cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2022): Oktober" : 9 Documents clear
Penerapan Haversine Formula dalam Pencarian Lokasi Bank Sampah di Kabupaten Bantul Ika Arfiani; Probo Prasetyo; Muhammad Dzikrullah Suratin
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.13470

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) khususnya Kabupaten Bantul merupakan salah satu daerah yang memiliki permasalahan pada pengelolaan sampah. Proses pengelolaan sampah yang masih kurang mendapat perhatian oleh masyarakat dan pemerintah menyebabkan sampah hanya menjadi limbah yang tak berguna. Salah satu cara yang baik dan efisien dalam mengelola sampah adalah dengan menggunakan sistem bank sampah. Bank sampah banyak tersebar luas di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Bantul tetapi lokasi bank sampah ini belum banyak diketahui masyarakat sehingga masyarakat masih sulit menemukan lokasi bank sampah yang terdekat. Hal ini menjadi permasalahan karena masyarakat belum bisa memanfaatkan bank sampah seperti semestinyaUntuk tahapan pengembangan aplikasi menggunakan metode haversine formula. Haversine formula merupakan salah satu algoritma efektif untuk digunakan dalam mentukan besar lingkaran jarak antara dua titik pada bola dari garis bujur (longitude) dan garis lintang (latitude). Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi yang mampu membantu masyarakat dalam menemukan jarak terdekat lokasi bank sampah dengan lokasi penggunanya disertai dengan deskripsi dari bank sampah dan navigasi rute dengan google maps menuju lokasi bank sampah yang dituju, agar bank sampah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Studi In Silico Enam Senyawa dari Caesalpinia bonduc L. (Robx) untuk Prediksi Toksisitas dan Interaksi pada Reseptor 5JMY sebagai Inhibitor Enzim Elastase Desi Nadya Aulena; Dwi Fitriyani
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.13532

Abstract

Biji buah kebiul (Caesalpinia bonduc L. Roxb) memiliki kandungan senyawa caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone, 2-O-β-δ-glucosyloxy-4-methoxy benzene propanoic acid, ethacrynic acid, bonducellin, dan flavonol. Senyawa ini diketahui berpotensi sebagai antioksidan dan dapat dimanfaatkan sebagai antiaging. Data menunjukkan belum ada kajian terkait senyawa yang menghambat kinerja enzim elastase, sehingga pada penelitian ini akan dikaji terkait senyawa yang berperan dalam penghambatan aging melalui studi skrining virtual dan elusidasi mode ikatan pada beberapa struktur kristal enzim elastase dengan metode molecular docking. Untuk memperkirakan toksisitas dan interaksi dengan reseptor 5JMY, telah dilakukan studi in silico menggunakan aplikasi online pkCSM dan Molegro Virtual Docker (MVD) dengan protein kode pdb 5JMY. Hasil studi menunjukkan bahwa bahwa enam senyawa ini tidak toksik dan baru menimbulkan efek samping pada dosis yang lebih tinggi dari log dosis 3,964 mg/kg BB/hari. Interaksi tiga senyawa yaitu caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone dan ethacrynic acid dengan reseptor 5JMY lebih besar daripada kontrol positif ECGC. Senyawa 6-O-caesalpinianone memiliki aktivitas paling tinggi dibandingkan dengan 5 senyawa senyawa aktif dari Caesalpinia bonduc L. (Robx) lainnya dan lebih tinggi dari pada ECGC. Asam amino yang terlibat dalam interaksi dengan caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone, 2-O-β-δ-glucosyloxy-4-methoxybenzenepropanoic acid dan bonducellin adalah Arg 717. Asam amino yang terlibat dalam interaksi dengan senyawa ethacrynic acid dan flavonol adalah His 583 dan Met 579.
Perbandingan Perhitungan Jarak Euclidean Distance, Manhattan Distance, dan Cosine Similarity dalam Pengelompokan Data Bibit Padi Menggunakan Algoritma K-Means Mohamad Sugeng Pangestu; Maulida Ayu Fitriani
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.14495

