cover
Contact Name
Doni Abdul Fatah
Contact Email
simantec@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285648688506
Journal Mail Official
simantec@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Informatika - Fakultas Teknik - Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang PO BOX 2 Kamal, Bangkalan 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Simantec
ISSN : 20882130     EISSN : 25024884     DOI : https://doi.org/10.21107/simantec.v8i2
Core Subject : Science,
Jurnal Simantec merupakan Jurnal Ilmiah dibawah naungan Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura. Jurnal Simantec diterbitkan pertama kali pada bulan Desember 2009, dan diterbitkan dua kali dalam setahun. Jurnal Simantec berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang : informatika, Sistem Informasi, Multimedia, Mekatronika, Jaringan serta hasil penelitian lainya yang terkait dengan bidang-bidang tersebut.
Articles 202 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN PERAMALAN PERMINTAAN IRT ANUGERAH MULIA UTAMA DAN LBB AHADUN EDUCATION Rahmawati Amna, Anis
Jurnal Simantec Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i1.1022

Abstract

ABSTRAKArtikel ini mempresentasikan hasil pengembangan Sistem Informasi Manajemen yang diimplementasikan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya pada Home Industri Pembuatan Makanan Ringan dan Lembaga Bimbingan Belajar yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur. Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengumpulan dan pencatatan data serta pembuatan laporan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Dalam proses pengembangannya, siklus hidup pengembangan proyek dengan pendekatan standar PMBOK dan Objek Oriented khususnya metode Component-Based berbasis Use Case Driven Objek diimplementasikan. Metode Use Case Driven Objek digunakan untuk menghasilkan blueprint sistem, sementara standar PMBOK digunakan untuk memonitor kemajuan pengembangan proyek dan sekaligus meminimumkan resiko kegagalan yang mungkin terjadi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh informasi bahwa fitur keuangan merupakan fitur utama yang harus ada pada kedua UKM, sedangkan fitur peramalan dan akademik merupakan fitur tambahan. Untuk memperoleh informasi yang diperlukan, pengguna dapat mengkustomisasi laporan dan menampilkannya baik dalam bentuk grafik atau tabel. Selain itu, dalam project ini juga dibuat website company profile untuk masing-masing UKM yang bertujuan meningkatkan potensi pemasaran dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. Pada akhir proses, UKM akan memperoleh pelatihan sebanyak 4 kali dan pendampingan untuk memastikan bahwa aplikasi yang telah dikembangkan tersebut dapat dipergunakan secara kontinu.Kata Kunci : Project Development Life Cycle, PMBOK, Analisis dan Desain Berorientasi Objek, Use Case Drivent Object, Small Medium Enterprise (SME).ABSTRACTThese articles present the result of Management Information System development occur in Small Medium Enterprise (SME) specialize in Food Home Industry and Private Tutoring Agency located in Kediri, East Java. These systems aim to improve effectiveness and efficiency to collect data and make reports based on user needs. During development of the systems, PMBOK standard project life cycle and Object Oriented approach especially component based development using Use Case Driven Object are implemented. Use Case Driven method is used to develop system blueprint while PMBOK standard then used to monitor progress level of the project and minimize the risk of project failure. From the analysis, it is found that financial is the main feature required, while forecast and academic are additional features. In order to provide some useful information, user may customize reports and display neither it graphic nor table. Furthermore, these projects also develop company profile website to enhance marketing potential as well as introducing products to the consumer. In the end of the process, clients were trained to use the application for 4 times. After all process finished, monitoring and mentoring process held to ensure the applications are used.Keywords: Project Development Life Cycle, PMBOK, Object Oriented Analysis and Design, UseCase Driven Object Object, Small Medium Enterprise (SME).
IMPLEMENTASI TEXT MINING UNTUK ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT WISATA DI INDONESIA Yohanes Hans Kristian; Kestrilia Rega Prilianti; Paulus Lucky Tirma Irawan
Jurnal Simantec Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v7i2.6710

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Indonesia yang perlu dijaga dan dikembangkan untuk meningkatkan daya tariknya. Untuk itu diperlukan informasi preferensi masyarakat terkait suatu tempat wisata tertentu yang bisa didapat salah satunya dari media sosial Twitter menggunakan text mining. Pada penelitian ini telah dibuat aplikasi untuk melakukan analisis preferensi masyarakat terhadap tempat wisata di Indonesia dengan menerapkan text mining menggunakan analisis sentimen dan analisis faktor dengan studi kasus candi Borobudur dan candi Prambanan. Algoritma Naive Bayes Classifier (NBC) digunakan pada analisis sentimen, dan metode Principal Component Analysis (PCA) digunakan pada analisis faktor. Dari penelitian yang sudah dilakukan didapatkan hasil akurasi klasifikai sebesar 100% untuk topik candi Borobudur, 80.59% untuk topik candi Prambanan, dan 90.48% untuk akurasi rata-rata menggunakan algoritma NBC. Metode PCA menghasilkan 10 faktor positif dan 7 faktor negatif untuk topik candi Borobudur, sedangkan untuk topik candi Prambanan didapatkan 8 faktor positif dan 3 faktor negatif. Seluruh faktor yang terbentuk telah divalidasi dan diinterpretasikan oleh pakar. Dapat disimpulkan jika aplikasi yang dibuat dapat digunakan untuk mengetahui informasi preferensi masyarakat terhadap tempat wisata di Indonesia.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUJASERA BERBASIS WEB Ahmad Habib; Ardy Rendra Rakasiwi
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4407

Abstract

ABSTRAKSistem informasi manajemen pujasera berbasis web merupakan sebuah software berbasis web yang pada dasarnya difungsikan untuk pemesanan makanan dan minuman pada sebuah kantin. Dengan sistem informasi manajemen pujasera proses jual beli jadi lebih mudah karena bisa dilakukan melalui perangkat komputer yang terhubung ke internet. Sebelum bisa melakukan suatu proses pemesanan, pembeli diharuskan untuk melakukan pendaftaran (bila belum menjadi member) dan juga mengisi token lebih dahulu. Token adalah uang digital yang digunakan dalam proses jual beli pada sistem software pujasera. Sebelum pemilik kantin bisa menjual menu makanannya, pemilik kantin diharuskan untuk mendaftarkan kantinnya dan mengisi menu apa saja yang akan dijual supaya member calon pembeli dapat memesan menu makanan atau minuman dari menu yang di sediakan oleh kantin tersebut. Pemilik kantin juga dapat mengetahui pendapatan yang telah diterimanya secara langsung yang dihitung oleh sistem pujasera saat itu juga.Kata kunci : Sistem informasi manajemen, pujasera, web, internet, token.ABSTRACTWeb-based pujasera management information system is a web-based software that is basically enabled for ordering food and drinks at a canteen. With pujasera management information system buying and selling process is easier because it can be done through a computer device connected to the internet. Before you can make an order process, buyer is required to register (if not yet become member) and also fill the token first. Token is digital money used in the process of buying and selling on pujasera software system. Before the canteen owner can sell his food menu, the cafeteria owner is required to register his canteen and fill out any menu that will be sold so that prospective buyers can order the food or drink menu from the menu provided by the canteen. The owner of thecanteen can also know the revenue that has been received directly calculated by the system pujasera right away.Keywords : Management information system, pujasera, web, internet, token.
RANCANG BANGUN ERP PADA MODUL INVENTORY MANAGEMENT MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK Rhiyananta Catur Yudowicitro; Hermawan n; Rika Yunitarini
Jurnal Simantec Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i2.1393

