangkit Subagyo
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.078 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal model PISA konten numerik khususnya materi operasi hitung bilangan pada level 1 sampai 3 (level rendah). Penelitian dilakukan dengan teknik survey dengan subjek sebanyak 32 siswa kelas VII SMP N 10 Tarakan. Identifikasi kesalahan siswa dihimpun dengan menggunakan 24 butir tes pilihan ganda beralasan (two tier multiple choice item). Instrumen dikembangkan dengan mengacu framework literasi matematika dari PISA. Data respon peserta tes dianalisis dengan statistik deskriptif dan selanjutnya dibuat persentase dari masing-masing jenis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rerata capain kompetensi siswa hanya 34 % atau hanya mampu menyelsaikan 4 soal dari 12 soal yang diberikan pada masing-masing komptensi. Kesalahan yang banyak dilakukan siswa adalah kesalahan dalam menginterprestasikan simbol – simbol, grafik, tabel dalam matematika. Selain itu siswa juga kurang cermat dalam melakukan proses perhitungan

Page 10 of 45 | Total Record : 450