cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
STUDI PERANCANGAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG 4 LANTAI ANDIKA, RIKO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.189 KB)

Abstract

From structural engineering advances to the present, we have been able to design awide range of construction buildings both from the size of the difficulty in the construction. In theplanning of a building construction, it is important for the planner to know the function and the use ofthe building to the built, it is because by knowing the purpose and use of the building is expectedplanner can be more thorough in designing and planning both in terms of accuracy of the exactcalculation and quality as well cost efficient.The process of using SAP 2000 program, giving ease in designing ideal model structurebesides also advantage of usage of SAP 2000 can accelerate the process of calculation analysisaccurately.
PERANCANGAN DINDING PENAHAN TANAH PADA PENANGANAN LONGSORAN JEMBATAN LESAN KABUPATEN BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR IDI, JUNA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.082 KB)

Abstract

Retaining wall is a building built to withstand a steep collapse of soil orslopes built in a place where steadiness can not be guaranteed by the slope of thesoil itself. The retaining wall building is used to withstand lateral soil stress causedunstable unstable ground. The building is widely used on projects: irrigation,roads, ports, and others.The landslide that occurred on the Lesan bridge of Berau district of EastBorneo Province has damaged some roads and is feared will damage the abutmentstructure of the bridge if not handled quickly and accurately.The method used in analyzing the stability of the retaining wall in thelandslide is by using Coulomb and Rankine methods, while the method used inanalyzing the carrying capacity of soil occurring using Terzaghi method.From the calculation results can be concluded that, the dimension of theretaining wall is 6 meters high and 1 meter wide body, 0,8 meters thick plate with20 and 25 meters per segment review. Secure the stability of a retaining wall is tobolster however effect the shear, so that the necessary foundation piles is required.
PERHITUNGAN PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH Studi Kasus Pembangunan Gedung Kuliah Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda NAWAN, GU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.3 KB)

Abstract

Gunawan, Pembanguan gedung sering menjadi masalah dalam keterlambatan pelaksaan pembangunan dikarenakan banyak yang harus dipertimbangkan dalam produktivitas tenaga kerja. Dalam meningkatakan produktifitas diharaapkan dalam pelaksaan pekerjaan dilapangan dapat mengurangi akan kehilangan waktu.Mengetahui produktivitas tenaga kerja mandor, tukang dan pengawas lapangan. Serta mengetahui koefesien.Metode yang digunakan peneliti dalam penyelesaian rumusan masalah adalah dengan metode time stady, implementasi crew balance chart dan analisa Diskriptif.Berdasarkan hasil penelitian mengunakan implementasi crew balance chart, makan produktivitas tengga kerja kurang memuaskan dapat diliat dari besarnya nilai tidak produktiv tenaga kerja : Ansori sebesar 104.77% koefisien 37.62%, Suwarno 98.71% koefisien 31.43%,Gondrong 49.99% koefisien 44.29%, Supri 162.92% koefisien 47.96 %,Suparman171.73% koefisien 47.62%, Tugiran 237.53 % koefisien 49.05%, Juwono 157.90% koefisien 47.38%, Teguh 146.23% koefisien 47.14%, Marno 116.70% koefisien 43.33 %, Hartono130.74 % koefisien 44.29%, Trimo 132.79% koefisien 45.00%, Ambon 112.2 % koefisien 41.67%, Abdullah 156.86% koefisien 46.90%, Toni 113.96% koefisien 43.67%, Doni 155.55% koefisien 47.14, Prayoto 140.64 % keoefisien 45.71%.
KAJIAN PEMODELAN MATEMATIS AKIBAT PENGARUH VARIASI FAKTOR REDUKSI BEBAN MATI PADA SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS SUKISNO, MORO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.649 KB)

Abstract

Indonesia terletak didaerah rawan gempa, sehingga perlu direncanakan struktur bangunan tahan gempa. Kajian ini dilakukan terhadap variasi faktor reduksi beban mati menurut SNI 1727-2013. Beban gempa masukan meliputi statik ekivalen dan respons spektrum dengan program SAP2000. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi faktor reduksi beban mati pada Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) terhadap nilai gaya dalam, hubungan nilai gaya dalam dan pengaruh terhadap komponen struktur. Hasil penelitian menunjukkan nilai gaya dalam dengan perbedaan tidak signifkan dengan rata-rata untuk gaya aksial = 10,40%, gaya geser = 9,82%, dan momen lentur = 9,83%. Hubungan nilai gaya dalam dengan regresi untuk gaya aksial y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1, gaya geser y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1, momen lentur y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1 dan dengan nilai R2 = 1 maka nilai interpretasi hasil sangat tinggi, dan kebutuhan penulangan tidak berubah.
MANFAAT PEMBANGUNAN JALAN TOL SEGMEN KM 38 BALIKPAPAN - SAMARINDA INDRIANI, FIRDA AYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.032 KB)