Abstract

Bibit padi yang mempunyai kualitas unggul memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas pada sektor pertanian. Banyaknya bibit padi yang dikembangkan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi menghasilkan karakteristik bibit padi baru serta mempunyai kemiripan karakteristik yang hampir sama. Bibit padi yang memiliki kemiripan berdasarkan karakteristiknya dapat dikelompokkan dengan menggunakan metode Clustering dimana dalam proses perhitungannya menggunakan metode pengukuran jarak. Pada penelitian ini menggunakan algoritma K-Means dengan metode Euclidean Distance, Manhattan Distance, dan Cosine Similarity sebagai pengukuran jarak pada proses pengelompokkan data bibit padi varietas unggul dengan 119 data, dan menggunakan Davies Bouldin Index sebagai teknik evaluasinya. Hasil penelitian yang telah dilakukan menghasilkan nilai Davies Bouldin Index sebesar 0.307 pada metode Euclidean Distance dan metode Cosine Similarity, sedangkan metode Manhattan Distance mendapat nilai Davies Bouldin Indek sebesar 0.318, Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode Euclidean Distance dan metode Cosine Similarity, sama-sama merupakan metode perhitungan jarak yang baik digunakan dalam melakukan pengelompokkan data bibit varietas unggul padi berdasarkan karakteristik benih padi karena menghasilkan nilai Davies Bouldin Indek yang kecil.
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Minyak Atsiri Cengkeh (Syzygium aromaticum) dan Kitosan pada Pengawetan Daging Ayam Alwani Hamad; Widya Ayu Dianata; Dwi Hartanti
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.14904

Abstract

Penggunaan formalin sebagai bahan pengawet sangat berbahaya bagi tubuh manusia, maka perlu mencari alternatif pengawet alami pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri campuran minyak atsiri cengkeh (MC) dan kitosan (K) terhadap Total Viable Colony (TVC). Pengawetan dilakukan dengan memasukkan potongan kecil daging ayam mentah ke dalam rendaman air yang berisi pengawet (MC&K) dengan komposisi tertentu (1250 µg/mL:3 mL, 6250 µg/mL:1 mL, 250 µg/mL:5 mL, 0 µg/mL: 3 mL, 1250 µg/mL:0 mL, 1250 µg/mL :3 mL:lecitin 0,5%, kontrol positif, formalin 10%) dan lama pengawetan selama 3, 6, 9, 12, 15 hari. Uji kandungan senyawa kimia minyak atsiri cengkeh dilakukan dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS) dan perhitungan TVC dengan metode turbidity menggunakan spektrofotometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri cengkeh hasil penyulingan memiliki yield 1,47% dan senyawa dominanya yaitu eugenol 67%, Trans-β-Caryophyllene 25,64%, dan Humulene 2,66%. Penggunaan campuran pengawet (MC&K) memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan berbeda (P<0,05) sehingga berpotensi untuk mengawetkan daging ayam mentah dan memperpanjang masa simpan daging ayam selama 6 hari (1250 µg/mL:3 mL, 6250 µg/mL:1 mL) dan 3 hari (1250 µg/mL:0 mL). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengawetan daging ayam mentah menggunakan campuran (MC&K) menghasilkan masa simpan yang lebih lama dibandingkan minyak atsiri cengkeh tunggal maupun kitosan. 
Meta-Analisis Kualitas Website Onclass Universitas Muhammadiyah Purwokerto Berdasarkan Standarisasi SCORM Content Agregation Model Beny Pradana; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.15121

