cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN CABLE STAYED DENGAN TWO VERTICAL PLANES SYSTEM TIPE FAN (STUDI KASUS JEMBATAN KEMBAR MAHAKAM IV) NUR, ANGGA ALFIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bridge is a construction aim to connect two piece of paths that caused of obstacles such as valley, river, sea, lake, irrigation channel, train track, etc. Mahakam IV Twin Bridge in Samarinda City is an Arch Bridge or cur ve steel who placed right beside Mahakam I bridge with the main span about 220 M and two side spans about 90 M each.Cable Stayed Bridge is composed of pylon element, girder, and conducted from cables that connect to pylon and girder it selves. This cable distributes it force from girder or bridge floor that caused of traffic load and dead load to pylon bridge.Curve Steel Bridge holds such strong load it selves, even more it lives load too as a national road with a quite long span. It makes a quite strong load for over bridge structure. Depends on this case, this thesis will held about re-planning Mahakam IV Twin Bridge in Samarinda City with different system, which is over bridge structure will able to pass just using pylon and cable, that is Cable Stayed Bridge with Two Vertical Planes System Type Fan.From the planning result, the result of the top structure planning for girder using the Girder Prestress Box, Cable using VSL SSI 2000 Stayed cable System, Pylon Structure 5 mx 5 m with 100 D-32 and lower structure for pylon foundation using 36 steel piles 100 cm with a depth of 60 m.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN PRATEGANG PADA JALAN MUALLAF MENUJU KM.12 JALAN POROS KOTA BANGUN TRIANIDA, ASTUTI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.097 KB)

Abstract

Astuti Trianida, Perhitungan Struktur Jembatan Prategang Pada Jalan Muallaf Menuju Km. 12 Jalan Poros Kota Bangun, dibawah bimbingan Purwanto ST., MT dan Hence Michael Wuaten ST., M.Eng.Jembatan beton prategang merupakan salah satu jenis jembatan dengan material konstruksi beton prategang atau beton yang berisi kabel baja dengan tujuan untuk memberikan tegangan awal berupa tegangan tarik terhadap beton akibat sifat beton yang tidak mampu menahan gaya tarik. Dalam hal ini, beton prategang sebagai solusi untuk mengatasi besarnya tegangan tarik yang timbul pada struktur beton khususnya pada struktur dengan bentang yang besar.Mengingat semakin bertambahnya penduduk berarti juga semakin menambah beban yang harus diterima kontruksi jembatan. Dalam hal ini jembatan prategang  dianggap sesuai untuk menunjang saranan dan prasarana transportasi di Kecamatan Tenggarong. Dalam skripsi ini dilakukan perhitungan struktur jembatan dengan tipe jembatan prategang. Sedangkan perhitungan meliputi struktur atas jembatan dan struktur bawah jembatan.dari penelitian tentang Perhitungan Struktur Jembatan Prategang Pada Jalan Muallaf Menuju Km.12 Jalan Poros Kota Bangun yaitu jembatan ini direncanakan dengan bentang 30 m dan lebar 20 m, slab lantai kendaraan dengan ketebalan 30 cm, trotoar direncanakan dengan ketebalan 30 cm dan lebar 200 cm, jarak antara tiang railling 2 m, balok prategang “I” girder 10 buah sedangkan untuk baja prategang menggunakan jenis strands Uncoated 7 wire super strands ASTM A-416 grade 270 yang menggunakan 3 tendon dengan 19 strand pertendon dan jenis pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang dengan kedalaman 36 m.
KAJIAN LAHAN PARKIR DI PUSAT PERBELANJAAN MALL SAMARINDA CENTRAL PLAZA (SCP) SAMARINDA BAGIO, ARI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.418 KB)

Abstract

Parking is one of the most important elements in the urban  transport as it well affect the modal choice as well as the effect on the community and the transportation system in the city itself either short or long term basis the trade center area. Samarinda city is one area of dense activity. As well as the population growth is very rapid.As  ready of this growth, the number of new buildings that have traction and the seizure of vehicles is quite high, such as the following: mall, central offices, housing and others. Which makes the limited space for the movement of vehicles in the city of Samarinda activity of engine vehicles in the city of Samarinda also quite high each day so we need an area that is strategic to accommodate motorists and car both private vehicles woild also vehicles pub;ic transport them.Observations were made for 5 days with longer observation time 12 hours (10.00-22.00) . Data analysis included accumulated parking, parking duration, turn over parking, parking indeks, parking volume, parking capacity, parking levies.Average accumulated during the study for two wheels at 190.4/ day and for four wheels 98.8/day. Most parking duration is less than 1.5 hours, and turn over average parking during the study for two wheels at 0.152 and for four wheels of  0.196. and income parking fees highest for two wheels is Rp. 2.672.000, and for four wheels is Rp. 3.301.400, and for parking indeks for two wheels is 5.46% and for four wheels is 10.64%. 
PERENCANAAN TEKNIS DINDING PENAHAN TANAH PADA LONGSORAN JALAN SAMPING PASAR SENI KEL. MELAYU KEC. TENGGARONG KAB. KUTAI KARTANEGARA SUSANTO, YUDHI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.72 KB)