Abstract

Firda Ayu Indriani , Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu pintu gerbang pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur berdampak tingginya pertumbuhan ekonomi dimana pendapatan daerah tertinggi di Pulau Kalimantan memberikan dampak terhadap kebutuhan infrastruktur yang tinggi pula. Hal ini tercermin dari proporsi PDRB Provinsi Kalimantan Timur yang mencapai 69,96% dari total PDRB provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan dan merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke 6 di seluruh Indonesia pada tahun 2013. Di sisi lain tingginya peran kota Samarinda dan Balikpapan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial membutuhkan prasarana jalan dengan kualitas tinggi yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat dimana hal tersebut dijawab  melalui penyediaan jalan tol yang menghubungkan ke dua kota.Kinerja lalu lintas adalah ukuran kuantitatif mengenai kondisi operasional fasilitas lalu lintas berdasarkan penilaian instansi teknis terkait. Untuk mendapatkan parameter-parameter yang diperlukan dalam pemrosesan digunakan IHCM 1997 (Indonesian Highway Capacity Manual 1997) sebagai acuan, dan apabila hal-hal tidak didapatkan, maka digunakan HCM 2010. Sedangkan untuk perhitungan gerbang tol menggunakan acuan yang dikeluarkan oleh PT. Jasa Marga.Volume lalu lintas pada ruas jalan tol Balikpapan – Samarinda dalam kondisi terdapat batasan kapasitas jalan sejumlah 4 lajur 2 arah (4/2 D) sebesar 8640 kendaraan/hari sedangkan 6 lajur 2 arah (6/2 D) sebesar 12960 kendaraan/hari.
KAJIAN JARINGAN IRIGASI PADA DESA MUKTI JAYA KECAMATAN RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR Irawan, Muhammad Yusni
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.436 KB)

Abstract

Muhammad Yusni Irawan, Kajian Jaringan Irigasi Pada Desa Mukti Jaya Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur di bawah bimbingan Pembimbing Purwanto, ST., MT dan Yuswal Subhy, ST., MTPenggunaan air untuk irigasi merupakan satu di antara berbagai alternatif pemanfaatan air. Air yang dapat dimanfaatkan dengan baik untuk usaha pertanian mencakup penyediaan dan pemberian air irigasi yang cukup efisien, yaitu kekurangan ataupun kelebihan air.  Menyediakan dan memberi air irigasi supaya efisien tidaklah sederhana karena banyak faktor yang mempengaruhi cara penyediaan dan pemberian air irigasi secara efisien, selain itu tidak efisiennya penyediaan dan pemberian air irigasi pada saluran ataupun pada lahan, dapat mengurangi atau menurunkan produktifitas pertanian.Luas potensi daerah irigasi Desa Mukti Jaya Kecamatan Rantau Pulung adalah sebesar 10.053,15 Ha.Daerah aliran sungai (DAS) Benumuda merupakan sungai yang airnya mengalir sepanjang tahun (perenial). Adapun Luas DAS dari Sungai tersebut adalah ±237.554 Km2. Kemiringan sungai rerata 0.00908 dengan panjang sungai 35.981 Km.Stasiun Hhujan yang digunakan adalah sta. KPC (2004 – 2015) dan data klimatologi yang digunakan pos Klimatologi Sangatta.Berdasarjkan analisa perhitungan evapotranspirasi, angka terbesar evapotranspirasi adalah pada bulan maret yaitu sebesar 3,76 mm/hari dan 117 mm/bulan. Angka ini tidak mempengaruhi kebutuhan air pada daerah Kajian Irigasi di Desa Mukti Jaya Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur.Perhitungan neraca air dengan  intensitas rencana areal fungsional 286 Ha dan areal potensial 1550 Ha.
ANALISA KERUSAKAN DALAM UPAYA PENGEMBALIAN FUNGSI SECARA OPTIMAL PADA BENDALI II KOTA BALIKPAPAN ATI, YULI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.51 KB)

Abstract

Permasalahan banjir yang terjadi di kota Balikpapan disebabkan karena ketidakmampuan penampang  geometrik sungai dalam menampung debit banjir serta pengaruh pasang surut air laut dan dengan adanya Bendali II tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga keberadaannya perlu di pertahankan dengan baik dan benar, dan hal ini tentunya dapat didapatkan dari pemeliharaan bendung secara tepat melalui Analisa Teknis Teknis Kondisi serta akan didapatkan angka kebutuhan pemeliharaan .Hasil Analisis Teknis Kondisi pada Bendali II adalah  72,00 % jadi masuk dalam perbaikan korektif, tetapi dalam Analisis tiap item ada 3 item yang perlu perbaikan preventif dan 2 lainnya memerlukan perbaikan korektif agar Bendali II berfungsi sesuai dengan yang diharapkan maka hal yang harus diperhatikan adalah pemeliharaan harus dilakukan secara continue. Bagi penelitian selanjutnya, agar dikaji lebih mendetail terutama mengenai kondisi sedimentasi yang tiap tahun akan mengakibatkan tampungan dari Bendali II sendiri bisa berkurang..
PENGGUNAAN SEMEN DARI BERBAGAI MACAM MERK PADA RANCANGAN CAMPURAN BETON NORMAL DENGAN MUTU f’c 30 Mpa, f’c 20 Mpa dan f’c 15 Mpa ADI, ARI SASMOKO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton terbentuk dari campuran antara semen, agregat kasar, agregat halus, air dan jika diperlukan ditambah bahan tambah dengan maksud mengubah sifat beton yang akan dicampur. Semen Portland disebut juga semen hidrolis yang dihasilkan dengan cara menggiling terak semen portland terutama yang terdiri atas kalsium silikat yang bersifat hidrolis dan digiling bersama-sama dengan bahan tambahan berupa satu atau lebih bentuk kristal senyawa kalsium sulfat dan boleh ditambah dengan bahan tambahan lain. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa karakteristik kuat tekan beton dari berbagai penggunaan merk semen dengan mutu beton f’c 30 MPa, f’c 20 MPa dan f’c 15 MPa. Hasil penelitian dari mutu beton yang digunakan pada campuran dengan menggunakan seemen merk tonasa, semen merk gersik dan semen merk conch hasil Pengujian kuat tekan beton diatas tasget yang disyaratkan yaitu spesifikasi batas atas. Campuran beton menggunakan semen merk tiga roda dan semen merk bosowa hasil ujinya ada yang dibawah target atau spesifikasi batas atas tetapi memenuhi syarat dari mutu beton yang direncakanan
STUDI ANALISIS DRAINASE PADA RUAS JALAN BANGGERIS KE JALAN CENDANA KOTA SAMARINDA ILHAM SURYADI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.059 KB)

Abstract

Muhammad Ilham Suryadi , Studi Analisis Drainase Pada Ruas Jalan Banggeris Ke Jalan Cendana Kota Samarinda, di bawah bimbingan Dr. Ir. H.Benny Mochtar EA., M.T  dan Ir. Jusuf Dea M.TGenangan yang terjadi pada ruas jalan banggeris ke jalan cendana merupakan dasar yang melatar belakangi pelaksanaan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas saluran drainase yang ada pada Jalan Banggeris dan Cendana memadai atau tidak dengan cara membandingkan antara debit yang tersedia di lapangan dengan debit hujan maksimum. Dalam pelaksanaannya diperlukan studi di lapangan mengenai dimensi saluran yang ada, panjang lintasan terjauh, waktu konsentrasi, dan pemanfaatan tata guna lahan sekarang. Dalam menganalisis data sekunder diperlukan perhitungan mengenai luas DAS, uji hipotesis, analisis parametik statistik, analisis frekuensi, uji kebaikan sesuai, penentuan hujan rencana, dan menganalisis intensitas hujan rencana. Dari hasil studi di lapangan didapatkan panjang lintasan terjauh yang dilalui air yaitu pada simpang tiga Jalan Banggeris sampai jembatan cendana (3,084 km). Analisis intensitas hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berturut-turut. Setelah dilakukan pengecekan maka didapatkan bahwa kapasitas yang tersedia tidak memadai dalam menampung debit hujan maksimum yang terjadi sehingga diperlukan perbaikan sistem drainase. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat drainase baru dibawah muka jalan. 
ANALISA PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KNTILEVER PADA JALAN POROS SAMBOJA-SEPAKU KALIMANTAN TIMUR ALFIANTO, ACHMAD TRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.401 KB)

Abstract

Longsor pada jalan poros samboja – sepaku terjadi pertama kali pada awal tahun 2016, penanggulangan sementara longsoran yang dilakukan pertengahan tahun 2016 belum menyelesaikan masalah, karena tidak mempertimbangkan aspek geoteknik penyebab longsor. Studi geoteknik yang dilakukan di lokasi longsor mencakup pekerjaan lapangan, Pekerjaan lapangan terdiri dari pemetaan topografi, pengujian kondisi tanah dan pengambilan contoh tanah.Dari Hasil Yang Didapatkan Berdasarkan Analisis Yang Dilakukan Adalah Sebagai Berikut: Stabilitas Terhadap Guling Aman, Stabilitas Terhadap Geser Dinyatakan Tidak Aman, Dan Stabilitas Terhadap Daya Dukung Tanah Dinyatakan Aman. Oleh Karna Itu, Untuk Meningkatkan Daya Dukung Tanah. di perlukan dinding penahan tanah

Page 46 of 111 | Total Record : 1106