cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
KONSTRUKSI SKALA MINAT KEPENDIDIKAN SEJARAH DITINJAU DARI KETERAMPILAN DAN NILAI KESEJARAHAN Eva Dina Chairunisa
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i3.523

Abstract

AbstrakGuru sejarah harus memiliki kemampuan merekonstruksi kejadian masa lalu dan memiliki imajinasi yang tinggi serta berbagai jenis pengetahuan yang positif.   Penguasaan materi oleh guru sangat dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran sejarah dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini berkaitan dengan minat para calon guru pendidikan sejarah dalam mempelajari konten-konten pelajaran. Dengan melakukan pengukuran minat belajar kependidikan sejarah akan membantu mahasiswa calon guru sejarah untuk memahami dan memaknai peristiwa-peristiwa sejarah. Untuk itu perlu dikonstruksi sebuah skala untuk mengukur  minat kependidikan sejarah. Setelah skala minat kependidikan sejarah direkonstruki, kemudian dilakukan pengujian empirik, dan analisis skala berupa pengujian daya beda item, estimasi reliabilitas dan validitas konstruk melalui analisis factor, dari item pool sebanyak 53 buah item. Sehingga diperoleh norma kategorisasi skala minat kependidikan sejarah. Kata Kunci: Skala Minat Kependidikan Sejarah, dan Nilai Kesejarahan
KETERAMPILAN DOSEN DALAM MENGADAKAN VARIASI MENGAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MEMAHAMI PUISI DAN MENULIS PUISI Masnunah Masnunah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i2.2798

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh keterampilan dosen dalam mengadakan variasi mengajar terhadap hasil belajar memahami puisi dan menulis puisi pada mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan eksperimen dan deksriptif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan persamaan uji t dengan taraf kepercayaan 95% (α 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Keterampilan dosen dalam mengadakan variasi mengajar berkatagori baik, dengan rata – rata dari ketiga dosen yang mengajar kelas sampel keterampilan dosen dalam mengadakan variasi mengajar sebesar 77,77. Hasil belajar mahasiswa yang diajar oleh masing - masing dosen yang memiliki keterampilan dalam mengadakan variasi mengajar berkatagori baik dengan tingkat penguasaan keterampilan yang berbeda – beda, kelas 2A yang memiliki nilai rata – rata sebesar 81,75, kelas 2B memiliki nilai rata – rata sebesar 75,13, sedangkan kelas 2C memiliki nilai rata – rata sebesar 78,88, ketiga rata-rata tersebut tergolong kriteria baik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan ada pengaruh keterampilan dosen dalam mengadakan variasi mengajar terhadap hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci: Keterampilan Dosen,Variasi mengajar,Hasil Belajar.
KONTRIBUSI KOORDINASI MATA-TANGAN DAN FLEKSIBILITAS TERHADAP KETEPATAN PUKULAN FOREHAND DRIVE PADA KLUB PTL (PELATIHAN TENIS LAPANGAN) PADANG Arisman Arisman
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i3.1085

