Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 14, No 2 (2020): September"
:
8 Documents
clear
Komunikasi Organisasi pada Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional
Thoriq Ramadani
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.7076
Penelitian bertujuan mengetahui iklim komunikasi organisasi dan strategi komunikasi pada Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional. Metode yang digunakan adalah paradigma kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara terhadap key informants dan data sekunder dengan melakukan peninjauan literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa iklim komunikasi organisasi pada faktor pimpinan, memberikan motivasi kepada bawahan untuk menjalankan pekerjaan dengan baik. Pada faktor tingkah laku pegawai, masih terkotak-kotak antar generasi, antar Bagian, dan beberapa orang belum berkomunikasi secara dua arah dengan baik. Pada tingkah laku kelompok kerja terkotak-kotak antar Bagian. Faktor eksternal organisasi, penurunan anggaran memiliki efek terhadap produktivitas kerja. Strategi komunikasi, komunikator adalah pimpinan yang dapat mempersatukan seluruh pegawai. Target yang ditetapkan adalah seluruh pegawai. Pesan yang disusun berisi kebijakan. Media yang digunakan aplikasi WhatsApp dan e-mail. Saluran komunikasi yang digunakan kelompok melalui rapat Biro, rapat Bagian, antar pribadi seperti e-mail, telepon, WhatsApp, dan Short Message Service (SMS). Efek yang diharapkan adalah keguyuban.
Pemaknaan Penonton Dewasa Muda terhadap Pesan Pendidikan Seksual dalam Film Dua Garis Biru
Deonita Putri Jurdjo;
Fasya Syifa Mutma
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.6634
Seiring berkembangnya zaman seiring berkembang pula gaya hidup bebas yang biasa dikenal pergaulan bebas. Fenomena ini biasa dikaitkan dengan bebasnya kehidupan remaja dan dewasa muda dalam berhubungan dengan lawan jenis. Banyak dari mereka berhubungan di luar batas kewajaran, hingga tak jarang mereka terjerumus ke seks bebas yang menyebabkan kehamilan pra nikah, bahkan penyebaran penyakit kelamin seperti HIV/AIDS. Diperlukan adanya pendidikan seks yang ditanamkan pada anak agar anak mempunyai pengetahuan dan mampu mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Pesan pendidikan seks turut dapat disalurkan melalui film, salah satunya yaitu film Dua Garis Biru. Film Dua Garis Biru awalnya menuai kontroversi karena dianggap mendukung seks bebas, padahal penulis film ingin menampilkan pesan pendidikan seks didalam film tersebut. Karena fenomena ini peneliti tertarik untuk meneliti lebih dalam terkait bagaimana pemaknaan penonton dewasa muda terhadap pesan pendidikan seks dalam film Dua Garis Biru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigm konstruktivistik dan strategi fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada penonton film Dua Garis Biru (usia dewasa muda). Hasil penelitian ini adalah bahwa benar terdapat pesan pendidikan seks dalam film ini yaitu dapat dilihat dari sisi biologis, psikologis, sosial budaya, etika, moral, dan hukum. Kemudian, dari sisi teori Resepsi secara keseluruhan dua informan dinilai berada di posisi dominan (walaupun juga terdapat posisi negosiasi) karena informan cenderung banyak menyetujui pesan yang ditampilkan.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di Kabupaten Sampang
Dwi Putri Robiatul Adawiyah
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.7504
Semakin banyaknya pengguna media sosial TikTok pada remaja di Indonesia tentu akan berpengaruh terhadap salah satu tahap perkembangan remaja yakni mengenai kepercayaan diri. Memiliki kepercayaan diri sangat penting hal ini dikarenakan seorang remaja akan mampu untuk menilai diri sendiri dan melakukan suatu pekerjaan secara efektif di dalam kehidupannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan paradigma positivistik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner sesuai dengan kriteria sampel yang telah ditentukan. Sampel pada penelitian kali ini yakni remaja dengan usia 15-19 tahun di Kabupaten Sampang. Tinjauan pustaka ini dimulai mengenai penggunaan media sosial TikTok sampai pengaruhnya terhadap kepercayaan diri remaja yang kemudian berhubungan dengan teori uses and gratification. Teori ini menjelaskan mengenai konsekuensi keterlibatan individu secara aktif maupun kurang aktif dalam media. Setiap individu memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda dalam menggunakan media. Salah satu kebutuhan yang ingin dipenuhi seseorang yakni mengenai peningkatan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media sosial TikTok terhadap kepercayaan diri remaja sebesar 54,5 %.
