cover
Contact Name
Agus Hindarto Wibowo
Contact Email
rekavasi@akprind.ac.id
Phone
+6285641246300
Journal Mail Official
bagushind@akprind.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalisahak No. 28 Kompleks Balapan Tromol Pos 45 Yogyakarta 55222
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekavasi
ISSN : -     EISSN : 23387750     DOI : https://doi.org/10.34151/rekavasi
Jurnal Rekavasi merupakan open acces journal yang diterbitkan Prodi Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, setiap bulan Mei dan Desember.
Articles 208 Documents
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI YANG OPTIMAL MENGGUNAKAN FUZZY MULTIOBJECTIVE OPTIMIZATION UNTUK PENYUSUNAN JADWAL INDUK PRODUKSI Damar Indah Septiana; Endang Widuri Asih; Risma A Simanjuntak
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.686 KB)

Abstract

Anggun Rotan Handicraft adalah salah satu industri rumah tangga yang memproduksi aneka produk dari rotan. Permasalahan yang dialami Anggun Rotan adalah adanya kelebihan atau kekurangan persediaan. Untuk itu penentuan jumlah produk yang harus diproduksi merupakan langkah penting yang harus diambil pihak menejemen perusahaan. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat memenuhi permintaan konsumen untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan mengeluarkan biaya yang minimal. Ketersediaan sumber daya yang terbatas merupakan kendala yang dimiliki oleh perusahaan dalam menentukan jumlah produk yang harus mereka produksi. Pada penelitian ini menggunakan fuzzy multiobjective optimization sebagai model pengambilan keputusan untuk menentukan jumlah produk yang harus diproduksi untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya produksi. Berdasarkan perhitungan didapat jumlah produk yang harus diproduksi sebanyak 220 unit, dengan keuntungan kotor sebesar Rp. 11.297.726dan total biaya produksi sebesar Rp.16.487.294. Jadwal Induk Produksi untuk bulan November minggu I dan II yaitu 12 unit Hermes, 28 unit DKS, 5 unit P02, 9 unit P04, dan 3 unit Kelly. Minggu III sebanyak 12 unit Hermes, 28 unit DKS, 4 unit unit P02, 8 unit P04, 2 unit Kelly. Minggu IV 11 unit Hermes, 27 unit DKS, 4 unit P02, 8 unit P04, dan 2 unit Kelly.
ANALISIS METODE 5-S DAN METODE RCM PADA SISTEM MAINTENANCE GUNA MENINGKATKAN KEANDALAN PADA MESIN MINAMI (STUDI KASUS PT. BETAWIMAS CEMERLANG) David Christian Sianturi; Petrus Wisnubroto; Winarni Winarni
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.506 KB)

Abstract

PT. Betawimas Cemerlang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan. Salah satu faktor penunjang dalam proses produksi adalah kegiatan perawatan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Perawatan mesin yang dilakukan PT. Betawimas Cemerlang berupa preventive maintenance, yaitu tindakan yang bertujuan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya downtime pada mesin. Namun pada kenyataanya kegiatan preventive maintenance yang dilakukan oleh PT. Betawimas Cemerlang belum terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan mampu membuat mesin tidak mengalami kerusakan, terutama pada saat jam produksi. Penelitian ini menganalisis proses perawatan mesin minami, faktor – faktor penyebab terjadinya breakdown pada mesin minami dan kondisi kehandalan mesin minami menggunakan metode 5-S, Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil penelitian ini diperolehRisk Priority Number (RPN) yang terbesar yaitu 140 pada teknis pengeliman dengan efek kegagalan cetakan kusut / berantakan dan mudah lepas. Hasil perhitungan keandalan mesin minami selama tahun 2012 yaitu sebesar 0,828 / 82,8%, serta sistem maintenance PT. Betawimas Cemerlang dapat melakukan kegiatan perawatan berdasarkan prinsip metode 5-S dan tindakan perawatan berdasarkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang diusulkan adalah on – condition task agar terciptanya lingkungan kerja yang efektif dan efisien dalam kegiatan perawatan pada PT. Betawimas Cemerlang.
PENERAPAN METODE SWOT DAN BCG GUNA MENENTUKAN STRATEGI PENJUALAN Muhammad Anggrianto; Cyrilla Indri Parwati; Sidharta Sidharta
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.461 KB)

