cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Kimia
ISSN : 19780419     EISSN : 26558394     DOI : -
Jurnal Teknik kimia fokus pada proses perpindahan panas dan massa, material maju, teknik reaksi kimia, pengolahan dan pengelolaan limbah, biomassa dan energi, termodinamika, biokimia, elektrokimia, perancangan dan pengendalian proses, proses pencampuran dan pemisahan. Rung lingkup (Scope) Jurnal Teknik Kimia meliputi semua aspek yang berhubungan dengan bidang teknik kimia, ilmu kimia. dan semua proses reaksi kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
PRODUKSI GAS HIDROGEN DARI BIOMASSA DENGAN PROSES ANAEROB Syauqi, Ahmad; Kusumawardhany, Intan Ratna; Widodo, Laurentius Urip
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i1.1147

Abstract

Hidrogen dapat di produksi dari bahan bakar fosil, biomassa dan air, baik dengan proses kimia maupun biologi. Secara biologi hidrogen dapat diproduksi dengan photosintesis dan fermentasi dimana lebih ramah lingkungan dari pada proses thermo kimia dan elektro kimia. Proses ini menggunakan metode fermentasi gelap karena dinilai lebih efisien dibandingkan fermentasi terang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari waktu dan penambahan volume bakteri yang terbaik Kotoran sapi digunakan sebagai penghasil gas hidrogen dengan bakteri Clostridium Butyricum yang telah dihidrolisis menggunakan metode enzimatis sehingga menghasilkan gula reduksi. Gula reduksi dikonsumsi oleh bakteri Clostridium Butyricum yang akan menghasilkan Gas Hidrogen. Gas hidrogen tertinggi yang dihasilkan yaitu sebesar 2.45 mol H2/mol gula.DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i1.1147
APLIKASI VACUM EVAPORATOR PADA PEMBUATAN MINUMAN JAHE MERAH INSTAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER PUTAR Siswanto, Siswanto; Triana, Nurul Widji
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i1.1149

Abstract

Proses evaporasi ekstrak jahe merah menggunakan vacum evaporator apabila dengan barometrik condensor memerlukan energi yang cukup besar, untuk menghemat energi maka diperlukan perancangan suatu evaporator vacum yang dapat menurunkan titik didih air dan juga yang hemat energy yaitu dengan menggunakan pompa vacum yang dilengkapi penampung condensat. Pompa vacum jenis ini menggunakan energy kecil bila dibandingkan dengan menggunakan steam jet ejector dan diharapkan pada penggunaan vacum evaporator dengan pompa vacum ini akan dapat menghemat daya listrik. Evaporator menggunakan pompa vacum dengan tingkat kevacuman mencapai 0,5 atm atau 360 mm Hg dapat menurunkan suhu penguapan air sampai 80 0C sehingga diharapkan kandungan yang ada dalam jahe merah tidak banyak berubah sehingga khasiat minuman jahe merah instan masih seperti aslinya. Hasil penguapan ekstrak jahe merah ini kemudian dikristalkan dalam kristalizer putar yang dilengkapi dengan pemanas. Pemanasan dijaga pada suhu 100 0C dengan putaran 75 rpm dan kristal terbentuk dengan waktu 20 menit relatif cepat dibanding bila menggunakan kristalisasi berpengaduk.DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i1.1149
ADSORPSI PALADIUM (II) OLEH PROTEIN BAKTERI TERMOFILIK Kasmiarno, Laksmi Dewi
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i1.1146