Cyber Public Relations Melalui Microblogging Dalam Menjaga Citra PemProv DKI Jakarta
Halimatus Zahro Yananingtyas;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.7456
Pada era digital setiap instansi pemerintahan mempunyai jalan yang tertentu untuk meningkatkan citra lembaga pemerintahan. Lembaga Pemerintahan, harus terus mengikuti perkembangan teknologi yang telah ada di tengah masyarakat. Sehingga, engagement masyarakat terhadap Lembaga Pemerintahan tersebut meningkat, pada akhirnya berguna untuk meningkatkan citra dari setiap Lembaga Pemerintahan tersebut. Pada era digitalisasi, Internet dan media sosial akan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Begitu pula pada perusahaan maupun instansi harus lebih efektif dalam menggunakan internet dan media sosial untuk membangun hubungan antara masyarakat dan perusahaan maupun instansi tersebut. Cyber Public Relations sebuah istilah dalam bidang Public Relations yang digunakan untuk menyampaikan informasi informasi kepada publik. Ada beberapa cara untuk menyampaikan informasi yaitu melalui media sosial dan juga website. Salah satu cara yaitu dengan memberikan informasi melalui micro-blog yang menjadi salah satu andalan media sosial untuk memberikan interaksi langsung dan informasi langsung kepada masyarakat melalui akun akun resmi setiap Lembaga Pemerintahan Karena hal tersebut maka, tujuan dari penelitian ini membahas mengenai Cyber Public Relations di Lembaga Pemerintahan memberikan informasi melalui microblogging Public Relations dan bagaimana citra lembaga pemerintahan DKI Jakarta di mata warga Jakarta. Karena hal inilah tingkat keberhasilan Cyber Public Relations dapat dilihat dari sisi eksternal Lembaga Pemerintahan yaitu dari sisi warga DKI Jakarta. Karena pada hakikatnya Public Relations harus mampu mengatur media sosial untuk dapat menyampaikan informasi dan juga menjaga citra harus dapat mengoptimalisasikan penggunaan media sosial secara benar dan optimal. Metode penelitian kualitatif deskriptif, menjadi metode yang dipilih untuk memaparkan mengenai Cyber Public Relations. Hasil pada penelitian ini memaparkan bahwa Cyber Public Relations melalui microblogging adalah salah satu cara yang optimal untuk memaparkan informasi kepada masyarakat DKI Jakarta, serta citra positif yang hadir pada akun @dkijakarta patut untuk dijaga dengan memperbaiki komunikasi antara masyarakat dengan lembaga pemerintahan agar kepercayaan masyarakat kepada lembaga pemerintahan tetap terbentuk
Motivasi Diri Mahaiswa Universitas Negeri Jakarta dalam Menggunakan Media Sosial
Vera Wijayanti Sutjipto;
Fahira Novanra
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8089
Penggunaan media sosial bagi setiap orang berbeda, bergantung dari motivasi penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi diri mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam menggunakan media sosial. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori motivasi diri dengan dua dimensi yakni dimensi kekuatan dari individu dan dimensi kebutuhan yang tidak terpenuhi sebagai motivasi dari menggunakan media sosial. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer kepada 80 orang responden yang telah memenuhi kriteria penelitian yaitu mahasiswa aktif Universitas Negeri Jakarta angkatan 2019 dan memiliki akun sosial media. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam menggunakan media sosial adalah a) keinginan dari individu sendiri yang dipengaruhi oleh orang lain dengan tujuan dasar untuk mengikuti perkembangan zaman, b) untuk memenuhi kebutuhan sosiologis berupa komunikasi dengan orang lain tanpa mengenal batasan jarak dan waktu, kebutuhan untuk terus menjalin silahturahmi, kebutuhan untuk mengenal orang baru dan kebutuhan untuk mencari serta mendapat teman dan juga kebutuhan untuk mendapat berbagai informasi terkini yang sedang diperbincangkan dalam masyarakat.
