cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
STUDY PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PADA KECAMATAN SAMBUTAN KOTA SAMARINDA RIDHO, RASYID
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan penangkaran buaya , kelurahan Makroman Merupakan daerah yg banyak belum mempunyai saluran drainase . saluran pada daerah tersebut hanya memakai saluran alam dan saluran buatan yang belum terselesaikan sebagai tempat pengaliran air hujan dan air buangan. Dengan tidak adanya saluran drainase pada daerah tersebut maka dilakukan perencanaan saluran drainase pada daerah tersebut.dengan membuat dan merencanakan drainase yang nantinya akan berguna untuk mengalirkan air hujan dan air buangan pada daerah tersebut agar tidak terjadinya genangan pada kawasan atau jalan di daerah tersebut Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah Menghitung dimensi existing dan mendesain saluran drainase, Menghitung besaran sedimenMenggunakananalisa yaitu seperti analisa curah hujan analisa debit banjir rancangan analisa hidrolika saluran terbuka dengan menggunakan metode log person , gumbel, metode monohobe untuk menghitung intesitas curah hujan, metode rasonal untuk menganalisa debit banjir rancangan dan menganalisa saluran hidrolika dengan mengetahui debit pengaliran pada saluran maka digunakan metode manning dan metode USLE untuk menganalisa erosi pada lahanDengan dilakukannya analisa tersebut maka didapatkan penampang untuk desain drainase yaitu Lebar atas saluran (a) = 1 m s/d 2.1 m. Lebar bawah saluran (b) = 0.8 s/d 2.1 m dan tinggi saluran yaitu 0.9 m s/d 2.1 m
ANALIS WAKTU TEMPUH KENDARAAN RINGAN KOTA SAMARINDA (Studi Kasus: Jl. Ir.Sutami-Teuku Umar-Mt.Haryono-Pangeran Suryanata) SUTRISNO, DIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.288 KB)

Abstract

Jalan Ir.Sutami – Teuku Umar – Mt. Haryono – PangeranSuryanata merupakan salah satu ruas jalan dimana daerah perkotaan yang sering terjadi kemacetan, tundaan, kecelakaan dan gangguan lalu lintas lainnya yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian waktu  biaya dan kerugian lainnya yang tidak sedikit nilainya bagi para pengguna jalan. Hal ini juga akibat kurang disiplinya pengguna jalan itu sendiri.Hasil Analisa dan Survei di lapangan di ruas jalan Ir. Sutami selama 4 hari pada tanggal hari senin 25  mei, hari rabu 27 mei, hari sabtu 30 mei, Hari Minggu 31 mei 2015 terdapat hasil kecepatan rata-rata  jalur 1 (29.29 km/jam ) jalur 2 (28.85 km/jam),  Waktu perjalanan Jalur 1 (308 detik) jalur 2 (308 detik) dan hasil Biaya Operasional Kendaraan jalur 1 (Rp3.668) jalur 2 (Rp 3.676).Hasil Analisa dan Survei di lapangan di ruas jalan Teuku Umar selama 4 hari pada tanggal hari senin 25 mei, hari rabu 27 mei, hari sabtu 30 mei, Hari Minggu 31 mei2015 terdapat hasil kecepatan rata-rata jalur 1 (39.97 km/jam) jalur 2 (40.22 km/jam), Waktu perjalanan Jalur 1 (171 detik ) jalur 2 (166  detik) dan hasil Biaya Operasional Kendaraan jalur 1 (Rp 2.939) jalur 2 (Rp 2.827).Hasil Analisa dan Survei di lapangan di ruas jalan Mt. Haryono selama 4 hari pada tanggal hari senin 25 mei, hari rabu 27 mei, hari sabtu 30 mei, Hari Minggu 31 mei 2015 terdapat hasil kecepatan rata-rata  jalur 1 (40.48 km/jam ) jalur 2 ( 40.65 km/jam ),  Waktu perjalanan Jalur 1 (198detik ) jalur 2 ( 198detik ) dan hasil Biaya Operasional Kendaraanjalur 1 ( Rp 2.818 ) jalur 2 ( Rp 2.820 ).Hasil Analisa danSurvei di lapangan di ruas jalan Pangeran Suryanata selama 4 hari pada tanggal hari senin 25 mei, hari rabu 27 mei, hari sabtu 30 mei, Hari Minggu 31 mei 2015 terdapat hasil kecepatan rata-rata  jalur 1 (29.22 km/jam ) jalur 2  ( 28.71 km/jam ),  Waktu perjalanan Jalur 1 (100 detik ) jalur 2( 100detik ) dan hasil Biaya Operasional Kendaraan jalur 1 ( Rp 3.674 ) jalur 2 ( Rp 3.674 ).
PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG BARU 9 LANTAI RUMAH SAKIT HAJI DARJAD SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NUGROHO GONCALVES, MARIANO NAI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.977 KB)