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi koordinasi mata-tangan dan fleksibilitas terhadap ketepatan pukulan forehand drive pada klub PTL. Penelitian ini bersifat korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain dalam klub PTL, berjumlah 20 orang Putra. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan rumus koefisien determinan. Hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat kontribusi koordinasi mata-tangan dengan ketepatan pukulan forehand drive diperoleh rhitung = 0,868 > rtabel = 0,456 pada taraf signifikan 0,05 dengan K= 75,3%, terdapat kontribusi fleksibilitas dengan ketepatan pukulan forehand drive diperoleh rhitung = 0,732 > rtabel = 0,456 pada taraf signifikan 0,05 dengan K= 53,5%. Dan terdapat Kontribusi koordinasi mata-tangan dan fleksibilitas terhadap ketepatan pukulan forehand drive pada klub PTL yang diperoleh rhitung = 0,884 > rtabel = 0,456 dengan K= 78,1%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketepatan pukulan forehand drive dipengaruhi oleh koordinasi mata-tangan dan fleksibilitas. Kata Kunci: Koordinasi Mata-tangan, Fleksibilitas, Ketepatan Pukulan Forehand Drive
ANALISIS SOAL TIPE HIGHER OTHER THINKING SKILLS (HOTS) PADA TES OBJEKTF PILIHAN GANDA USBN BAHASA INDONESIA SD/MI Nela Oktarina; Dian Nuzulia Armariena
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i2.4374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk soal tipe Higher Other Thinking Skills (HOTS) pada teks objektif pilihan ganda USBN bahasa Indonesia SD/MI tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data penelitian ini berupa butir-butir soal USBN Bahasa Indonesia SD/MI tahun pelajaran 2018/2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik pustaka dengan cara menyimak, mencatat, serta mengumpulkan data atau menemukan fakta-fakta yang kemudian dijadikan sumber data yang akan dianalisis. Hasil dari penelitian terhadap 20 butir soal soal objektif pilihan ganda, maka diperoleh dua belas butir soal yang termasuk dalam kriteria penilaian baik, satu soal termasuk dalam kriteria cukup baik, dua soal termasuk dalam kriteria kurang baik, dan lima soal termasuk kriteria tidak baik.
UPAYA GURU MATA PELAJARAN DAN GURU BK DALAM MENCEGAH PERILAKU MENYONTEK (STUDI PADA SMA NEGERI SE-KOTA PADANGSIDIMPUAN) Ghoffar Helmi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i3.1430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan dengan baik oleh guru mata pelajaran dan guru BK dalam mencegah kecurangan perilaku di sekolah. Responden dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kategori, primer dan pendukung responden. Responden utama dari penelitian ini adalah guru mata pelajaran yang diambil dengan teknik purposive sampling, guru BK yang diambil dengan menggunakan total sampling, dan dukungan responden siswa yang diambil dengan menggunakan random sampling. Instrumen tersebut menggunakan skala sebagai instrumen utama, wawancara dan studi dokumen sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, dengan menggambarkan upaya para guru dan konselor dalam mencegah kecurangan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya guru mata pelajaran dalam mencegah perilaku kecurangan adalah kategori tinggi, 2) guru mata pelajaran perlu bekerja sama dengan konselor dalam mencegah perilaku curang, 3) upaya guru BK dalam mencegah perilaku kecurangan adalah dianggap kategori tinggi, dan 4) ada kendala karena tidak ada kelas untuk pelaksanaan program bimbingan dan konseling. This research aimed to describe the efforts which have been done well either by the teachers and counselors in preventing of cheating behavior at school. Respondents in this research is divided into two categories, primary and support respondent. The primary respondent of this research is teachers that was taken by using purposive sampling technique, and counselors  that were taken by using total sampling, and the support respondent students that were taken by using random sampling. The instruments was used the scale as the main instrument, interviews  and document studies as a supporting instrument. The data were analyzed using descriptive analysis techniques, by describing the efforts of teachers and counselors in preventing cheating behavior. The results showed that : 1) the efforts of teachers in preventing the behavior of cheating was the high category, 2)teachers need to work closely with the counselor in preventing cheating behavior, 3) the efforts of counselors in preventing the behavior of cheating was considered high category,  and 4) there was an obstacle because no class for implementing of guidance and counseling program. 
TELADAN PERJUANGAN, KEPEMIMPINAN, DAN KESEDERHANAAN H.O.S. TJOKROAMINOTO DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Ella Maharani Chandra; Budi Purnomo; Anny Wahyuni
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i1.5309

Abstract

Sejarah mencatat bahwa bangsa Indonesia mempunyai tokoh-tokoh hebat. Ternyata, kolonialisme tidak menghalangi mereka untuk menjadi pribadi yang cerdas, berpengetahuan luas, serta berpikiran luas. Bahkan, mereka selalu mengorbankan perlawanan atas penindasan. Salah satu tokoh yang berpengaruh besar terhadap bangsa Indonesia ialah  H.O.S. Tjokroaminoto. Ia amat berperan dalam perjuangan melawan kolonialisme serta imperialisme. Pemikiran nya pun banyak mempengaruhi kalangan aktivis pergerakan.      Tjokroaminoto adalah pemikir dan pejuang. Salah satu pidatonya dikenal sebagai ungkapan yang terus terang, jujur, berani, serta tegas tentang prinsip zelfbestuur (pemerintahan sendiri). Menurutnya, bangsa Indonesia mesti berjuang mendapatkan kebebasan serta kemerdekaan berpolitik. Jangan mengharapkan belas kasih kaum penjajah karena selamanya mereka tidak akan pernah memerdekakan bumiputera. Tidak banyak catatan buku sejarah yang menceritakan peruangan Tjokroaminoto. Oleh sebab itu, pantas saja jika banyak generasi sekarang kurang mengetahui nya. Padahal, perjuangan Tjokroaminoto amat menarik untuk di ketahui dan diteladani. Tjokroaminoto adalah pejuang hebat  menyumbang kan ide sera pemikiran besar bagi Indonesia. Ia sangat merepotkan bagi pemerintah kolonial Belanda. Akibatnya, ia selalu ditekan, meskipun semangat nya pantang luntur sampai kapan pun.
Pembelajaran Kolaboratif Sekolah Dasar Menggunakan Model Vygotski Ignasius Heri Satrya Wangsa; Ignatius Putera Setiahati; Antonius Singgih Setiawan
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i1.4978

