cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Kimia
ISSN : 19780419     EISSN : 26558394     DOI : -
Jurnal Teknik kimia fokus pada proses perpindahan panas dan massa, material maju, teknik reaksi kimia, pengolahan dan pengelolaan limbah, biomassa dan energi, termodinamika, biokimia, elektrokimia, perancangan dan pengendalian proses, proses pencampuran dan pemisahan. Rung lingkup (Scope) Jurnal Teknik Kimia meliputi semua aspek yang berhubungan dengan bidang teknik kimia, ilmu kimia. dan semua proses reaksi kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KAPUK (CEIBA PENTANDRA) TEROZONASI MELALUI PROSES DENGAN BANTUAN ULTRASONIK Haryono, Haryono; Solihudin, Solihudin; Ernawati, Evy; Arifiadi, Ferry
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1412

Abstract

Minyak biji kapuk sebagai minyak non pangan merupakan bahan baku potensial untuk sintesisbiodiesel. Metode alternatif sintesis biodiesel dari minyak biji kapuk telah diterapkan pada penelitianini. Minyak biji kapuk diozonasi sebelum mengalami tahap esterifikasi, selanjutnya dilakukan tahaptrans-esterifikasi dengan katalis KOH. Kedua tahap sintesis biodiesel tersebut diselenggarakandengan bantuan gelombang ultrasonik. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh lamareaksi trans-esterifikasi dengan katalis KOH dibantuan gelombang ultrasonik pada sintesis biodieseldari minyak biji kapuk terozonasi. Lama reaksi trans-esterifikasi dipelajari pada variasi waktu 30, 60,dan 90 menit dengan bantuan gelombang ultrasonik pada frekuensi 35 kHz. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa reaksi trans-esterifikasi selama 60 menit memberikan biodiesel dengan kualitasterbaik, yaitu bilangan asam 0,75mg KOH/g, bilangan iod 80,56mg I2/g, densitas 877kg/m3, viskositas4,7mm2/s, angka cetana 68,7, dan titik nyala 135oC, pada kondisi tersebut diperoleh biodiesel denganrendemen 86,75%. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1412
PEMBUATAN BIOETANOL BERBASIS GLUKOSA OFF GRADE DENGAN PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN FERMIOL Khurniawati, Khurniawati; Fathoni, Muhamad Uman; Sari, Ni Ketut
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1409

Abstract

Glukosa off grade merupakan glukosa yang belum bersertifikasi Standart Nasional Indonesia(SNI) dikarenakan memiliki warna kecoklatan dan berbau khas gula, sehingga menurunkan hargajual glukosa off grade. Produk olahan dari glukosa off grade merupakan sarana yang tepat untukmeningkatkan daya jualnya di pasaran. Salah satu solusi adalah dengan mengubah glukosa off gradetersebut menjadi produk bioetanol dengan menggunakan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menghitung kadar optimum glukosa dan waktu terbaik dalam fermentasi glukosa off grademenjadi bioetanol.. Dalam penelitian pembuatan bioetanol berbasis glukosa off grade dengan prosesfermentasi menggunakan fermiol digunakan variabel konsentrasi glukosa awal 10%; 12%; 14%;16%; dan 18% (b/b), dan waktu fermentasi 3, 4, 5, 6, 7(hari). Proses fermentasi dilakukan padakeadaan anaerob, suhu ± 30oC, volume larutan 800 ml, kecepatan pengadukan 100 rpm, NPK danUrea 0,1g/100 ml, fermiol 0,15g/liter. Diperoleh hasil terbaik dengan kadar bioetanol sebesar 11%(v/v) dan persentase yield sebesar 61,63% pada perlakuan menggunakan konsentrasi glukosa awal14%(b/b) selama 6hari. Serta kadar sisa glukosa terbaik sebesar 3,2(%b/b) pada perlakuanmenggunakan konsentrasi glukosa awal 14% (b/b). DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1409
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMPUT LAUT SECARA BIOLOGI AEROB PROSES BATCH Utami, Lucky Indrati; Wahyusi, Kindriari Nurma; Utari, Yulanda Kartika; Wafiyah, Kholilah
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1407