Abstract

Gedung bertingkat adalah suatu bangunan yang memiliki struktur tinggi yang terdiri atas struktur,  dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Sistem struktur pada suatu bangunan merupakan penggabungan berbagai elemen struktur secara tiga dimensi. Fungsi utama dari sistem struktur ialah untuk memikul beban yang bekerja pada bangunan secara aman, serta menyalurkan beban ke bagian bawah.             Pada penelitian ini bertujuan mengetahui Perhitungan Struktur Gedung Baru 9 Lantai Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda. Data yang disajikan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisa dan pengolahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan Metode Takabeya dan Software SAP 2000.            Dari hasil penelitian menunjukkan pada perencanaan balok induk menggunakan deimensi 35 x 60 cm sedangkan pada balok anak menggunakan dimensi 25 x 50 cm dan pada perencanaan kolom induk menggunakan dimensi 45 x 45 cm sedangkan pada kolo anak mengguakan dimensi 30 x 35 cm. Dalam perhitungan analisa struktur bangunan dengan menggunakan metode Takabeya dan SAP 2000, didapatkan gaya-gaya dalam antara lain gaya momen, gaya lintang dan gaya normal yang untuk selanjutnya  digunakan dalam desain strukturPerencanaan suatu struktur bangunan yang kuat serta dapat mengantisipasi semua jenis beban, hasil analisa Struktur Beton Bertulang  pada Gedung Baru 9 Lantai Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda maka di pada mutu Beton Menggunakan K-350 dan Mutu Baja U- 390. 
STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN H. M. ARDAN KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR MARAW, ELVIS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.189 KB)

Abstract

Dinamika perkembangan pembangunan serta perkembangan penduduk dan kegiatan ekonomi suatu wilayah yang sangat cepat, menuntut adanya kebutuhan prasarana dan sarana kota yang semakin kompleks dan mendesak termasuk di dalamnya kebutuhan akan sarana dan prasarana drainase yang merupakan bangunan pelengkap jalan.Komperhensifitas perencanaan prasarana jalan di suatu wilayah perkotaan mulai dari tahapan pra survey, survey, perencanaan dan perancangan teknis, pelak-sanaan pembangunan fisiknya hingga pemeliharaan harus integral dan tidak terpisah-kan sesuai kebutuhan saat ini dan prediksi umur pelayanannya di masa mendatang agar tetap terjaga ketahanan fungsionalnya..Dalam hal perencanaan drainase terutama untuk jalan baik di perkotaan dan pedesaan, maka hal yang harus dilaksanakan dengan seksama adalah sesuai standar dan sistem perencanaan drainase perkotaaan yaitu menyangkut pola arah aliran, situasi dan kondisi kota, langkah perencanaan dengan memperhatikan aspek hidrologi yang meliputi : siklus hidrologi (hidrologi cycle), karakteristik hujan, data hujan, pengolahan data hujan, debit rancangan serta aspek hidrolika yang menyangkut aliran air pada saluran, sifat-sifat aliran, rumus-rumus aliran air dan analisis dimensi saluran.Dalam pengamatan empiris menunjukan bahwa timbulnya genangan air di atas permukaan jalan dominan di sebabkan oleh sistim drainase jalan yang tidak terintegrasi dengan sistim tata air spasial areal sekitar jalan serta semakin kecil luas catchment area akibat penataan, dibawah ini salah satu titik permukaan jalan pada jalan H.M. Ardan yang rusak akibat air menggenang dijalan karena tidak memiliki drainase pada jalan tersebut. 
KAJIAN PERHITUNGAN DINDING PENAHAN TANAH PADA PEKERJAAN PENANGANAN LONGSORAN JALAN P. SURYANATA STA. 07+800 – STA. 07+880 SAMARINDA MAHMUD, AMIR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.782 KB)

Abstract

           Dalam pengertian teknik secara umum, tanah didefinisikan sebagai material yang terdiri dari agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak tersementasi  (terikat secara kimia) satu sama lain dan dari bahan-bahan organik yang melapuk  (yang berpartikel padat) disertai dengan zat cair dan gas yang mengisi ruang-ruang kosong  di antara partikel-partikel padat tersebut. Daya ikat (kohesi) tanah/batuan yang lemah sehingga butiran-butiran tanah/batuan dapat terlepas dari ikatannya dan bergerak ke bawah dengan menyeret butiran lainnya yang ada disekitarnya membentuk massa yang lebih besar penyebab terjadinya longsoran .            Ruas jalan Suryanata adalah salah satu daerah yang mempunyai kondisi topografi yang bergelombang. Sehingga dibeberapa titik ruas jalan yang berada di lereng perbukitan mengalami longsoran. Pembangunan dinding penahan tanah (Retaining Wall) merupakan langkah lanjut yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi longsoran yang terjadi di ruas jalan tersebut. Dinding penahan tanah merupakan bangunan struktur yang di rancang tahan lama. Sehingga pada perencanan harus bener-benar dihitung dengan baik, agar tidak terjadi kesalahan dalam pembanguan yang mengakibatkan terjadinya musibah yang lebih parah akibat perhitungan perencanaan yang kurang maksimal dan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada waktu pelaksanaan pembanguan.            Dari hasil kajian perhitungan dapat disimpulkan bahwa, Stabilitas dinding penahan tanah aman terhadap guling, geser, akan tetapi diperlukan pondasi tiang pancang untuk memperkuat struktur dinding penahan tanah tersebut.
ANALISA RANCANGAN CAMPURAN SELF COMFACTING CONCRETE DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL LOKAL FRANSISKA ADITYA, EKOA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.299 KB)