Peran Expert Endorser dalam Menyampaikan Informasi Rumah Syariah (Studi Kasus: Syeikh Ali Jaber pada Kampung Tahfidz Jatiluhur)
Dzaky Hasyim;
Janette Maria Pinariya;
Priambodo Idris
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8211
Penelitian ini membahas peran ulama sebagai expert endorser dalam menyampaikan informasi mengenai rumah berbasis syariah. Hal ini dilandasi oleh ketertarikan peneliti karena adanya peningkatan 11,23 persen pada jumlah pembelian properti melalui sistem syariah. Tercatat bahwa Indonesia memiliki urutan negara ke 10 menurut Global Islamic Finance Development Indicator (IFDI) 2018 sebagai The Most Developed Islamic Finances Markets dari 131 negara di dunia. Para praktisi menilai, peluang ekonomi berdasarkan syariah dapat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Strategi pemasaran melalui media sosial seperti youtube dengan menggunakan model endorse menjadi trend baru saat ini. Objek dalam penelitian ini adalah Kampung Tahfidz Jatiluhur merupakan salah satu properti yang menggunakan konsep syariah dalam transaksi jual beli nya dan Syeikh Ali Jaber sebagai expert endorser. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan source model theory untuk menganalisis dan menginterpretasi expert endorser. Dalam pencarian data penelitian ini menggunakan wawancara dengan 5 informan. Dalam tahap penelitian, peneliti mengklasifikasi dan mengidentifikasi berdasarkan elemen-elemen source model theory setelah dihubungkan antara expert endorser dengan source model theory. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa expert endorser yang memiliki credibility dan attractiveness yang baik akan memberikan pemahaman yang baik mengenai produk maupun jasa, sehingga hal ini dapat meningkatkan daya tarik dari Kampung Tahfidz Jatiluhu.
Normalisasi Kekerasan Seksual Wanita di Media Online
Yofiendi Indah Indainanto
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.6806
Produksi teks yang cenderung memberikan porsi berlebih dalam pemberitaan media, sering kali memposisikan wanita sebagai penyebap masalahan, pemberitaan vulgar dan menyudutkan wanita sebagai korban sehingga hal tersebut menjadi normal dalam komsumsi pembaca. Pandangan feminisme radikal kultural menyebut wanita selalu menjadi korban kekerasan seksual karena adanya dorongan hasrat laki-laki sebagai subjek dan wanita sebagai objek. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing Entman dengan paradigma kritis untuk membongkar produksi teks media. Objek analisis mengenai kasus kekerasan seksual Lucinta Luna yang diambil dari empat media, Tribunnews.com, viva.co.id, liputan6.com, dan okezone.com dengan sistem memilih satu berita untuk mewakili. Pemilihan objek didasari korban berstatus publik figure dan diduga transgender. Hasil penelitian menunjukan ketiga media membingkai kasus kekerasan seksual dengan mengeblurkan persoalan utama dan lebih menekankan persoalan drama, sensasi, kontroversi dan identitis korban dengan tampilan perempuan. Penonjolan berita cenderung menyudutkan korban (akrab didunaia malam) dan memposisikan korban sebagai penyebap masalah (berpakaian mini). korban sangat dominan sebagai narasumber dan penggerak narasi berita, sehingga menormalkan kekerasan seksual dengan menyudutkan korban.
Peran Komunikasi Kesehatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi pada Kelompok Nelayan dan Petani Garam Madura)
Roos Yuliastina;
Dwi Listia Rika Tini;
Isyanto Isyanto
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8826
Kabupaten Sumenep adalah salah satu kabupaten di Jawatimur yang mengalami penurunan Indek Pembangunan Ksesehatan Manusia (IPKM) pada tahun 2008–2013. Dengan persentase 0.4212 ditahun 2008 menjadi 0.6002 di tahun 2013, artinya dari peringkat 365 merosot menduduki peringkat 390. Data lain juga menunjukkan bahwa penyakit menular seperti tuberkolosis, Pneumia, kusta, difteri, masalah kesehatan lingkungan, stunting, sanitasi dasar dan prilaku hidup bersih dan sehat, masih menjadi permasalahan utama kesehatan di Kabupaten Sumenep. Penelitian ini ingin menganalisis prilaku kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat pesisir dari kelompok nelayan dan kelompok petani garam. Dengan mengetahui kondisi atau permasalahan prilaku kesehatan masyarakat pesisir, dapat merumuskan pendekatan atau model komunikasi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat setempat.Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan bootom-up community. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan focus group discussion (FGD) pada kelompok nelayan di desa Grujugan dan desa Longos kecamatan Gapura dan kelompok petani garam desa Karanganyar kecamatan Kalianget. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok nelayan dan petani garam di Kabupaten Sumenep mengalami permasalahan prilaku kesehatan pada level defisit keterampilan. Level defisit keterampilan dapat menerapkan model komunikasi milik Elihu Katz dan Paul Lazarsfeld dimana model ini menekankan penggunaan konsep opinion leaders dan lingkup pemberdayaan yang harus dikembangkan adalah pengembangan pemberdayaan di lingkup kapasitas manusia, kapasitas lembaga dan lingkungan.