Abstract

Kebutuhan logam mulia seperti paladium (Pd) semakin meningkat, sehingga dibutuhkan metode pertambangan khusus untuk mengambil logam mulia tersebut dari alam, yang dapat menyebabkan meningkatnya biaya produksi. Salah satu cara efektif untuk mengambil logam mulia dengan biaya rendah namun tingkat selektivitas yang tinggi adalah dengan menggunakan mikroorganisme atau turunannya seperti protein yang dapat mengadsorpsi metal secara langsung. Dalam penelitian ini, protein yang berasal dari bakteri termofilik digunakan sebagai biosorbent untuk mengadsorb logam Paladium yang berupa larutan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pH terhadap proses biosorpsi paladium terhadap protein dengan metode pengendapan oleh aseton. Hasil yang diperoleh adalah pengendapan oleh aseton merupakan metode analisa dan pemulihan protein yang cocok dengan rasio protein dan aseton, 1:6. Biosorpsi paladium pada kondisi asam dengan pH 3 memperoleh hasil adsorpsi optimal dengan kapasitas adsorpsi 712.74 mg Pd/g protein, pada kondisi pH tinggi, kelarutan akan menurun karena cenderung membentuk reaksi pengendapan sehingga sukar untuk bereaksi dengan protein sebagai biosorbenDOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i1.1146
PENURUNAN KADAR KALSIUM OKSALAT PADA UMBI PORANG (AMORPHOPALLUS ONCOPHILLUS) DENGAN PROSES PEMANASAN DI DALAM LARUTAN NaCl Widari, Nyoman Sri; Rasmito, Agung
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i1.1144

Abstract

Zat Mannan (glukomanan) yang terkandung dalam Umbi Porang (Amorphopallus Oncophillus) banyak digunakan dalam industri farmasi karena glukomanan baik bagi kesehatan, dalam industri makanan, sebagai perekat, dan lainya. Akan tetapi umbi porang tidak bisa langsung dimanfaatkan karena kandungan Kalsium Oksalatnya masih tinggi yang dapat menimbulkan rasa gatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi larutan NaCl dan lama proses perebusan yang terbaik sehingga didapatkan reduksi Kalsium Oksalat yang paling tinggi. Penelitian dilakukan dengan cara merebus umbi porang yang sudah dipotong-potong pada suhu 80 oC, selama (5, 10, 15, 20, 25, 30) menit, dalam larutan NaCl (0, 2, 4, 6, 8)%. Hasil dari penelitian ini adalah, prosentase reduksi Kalsium Oksalat terbesar 90,9% diperoleh pada perebusan selama 25 menit dengan konsentrasi larutan NaCl, 8%.DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i1.1144
SINTESIS MEMBRAN KITOSAN SILIKA DARI GEOTHERMAL SLUDGE Muljani, Srie; Kusuma, Kurnia Arifiani; Nofitasari, Luluk; Amalia, Ayu Rizka; Hapsari, Nur
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i1.1150

Abstract

Untuk memperkuat membran diperlukan modifikasi agar karakteristiknya menjadi lebih baik diantaranya kestabilan dan memperkecil pori membran sehingga pemisahan molekul lebih efektif. Dalam penelitian ini, pembuatan membran kitosan dimodifikasi dengan penambahan silika amorf dengan sumber silika didapat dari Geothermal Sludge menggunakan bahan pendukung yaitu kitosan. Kandungan silika pada geothermal sludge sebesar 97,3% , silika diambil dengan cara ekstraksi dengan NaOH 2 N. Perbandingan kitosan-silika yaitu 1:0,5 sampai 1,5:1 dilarutkan dalam variasi pengenceran larutan natrium silika 1:2 sampai 1:6. Membran kitosan-silika  kemudian dikarakterisasi gugus fungsi (uji FTIR), morfologi membran (uji SEM) , uji permeabilitas membran dan uji permselektivitas membran (fluks). Uji swelling didapatkan semakin sedikit penambahan silika, maka konsentrasi kitosan akan lebih tinggi dalam membran sehingga hasil persen swelling semakin kecil , sedangkan hasil uji fluks terbesar adalah membran kitosan-silika 1:1,5 dengan perbandingan pengenceran larutan natirum silika 1:6. Hasil spektra FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi baru setelah penambahan silka yaitu Si-OH , Si-O-Si, Si-O-C tekukan -CH dan -NH2. Penambahan silika menyebabkan membran kitosan yang rapat menjadi berongga karena muatan negatif dari kitosan yaitu OH- bereaksi dengan silika sehingga akan menarik dan membentuk rongga-rongga kecil. Membran kitosan-silika cocok digunakan pada proses filtrasi karena mempunyai pori.DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i1.1150
ADSORBEN KOMPOSITE SILICA CARBON DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI Suprihatin, Suprihatin; Setiawan, Fahmi Amiruddin; Cahya, Rahmandani Dwi
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1410