Abstract

Eko Fransiska Aditya ,  Analisa Rancangan Campuran Slef Comfacting Concrete Dengan menggunakan Matrial local, di bawah bimbingan Syahrul ST.,M,Eng dan Ari Sasmoko Adi ST.,MT.             Beton Merupakan fungsi dari bahan penyusunnya yang terdiri dari bahan semen hidrolik,agregat kasar,agregat halus,air dan bahan tambah(admixture atau additive).Untuk mengetahui dan mempelajari perilaku elemen gabungan(bahan bahan penyusun beton).Perancangan beton ringan harus memenuhi kreteria perancangan standar yang berlaku. Peraturan dan tata cara perancangan tersebut antara lain adalah ASTM, ACI,Metode yang digunakan SNI 03-3449-2002. Dalam upaya penelitian beton campuran zat aditif , dicoba untuk dikembangkan sebagai bahan Penelitian. Lokasi pengambilan bahan material didaerah samarinda. diadakan penelitian ini. Berdasarkan uraian di atas maka penulis melakukan penelitian tentang Campuran Beton Dengan Metode Modulus Halus Butir.Kekuatan tekan adalah kemampuan beton untuk menerima gaya tekan per satuan luas pada ummnya beton mengandung rongga udara sekitar 1% - 2%,pasta semen 25% - 40% dan Agregat halus dan kasar sekitar 60% - 75%,untuk mendapatkan kekuatan yang baik,masing-masing bahan harus dipelajari.Hasil dari uji pada umur 28 hari (f’c) = 205.835kg/cm² dinyatakan tidak mencapai target kekuatan beton rencana dimana kuat tekan beton yang diisyaratkan (f'cr) = 250 Kg/cm².Kualitas agregat yang digunakan tida cukup bagus karena koral yang dipakai tidak bersudut dan pasir yang digunakan mengandung kadar lumpur yang cukup tinggi.
EVALUASI DAYA DUKUNG TIANG PANCANG ABUTMEN JEMBATAN GIRDER KELAS A PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PERNIAGAAN KOTA SAMARINDA DIN, JUD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.418 KB)

Abstract

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang umum digunakan, yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur berlapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang letaknya cukup dalam di dalam tanah. Pada Proyek Pembangunan Jembatan Perniagaan Kota Samarinda akan dicari nilai daya dukung aksial perencanaan pondasi tiang pancang berdasarkan data N-SPT memakai metode Mayerhoff, dibandingkan dengan data kalendering lapangan. Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil desain rencana dengan kalendering di lapangan dan mengetahui deviasi dari desain rencana dengan kalendering di lapangan. Selanjutnya menghitung penurunan elastis tiang pancang yang terjadi, serta menghitung efesiensi dan daya dukung kelompok tiang. Berdasarkan pembebanan pada pondasi kelompok tiang pancang, hasil yang diperoleh tidak melebihi daya dukung ultimit tiang, sehingga aman untuk digunakan. Pondasi tiang pancang tidak mengalami penurunan yang besar, sehingga aman untuk memikul beban diatasnya.
PERENCANAAN TEKNIS PEMBANGUNAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA BERINGIN AGUNG KEC. SAMBOJA KAB. KUTAI KARTANEGARA DARMANSUL, LA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan suatu hal yang sangat penting karena air bersih selalu dibutuhkan dalam keseharian manusia. Penggunaan air bersih tak hanya sebatas kebutuhan rumah tangga saja, tetapi kebutuhan air bersih juga menyangkut fasilitas umum dan pelayanan publik lainnya. Peningkatan kebutuhan air bersih tak terhindarkan baik dari segi kualitas dan kuantitas karena jumlah penduduk yang terus meningkat.Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih di Desa Beringin Agung Kec. Samboja Kab. Kutai Kartanegara pada tahun 2022 dan kebutuhan debit pada tahun proyeksi, kemudian untuk mengetahui daya pompa intake maupun distribusi dan diameter pipa yang digunakan untuk pendistribusian air bersih ke rumah warga dan fasilitas umum yang berada di Desa Beringin Agung Kec. Samboja, kemudian untuk mengetahui kehilangan tekanan pada pipa distribusi.Dari hasil perhitungan, didapat jumlah penduduk pada tahun 2022 sebesar 1868  jiwa dengan kebutuhan air bersih sebesar 10 lt/dtk. Dengan besarnya kebutuhan air tersebut maka daya pompa intake yang digunakan adalah 1.938 Kw dan 1.044 Kw untuk pompa distribusi. Kemudian dari hasil analisa pipa distribusi di dapat ukuran pipa berdiameter 150 mm Dan diketahui kehilangan tekanan energy pada pipa distribusi sebesar 1.15 Bar.
EVALUASI KINERJA BIAYA DAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN FISIK PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU KELURAHAN TANJUNG LAUT KOTA BONTANG rachim, Abdur
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.94 KB)