Abstract

Analisis dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui aman atau tidaknya dinding penahan tanah  yang berada di jalan Samping Pasar Seni Kel. Melayu Kec. Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara, terhadap stabilitas daya dukung tanah, kestabilan terhadap guling, ketahanan terhadap geser serta stabilitas secara umum, dengan menggunakan beberapa metode umum seperti metode Rankine dan Terzaghi. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut: stabilitas terhadap guling aman, stabilitas terhadap geser dinyatakan tidak aman, stabilitas terhadap daya dukung tanah dinyatakan tidak aman, oleh karna itu, untuk meningkatkan daya dukung tanah diperlukan tiang pancang.             Pengamatan di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliah masih belum lengkap tanpa pengetahuan dan wawasan yang didapat langsung  di lapangan, khususnya di bidang manajemen proyek guna meningkatkan pemahaman dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lapangan.
KAJIAN STRUKTUR 10 LANTAI GEDUNG DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PRAMANA PUTRA, ANGGI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1440.493 KB)

Abstract

Nowadays, almost every city in Indonesia are competing in upgrading the number of development. The development is being done towards the facilities and infrastructure in each city in order to support citizen’s daily needs, such as building construction, bridge construction, road construction, etc. Increasing of development number is also happening in Tenggarong City. This increasing of development number will affect the number of jobs vacancies, so that many constructions expert will be needed. Based on this problem, a construction of an office building, named Manpower and Transmigration of Kutai Kertanegara Tenggarong Building is planned. This building construction is planned because it has an important role for the citizen to provide jobs vacancies for them in their own competence. This research will discuss how to calculate building structure using matrix method and SAP2000 method. This research aims to know any loads that include in the structure.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DAN TIPE MENYANDAR PADA STA 36+600 SAMPAI DENGAN STA36+650 KECAMATAN SEBULU HIDAYATULLAH, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.857 KB)

Abstract

Analisis dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui aman atautidaknya dinding penahan tanah yang berada di STA 36+600 sampai dengan STA36+650 Kecamatan Sebulu terhadap stabilitas daya dukung tanah, kestabilanterhadap guling, ketahanan terhadap geser dengan menggunakan beberapametode umum seperti metode Rankine dan Terzaghi.Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalahsebagai berikut: stabilitas terhadap guling aman, stabilitas terhadap geserdinyatakan tidak aman, dan stabilitas terhadap daya dukung tanah dinyatakanaman. Oleh karna itu, untuk meningkatkan daya dukung tanah diperlukan tiangpancang.Dan observasi lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliahmasih belum lengkap tanpa pengetahuan dan wawasan yang didapat langsung dilapangan, khususnya di bidang manajemen proyek guna meningkatkanpemahaman dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lapangan.
PENJADWALAN WAKTU PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN SALURAN SEKUNDER BLOK PIMPING TANJUNG SELOR PROVINSI KALIMANTAN UTARA PURBA, HENDRA DANIEL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.019 KB)

Abstract

PENJADWALAN WAKTU PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN SALURAN SEKUNDER DI BLOK PIMPING TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN yang merupakan sebagian persyaratan dalam rangka mencapai gelar Sarjana Teknik pada jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencanakan jadwal waktu yang efektif dan perencanaan biaya yang efisien tanpa mengurangi mutu. Di dalam industri konstruksi dikenal beberapa metode penjadwalan proyek, antara lain : Kurva S,dengan Software Microsoft Project. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang umum dipakai di Indonesia, membandingkan masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek untuk mencari karakter yang sesuai dengan sifat proyek, dan melakukan simulasi masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek serta menganalisa kelebihan dan kekurangannya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan 1 jadwal proyek yang meliputi proyek pekerjaan. Kemudian dilakukan analisis data, elaborasi dan komparasi dari 1 sampel proyek, yaitu berupa metode Kurva S yang diubah ke dalam bentuk metode Software Microsoft Project. Hasil analisa menunjukkan bahwa Bar Chart masih umum digunakan di dalam penjadwalan proyek konstruksi,.Agar dapat saling menutupi kekurangan masing-masing metode, maka sebaiknya tidak hanya menggunakan satu metode perencanaan dan penjadwalan proyek, tapi juga dapat mengombinasikannya dengan metode yang lain. Sebagai tindak lanjut dari studi ini adalah perlu adanya penerapan dan penggunaan metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang sesuai dengan karakteristik proyek. Selanjutnya dapat dilakukan kajian yang lebih mendalam untuk mengetahui hubungan logika ketergantungan dan lintasan kritis pada proyek.
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PEKERJA PADA PEMBANGUNAN GEREJA REFORMED INJIL INDONESIA –SAMARINDA HIDAYAT, RIYANTO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.576 KB)