Abstract

Aspek sosial menempatkan manusia yang hadir dan berinteraksi satu dengan lainnya. Dalam konteks pendidikan, ruang kelas menjadi sumber daya dimana model pembelajaran sosial diterapkan dengan melibatkan siswa untuk berinteraksi mengembangkan ketrampilan2 sosial mereka sekaligus mengelola kerjasama kolaboratif. Prosedur analisa naratif digunakan Peneliti untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran sosial Vygotsky (Vygotsky, 1962; Gindis, 1999; Burkhalter, 1995; Totten, Sills, Digby & Russ, 1991) dengan menggunakan lima domain yang memiliki relevansi terhadap pembelajaran kolaboratif sekolah dasar (Damon & Phelps, 1989; Dillenbourg, 1999). Lima domain tersebut masing2 adalah intervensi (intervention), pertukaran (exchange), ide (idea), peran (role), dan partisipasi (participation). Penelitian konseptual ini diharapkan dapat memberi sumbangan dalam literatur pembelajaran kolaboratif sekolah dasar.
ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 1 CIRUAS KOTA SERANG PADA MATERI GEOMETRI Fita Nofiana Arda; Heni Pujiastuti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i3.4393

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciruas ditinjau dari kemampuan awal siswa pada materi geometri dengan pengklasifikasian Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) berdasarkan kriteria kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian 6 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciruas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa 5 butir soal tes tertulis berbentuk uraian materi geometri. Berdasarkan Hasil penelitian tingkat kemampuan berpikir kreatif dari 6 siswa diperoleh 2 siswa dengan kemampuan berpikir awal tinggi berada pada TKBK 4 (sangat kreatif), 3 siswa dengan kemampuan awal sedang berada pada TKBK 3 (kreatif) sebanyak 2 siswa dan TKBK 2 (cukup kreatif) sebanyak 1 siswa serta 1 siswa dengan kemampuan awal rendah berada pada TKBK 0 (tidak kreatif). Semakin tinggi kemampuan awal siswa maka semakin tinggi tingkat kemampuan berpikir kreatif yang dimilikinya, jika semakin rendah kemampuan awal siswa maka semakin rendah juga tingkat kemampuan berpikir kreatifnya. Kata Kunci : Berpikir Kreatif, Geometri, Kemampuan Awal, Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Saintifik pada Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas IV SD Negeri 41 Kota Lubuklinggau Ferliana Sartilah; Tio Gusti Satri; Dedy Firduansyah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i2.5299

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan LKS Berbasis Saintifik Seni Budaya untuk Siswa Kelas IV SD Negeri 41 Lubuklinggau. Jenis penelitiannya adalah Research and Development dengan model Dick & Carey. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu wawancara dan kuesioner/angket. Teknik analisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukan yaitu validasi media tergolong dengan kategori dikategorikan valid dengan skor rata-rata 3,07. Hasil validasi kebahasaan dikategorikan cukup valid dengan skor rata-rata 3. Hasil validasi materi dikategorikan valid dengan skor rata-rata 3,2. Secara keseluruhan hasil dari analisis dan perhitungan nilai angket dari tim ahli, LKS Berbasis Saintifikdikategorikan valid dengan skor rata-rata 3,7 dari skor maksimal 4,0. Sedangkan hasil penelitian uji perorangan (one to one) tergolong dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 4,0, dan hasil uji kelompok kecil (small group) dikategorikan cukup praktis dengan skor rata-rata 3,4, artinya LKS Berbasis Saintifik Seni Budaya untuk Siswa Kelas IV SD Negeri 41 Lubuklinggau valid dan praktis untuk digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 170 PALEMBANG Ermawati Ermawati
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i1.4999

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya Model Pembelajaran Kooperatif  Tipe Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (classroom action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas IV.B SD Negeri 170 Palembang yang berjumlah 30 peserta didik. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar dan dokumentasi. Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar peserta didik dalam setiap siklusnya, yaitu siklus I (69%) dan (79%) pada siklus II.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Discovery Learning dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik SD Negeri 170 Palembang, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam upaya perbaikan pembelajaran IPA. Kata Kunci : Hasil Belajar, model pembelajaran kooperatif tipe Discovery Learning, IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue