cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jip@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl.S.Supriadi No.48 Malang Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inspirasi Pendidikan
ISSN : 20889704     EISSN : 25494147     DOI : 10.21067
Core Subject : Education,
The Jurnal Inspirasi Pendidikan is a publication that contains the results of critical research and studies in the fields of education and teaching. Published twice in one year by the Association of Educators of Universitas Kanjuruhan Malang. This journal is expected to be the medium of publication of the results of qualified scientific research as well as scientific disclaimers in the fields of education and teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016" : 12 Documents clear
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS JOYFULL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DASAR-DASAR DESAIN PADA SISWA KELAS X PAKET KEAHLIAN DKV SMK NEGERI PACITAN Mardiyah Mardiyah
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.965 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.957

Abstract

AbstrakMata pelajaran Dasar-dasar Desain mempelajari tentang konsep, proses, apresiasi, analisis, realisasi, dan evaluasi desain dalam pengembangan karya seni rupa dan kriya secara konstruktif dan kreatif.Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi dasar-dasar desain pada Siswa Kelas X Paket Keahlian DKV SMK Negeri  Pacitan, semester gasal Tahun pelajaran 2014/2015. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran dasar-dasar desain pada paket keahlian DKV (2) Mengetahui  efektifitas pembelajaran berbasis Joyfulll Learning dalam meningkatkan kompetensi dasar-dasar desain pada siswa kelas X paket keahlian DKV SMK Negeri  Pacitan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing-masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari empat pertemuan, demikian pula halnya dengan Siklus II. Data hasil penelitian diperoleh melalui praktek menggambardasar-dasar desain yang meliputi desain 2 dan 3 dimensi serta lembar pengamatan siswa. Hasil penelitian siklus 1 menunjukkan bahwa dari jumlah 27 siswa  yang sudah memperoleh nilai kriteria ketuntasan minimal/KKM 80 baru sejumlah 7 siswa atau 35 % dari ketercapaian hasil pembelajaran.  Rata-rata nilai pada evaluasi formatif tersebut adalah 76,6.Data obeserver diperoleh skor 3,32 yang termasuk dalam katagori Baik.Hasil penelitian Pembelajaran berbasis Joyfulll Learning pada siklus 2 diperoleh data dari jumlah 27 siswa seluruhnya sudah memenuhi KKM yang telah ditentukan. Rata-rata nilai pada evaluasi formatif tersebut adalah 83,2. Data obeserver diperoleh skor 3,91 yang termasuk dalam katagori Sangat Baik.Berdasarkanhasil penelitian maka hipotesis yang menyatakan bahwa Pembelajaran Berbasis Joyfulll Learning sangat efektif dalam meningkatkan  meningkatkan kompetensi dasar-dasar desain pada siswa kelas X paket keahlian DKV SMK Negeri1 Pacitan terbukti kebenarannya sehingga tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. Kata Kunci:Efektifitas, Kompetensi, Desain.
PERUBAHAN KONSEPTUAL FISIKA DENGAN AUTHENTIC PROBLEM MELALUI INTEGRATIVE LEARNING PADA TOPIK GERAK LURUS PADA SMA SURYABUANA MALANG Muhammad Nur Hudha; Lia Yuliati; Sutopo Sutopo
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.279 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1078

Abstract

Tujuan pembelajaran Fisika pada tingkat SMA diarahkan untuk menguasai konsep dan melatihkan kerja ilmiah atau scientific approach siswa  yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Penelitian  ini  bertujuan untuk menganalisis  perubahan  konseptual  siswa  setelah  melalui  pembelajaran authentic  problem melalui integrative learning. Penelitian  ini  menggunakan jenis  penelitian mixed method. Desain penelitian  yang  digunakan  pada penelitian  ini  adalah embedded  experimental design.  Data  kualitatif  yang  berupa  pelaksanaan  pembelajaran diambil melalui observasi langsung dan disajikan secara deskriptif. Data kuantitatif yang berupa nilai perubahan konseptual siswa diambil melalui tes penguasaan konsep dan dianalisis melalui uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa : 1) Terdapat perubahan konseptual pada siswa setelah dilakukan pembelajaran Authentic problem melalui Integrative  Learning.  2)  Pembelajaran authentic  problem melalui integrative  learning yang diterapkan  pada  penelitian  ini  memiliki  ciri  :  “  siswa  memecahkan  masalah  otentik  melalui  diskusi  dan praktikum; evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi diri sendiri, evaluasi teman dan evaluasi guru“.  Kata Kunci: Perubahan Konseptual, Integrative Learning, Authentic Problem
ANALISIS PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP PENGUASAAN SKILL SISWA DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA DI SMK NU BULULAWANG MALANG Endah Andayani
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.181 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1079