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja harus di jadikan hal yang penting dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja kontruksi  pembangunan Gereja RII Samarinda. karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja yang bisa saja timbul tidak hanya merugikan tenaga kerja saja tetapi juga perusahaan itu sendiri baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Pengertian tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang didefinisikan oleh beberapa ahli tidaklah jauh berbeda satu sama lainnya. Pada dasarnya definisi tentang keselamatan dan kesehatan kerja mengarah pada interaksi pekerja dengan lingkungan kerja dan interaksi pekerja dengan mesin atau alat – alat produksiMaksud dari penelitian ini adalah Bagaimana penerapan K3 terhadap  tenaga kerja pekerja dilingkungan pada proyek kontuksi pembangunan Gereja RII  Samarinda? tujuan penelitian Menganalisa penerapan faktor – faktor kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap tenaga kerja pada proyek konstruksi pembangunan Gereja RII Samarinda. Hasilanalisis penerapan system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di lingkunganproyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda dapat disimpulkan sebagai berikut:Kebijakan k3 dari 30 responden yang mengetahui serta menjalankan penerapan dan operasi kegiatan diperusahaan proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarindasebesar95%Perencanaan K3 dari 30 responden yang mengetahui serta menjalankan penerapan dan operasi kegiatan diperusahaan proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda sebesar 94%Penerapan dan Operasional kegiatan K3 dari 30 responden yang mengetahui serta menjalankan penerapan dan operasi kegiatan diperusahaan proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda sebesar 98%Evaluasi k3 dari 30 responden yang mengetahui serta menjalankan penerapan dan operasi kegiatan diperusahaan proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda sebesar 100%Tinjauan Manajemen k3 dari 30 responden yang mengetahui serta menjalankan penerapan dan operasi kegiatan diperusahaan proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda sebesar 100%Berdasarkan hasil penelitian total penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja adalah 97,4%  angka ini menunjukan bahwa penerapan K3 proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII sudah dilaksanakan dengan baik, Dalam hal ini membuktikan bahwa perusahaan ini telah bertanggung jawab dalam kegiatan proyek yang berlangsung.Fasilitas yang mendukung  penerapan K3 pada proyek kontruksi pembangunan  Gereja RII Samarinda yang dilakukan terhadap 30 responden berada dikisaran 87,45% angka ini dikatagorikan sangat baik dalam hal kelengkapan fasilitas K3 di proyek
ANALISA SISTEM SALURAN DRAINASE PADA RUAS JALAN RE MARTADINATA KOTA SAMARINDA QOLBIE, YAUMIL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.741 KB)

Abstract

Kota Samarinda merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai Ibu Kota Provinsi Kota Samarinda yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pusat sektor industri, pusat sektor perdagangan, sektor pendidikan sekaligus sebagai pusat dari sektor pariwisata. Seperti banyak kota besar di Indonesia, sebagian wilayah Kota Samarinda terletak di dataran rendah.Salah satu permasalahan yang muncul dan memerlukan perhatian khusus adalah permasalahan penataan kota. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan pembangunan Kota Samarinda adalah sebagai Kota Tepian, maka perlu adanya penataan di sekitar kawasan sungai-sungai yang ada di wilayah Kota Samarinda dan Kegiatan konservasi Sumber Daya Air untuk mempertahankan fungsi dan nilai, dengan cara mempertahankan fungsi kawasan lindung / sempadan, pengawetan air dan pengelolaan kualitas air.Program pengendalian banjir Kota Samarinda sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun dari Pemerintah Pusat. Sasaran yang hendak dicapai dari program tersebut adalah cukup jelas untuk pengendalian banjir Kota Samarinda.Pada saat musim hujan debit permukaan yang berasal dari daerah limpasan air permukaan setiap tahun semakin besar, karena air yang meresap ke dalam tanah semakin berkurang seiring dengan perubahan tata guna lahan tersebut. Disamping permasalahan banjir sebagai akibat adanya perubahan tata guna lahan, terdapat pula permasalahan saluran drainase Jalan Re Martadinata khususnya  yang menuju ke Sungai Mahakam sebagai outletnya,dimana kapasitas Sungai Mahakam pada umumnya mampu menahan debit banjir yang ada.Berdasarkan hasil survey yang saya teliti di Jalan RE Martadinata yang merupakan jalan utama menuju Kota Samarinda bahwa, daerah tersebut sering terjadi banjir dan juga jumlah rumah-rumah penduduk dan perkantoran di daerah tersebut semakin padat sehingga mengakibatkan kurangnya saluran drainase dan daerah resapan air.
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE DI JALAN BEDENG, KELURAHAN LEMPAKE SAMARINDA UTARA RAHMAN, AKHDIAT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.936 KB)

Abstract

Seiring berjalannya waktu perkembangan pembangunan terjadi sangat pesat di jalan Bedeng Kelurahan Lempake Samarinda Utara, Selain masalah pesatnya pembangunan, ada masalah lain yang harus di cari solusinya yaitu masalah saluran drainase yang mengalami penurunan kapasitas daya tampung akibat sampah dan sedimentasi yang tinggi.Untuk menangani permasalahan banjir di jalan Bedeng Kelurahan Lempake ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode gumbel, kemudian menghitung debit banjir rancangan dengan metode manning.                          Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 10 tahun seluruh saluran tidak mampu menampung debit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 2,70 m dan tinggi 2,70 m

Page 48 of 111 | Total Record : 1106