Abstract

ABSTRAKDalam perancangan Enterprise Resource Planning (ERP), dibutuhkan perencanaan terorganisir, dikarenakan ERP ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan, antar departemen, maupun antar lokasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi pada modul Inventory Managemnt (IM).Zachman Framework(ZF) merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi. Dalam penerapanya, ZF mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur IT(Planner Perspective, Owner Perspective, Designer Perspective, Builder Perspective, Implementer Perspective, Participant Perspective) sesuai abstraksi objek (What, How, Where, Who, When, Why).Untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi ZF menjadi standart Model Driven Architecture.Untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak ERP IM yang menerapkan Model Driven Design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas. Dimana dari hasil penilaian Stakeholder dari pengujian sistem di PT. IGLAS(Persero), didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 90%. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan Openerp 7.0 sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur 88,8% berbanding dengan Openerp 7.0 yang hanya memiliki keterbatasan fitur 77,7%.Kata Kunci :Enterprise Resource Planning, Inventory Management, Zachman Framework, UML 2.0,Model Driven Design, Openerp 7.0ABSTRACTIn the design of Enterprise Resource Planning (ERP), it takes planning organized, since the ERP aimed to integrate the entire process that exists in different functional domains of the company, inter-departmental, or between different locations. This research aims to design a blueprint for getting the application design application in the module Inventory Managemnt (IM).Zachman Framework (ZF) is a framework that can chart the artifact information architecture in an organization. In according to case, ZF is able to describe the architecture perspective level IT (Planner, Owner Perspective Perspective Perspective, Designer, Builder, Implementer Perspective Perspective, Participant Perspective) appropriate abstraction object (What, How, Where, Who, When, Why).To standardize information architecture artifacts used modeling standard UML 2.0 approach, so it is able to improve the description of the standard Model of ZF be Driven Architecture. for testing the results of design design has developed ERP software IM applying Model Driven Design that is able to convert a model artifact quality applications. Where the assessment of the results of the testing of the system Stakeholders in PT IGLAS (Persero), obtained an average satisfaction rate of 90%. As for the assessment of availability system quantitatively compared with Openerp 7.0 system developed much more complex with the availability features of 88.8% compared with Openerp 7.0 which only has limited features of 77,7%.Keyword :Enterprise Resource Planning, Inventory Management, Zachman Framework, UML 2.0, Model Driven Design, Openerp 7.0
PENGIMPLEMENTASIAN JARINGAN WIRELESS DENGAN HIERARCHICAL TOKEN BUCKET PADA MIKROTIK DAN SQUID PROXY Willyam Willyam; Wilibrodus Wilibrodus; Halim Agung
Jurnal Simantec Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i2.3708

Abstract

CONTAINER DAN DOCKER: TEKNIK VIRTUALISASI DALAM PENGELOLAAN BANYAK APLIKASI WEB Adiputra, Firmansyah
Jurnal Simantec Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i3.1384

Abstract

ABSTRAKSistem web hosting modern, di dalam setiap servernya, mengelola banyakaplikasi web. Teknologi virtual machine dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah heterogenitas (perbedaan versi library atau tool dari beberapa aplikasi web). Peningkatan jumlah aplikasi web yang harus dihosting harus diikuti dengan peningkatan kualitas ataupun kuantitas sumber daya, terlebih saat hadirnya kebutuhan high availability dari layanan web tersebut. Teknik kontainerisasi (virtualisasi berbasis container) hadir sebagai solusi dan menjadi trend saat ini. Docker adalah salah satu software yang mengadopsi teknik kontainerisasi dan semakin banyak diterapkan di dalam lingkungan web hosting. Tulisan ini mencoba untuk melakukan kajian literatur terhadap teknologi virtualisasi di atas, baik virtual machine maupun container dan kemudian merangkum perbandingannya. Arsitektur container di dalam Docker merupakan fokus dari tulisan ini, termasuk perkembangan dan keunggulan dari Docker yang sudah diteliti dan diimplementasikan dalam dua tahun terakhir. Review ini dirasakan sangat penting bagi pengembang dan system administrator yang mengelola banyak aplikasi web, terutama aplikasi-aplikasi yang memiliki heterogenitas tinggi dan berjalan di dalam satu mesin server fisik yang sama.Kata kunci: mesin virtual, container, web hosting, pengelolaan aplikasi web, docker.ABSTRACTModern web hosting system manages many web applications in each of its servers. Virtual machine technology have been used as a solution to software heterogeneity. An increased number of hosted web application must be balanced by enhancement in resources quality or quantity, especially if high availability must be met. Container based virtualization is now becoming a trend. Docker is a platform that implements container based virtualization, and many web hosting services are starting use it. This paper reviews and compares the two virtualization technology, virtual machine and container based virtualization. This paper focused on the architecture of Docker's container, the advantages of Docker, and the development of Docker in the last two years. The review will be useful for software developers and system administrators who maintain many web applications which have high heterogeneity and runs on the same physical server.Keyword: virtual machine, container, web hosting, web application management, docker.Barbarslot adalah permainan digital yang meniru mesin slot klasik yang biasa ditemukan di kasino. Permainan ini sangat populer karena mudah dimainkan, tidak memerlukan keahlian khusus, dan menawarkan peluang menang yang menggiurkan.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADI DENGAN METODE BAYESIAN BERBASIS CERTAINTY FACTOR Dwi Puji Raharjo; Andharini Dwi Cahyani; Bain Khusnul Khotimah
Jurnal Simantec Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v8i1.8749