Abstract

AbstrakPrakerin merupakan pola pembelajaran dengan mendekatkan kesesuaian mutu tamatan dengan kemampuan kerja, pembelajaran iniberlangsung di dua tempat (di sekolah dan di industri). Di sekolah, para siswa diajarkan teori dan praktik, sedangkan di industri siswa dituntut mempraktikkannya. Dengan proses belajar seperti ini, siswa SMK akan memperoleh pengalaman yang sangat berharga dalam hal soft skillsseperti kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, kejujuran, etos kerja yang tinggi, kreatifitas, kepemilikan jiwa entrepreneurship, dan kemampuan bekerjasama sebagai bekal memasuki bursa kerja; serta kompetensi teknis siswa (hard skill) dapat mengalami peningkatan saat siswa kembali belajar di sekolah.Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pelaksanan Praktik Kerja Industri terhadap penguasaan skill dalam menghadapi dunia kerja di SMK Nahdlatul Ulama Bululawang Kabupaten Malang. Penelitian termasuk penelitian korelasional untuk mencari pengaruh antara 2 (dua) variabel. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan rancangan penelitian survei. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XII yang tersebar pada bidang studi akuntansi, administrasi perkantoran, dan teknik kendaraan ringan berjumlah 62 siswa.Teknik pengumpulan data berupa angket, yang sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Analisis Regresi linier sederhana dengan berbatuan SPSS 20.0 for windows.Hasil pengujian hipotesis diketahui besarnya thitung (5,866) > ttabel (2,036) dan nilai Sig. 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak (Ha diterima) dengan demikian dapat dinyatakan bahwa variabel prakerin memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel penguasaan skill siswa dalam menghadapi dunia kerja.Nilai koefisien Determinasi (R Square) sebesar 0,364 memiliki makna bahwa prakerin memberikan kontribusi sebesar 36,4% terhadap perubahan penguasaan skill siswa dalam menghadapi dunia kerja, dengan kata lain sisanya sebesar 63,6% perubahan penguasaan skill siswa dalam menghadapi dunia kerja ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: Prakerin, Penguasaan SkillsAbstractPrakerin is learning patterns closer conformity with the quality of the graduates with the ability to work, learning takes place in two places (at school and in the industry). In school, students are taught the theory and practice, while the students are required to practice in the industry. With this kind of learning process, vocational students will gain invaluable experience in terms of soft skills such as discipline, communication skills, honesty, high work ethic, creativity, ownership entrepreneurial spirit, and ability to cooperate as a preparation to enter the labor market; as well as the technical competence of students (hard skills) can be increased when students return to school. The purpose of the conduct of studies to analyze the influence of the Prakerin tomastery skill in dealing with the world of work in SMK NU Bululawang Malang. Research including correlational research for influence between the two (2) variables. This study uses quantitative data with survey research design. The sample was all students of Class XII scattered on the field of study of accounting, administrative offices, and engineering light vehicles totaled 62 students. Data collection techniques in the form of a questionnaire, previously tested the validity and reliability. The data analysis technique used is simple linear regression analysis test with SPSS 20.0 for windows. Results of testing the hypothesis in mind the magnitude of t count (5.866)> t table (2,036) and the Sig. 0.000 <0.05 then Ho is rejected (Ha accepted) can thus be stated that prakerin variables have a significant effect on the variable student skill mastery in dealing with the world of work. The coefficient of determination (R Square) of 0.364 has a meaning that prakerin contributed 36.4% to changes in student skill mastery in dealing with the world of work, in other words, the balance of 63.6% change in students' mastery of skills in dealing with the world of work is determined by variable others were not examined.Keywords: Prakerin, Mastery Skills
MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGGAMBAR DESAIN POSTER MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS XI DKV SMK NEGERI PACITAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Paulus Sunarno
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.023 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1081