Abstract

Komposit silika karbon merupakan pengembangan dari teknologi Adsorben yang bahanbakunya berasal dari campuran silika dari limbah abu sekam padi dan karbon dari glukosa.Tujuandari penelitian ini adalah membuat komposite silika karbon dari limbah hasil samping pembakaransekam padi sebagai bahan bakar pabrik (Abu Sekam Padi). Komposisi partikel komposite silikakarbon yang paling merata adalah pada pH 7 dengan konsentrasi 0,3N dan gugus Si-O-C munculpada vibrasi bilangan rentang 600cm-1 hingga 800cm-1 serta pada konsentrasi 0,3N dengan pH 7komposit silika yang terbentuk dapat menyerap unsur pengotor pada minyak jelanta lebih banyakdaripada konsentrasi lainnya. Komposisi silika dan karbon pada konsentrasi 0.3N dengan pH 7 iniyaitu sebesar 14,77%wt dan 7,98 %wt. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1410
PEMURNIAN GLISEROL HASIL PRODUK SAMPING BIODIESEL DENGAN KOMBINASI PROSES ADSORPSI-MIKROFILTRASIEVAPORASI Suseno, Natalia; Adiarto, Tokok; Alviany, Riza; Novitasari, Kartika
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1406

Abstract

Penelitian ini, gliserol kasar (crude glycerol) diperoleh dari produk samping produksibiodiesel berupa larutan kental yang berwarna coklat kekuningan dengan pH mendekati netral.Kondisi awal kemurnian crude glycerol termasuk cukup tinggi (~80%), namun untuk mendapatkangliserol dengan standart komersial kemurnian tinggi (>90%), masih diperlukan penghilangansenyawa pengotor seperti garam-garam inorganik, methanol dan air. Untuk tujuan menghasilkanpemurnian gliserol dengan standar komersial, kandungan pengotor dipisahkan dengan kombinasiproses adsorpsi dengan karbon aktif, dilanjutkan penyaringan menggunakan membran danpemisahan methanol dan air dengan menggunakan rotary evaporator. Selain itu dipelajari pengaruhvariabel-variabel proses adsorpsi (jenis adsorben dengan tingkat kemurnian teknis dan p.a ,konsentrasi adsorben dan waktu adsorpsi) terhadap kadar kemurnian gliserol yang dihasilkan.Karakterisasi gliserol meliputi analisa kadar gliserol total, densitas, viskositas, dan gugus fungsimenggunakan FTIR. Gliserol hasil pemurnian tidak berwarna (bening) dengan kadar kemurnianmaksimum 92,81%, viskositas 152,48cp dan densitas 1,254g/cm3 mendekati standart kemurniangliserol komersial. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1406
PENURUNAN BOD DAN COD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI RUMPUT LAUT DENGAN METODE ION EXCHANGE Sani, Sani; Istiqomah, Umi Ary; Prabowo,, Nina Sari; Astuti, Dwi Hery
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1413

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia disektor kelautan, disampingudang dan tuna. Dengan banyaknya Industri rumput laut akan menimbulkan permasalahan limbah cairyang mempunyai kandungan BOD awal 5297,78mg/liter dan COD 18.252,55mg/liter. Penelitian inibertujuan untuk menurunkan BOD dan COD dari limbah cair industri rumput laut melalui proses resinpenukar ion, dimana resin yang digunakan adalah resin anion. Variabel berat resin adalah 250, 300,350, 400, dan 450gr, dengan kecepatan pengadukan 200rpm, dan waktu pengadukan 15, 30, 45, 60dan 75menit. Kemudian setelah resin mengalami kejenuhan, maka dilakukan regenerasi, denganmenggunakan larutan NaOH 13%. Hasil penelitian penurunan COD terbaik adalah 9196 mg/literdidapat pada waktu pengadukan 45menit dengan penambahan resin 450gr. Hasil penurunan BODterbaik adalah 3002,66mg/liter didapat pada waktu pengadukan 75menit dan penambahan resin450gr. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1413
PEMANFAATAN GEOTHERMAL SLUDGE UNTUK PEMBUATAN BATA RINGAN Salim, Muhamad Fikri; Diastyari, Dara Erwinda; Widodo, Laurentius Urip Widodo
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1411