Abstract

ANALISIS USABILITAS APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI (SIMK) Kartika Rahayu Tri Prasetya Sari
Jurnal Simantec Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i3.2387

Abstract

ABSTRAKKoperasi sebagai badan usaha yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi memiliki peran yang penting  terutama bagi golongan menengah. Kegiatan perkoperasian di Indonesia mengalami permasalahan terutama dalam hal adminitrasi dan sistem penyimpanan data, terutama untuk koperasi-koperasi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Koperasi di daerah tersebut masih bersifat manual dalam hal pencatatan kegiatan simpan pinjamnya, sistem manual dalam koperasi tersebut membuat pelayanan yang diberikan menjadi lambat dan data-data yang tidak disimpan dengan baik. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat usabilitas dari aplikasi Sistem Informasi Manajemen Koperasi (SIMK) dalam dimensi learnability, efficiency, memorability, error, dan satisfaction, mengetahui permasalahan pada penggunaan aplikasi SIMK dan solusi perbaikan dari permasalahan. Metode yang digunakan dalam pengujian usabilitas yaitu metode thinking aloud dengan menggunakan responden pegawai koperasi ABC. Hasil uji usabilitas aplikasi SIMK untuk dimensi learnability dan memorability menunjukkan bahwa aplikasi SIMK mudah dipelajari, penggunaan aplikasi SIMK mempunyai efisiensi 16%, nilai error penggunaan aplikasi SIMK adalah 11 kali, dan untuk dimesi satisfaction mencapai 3.67 yaitu antara netral dengan puas .Permasalahan yang muncul dari aplikasi SIMK yaitu tingkat memorability, efficiency, error dan satisfaction yang tergolong kurang baik yang disebabkan karena kemudahan penggunaan aplikasi masih kurang baik. Kata Kunci: Usabilitas, SIMK, Thinking Aloud ABSTRACTThe cooperative as a business entity that is based on the principle of kinship and economic democracy has an important role, especially for the middle class. Cooperative activities in Indonesia have problems, especially administrative problems and data storage systems, especially for cooperatives in Ngawi, East Java. Cooperatives in the area are still manual in activities of savings, the manual system in the cooperative to make the service to be slow and sometimes a lot of data that is not stored properly. The aim of this study was to determine the level of usability of application Cooperative Management Information System (SIMK) in the dimensions of learnability, efficiency, memorability, errors, and satisfaction,  know the problems in the use of SIMK application and  solutions repair of the problem. The method used in usability test is thinking aloud with employee of ABC cooperative as respondents. The results of usability test SIMK application in learnability and memorability dimension indicates that the application is easy to learn, SIMK applications have an efficiency of 16%, the error value SIMK application usage is 11 times, and satisfaction dimension of 3.67, between neutral and satisfied. The problems that arise from the application SIMK is level of memorability, efficiency, error and satisfaction were classified as less well due to the ease of use of the application is still not good. Keywords: Usability, SIMK, Thinking Aloud
PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE BIDANG PETERNAKAN DI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BANGKALAN Yeni Kustiyahningsih; M. Kautsar Sophan; Idealetika Yunia Fitri
Jurnal Simantec Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i1.1042

