cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
KAJIAN PERENCANAN DINDING PENAHAN TANAH PADA KEGIATAN PEMBAGUNAN TURAP JALAN POROS TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA ZHAHIR SAPUTRA, US AL-
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.049 KB)

Abstract

Us Al-Zhahir. Saputra,Retaining wall structure calculations on the construction of an avalanche on the road KM-12 TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA, the method of retaining walls (Dinding penahan tanah).       Roads is the so-called inter-city, the area around this road has undulating topography in terms of hilly and valley, Because it is in this area a lot of landslides. Prevention of landslides on roads Tenggarong Kabupaten Kutai Karta Negara make the construction of retaining walls (Dinding penahan tanah), The construction planning through stages such as, the actual field data collection (topography and soil investigation data) to the analysis of the shape, dimensions and stability of the construction. This construction that will hold soil landslides.        So that insecurity, especially in the avalanche area roads TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA can be solved with the handling of avalanche using Soil Retaining Walls Structures, expected handling of avalanches by using this method can overcome the problem of landslide-avalanche in other areas not just in road course, but in other areas in Indonesia, especially in East Kalimantan.         Observations in the field show that knowledge in college many equipped with the knowledge and insight in the field,
OPTIMASI LEBAR BANGUNAN PELIMPAH DAN TINGGI BENDUNGAN PENGENDALI (BENDALI) SURYANATA DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SYAYRI, BOS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.92 KB)

Abstract

Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah memberikan gambaran umumdalam menganalisa perhitungan tinggi muka air maksimum yang diperolehdari perubahan beberapa lebar spillway, dan biaya yang harus dikeluarkandari perencanaan berbagai macam lebar spillway.Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan skripsiini yaitu:1. Menghitung tinggi air maksimum yang diperoleh dari perubahanbeberapa lebar spillway2. Menghitung biaya yang harus dikeluarkan dari perencanaan berbagaimacam lebar spillway
ANALISIS KAPASITAS RUAS JEMBATAN KUTAI KERTANEGARA IMAN, SUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.745 KB)

Abstract

Transportasi adalah sarana penunjang yang penting bagi pembangunan suatu negara yang sedang berkembang. Hal tersebut tercermin semakin meningkatnya kebutuhan akan transportasi. Kebutuhan transportasi bagi mobilitas manusia, barang dan jasa setiap tahunnya akan meningkat sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan populasi penduduk. Pertumbuhan populasi penduduk akan mengakibatkan meningkatnya kebutuhan transportasi.Jembatan adalah suatu struktur kontruksi yang memungkinkan rute transportasi melalui sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai saluran irigasi dan pembuang . Jalan ini yang  melintang yang tidak sebidang dan lain-lain.Pembangunan jembatan ini dimulai pada tahun 1995 dan selesai pada 2001 dengan kontraktor PT Hutama Karya yang menangani proyek pembangunan jembatan tersebut. Jembatan ini merupakan sarana penghubung antara kota Tenggarong dengan kecamatan Tenggarong Seberang yang menuju ke Kota Samarinda ataupun sebaliknya yang dapat ditempuh hanya sekitar 30 menit. Melewati Jembatan Gerbang Dayaku Kutai Kartanegara ada pemandangan menarik yang dapat disaksikan, yaitu hamparan sebuah pulau kecil yang memisahkan Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang, yaitu Pulau Kumala, sebuah pulau yang telah disulap menjadi Kawasan Wisata Rekreasi yang banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.              Adanya jembatan Kutai Kartanegara yang merupakan jembatan penghubung maka banyak aktifitas mobilisasi pergerakan arus lalu lintas maka harus dilakukan perhitungan kapasitas ruas jembatan untuk mengukur kinerja dan tingkat pelayanan untuk jembatan..              Karakteristik fisik Jembatan Kutai Kertanegara  memiliki panjang 750 meter, memiliki kondisi perkerasan yang relatif baik dengan permukaan yang cukup rata. Jembatan ini merupakan jalan dua arah tanpa pemisah median dan memiliki dua lajur. Tiap tiap lajur lebarnya 3 meter sehingga lebar badan jalan adalah 6 meter. Di sebelah kiri dan kanan jalan dilengkapi dengan trotoar selebar 1 meter. Jembatan Kutai Kertanegara merupakan jembatan penghubung dari Kota Tenggarong ke Tenggarong Seberang menuju Kota Samarinda dan sekitarnya, sehingga banyak dilalui oleh kendaraan yang mempengaruhi kapasitas dari Jembatan Kutai Kartanegara.
EVALUASI KINERJA JARINGAN AIR IRIGASI DESA TANJUNG LABU KECAMATAN RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR ARISANDI, REZA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.906 KB)

Abstract

Reza Arisandi, Evalusi Kinerja Jaringan Air Irigasi Desa Tanjung Labu Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur, di bawah bimbingan Purwanto, ST., MT dan Yuswal Subhy, ST., MT            Irigasi mempunyai peranan untuk meningkatkan produksi tanaman khususnya padi sebagai suatu komoditas di Indonesia, pada dasarnya irigasi  dapat dilakukan dengan cara menyediakan dan mengatur kebutuhan air untuk tanaman. Kebutuhan air untuk tanaman dipengaruhi oleh kehilangan air yang disebabkan penurunan kinerja jaringan irigasi. Untuk meningkatkan produksi tanaman dapat juga dilakukan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia sehingga penggunaan lahan menjadi efektif. Lokasi studi Daerah Irigasi Desa Tanjung Labu Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur. Menghitung besarnya kebutuhan air irigasi dilakukan dengan menggunakan metode F.J Mock, maka dari analisis kebutuhan air irigasi diperoleh pola dan masa tanam yang baik dari besarnya hasil debit andalan DAS sungai Benumuda. Berdasarkan hasil penelitian ini debit andalan adalah sebesar 181.05 m3/det dan kebutuhan air adalah sebesar Padi I 19.70 lt/dt/ha , Padi II 20.40 lt/dt/ha, Palawija 28.23 lt/dt/ha, dan Padi I 19.70 lt/dt/ha. Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa Irigasi Desa Tanjung Labu kurang optimal. Ini terlihat dari rencana luas irigasi yang sebesar 1.317 Ha dan yang dapat terairi hanya 835 Ha.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI RAWA MUARA ASA KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PRADITYA, RIO WAHYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.217 KB)

Abstract

Kawasan yang berada pada areal yang cukup datar dan masih memiliki areal yang belum difungsikan sebagai sawah karena belum adanya air irigasi dan ditunjang dengan kondisi tanah yangmendukung untuk pertanian, Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan suatu kajian untuk dipakaisebagai acuan pengembangan Daerah Rawa(DR) Muara Asa. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui kebutuhan air untuk pola tanam,mengetahui kapasitas debit andalan yang dibutuhkan dan juga mengetahui dimensi saluran yang diperlukan untuk mengaliri daerahrawa di Muara Asa tersebut.Dalam pelaksanaannya diperlukan data proyek, peta, serta buku/refrensi mengenaiirigasi, dan data curah hujan dari BMKG setempat,Dalam menganalisis data primerdiperlukan cara survey langsung di lapangan untuk pengambilan data dokumentasi, datalapangan dan observasi lapangan.Dari hasil studi di lapangan didapatkan kebutuhan air maksimum untuk padi Isebesar 1.724m³/det,padi II 1.724m³/det dan Palawija 0,026m³/det diambil dari alternativeIV karena jumlah maksimum luas areal yang dapat di aliri yang terbesar yaitu284,930m²,perhitungan debit andalan (Q80) yang terbesar 7.167m³/dt pada bulan April,dandimensi saluran irigasi terbesar pada daera rawa(DR) Muara Asa terdapat pada saluranprimer Muara Asa Kanan 10 tengah dengan ukuran lebar dasar saluran 1.045m dan tinggiair sebesar 0.965m sehingga tinggi total saluran adalah sebesar 1.265m,dengan kemiringansaluran sebesar 0.0007421294
ANALISIS PERKERASAN BETON SEMEN RUAS JALAN GUNUNG PETUNG PAL 6 TEMBUS KELURAHAN BUKIT BIRU TENGGARONG YADI, MUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kapasitas jalan cenderung tetap berbanding terbalik degan tingkat pertumbuhanhan kendaraan yang terus bertambah setiap tahunnya.Penelitian ini bertujuan mengetahui tingakat kebutuhan jalan yang ada di Ruas Jalan Gunung Petung Pal 6 Tembus Keluran Bukit Biru Tenggarong. Lajunya pertumbuhan penduduk di kawasan tersebut dan rata – rata dari meraka memiliki kendaraan maka kalau tidak diikuti dengan pengembangan infrastruktur dapat mengakibatkan permasalahan-permasalahan, salah satunya adalah transportasi.Penelitian ini juga bertujuan untuk para penduduk yang mayoritas petani agar mereka  mudah dalam hal transportasi untuk mengangkut hasil tani yang dihasilkan. Selain itu,perimbangan keuangan antara pusat dan daerah, yang merupakan wujud nyata dari Undang – undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah ternyata memberikan peluang kepada daerah untuk mengatur daerahnya sendiri, hal ini dapat dilihat hampir di semua daerah di indonesia yang sedang berlomba-lomba dalam hal pembangunan  guna peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang perekonomian dan perkembangan daerah. Selain itu, banyaknya kegiatan fisik pembangunan yang sedang berjalan, tentunya juga menuntut adanya kemampuan, keahlian dan sumber daya manusia yang cukup tinggi, baik dalam perencanaan proyek, pengawasan, dan pelaksanaan di lapangan. Salah satu program dalam peningkatan sarana dan prasarana di Kabupaten Kutai Kartanegara, adalah program peningkatan jalan dan jembatan yang di wujudkan dalam kegiatan peningkatan jalan Gunung Petung Pal 6 Tembus kelurahan Bukit Biru, sehingga diharapkan dapat memberikan layanan dan kenyamanan yang lebih maksimal bagi pengguna jalan dan masyarakat di wilayah tersebut. 
CALCULATION RESERVOIR STRUCTURE ANALYSIS AND NEEDS OFWATER IN VILLAGE OF BUKIT PINANG DISTRICTS SAMARINDA ULU SAMARINDA ASWIN, ELFIANSYAH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.184 KB)

Abstract

Preparation of this paper aims to know how the steps in planning a network system needs clean water in an area. Areas of interest in the preparation of this essay in the Village Bukit Pinang District of Samarinda Ulu Kota Samarinda. In the preparation of this paper, there are two steps done. The first collects data last 5 years the number of people to analyze the needs of clean water. The method used to analyze the amount of clean water needs by using population projections for the next 20 years. After the clean water needs in mind, the next step of designing buildings supporting the clean water network system. Support buildings designed in the preparation of this paper that the reservoir. In the calculation of reservoir building structure using cross section.  From the analysis of the needs of clean water in the village hill nut that is assuming for the next 20 years the importance of the need for water in the village of Bukit Pinang ie, 47.51 liters / second. So that the capacity of the reservoir is used to offset fluctuations pengguanaan clean water in the village of Bukit Pinang is 884.31 m3.Akan but in this paper the design of the structure of the reservoir in the view becomes a capacity 2100 m3. It is intended that the reservoir was built to serve all the needs of water in the city of Samarinda. uctures used in the reservoir is reinforced  concrete.
PENGARUH PENAMBAHAN ANTI STRIPPING PADA CAMPURAN ASPAL BETON AC-WC DENGAN MATERIAL SPLIT EX. PALU DAN PASIR PUTIH EX. MUARA BADAK DESTIANI, SUKMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.059 KB)

Abstract

Dalam masa pelayanannya, campuran aspal akan mudah mengalami stripping atau pengelupasan aspal dari agregat yang disebabkan oleh hilangnya ikatan atau adhesi dari campuran tersebut. Hal ini mengakibatkan beberapa jenis kerusakan perkerasan seperti bergelombang, retak – retak dan mendorong pelepasan butiran-butiran agregat pada badan jalan.Salah satu cara untuk mengatasi kerusakan-kerusakan pada jalan dengan memperbaiki perilaku campuran beraspalnya,yaitu dengan cara meningkatkan kualitas sifat-sifat aspal, kualitas agregat, dan memperbaiki mekanisme pengolahan.Metode - metode yang digunakan dalam menganalisa mengacu kepada (Standar Nasional Indonesia) dan Spesifikasi Umum. Untuk mendapatkan hasil analisa yang sesuai dengan standar dan spesifikasi maka benda uji di buat bervariasi seperti menggunakan variasi batas atas,tengah ataupun bawah pada perencanaan analisa saringan dan komposisi campuran sesuai dengan hasil presentasi serta pengaruh penambahan anti stripping (anti pengelupasan) pada campuran aspal .Adapun batasan masalah dalam penelitian ini antara lain adalah Campuran aspal yang ditinjau adalah aspal beton AC-WC, material menggunakan Split Ex. Palu, dan Pasir Putih Ex. Muara Badak, aspal yang digunakan yaitu aspal pertamina penetrasi 60/70, parameter pengujian menggunakan metodemarshall dan pada pengujian stabilitas sisa marshall dengan kadar aspal optimum menggunakan penambahan anti stripping sebanyak 0,2%, 0,3%, 0,4%, 0,5% terhadap berat aspal, tidak melakukan penelitian terhadap anti stripping, Tidak melakukan pengujian pada aspal.Maksud dari penelitian ini adalah  menganalisa pengaruh penambahan Anti Stripping pada campuran aspal beton AC–WC dengan menggunakan material Split Ex. Palu dan Pasir Putih Ex. Muara Badak. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan anti stripping pada campuran aspal AC–WC menggunakan material Split Ex. Palu dan Pasir Putih Ex. Muara Badak terhadap nilai – nilai karakteristik Marshall yang memenuhi spesifikasi.
Perencanaan Ulang Terminal Penumpang Pelabuhan Samarinda Dengan Pendekatan Arsitektur Fungsionalisme 2017 ZABET, MONICA ELVA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3855.08 KB)

Abstract

Kota Samarinda merupakan Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, luas wilayah kota Samarinda 783 km² dengan jumlah penduduk sekitar 812,597 jiwa yang mengalami peningkatan pertaunnya. Sungai mahakam yang mebelah kota Samarinda juga merupkan salah satu gerbang menuju kota Samarinda melalui Transportasi air,saha satunya yaitu keberadaan Terminal penumpang pelabuhan Samarinda yang terletak di jalan Laksmana Yos Sudarso yang merupakan pelabuhan umum melayani jasa debarkasi dan embarkasi penumpang khususnya di Kota Samarinda yang menghubungkan pulau Kalimantan dengan pulau Sulawesi.Pada umumnya Pelabuhan penumpang Samarinda mengalami peningkatan pengguna jasa setiap tahunnya terlihat dari sering terjadinya penumpukan penumpang baik yang keluar maupun yang datang ke Kota Samainda khususnya hari libur nasional. Hal ini terlihat dari pencapaian kinerja operasional  pelabuhan, menurut data yang di dapat dari pengurus PT.PELINDO IV cabang Kota Samarinda, hingga saat ini mengalami peningkatan pertahunnya, data arus penumpang dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, realisasi tahun 2017 sampai dengan bulan Juli sebesar 41.730 Orang  dari tahun 2015 sebesar 84.512 Orang.Peningkatan pengguna jasa terminal penumpang pelabuhan Samainda mengakibatkan sirkulasi antara penggua jasa dengan pengelola tidak berjalan dengan baik, sirkulasi kendaraan pengantar maupun penjemput yang tidak terorganisir serta sirkulasi antar penumpang baik berangkat maupun datang tercampur menjadi satu
ANALISA PERBANDINGAN DINDING PENAHAN TANAH TYPE COUNTERFORT DAN CANTILEVER JALAN SIMPANG TIGA TANJUNG PALAS SEKATAK BUJI STA. 107+ STA.172 KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA NGGALA, ANTONIUS ALFONSIUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.107 KB)

Abstract

Malinau District is one of the cities in North Kalimantan province, Indonesia. This regency has an area of 18,010,50 km² which is not escape from landslide disaster, especially on highway network which is one of the most important land transportation infrastructure and is an element of regional development in North Kalimantan Province which is experiencing rapid development. High rainfall in the area of North Kalimantan, especially in Malinau District needs to be aware. Therefore, high rainfall can cause floods and landslides. One of the areas that occurred landslide disaster is access road connecting inter province that is Kaltim - Kaltara. Precisely at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji Malinau District of North Kalimantan Province.The purpose of writing this thesis is to be able to know how the process of handling the landslide by plotting a secure retaining wall against the rolling, shifting, and stability of the collapse of land carrying capacity at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji Kab.Malinau North Prov. The purpose of the preparation of this thesis is to know the calculation of the stability of retaining wall Land and Know Technical Technical design of retaining wall. Methods of data collection used in the preparation of this final task include primary data ie photo documentation, material formulas, and other calculations and secondary data include sondir, boring, and undisterd samples. Then after the data obtained then calculated using coulomb and rankine method as an analysis of the calculation of stability and carrying capacity using converse labbare.From the analysis results obtained stability factor to the style of bolsters safe, unsafe stability of the shear force, and unsatisfactory satellites against collapse on cantilever and counterfort walls.The conclusion of this final project is the result of Calculation of Land Retaining Wall Structure in the Construction of Avalanches at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji STA.107 + STA.172, the comparison of Kantilever type of retaining wall using Rankine method can stability value of bolsters 2,459> 2 ( safe), shear force 0.596> 2 (unsafe), stability of collapse 1.274> 3 (unsafe) and with Coulumb method obtained stability value of rolling force of 2,728 ≥ 2 (safe), shear force 0.696> 2 (unsafe), collapse 1.360> 3 (unsafe) While the type of counterfort with the2value of stability of rolling force of 1.864> 2 (unsafe), shear force of 1.140> 2 (unsafe), minimum land carrying capacity of 55.48, minimum carrying capacity of 5 , 53.

Page 49 of 111 | Total Record : 1106