Abstract

AbstrakPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran membuat desain poster dan untuk mengetahui sejauhmana  metode demonstrasi dapat meningkatkan kompetensi menggambar desain poster pada siswa kelas XI program studi DKV SMK Negeri  Pacitan. Penelitiantindakankelas (PTK) ini menggunakan duasiklus. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan setelah menggunakan metode demonstrasi, kompetensi menggambar desain poster pada siswa dapat meningkat secara signifikan yang dibuktikan dari hasil karya desain yang sudah sesuai dengan standar penilaian. Pada siklus 1, penilaian karya desain poster belum menunjukkan karya yang sesuai dengan kriteria penilaian dari berbagai unsur sehingga diperlukan suatu metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan desain poster tersebut.Nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 74,6 dan ketuntasan belajar mencapai 40 % atau ada 9 siswa dari 22 siswa yang sudah tuntas belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus 1 ini ketuntasan belajar secara klasikal belum memenuhi standar nilai KKM yaitu 75 untuk mata pelajaran produktif.Pada siklus 2, kemampuan siswa dalam membuat desain poster dengan berbagai tema memlalui metode demonstrasi sudah menunjukkan peningkatan yang sangat memuaskan baik dilihat dari unsur komposisi, tata letak, pewarnaan maupun tipografi. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 81,88 dan ketuntasan belajar mencapai 100 % atau secara keseluruhan 22 siswa sudah tuntas belajar.               Kata Kunci : Kompetensi, Poster, Demonstrasi
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION DALAMMENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT WAYANG SISWA KELAS XII PAKET KEAHLIAN DESAIN DAN PRODUKSI KRIA KULIT SMK NEGERI PACITAN Sarwono Sarwono
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.338 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1082

Abstract

AbstrakPenyusunan Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan membuat wayang melalui  Pembelajaran Explicit Instruction kelas XII Paket Keahlian Desain dan Produksi Kria Kulit SMK Negeri Pacitan, di semester gasal Tahun pelajaran 2014/2015. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran oleh guru; dan (2) Mengetahui kemampuan siswa dalam membuat wayang setelah menggunakan Pembelajaran Explicit Instruction. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing-masing-masing siklus terdiri 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Hasil data penelitian diperoleh melalui praktek produktif membuat wayang kulit disertai dengan lembar pengamatan siswa. Data pengelolaan pembelajaran oleh Guru diperoleh dari lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran. Hasil penelitian siklus 1 menunjukkan bahwa dari jumlah 22 siswa  yang sudah memperoleh nilai ketuntasan belajar 80 baru sejumlah 7 siswa. Rata-rata nilai pada evaluasi formatif tersebut adalah 74,61.  Dari angket motivasi siswa diperoleh total skor sebanyak 562, rata-rata skor sebesar  31,09. termasuk dalam kriteria suka.Pembelajaran pada siklus 2 dengan menerapkan Pembelajaran Explicit Instruction diperoleh data dari jumlah 22 siswa seluruhnya sudah memperoleh nilai ketuntasan belajar. Rata-rata nilai pada evaluasi formatif tersebut adalah 83,43. Dari data skor yang diberikan oleh Observer yaitu 42 yang berarti masuk dalam kriteria Sangat Baik. Angket motivasi siswa diperoleh total skor sebanyak 818 rata-rata skor sebesar  37,18. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pada siklus 2 termasuk dalam kriteria sangat suka sehingga tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian maka hipotesis yang menyatakan bahwa Pembelajaran Explicit Instruction sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan  membuat wayang  pada siswa Kelas XII Paket Keahlian Desain dan Produksi Kria Kulit SMK NegeriPacitan tahun pelajaran 2014/2015 terbukti kebenarannya. Kata Kunci:Efektifitas, Kemampuan, Wayang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSIDENGAN METODE OBSERVASI TERPADUSISWA KELAS VII SEMESTER 1 SMP NEGERI 1 TRENGGALEK Anik Susilowati
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.706 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1083

Abstract

AbstrakMenulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dan tidak secara tatap muka dengan orang lain. Keterampilan menulis tidak datang dengan sendirinya, hal itu menuntut latihan yang cukup dan teratur.Penelitian ini mengkaji tentang permasalahan kemampuan peserta didik dalam menulis karangan deskripsi dengan menggunakan metode observasi terpadu. Kurangnya kemampuan peserta didik dalam menulis deskripsi disebabkan oleh kurangnya minat peserta didik untuk belajar, guru masih menggunakan metode yang tradisional, dalam pembelajaran menulis guru hanya memberikan teori tanpa diberikan praktek menulis terutama menulis deskripsi. Penggunaan metode observasi terpadu terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis deskripsi peserta didik. Hal tersebut dapat diketahui dengan memberikan tes menulis deskripsi kepada peserta didik. Dengan pembelajaran observasi terpadu, peserta didik mampu menuangkan ide dan gagasan ke dalam tulisan deskripsi dengan hasil observasi yang dilakukan selama pembelajaran berlangsung. Observasi dilakukan di luar ruang kelas dan hanya disekitar lingkungan sekolah serta halaman belakang sekolah, sehingga peserta didik mempunyai banyak ide cemerlang untuk mendapatkan hasil karangan yang baik. Kata Kunci:Peningkatan, menulis, deskripsi, metode observasi terpadu
PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI HUKUM KEKEKALAN ENERGI MEKANIK PADA SISWA KELAS II SEMESTER I SMA NEGERI 1 BENDUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK TAHUN AJARAN 2010/2011 Bima Barata
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.713 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1084