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama dari departemen pertanian dan peternakan kabupaten Bangkalan adalah proses integrasi data. Departemen saat ini telah tersedia beberapa aplikasi untuk mendukung proses bisnis. Tetapi tidak memiliki akses dalam lingkungan jaringan yang mengakibatkan transfer data departemen masih secara manual. Selain itu, kurangnya aplikasi yang mendukung dinas pertanian dan peternakan. Hal ini diperlukan untuk merencanakan suatu arsitektur enterprise yang sesuai dengan fungsi bisnis, khususnya di bidang pertanian dan pertanian. Perencanaan arsitektur enterprise (EAP) adalah sebuah proses yang di hasilkan untuk membantu manajemen dalam memahami fungsi bisnis di setiap bagian organisasi. EAP juga merupakan produk pengembang aplikasi yang lebih mudah menangani kesalahan dalam sistem yang ada. Untuk membangun itu diperlukan kerangka kerja atau bekerja langkah. Penelitian ini menggunakan kerangka Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF) sebagai panduan untuk perencanaan arsitektur enterprise. Hasil penelitian ini adalah desain arsitektur enterprise di bidang pertanian dari departemen Pertanian dan peternakan Bangkalan di mana terdapat kesesuaian antara hasil dari kerangka desain dengan kebutuhan di departemen adalah sebesar 85,71%.Kata Kunci : Departemen pertanian dan peternakan Kabupaten Bangkalan, Enterprise architecture planning (EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).ABSTRACTThe main problem department of agriculture and farm Bangkalan district is data integration process. Department currently has available some applications to support business processes. But the lack access in network environment which Department resulted transfer data is still doing it manually. Besides this, the lack supporting application agriculture and farm. It is necessary to plan an appropriate enterprise architecture with business functions, especially in the farm and agriculture. Enterprise architecture planning (EAP) is a process that produced to assist management in understanding the business functions in every part of organization. EAP is also a product for application developers making it easier to correct errors existing systems. To building it needed framework or work steps. This research used FEA framework (FEAF) as a guide to enterprise architecture planning. This result research is design of enterprise architecture of Department of Agriculture and farm Bangkalan where there is concordance between results of the design framework with needs in the Department is 85.71%.Keyword : Department of agriculture and farm Bangkalan district, Enterprise architecture planning(EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5. UNTUK PENJURUSAN SMA Yeni Kustiyahningsih; Eza Rahmanita
Jurnal Simantec Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i2.1629

Abstract

ABSTRAKAlgoritma C4.5 merupakan pengembangan dari algoritma ID3, kelebihan algoritma C4.5 dapat menangani atribut kontinyu dan diskrit, kemudian dapat menangani training data dengan missing  value, serta menggunakan gain ratio untuk memperbaiki information gain. Selama ini untuk  menentukan penjurusan  sekolah SMA masih dilakukan dengan cara manual. Semakin tahun terjadi peningkatan jumlah siswa dan syarat untuk penjurusan juga semakin komplek, sehingga diperlukan sistem aplikasi penjurusan untuk membantu pihak sekolah dalam mempercepat dan efisiensi penjurusan sekolah. Apabila penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat  siswa, maka mereka dapat belajar dengan nyaman dan lulusan yang dihasilkan juga mendapat nilai yang maksimal, sehingga rata-rata nilai meningkat. Tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penjurusan siswa menggunakan algoritma C4.5 (metode decision tree) untuk mempermudah dan mempercepat penentuan penyeleksian pemilihan  jurusan sehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Adapun Kriteria penjurusan adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Hasil dari klasifikasi algoritma akan di analisa untuk menentukan recall, pressicion,   accuracy terbesar dan  Nilai error rate terkecil yang dicapai. Dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning.Kata Kunci : Algoritma C4.5, Penentuan Jurusan, decission tree, akurasi, kriteria ABSTRACTThe C4.5 algorithm is the development of ID3 algorithm that the excess of C4.5 can handle continuous and discrete attributes and training data with the missing value, and uses the gain ratio to improve information gain. During this time, to determine the high school majors is still done manually. For more years the increasing number of students and the requirements for majors are increasingly complex, it is necessary to have an application system of majors to help school in accelerating the efficiency of the school majors. If the majors are in accordance with the student’s abilities and interests, the result will be that the students can learn comfortably and can get maximum score, and thus the average value increases. The purpose of this research is to make a classification placement of students using the C4.5 algorithm (decision tree method)  to facilitate and accelerate the determination of the screening department election so that the resulting process of this selection is more accurate and more objective. The majors’ criteria for consideration are the score of Mathematics, Physics, Biology, Chemistry, Psychological Value (IQ), Psychological advice, Questionnaire / Students’ Interests, and Counseling. The results of the algorithm classification will be analyzed to determine any recall, precision, greatest accuracy and value of the smallest error rate achieved. From the performed test-scenario, the accuracy values produced after pruning is better than without pruning.Keywords: Algorithm C 4.5, Determination Department, decision tree, accuracy, criteria

Page 4 of 21 | Total Record : 202