Abstract

Industri pengecoran logam dewasa ini persaingannya cukup ketat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya industri pengecoran logam yang ada di desa Ceper dan sekitarnya. PT. Baja Kurnia merupakan salah satu industri pengecoran logam yang menghasilkan produk antara lain hydrant dan valve. Mengingat banyaknya pilihan tempat untuk pesanan bagi para pelanggan, maka PT. Baja Kurnia harus dapat menentukan strategi penjualan untuk meningkatkan hasil produksinya. Metode yang digunakan adalah SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Kemudian dengan metode Boston Consulting Group untuk menyusun suatu perencanaan unit bisnis strategi dengan melakukan pengklasifikasian terhadap potensi keuntungan perusahaan. Hasil dari perhitungan dengan metode BCG didapatkan tingkat pertumbuhan pasarnya PT. Baja Kurnia sebesar 13.38% dan PT. Teknik Utama 10.4%, sedangkan tingkat pangsa pasar relatif PT. Baja Kurnia adalah 1.11 dan, PT Teknik Utama adalah 0.89. dan untuk produk Valve didapat tingkat pertumbuhan pasar PT. Baja Kurnia sebesar 5.01%,Dan PT. Teknik Utama sebesar 6.57. Sedangkan tingkat pangsa pasar relatif PT. Baja Kurnia adalah 1.29 dan PT. Teknik Utama 0.77. Berdasarkan hasil analisa hasil matrik BCG, pada produk hydrant dan valve PT. Baja Kurnia memiliki pangsa pasar relatif yang tinggi tetapi pertumbuhan pangsa pasarnya rendah yang berada pada posisi cash cow.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN PENERAPAN METODE TAGUCHI DAN 5S Muhaimin, Muhaimin; Sodikin, Imam; Sidarto, Sidarto
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.671 KB)

Abstract

UD. Murah Barokah dalam meningkatkan kualitas dan mempertahankan kepecayaan konsumen, maka perusahaan tersebut mempunyai sistem produksi yang baik dengan proses terkendali. Hal ini berhubungan dengan proses produksi dan kecepatan produksi. Untuk bersaing dalam pasar sekarang ini, perusahaan harus selalu berusaha meningkatkan efisiensi dan memfokuskan diri pada minimalisasi cacat serta pemborosan dari keseluruhan proses produksi. Dimana produk cacat harus diminimalkan dengan usaha yang harus dilakukan secara berkesinambungan, salah satunya dengan menerapkan metode Taguchi. dan penerapan metode 5S. Penerapan metode Taguchi dimaksudkan untuk mencari komposisi bahan baku/material terbaik yang memberikan pengaruh paling signifikan dalam pembuatan paving blok untuk mendapatkan produk yang berkualitas bagus dengan menggunakan Signal to Noise Ratiodan penarapan metode 5S. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: komposisi semen dan pasir memberi kontribusi 34% dan faktor air memberikan kontribusi 33%, kombinasi faktor optimum dengan menggunakan komposisi semen 1 ember : 12 ember pasir, faktor air 5 liter. Penggunaan metode Taguchi dapat mengetahui proses pembuatan pada kualitas produk paving blok karena nilai thitung berada diluar dari wilayah kritis ttabel, dinyatakan bahwa eksperimen konfirmasi lebih baik dari pada eksperimen kondisi awal. Selanjutnya Penerapan 5S+1H dan fishbone diagramdiperusahaan UD. Murah Barokah dengan cara melakukan perbaikan-perbaikan maka dapat meminimalisasi pemborosan-pemborosan yang terjadi dilantai produksi untuk peningkatan kecepatan proses dari proses pembuatan produk paving blok.
PENERAPAN QUALITY CONTROL CIRCLE PADA PROSES FINISHING DAN ASSY PART DUCT AIR INTAKE GUNA MEMINIMASI BIAYA PRODUKSI Bachtiar, Nurhuda; Parwati, Cyrilla Indri; Susetyo, Joko
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.956 KB)

Abstract

Quality Control Circle (QCC) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan para karyawan tetap PT. Takagi Sari Multi Utama (PT. TSC) dalam menyalurkan ide dan gagasan guna mengatasi permasalahan yang terjadi di dalam lingkungan kerja. Dalam implementasinya sering terdapat beberapa kelemahan atau kekurangan yang dapat mengakibatkan hasil yang dicapai kurang optimal. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian mengenai implementasi QCC dalam usahanya untuk mengurangi biaya produksi akibat pemborosan dari berbedanya layout kerja proses finishing dan assy untuk part duct air intake. Tujuan dari penelitian ini selain untuk mendapatkan solusi guna meminimalisir pemborosan dan menentukan besarnya penghematan yang didapat, tetapi bisa dijadikan referensi bagi anggota gugus dalam hal penyajian data, metode pengambilan data dan penentuan circle time baru. Hal tersebut yang nantinya akan digunakan sebagai pengambilan keputusan dalam implementasi QCC. Manfaat dari penelitian ini adalah didapatkannya solusi dalam meminimalisir pemborosan dengan cara menggabungkan proses finishing dan assy part duct air intake menjadi satu layout kerja di departemen produksi. Hasil yang didapat dari penggabungan kedua proses tersebut antara lain penghematan penggunaan box packing, penghematan kebutuhan man power, penghematan dari berkurangnya waktu menganggur dan biaya simpan part duct air intake. Total penghematan yang didapat sebesar Rp27.958.603,84.
PERBAIKAN METODE KERJA BERDASARKAN MICROMOTION STUDY DAN METODE 5S UNTUK MENYEIMBANGKAN LINTASAN PRODUKSI Widodo, Risanita Setyananda; Sodikin, Imam; Oesman, Titin Isna
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.619 KB)

Abstract

Anggun Rotan Bag adalah industri kerajinan di Yogyakarta yang memproduksi tas dan kerajinan berbahan dasar rotan. Proses produksi pada Anggun Rotan Bag dikerjakan oleh karyawan dan masih manual menggunakan tenaga manusia. Gerakan-gerakan kerja yang tidak efektif dan penumpukan barang yang menunggu diproses perlu untuk diteliti. Penelitian ini menganalisa kondisi awal lintasan produksi kemudian memperbaiki metode kerja dan layout kerja pada stasiun kerja yang mengalami bottleneck. Perbaikan dilakukan berdasarkan metode micromotion study dan metode 5S pada lingkungan kerja. Penelitian diperoleh hasil kondisi awal lintasan produksi terdapat dua stasiun kerja yang mengalami bottleneck yaitu stasiun kerja pembuatan asesoris dan stasiun kerja pasang furing. Setelah dilakukan perbaikan metode kerja stasiun kerja yang mengalami botleneck berkurang menjadi satu stasiun kerja yaitu stasiun kerja pembuatan asesoris. Penyeimbangan lintasan produksi selanjutnya menggunakan metode Killbridge Heuristic/Region Approach menunjukkan penurunan waktu menganggur (idle time) 340,05 menit menjadi 72,65 menit. Balance delay menurun dari 70,65% menjadi 33,96% Efisiensi lintasan produksi 29,35% meningkat menjadi 66,04% nilai ini menunjukkan bahwa pola aliran yang baru keseimbangan lintasan yang dihasilkan mendekati optimal. Metode micromotion study dan metode 5S memberikan efek terhadap perbaikan metode kerja dengan menghilangkan gerakan kerja yang tidak efektif serta merapikan area kerja sehingga dapat meningkatkan output yang dihasilkan untuk menyeimbangkan lintasan produksi.
ANALISIS POSTUR DAN KONDISI KERJA DENGAN METODE MANTRA, OWAS DAN RULA PADA INDUSTRI KURSI BUS GUNA MENGURANGI RESIKO KERJA Malau, Handio Oktavani; Simanjuntak, Risma Adelina; Yusuf, Muhammad
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.563 KB)