Abstract

E-learning OnClass ini menjadi salah satu sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi yang disediakan oleh pihak Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Namun e-learning OnClass belum mendapat penilaian kualitas kinerja dari pengguna dengan menggunakan standarisasi SCORM yaitu menggunakan variabel  Accessibility, variabel Adaptability, variabel Affordability, variabel Durability, variabel Interoperability, dan variabel Reuseability. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan meta-analisis terhadap tingkat kualitas dari website e-learning OnClass Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meta-analisis yang dibantu dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner performance dan importance serta variabel dari standarisasi e-learning SCORM. Teknik analisis pada penelitian ini berupa analisis gap yaitu dengan menghitung  nilai selisih antara performance dan importance dari website OnClass Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Setelah dilakukan perhitungan selisih antara performance dan importance dihasilkan bahwa ada beberapa variabel yang memiliki selisih nilai negatif walaupun dengan rentang yang kecil. Variabel tersebut yaitu variabel Adaptability dengan nilai -0,0662, variabel Durability dengan nilai -0,0618, variabel Interoperability dengan nilai -0,1068, dan variabel Reuseability dengan nilai -0,0026. Walaupun demikian, tidak semua item dalam variabel tersebut bernilai negatif, masih ada yang memiliki selisih nilai yang positif. Artinya kualitas website OnClass masih cukup bagus dan terjaga karena rentang selisih dari tingkat performance dan importance masih termasuk sedikit. Variabel serta atribut yang bernilai negatif tetap harus mendapatkan prioritas untuk ditingkatkan kualitasnya.
Efektivitas dan Potensi Herbal untuk Peningkatan Pertumbuhan Benih Lele dumbo (Clarias gariepinus) Cahyono Purbomartono; Arief Husin; Irene Septya Bagasnabila; Fani Giri Dwi Zularini; Alvia Trisakti Susiyani; Eka Puji Purwaningsih; Purnomo Purnomo
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.14903

Abstract

Potensi perikanan Indonesia sangat besar namun belum berhasil seluruhnya dimanfaatkan secara optimal. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan seperti adanya hambatan penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan. Pertumbuhan yang optimal merupakan factor utama agar dapat mencapai produktivitas biomass ikan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menemumukan efektivitas herbal akuatik maupun teresterial untuk memperoleh pertumbuhan optimal. Metode penelitian adalah eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing-maisng dengan 3 ulangan. Hasil penelitian membuktikan herbal teresterial temulawak yang dikombinasikan dengan bawang putih dapat meningkatkan semua indikator pertumbuhan yang signifikan dibanding kontrol dengan dosis optimal 20 g temulawak + 4,50 g bawang putih pada lele dumbo. Demikian pula diet herbal teresterial Aloe vera lebih efektif dibanding diet bawang putih yang ditunjukkan dengan capaian berat akhir dan pertambahan berat yang signifikan pada lele dumbo. Selanjutnya, kombinasi herbal akuatik dan teresterial yaitu diet (fucoidan + kunyit) lebih efektif dibanding hanya pemberian diet tunggal fucoidan saja pada lele dumbo dengan meningkatnya pertambahan berat dan panjang yang lebih optimal. Herbal akuatik fucoidan maupun herbal teresterial temulawak, bawang putih, Aloe vera dan kunyit berpotensi digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan pada budidaya ikan yang dapat diberikan secara tunggal maupun kombinasi.
Sistem Antrian Generik Menggunakan Model Single Channel Single Phase Yulrio Brianorman; Sucipto Sucipto
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.15143

Abstract

Kebutuhan terhadap sistem antrian pada saat ini menjadi hal yang dinilai penting. Studi literatur yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem antrian yang dikembangkan bersifat spesifik untuk satu proses atau instansi tertentu saja. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem antrian yang dapat digunakan oleh siapapun dengan struktur antrian single-channel single-phase. Metodologi penelitian menggunakan design science research. Rancangan sistem antrian telah dibangun menjadi sebuah aplikasi berbasis website dengan nama tabarun.com. Kelebihan dari sistem ini yang juga menjadi kontribusi dalam penelitian adalah sistem antrian ini dapat digunakan oleh siapapun, antar pengguna sistem dapat menjadi follower/following dengan pengguna lainnya. Evaluasi pada sistem ini telah dilakukan black box yang memberikan hasil pengujian valid pada semua proses pengujian yang dilakukan. Selain itu juga dilakukan user acceptance test pada aspek aksesibilitas, aspek fungsional, dan aspek komunikasi visual. Secara keseluruhan, hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah  diterima dengan baik oleh pengguna.
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas Suwarsito Suwarsito; Aman Suyadi; Astika Nurul Hidayah; Ikhsan Mujahid
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.15171