Abstract

Pengolahan air limbah secara biologi merupakan pengolahan air limbah denganmemanfaatkan mikroorganisme, dimana mikroorganisme ini dimanfaatkan untuk menguraikan bahanbahanorganik yang terkandung dalam air limbah menjadi bahan yang lebih sederhana dan tidakberbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu aerasi dan volumelimbah rumput laut terhadap penurunan COD dan BOD. Hasil penelitian menunjukkan bahwapengolahan limbah cair secara biologi aerob sangat efisien dalam menurunkan kadar COD danBOD. Semakin lama waktu aerasi hasil penurunan COD dan BOD yang di dapatkan juga semakinbesar. Rasio dan waktu aerasi terbaik didapatkan terjadi pada rasio 1:2 dengan waktu aerasi 10jam,dengan hasil akhir COD sebesar 245,15mg/l dan BOD sebesar 90,08mg/l dengan efisiensipenurunannya 90,45%, kualitas limbah hasil pengolahan sudah memenuhi baku mutu limbah cairrumput laut yang telah ditetapkan. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1407
TRIMETIL BORAK DENGAN ACTIVATED ALUMINA SEBAGAI PENYERAP AIR Widari, Nyoman Sri; Rasmito, Agung; Ikhwan, Munirul
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1647

Abstract

Trimetil borak banyak digunakan sebagai aditif dalam cairan hidrolik dan pelumas, pengawet kayu,katalis polimerisasi, dalam proses pengelasan bersih, dan sintesis organik Proses produkasinya menggunakanbahan baku seperti tingkal, asam borak, borak oxida dan metanol. Tujuan dari penelitian ini adalah memberiinformasi agar mendapatkan produk trimetil borak dalam jumlah maksimal dengan metode reaksi methanollangsung yaitu mereaksikan secara langsung antara asam borak dengan metanol dengan rasio mol asam borakdibanding metanol adalah 1:6, 1: 9, 1:12 , 1:15 dan 1: 18 pada suhu operasi 70°C, 80°C, 90°C, tekanan 1atmosfer, lama proses 8 jam tanpa menggunakan katalis yang mana larutan dalam reaktor disirkulasi melewatibahan penyerap air berupa activated alumina berbentuk granul. Hasil proses reaksi dianalisa kadar trimetilboraknya dengan metode titrasi. Dari hasil penelitian menunjukkan konversi bahan baku asam borak palingtinggi terjadi pada reaksi dengan rasio mol asam borat dibanding metanol yaitu 1:15 dengan suhu reaksi 80°Cdidapatkan hasil 68.6 %.Kata kunci : activated alumina.; asam borak; methanol;trimetil borak DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1647
ADSORPSI LOGAM Fe DALAM MINYAK NILAM MENGGUNAKAN KITOSAN SISIK IKAN Manalu, Nadia Kresentia; Presetyo, Dimas; Widodo, Laurentius Urip
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1652

Abstract

Minyak nilam merupakan komoditas ekspor yang besar untuk indonesia. Namun kualitas minyaknilam di indonesia masih sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya logam Fe yangterdapat di dalam minyak nilam. Salah satu cara mengurangi kadar logam Fe tersebut yaitu, menggunakanadsorben kitosan. Kitosan dibuat dari sisik ikan mujair yang telah melewati tiga tahap proses yaknideproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Kitosan yang terbentuk kemudian ditambahkanke dalam 200 mlminyak nilam dengan variasi 1%,2%,3%,4%, dan 5% ke dari berat minyak nilam. Kemudian dilakukanproses pengadukan dengan suhu pemanasan dijaga pada 400C dengan variasi waktu 30,45,60,75, dan 90menit. Hasil yang diperoleh menunjukkan proses adsorpsi yang paling baik pada penambahan kitosan 5%dengan waktu pengadukan 90 menit yaitu dengan kadar Fe dalam minyak nilam sebesar 5.83 mg / Kg.Kata kunci: , adsorben kitosan; logam Fe; minyak nilam; sisik ikan DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1652
KAJIAN PENAMBAHAN OKSIDATOR TERHADAP SIFAT PENYALAAN BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA Siswati, Nana Dyah; Guntoro, Hanif Kurniawan; Pratama, Naufaldy Wira
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1648