Abstract

CV. Creative 71 merupakan salah satu usaha produksi pembuatan kursi bus di Yogyakarta. Pada divisi perakitan dan pengerolan kondisi kerja kurang baik, dan dapat mengakibatkan adanya cedera pada pekerja, terutama cedera pada sistem musculoskeletal. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis postur pekerja para pekerja di bagian divisi perakitan dan pengerolan dengan menggunakan metode Manual Tasks Risks Assesment (ManTRA) ManTRA, Ovako Working Posture Analysis (OWAS), dan Rapid Upper Limb Environment (RULA). Berdasarkan penelitian ini, diperoleh identifikasi postur kerja berdasarkan metode ManTRA pada divisi perakitan, jumlah pengerahan tenaga dan kekakuan adalah 9, dan nilai kumulatif resiko keseluruhan adalah 15, sehingga perlu tindakan perbaikan. Berdasarkan metode OWAS pada divisi perakitan, elemen pekerjaan 1 dan 2 termasuk kategori 4 (resiko tinggi), elemen pekerjaan 3 termasuk kategori 2 (resiko sedang). Pada divisi pengerolan, elemen pekerjaan 1,2, dan 3, termasuk kategori 2 (resiko sedang). Pengamatan postur tubuh dengan metode RULA skor total divisi perakitan, pada bagian pemasangan busa, pemasangan hidrolik dan pemasangan cover pada bagian tubuh kanan dan kiri adalah 7 (tindakan perbaikan secepatnya). Pada divisi pengerolan,skor total elemen pekerjaan 1 bagian tubuh kanan dan kiri adalah 7 (tindakan perbaikan secepatnya), skor total elemen pekerjaan 2 bagian tubuh kanan dan kiri adalah 6 (tindakan perbaikan dalam waktu dekat), skor total elemen pekerjaan 3 bagian tubuh kanan dan kiri adalah 7 (tindakan perbaikan secepatnya).
PEMODELAN DAN SIMULASI SISTEM ANTRIAN PELAYANAN PERBAIKAN SEPEDA MOTOR DI HONDA MITRA UTAMA CIREBON Sasongko, Ganang; Asih, Endang Widuri; Parwati, Cyrilla Indri
Jurnal Rekavasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Honda Mitra Utama Cirebon merupakan Dealer dan penyedia pelayanan servis resmi dari salah satu produk sepeda motor ternama yang menyediakan pelayanan penjualan Spare Part dan perbaikan sepeda motor. Jumlah fasilitas pelayanan Pit atau mekanik yang tersedia tidak dapat dikatakan optimal berdasarkan tingkat kedatangan pelanggan yang akan melakukan perbaikan sepeda motor. Banyaknya pelanggan menyebabkan antrian yang cukup panjang sehingga pelanggan merasa bosan dan dapat menyebabkan pelanggan meninggalkan antrian karnapelanggan mengantri terlalu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik sistem antrian dengan simulasi pada fasilitas pelayanan servis dan merancang model skenario perbaikannya. Penelitian dilakukan dengan mengukur tingkat efektifitas kinerja sistem antrian kemudian menerapkan model simulasi dengan softwareArena pada sistem pelayanan untuk menentukan jumlah fasilitas pelayanan yang optimal dengan waktu tunggu (wait time) yang lebih kecil. Pengembangan skenario perbaikan model simulasi dilakukan dengan mengasumsikan penambahan fasilitas pelayanan Pit atau mekanik terdapat 3 skenario model perbaikan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa skenario B memiliki waktu rata-rata menunggu yang lebih kecil dibandingkan dengan keadaan model existing sehingga skenario B menjadi usulan perbaikan untuk sistem pelayanan dengan menambahkan 2 Pit atau mekanik menjadi 11 Pit. Pada skenario ini, jumlah pelanggan yang datang sebanyak 49 motor sama denganjumlah pelanggan yang keluar sebanyak 49 motor dengan waktu tunggu hanya 1 menit dan tingkat utilitas sebesar 100%, yang artinya fasilitas pelayanan telah berjalan optimal dengan seluruh pelanggan yang datang dapat dilayani dengan baik tanpa harus menunggu terlalu lama untuk. Sehingga model yang akan terbentuk pada pelayanan servisperbaikan sepeda motor yaitu (M/M/11) : (FIFO/∞/∞).