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) suatu bentuk pemanfaatan lahan pada suatu kawasan yang diperuntukan untuk penghijauan dimana wilayah atau area Ruang Terbuka Hijau  tersebut, yang selanjutnya akan meningkatkan ketersediaan udara bersih yang diperlukan masyarakat, serta sekaligus dapat meningkatkan nilai estetika kota. Dalam skripsi, penulis mengangkat masalah tentang bagaimana menghitung hasil evaluasi kinerja biaya dan waktu sesuai dengan pekerjaan di kota Bontang, tepatnya di wilayah Kelurahan Tanjung Laut. Metodologi penelitian yang dikumpulkan seperti laporan bulanan, waktu pelaksanaan, Rencana Anggaran Biaya, foto dokumentasi, dan gambar kerja. Dengan menggunakan metode perhitungan Earned Value Methode kita dapat menghitung dan mengevaluasi biaya dan waktu serta dapat mengukur besarnya suatu pekerjaan sesuai dengan jumlah anggaran yang disediakan yang berada di Kelurahan Tanjung Laut  di Kota Bontang. Dari hasil penelitian ini pada bulan pertama sampai ke enam biaya yang dikeluarkan lebih besar dari nilai anggaran, sedangkan jadwal pelaksanaan lebih lambat dari waktu yang ditentukan.
STUDI ALTERNATIF JEMBATAN SUNGAI KARANGAN KABUPATEN KUTAI TIMUR DENGAN STRUKTUR PRECAST PRESSTRESS ANWAR, FAHMI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.854 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan dan perkembangan penduduk serta ekonomi daerah  yang  kurang  mendapatkan  perhatian  dari  pihak  pemerintah,  karena akses untuk mencapai daerah tersebut masih sulit untuk di jangkau. Sehubungan dengan hal tresebut maka sangatlah penting melakukan penelitian ini salah satu penunjang untuk kemudahan akses mencapai daerah – daerah yang seharusnya mendapat perhatian dalam pengembangan  daerah tersebut agar tidak tertinggal.Salah satu akses penunjang sarana transportasi adalah Jembatan. Jembatan adalah  suatu kontruksi  yang berfungsi untuk  menghubungkan  dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, aliran sungai, danau dan lain-lainKecamatan Karangan merupakan sebuah Kecamatan yang memiliki penduduk berpenghasilan dari sektor pertanian  dan perkebunan.  Untuk memudahkan  akses dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan  harus melewati  jembatan,  yang  mana  keadaan jembatan  tersebut  sangat  kritis  serta sangat beresiko. Karena keadaan  jembatan tidak layak untuk dilalui oleh kendaraan besar maka dari itulah penelitian ini dilakukan, agar resiko kecelakaan akibat kegagalan kontruksi yang sudah tidak layak lagi untuk di manfaatkan oleh masyarakat tidak terjadi.Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat beberapa masalah yang kemudian di fokuskan pada bagaimana perhitungan pembebanan pada jembatan, bagaimana perhitungan struktur atas jembatan tipe Precast presstress, bagaimana perhitungan struktur bawah jembatan.Adapun maksud dalam penelitian ini, adalah untuk menghitung struktur bangunan atas dan bawah jembatan Precast presstress sesuai dengan persyaratan yang diijinkan, agar memenuhi ketentuan, kekuatan, serta keamanan bagi penggunanya.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih di fokuskan kepada perhitungan struktur atas jembatan, meliputi : trotoar , plat lantai jembatan, tiang sandaran, dan girder jembatan Precast presstress, untuk perhitungan struktur bawah jembatan, meliputi : abutment, pondasi, wing wall, pier, dan kolom pilar  pada jembatan yang mengacu pada SNI T-02-2005 tentang pembebanan jembatan yang digunakan sebagai Pedoman perencanaan.

Page 45 of 111 | Total Record : 1106