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami Hukum Kekekalan Energi Mekanik melalui metode eksperimen siswakelas II semester I SMA Negeri I Bendungan Kabupaten Trenggalek Tahun Ajaran 2010/2011. Lokasi penelitian ini adalah SMA Negeri I Bendungan Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan SMA Negeri I Bendungan yang merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Trenggalek. Hasil belajar siswa yang dinyatakan dengan rerata skor tes formatif untuk siklus I sebesar 45,6 Hasil ini cukup tinggi bila dibandingkan pada nilai sebelum­nya yaitu 37,4 , karena siswa lebih siap dalam mengikuti pelajaran. Pada siklus II rerata skor formatif sebesar 77,55  Hasil dari siklus II lebih baik daripada siklus I, karena siswa sudah terbiasa dengan mempersiapkan diri untuk mengikuti pelajaran, terdorong untuk belajar yang lebih baik, serta merasa lebih terbuka kepada teman kelompoknya untuk pemahaman konsep‑konsep Hukum Kekekalan Energi Mekanik  yang belum dimengerti. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan  memahami Hukum Kekekalan Energi Mekanik  pada siswa kelas II SMA Negeri I Bendungan Kabupaten Trenggalek. Kata Kunci: Kekekalan Energi
PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DAN SENAM MATA DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACASISWA KELAS 8C SMPN 1 TIRTOYUDO TAHUN 2013/2014 Demes N Dewi
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.346 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1085

Abstract

Penelitianbertujuan memperoleh waktu baca yang optimal, persentase pemahaman isi bacaan meningkat, peolehan KPM (kata per menit) diatas 200, dengan menggunakan teknik Cooperative Script dan Senam Mata dalam membaca. Metode yang dipakai deskriptif kuantitatif berupa PTK (penelitian tindakan kelas) dengan enam pertemuan.Alat pengumpul data berupa lembar observasi, tes dan kuis. Hasil analisis saat proses dan hasil membaca, dari 38 siswa diketahui (a) Ketercapaian waktu baca tertinggi 2 menit 7 detik, terus menurun menjadi 2 menit 0 detik, (b) Prosesentase pemahaman isi bacaan dari 50% menjadi 55% dan terus meningkat hingga 80%, (c) Perolehan KPM pada pertemuan pertama hingga keempat, meningkat walaupun belum mencapai 200, perolehan KPM diatas 200 baru tampak pada pertemuan kelima dan keenam. Dari data membaca dapat disimpulkan bahwa perolehan KPM (kata per menit) terus meningkat. Hasil pengamatan Senam Mata pada pertemuan pertama sampai ketiga tujuan Senam Mata belum tercapai, menginjak pertemuan keempat sampai keenam sambil dipandu guru dan diberi tugas Senam Mata dirumah baru tampak hasilnya , keberhasilan Senam Mata tampak pada pertemuan keempat, kelima, keenam terbukti dari 38 siswa (100%) menyatakan tidak lelah mata dan tidak pusing. Dapat disimpulkan bahwa teknik Cooperative Script dan Senam Mata  dapat meningkatkan kemampuan membaca,serta perolehan KPM (kata per menit) bisa mencapai di atas 200  hingga tertinggi 222. Kata kunci : Cooperative Script, Senam Mata, KPM (kata per menit). 
MULTIMODALITAS DALAM PEMBELAJARAN SPEAKING BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Lasim Muzammil; Salwa Salwa
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.183 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1086