Abstract

Tempurung kelapa merupakan limbah perkebunan yang banyak mengandung karbon, sehingga dapatdimanfaatkan untuk bahan briket yang mempunyai nilai kalor cukup tinggi, namun sulit untuk penyalaan awal.Penelitian ini bertujuan untuk mencari jenis dan konsentrasi oksidator yang ditaambahkan pada brikettempurung kelapa agar memiliki sifat penyalaan yang cepat. Briket dibuat dengan metode pirolisis pada suhu5500C. Jenis oksidator yang digunakan adalah KMnO4, KNO3, KClO3, NaNO2, dan K2Cr2O7. Konsentrasioksidator yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%., kemudian ditambahkan perekat sebesar 5%berat dan dicetak. Selanjutnya briket dikeringkan dan dianalisa nilai kalor, kadar air, kadar abu, waktupenyalaan, lama pembakaran, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besarkonsetrasi oksidator, sifat penyalaan briket arang tempurung kelapa semakin cepat, tetapi kualitasnya menurun.Penyalaan tercepat diperoleh pada penambahan oksidator KMnO4 konsetrasi 20% dengan waktu penyalaan 10detik, laju pembakaran 0,0016gr/det, nilai kalor 5603,26kal/g, kadar air 7,26%, dan kadar abu 5,24%.Kata kunci : briket, oksidator, tempurung kelapa DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1648
PENAMBAHAN POLIMER EVA/VEOVA PADA WATERPROOF CEMENT TERMODIFIKASI Septianingrum, Ayu Tri; Fatmala, Elisya Dianty; Yulandri, Cory Melyati
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1649

Abstract

EVA/VeoVA merupakan polimer yang dimodifikasi dengan mortar tahan air yang ramah lingkungan.EVA/VeoVA adalah polimer dengan penambahan ethylene vinyl acetate (EVA) dan versatic acid (VeoVa).EVA mempunyai sifat softness dan fleksibilitas, mempunyai material dengan sifat kemurnian dan kehalusanbaik sehingga dengan penambahan EVA dalam campuran mortar dapat meningkatkan ketahanan terhadapair. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses pembuatan Polymer Modified Waterproof Mortar(PMWM) dan untuk mengetahui pengaruh polymer EVA/VeoVa pada penambahan mortar semen. Variabelrasio PMWM (Polymer Modified Waterproof Mortar) menggunakan semen portland dengan rasio materialyaitu rasio pasir/semen 1:3; 1:3,5 dan EVA/VeoVA 1:3; 1:1; 3:1. Prosedur yang digunakan pada percobaanini adalah persiapan dan pengujian sample dengan melakukan uji kuat tekan selama 3,7,dan 28 hari, ujisudut kontak, uji XRF dan uji SEM. Dari penelitian ini didapatkan hasil uji kuat tekan terbaik pada variabelperbandingan semen/pasir silika 1:3 dengan polimer EVA/VeoVa 1:1 sebesar 32,68 MPa, pada uji sudutkontak mendapatkan hasil sesuai dengan literatur yang distandartkan yaitu 95° yang menunjukkan bersifathidrofobik (menolak air), pada uji permeabilitas pada variabel perbandingan semen/pasir silika 1:3 denganpolimer EVA/VeoVa 1:1 sebesar 4 cm. Sedangkan untuk uji XRF pasir silika mendapatkan hasil kandunganterbesar yaitu SiO2 sebesar 91,11%, pasir silika digunakan sebagai bahan pengisi pada mortar.Kata kunci: mortar, polimer, semen portland, waterproof DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1649
ADSORBSI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) DENGAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG KUPANG PUTIH Darmawan, Fairus Rifki Priangga; Nurentama, Fitrian; Susilowati, Titi
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1650

Abstract

Permasalahan pencemaran logam berat pada lingkungan sangat berbahaya. Salah satu alternatifpengurangan logam berat dalam limbah industri yaitu menggunakan adsorben dari kitosan cangkangkupang putih. Penelitian bertujuan untuk menentukan kondisi optimum kemampuan pengikatan logamberat tembaga oleh kitosan cangkang kupang putih yang meliputi massa adsorben dan waktu kontakkitosan terhadap tembaga saat adsorbsi dan mengetahui daya penyerapan kitosan cangkang kupangputih terhadap tembaga. Pada penelitian ini digunakan variabel massa kitosan 0,7 ; 1 ; 1,3 ; 1,6 dan 1,9(gram), dan waktu adsorbsi 20, 40, 60, 80, dan 100 (menit). Tahapan pada penelitian ini yaitu persiapanbahan, isolasi kitin dari cangkang kupang putih, deasetilasi kitin menjadi kitosan, pembuatan sampellarutan tercemar logam berat Cu, dan adsorbsi Cu dalam larutan CuSO4 oleh kitosan cangkang kupangputih. Adsorben kitosan ini memiliki luas permukaan sebesar 770,960 m2/g mampu menyerap Cu denganbaik hingga 99,41794 % pada waktu kontak 100 menit dengan menggunakan adsorben kitosan sebanyak1 gram.Kata kunci:adsorbsi, kitosan, logam berat DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1650
PUPUK MULTINUTRIENT BERBASIS SILIKA DARI LIMBAH GEOTHERMAL SLUDGE DENGAN PROSES ASIDIFIKASI Wahyudi, Bambang; Muljani, Srie
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1651