Abstract

Agrowisata berbasis masyarakat merupakan program wisata yang memanfaatkan potensi alam dan budaya, serta dukungan masyarakat lokal dalam menjalankan program-program kegiatan wisata. Agrowisata menjadi salah satu alternatif pariwisata berkelanjutan yang bertujuan memperluas pengetahuan, pengalaman, rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan strategi pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah perangkat desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan masyarakat Desa Sambirata. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data penelitian meliputi data potensi agrowisata dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan agrowisata di Desa Sambirata. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi dan Focus Group Discussion (FGD). Data hasil observasi dan FGD dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjelaskan potensi agrowisata dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan agrowisata di Desa Sambirata. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Hasil analisis SWOT digunakan untuk memberikan rekomendasi dalam menentukan strategi pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Sambirata. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa strategi pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, adalah 1) menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan dasar mengenai pengelolaan dan pengembangan agrowisata; 2) mengembangkan potensi lahan pertanian dan hutan menjadi zona agrowisata; 3) mengembangkan jaringan kerjasama kemitraan dengan pelaku industri pariwisata dan lembaga/dinas terkait untuk mempromosikan dan mengembangkan destinasi agrowisata; 4) mengembangkan website dan media promosi agrowisata berbasis masyarakat; dan 5) meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan inovasi produk agrowisata.
Tingkat Ketepatan Pengenalan Pola Data Algoritma Pelatihan pada Jaringan Syaraf Tiruan Menggunakan Model Neuron 10-16-1 dan 15-29-1 Hindayati Mustafidah; Mu’ammirotus Sholihah
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.15210

Abstract

Algoritma pelatihan merupakan bagian terpenting dalam Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Kinerja algoritma ini dipengaruhi oleh beberapa parameter jaringan diantaranya banyaknya neuron dalam lapisan input, banyaknya neuron dalam lapisan tersembunyi, maksimum epoh, learning rate (lr). Pada penelitian terdahulu dilakukan pengujian menggunakan model neuron 6-10-1 diperoleh hasil bahwa algoritma pelatihan Levenberg-Marquardt  (trainlm) adalah algoritma yang paling tepat dalam mengenali pola data dengan tingkat rata-rata kesesuaian 87.5%. Pada penelitian ini dilakukan pengujian tingkat ketepatan pengenalan pola data algoritma pelatihan pada jaringan syaraf tiruan menggunakan model neuron 10-16-1 dan 15-29-1, parameter jaringan yang digunakan diantaraya target eror = 0.001 (10-3), maksimum epoh = 10000 (104), nilai learning rate (lr) = 0.01, 0.05, 0.1, 0.2, 0.3, 0.4, 0.5, 0.6, 0.7, 0.8, 0.9, 1.0. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan  adalah pada model 10-16-1 algoritma pelatihan JST yang paling optimal tingkat ketepatan pengenalan pola data ditinjau dari rata-rata delta terkecil dan besarnya persentase ketepatan pengenalan pola data yaitu algoritma pelatihan Levenberg-Marquardt (trainlm) dengan nilai rata-rata delta = 0.00632000000 pada learning rate (lr) = 0.9 dengan persentase kecocokan mengenali pola data sebesar 100%. Pada model 15-29-1 algoritma pelatihan JST yang paling optimal tingkat ketepatan pengenalan pola data ditinjau dari rata-rata delta terkecil dan besarnya persentase kecocokan rata-rata delta algoritma pelatihan pada setiap learning rate (lr) adalah Levenberg-Marquardt (trainlm) dengan nilai rata-rata delta = 0.00530500000 pada learning rate (lr) = 0.7 dengan  persentase ketepatan mengenali pola data sebesar 100%.

Page 1 of 1 | Total Record : 9