Abstract

AbstrakAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa penggunaan multimodalitas L2 soundplus L2 subtitles lebih meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lisan mahasiswadaripada penggunaan multimodalitas L2 plus L1 subtitlesmaupun L2 sound plus L0 subtitles.Eksperimen dilakukan dengan menggunakan analisa data One-Way ANOVA untuk mengukur CAF (Complexity, Accuracy dan Fluency)melalui instrumen tes. Participants diambil dari mahasiswa semester 3 Universitas Kanjuruhan yang menempuh mata kuliah survival speaking sebanyak 29 mahasiswa yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok L2 subtitle, L1 subtitle, dan L0 subtitles. Kemampuan bahasa Inggris participant dipastikan homogen dari hasil tes  paper-based  TOEFL.  Tiga film “War Horse”,  “Robocop” dan “Ronin 47” digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan L2 subtitle digabung dengan L2 sound dan gambar bergerak menghasilkan produksi bahasa Inggris lisan lebih lancar dan lebih akuratdaripada L1 dan L0 subtitles walaupun tidak lebih kompleks sehingga penggunaan multimodalitas dianjurkan untuk meningkatkan kemampuan speaking..Kata kunci:kemampuan speaking, multimodalitas, CAFAbstractAbstract: The objective of the present study is to verify that the use of multimodal learning by using three different modes;picture motion, L2 sound, and L2 subtitles outperforms the other modes; picture motion, L2 sound, and L1 or L0 subtitles. An experimental study was conducted and One-Way ANOVA was used to analyze the data of CAF (Complexity, Accuracy dan Fluency) obtained from the students’ speaking test as an instrument. The 29 participants included were the third semester students of University of Kanjuruhan taking survival speaking class. They were divided into three groups: L0, L1, and L2 groups after being ascertained that they were homogenious in terms of language performance by taking paper-based  TOEFL.  The movies of “War Horse”,  “Robocop” and “47 Ronin”. The result of the study showed that using L2 sound, L2 subtitle, plus picture motion make EFL learners perform better than L2 sound, L1 or L0 subtitle plus picture motion in terms of fluency and accuracy other than complexity. So the use of multomodal learning are recommended to improve speaking skill.  Kata kunci:speaking skill, multimodality, CAF
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOGRAFI SMA/MA KELAS XII PADA KOMPETENSI DASAR POLA KERUANGAN DESA DAN KOTA DENGAN MODEL DICK AND CAREY Onik Farida Ni'matullah
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.268 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1087

Abstract

AbstrakOrientasi penyediaan buku teks di berbagai sekolah di Indonesia saat ini, terutama buku teks Geografi, hanya difokuskan pada segi kuantitas. Fakta menunjukkan bahwa penyediaan buku penunjang pembelajaran Geografi di sekolah hanya mempertimbangkan segi proporsi jumlah siswa dengan jumlah buku yang tersedia. Dari segi kualitas, masih banyak materi pada buku pelajaran Geografi yang sebenarnya menunjukan kelemahan yang mendasar: pertama, teks Geografi ”mengabaikan” aspek kebenaran bahasa, fakta/data, konsep, generalisasi, kebenaran penyajian gambar. Hasil validasi pada ahli materi pelajaran, bahan ajar berada dalam kategori baik (71%). Hasil uji coba pada ahli rancangan pembelajaran, bahan ajar berada dalam kategori baik (71%). Hasil uji coba ahli bahasa berada dalam kategori sangat baik (91%), tetapi masih ada beberapa kesalahan pengetikan dan pemenggalan kata. Hasil uji coba lapangan pada siswa, bahan ajar berada dalam kategori baik (80%), sedangkan hasil uji coba lapangan pada guru, bahan ajar berada dalam kategori baik (82%). Pengembangan selanjutnya disarankan, yaitu: (a) pengembangan bahan ajar Geografi tidak terbatas hanya pada kelas XII semester dua pada kompetensi dasar menganalisis pola keruangan desa dan kota. Untuk menghasilkan produk bahan ajar secara utuh sebaiknya dikembangkan untuk dua semester (semester satu dan semester dua), (b) uji coba bahan ajar ini terbatas di Kota Malang. Untuk menghasilkan bahan ajar yang berlaku secara nasional sebaiknya dilakukan uji coba lapangan dengan mengambil sampel yang diperluas di wilayah Indonesia. Kata Kunci: bahan ajar Geografi. AbstractThe orientation of text book supply in many school in Indonesia, especially for geography is only focused on quantity. In fact the supply of book to support geography learning in school only considered with the proportion of students’ number. In quality aspect, there are still many books show the basic weaknesses namely ”ignoring” language truth aspect, fact/data, concept, generalization, picture performance and material acceptance. Therefore it needs for a problem solution alternative by developing or improving text book oriented in those aspect. Based on the result of validation on material expert, text book is in good category (71%). The result of validation on learning design, text book is in good category (71%). The result of language text expert test, text book is in very good category (91%). But there still many mistyping and incorrect pause. The result of test on the students, text book is in very good category (80%). While the result of test on teacher, text book is in very good category (82%). Usage suggestion: (a) for teacher and students, must pay attention to the usage instruction on the initial part of the text book, (b) before learning this text book, read and comprehend the abstract which represent the available mind mapping.Keyword: geography text book.

Page 1 of 2 | Total Record : 12