Abstract

Sintesis pupuk multinutrien berbasis silika telah berhasil dilakukan. Pupuk multinutrien adalah pupukyang megandung lebih dari satu nutrient yang dihutuhkan tanaman seperti kalium, nitrogen dan fosfor.Pembuatan gel Si-K-N dan Si-K-Pdilakukan dengan pengasaman larutan kalium silikat menggunakan asamnitrat dan asam fosfat pada rentang pH 5,6,7,8 dan 9. Ekstraksi silika dari geothermal sludge dilakukanmenggunakan laruran kalium hidroksida (KOH) untuk mendapatkan larutan kalium silikat (K2SiO3). Hasilpeneltian menunjukkan bahwa produk yang sesuai dengan standar pupuk adalah pupuk K-Si-N pada pH 5dengan konsentrasi 33,4% K dan Si 18,01. %. Elemen N tidak sesuai dengan standar karena konsentrasi hanya6,55%. K-Si-P Pupuk yang memenuhi standar pada pH 5 dengan konsentrasi K 27,5% dan Si 13,61%. ElemenP tidak sesuai dengan standar yaitu 20,41%. Spektra IR menunjukkan bahwa produk pupuk mengandungkelompok silanol (Si-OH), siloxane (Si-O-Si), kelompok senyawa nitrogen, dan senyawa fosfat.Kata kunci : asidifikasi; fertilizer; geothermal sludge; multinutrien, silika DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.1651
GARAM SEHAT RENDAH NATRIUM MENGGUNAKAN METODE BASAH Redjeki, Sri; Muchtadi, Dimas Faizal Akbar; Putra, Muhamad Reza Arief
Jurnal Teknik Kimia Vol 14, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v14i2.2040

Abstract

Garam konsumsi (NaCl) merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, diantaranya sebagai bumbu dan pengawet makanan. Selama ini kebanyakan orang mengonsumsi makanan hanya memikirkan selera dan rasanya saja sehingga kurang memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Hipertensi adalah salah satu permasalahan dalam tubuh, karena peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik. Sebenarnya, garam konsumsi yang dijual bukanlah penyebab dari meningkatnya tekanan darah. Namun, kandungan natrium di dalam garam itulah yang menyebabkan hipertensi. Garam sehat diharapkan dapat menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi yang memiliki kadar maksimum natrium sebesar 60% berat dan kadar kalium maksimum sebesar 40% berat. Pada penelitian ini akan dibuat garam rendah Natrium dengan penambahan Kalium Klorida (KCl) sebagai bahan campuran. Kadar Natrium dalam garam konsumsi nantinya akan menurun dengan penambahaan kalium klorida, penambahan dilakukan dengan perbandingan massa NaCl dan KCl 1:3, 1:2, 1:1, 2:1, 3:1 dari total massa bahan yang nantinya setiap bahan akan dilarutkan dan diaduk menjadi satu dengan suhu pengadukan 40°C, 70°C, 100°C. Diaduk hingga terjadi proses rekristalisasi. Perbandingan yang paling baik dalam percobaan ini,  untuk mendekati garam dengan kadar NaCl 60% dan KCl 40%, yaitu pada perbandingan massa NaCl dan KCl 1:1 pada suhu 70°C. Kata kunci : garam konsumsi ; garam sehat ; hipertensi ; kalium klorida ; natrium klorida. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i2.2040

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2025) Vol 19, No 1 (2024): Jurnal Teknik Kimia (JUTEKK) Vol.19, No.1, 2024 Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Teknik Kimia Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Teknik Kimia Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Teknik Kimia Vol 17, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 16, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 16, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 15, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 15, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 14, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 12, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 12, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 11, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 11, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 10, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 10, No 1 (2015): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 9, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 9, No 1 (2014): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 8, No 2 (2014): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 8, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Teknik Kimia Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2012): BERKALA ILMIAH TEKNIK KIMIA Vol 6, No 1 (2011): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 5, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 5, No 1 (2010): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 4, No 2 (2010): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 4, No 1 (2009): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 3, No 2 (2009): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 3, No 1 (2008): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 2, No 2 (2008): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 1, No 2 (2007): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 1, No 01 (2006): JURNAL TEKNIK KIMIA More Issue