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DRUMBAND MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING DAN 5S Irrawan, Sandra Nur; Simanjuntak, Risma Adelina; Yusuf, Muhammad
Jurnal Rekavasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri musik semakin berkembang di Indonesia terus mendorong penyedia alat musik untuk melakukan produksi dan mengembangkan alat musik. Salah satu industri produksi alat musik adalah Agung Drumband di Kabupaten Bantul. Pada industri tersebut terdapat permasalahan tata letak yaitu aliran produksi yang tidak efektif. Tata letakdalam suatu industri di suatu perusahaan memegang peranan penting dalam menentukan efisiensi produksi di perusahaan tersebut. Analisis tata letak pabrik dibuat dengan mempelajari aspek seperti aliran bahan, hubungan aktivitas dan kebutuhan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang dan memberikan rekomendasi tata letak industri. Alternatif tata letak dirancang menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan 5S. Tata letak industri dipilih dari alternatif yang memberikan jarak penanganan material dan alur kerja yang paling pendek sehingga mengurangi waktu material handling, jarak yang ditempuh oleh bahan dan personil, kemacetan, dan aliran proses. Dari hasil penelitian didapatkan rancangan layout yang efisien bagi perusahaan.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RENTAL & INVENTARIS ALAT MULTIMEDIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT Ummah, Hawariy Amiinul; Sodikin, Imam; Susetyo, Joko
Jurnal Rekavasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro SukaKamera merupakan usaha yang bergerak di bidang jasa yaitu penyewaan peralatan kamera dan proyektor. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, pekerjaan di SukaKamera masih dilakukan secara manual, sehingga timbul beberapa masalah seperti: lamanya waktu tunggu saat pelanggan melakukan pemesanan, tidak efisiennyapencatatan laporan dan inventaris karena masih menggunakan media kertas dan pemasaran dan promosi yang masih belum personal dan customized ke pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem informasi yang akan memudahkan SukaKamera dalam melakukan pengolahan data dan pelanggan dalam melakukan pemesanan sertamembangun hubungan komunikasi SukaKamera dengan pelanggan dengan metode customer relationship management. Saat melakukan pengembalian produk, pelanggan diharuskan untuk mengisi review dan rating. Setiap nilai atau rating yang diberikan oleh pelanggan akan masuk ke tabel profitabilitas. Terdapat tiga pengelompokan nilai yaitu rating 0,1-2,5 loss profitability customer/product, 2,6-3,9 mix profitability customer/product dan 4,0-5,0 high profitability customer/product. Setiap nilai memiliki cara tersendiri dalam memasarkan dan mempromosikan produk.Hasil dari nilai tabel profitabilitas yaitu tiga produk atau 37,5% high profitability product, tiga produk atau 37,5% mix profitability product dan dua produk atau 25% loss profitability product sedangkan profitabilitas pelanggan yaitu dua pelanggan atau 25% high profitability customer, lima pelanggan atau 62,5% mix profitability customer, satu pelanggan atau 12,5% loss profitability customer. Data ini akan digunakan SukaKamera dalam hal memasarkan dan mempromosikan produk yang lebih personal atau targeting dan customized kepada pelanggan. Dengan begitu diharapkan dapat menarik pelanggan yang potensial dan pelanggan yang lama menjadi setia