Abstract

Geothermal Sludge yang berasal dari PLTP Dieng mempunyai sifat pozzolan karenamengandung mineral silika, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti semen. Selain itu dapatdigunakan sebagai agregat berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran bata karena dengankandungan silika sebesar 97,3% dapat dikategorikan sebagai pasir kuarsa. Ketika bahan tersebutditambahkan dengan kapur akan mempengaruhi berat dari bata ringan karena apabila kapurbereaksi dengan foaming agent maka akan dihasilkan gelembung-gelembung H2 sehingga dapatmengurangi berat bata beton yang dihasilkan. Dalam penelitian ini akan membuat bata ringandengan variasi komposisi bahan semen : geothermal sludge : kapur yaitu 1:1:1 ; 1:2:1 ; 1:1:2 ; 1:3:1dan 1:1:3 kemudian ditambahkan dalam foam yang dilarutkan kedalam air dengan perbandingan1:30 hingga 1:70. Kemudian dilakukan proses pecetakan dengan ukuran 60x20x10 cm dengan prosescuring selama 28hari. Berdasarkan hasil analisa kuat tekan didapatkan bahwa kuat tekan tertingipada 1:1:1 dengan foam agent 1:70 yaitu 50,44 kg.cm2, sesuai dengan standart SNI kelas II.Sedangkan hasil analisa penyerapan air tertinggi pada variabel 1:1:3 dengan foam agent 1:30 yaitu19,76% menunjukkan bahwa terdapat banyak pori-pori pada bata ringan. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1411
MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT DAN SEREH DAPUR PADA KALOR PREMIUM Navitania, Hanifah; Tyanti, Hasna Widya; Sukamto, Sukamto
Jurnal Teknik Kimia Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v13i2.1408

Abstract

Minyak atsiri merupakan senyawa yang volatile, bersifat oksigenat dan memiliki titik didihrendah mirip dengan bensin, sehingga memungkinkan digunakan sebagai zat aditif pada bensin.Struktur kimia dari kandungan minyak sereh dapur (sitronellal oil) sebagai monoterpen, menjadipertimbangan yang menguntungkan sebagai aditif pada solar yang tersusun atas karbon lurus.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan minyak atsiri dari daun jerukpurut dan daun sereh dapur terhadap nilai kalor. Metode yang digunakan adalah menggunakan keteldestilasi uap-air dan melakukan penambahan minyak atsiri pada premium dengan perbandingan 1:4.Hasil FTIR pada daun jeruk purut didapatkan komponen sitronellal yang berada pada gugus fungsi –CH-alifatik dengan pita serapan 3433.38cm-1. Sedangkan pada daun sereh dapur tidak didapatkankandungan sitronellal. Nilai kalor sitronellal murni lebih tinggi daripada nilai kalor percobaanminyak atsiri daun jeruk purut dan daun sereh dapur. Hal ini dikarenakan banyak minyak menguapdan air yang masih tercampur di minyak atsiri daun jeruk purut dan sereh dapur. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.1408

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2025) Vol 19, No 1 (2024): Jurnal Teknik Kimia (JUTEKK) Vol.19, No.1, 2024 Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Teknik Kimia Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Teknik Kimia Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Teknik Kimia Vol 17, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 16, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 16, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 15, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 15, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 14, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 14, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 13, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 13, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 12, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 12, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 11, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 11, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 10, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 10, No 1 (2015): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 9, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 9, No 1 (2014): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 8, No 2 (2014): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 8, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Teknik Kimia Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2012): BERKALA ILMIAH TEKNIK KIMIA Vol 6, No 1 (2011): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 5, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 5, No 1 (2010): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 4, No 2 (2010): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 4, No 1 (2009): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 3, No 2 (2009): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 3, No 1 (2008): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 2, No 2 (2008): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 1, No 2 (2007): JURNAL TEKNIK KIMIA Vol 1, No 01 (2006): JURNAL TEKNIK KIMIA More Issue