cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PELAJAR SEKOLAH DI KAWASAN K.H. AHMAD DAHLAN SAMARINDA SANTOSO, EDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.233 KB)

Abstract

Activity studying in school will lead to a journey that can produce movements that ultimately require a choice of modes of transportation. The selection of modes to school students in the K.H. road area Ahmad Dahlan is not a random process, but is influenced by many factors. The problem is, what factors influence the learner in choosing the mode of transportation to the school and the mode of transportation that many students choose.                The survey was conducted by spreading 342 questioners on students of SMPN 2, MTS. Normal Islam, SMKN 4, SMPN 37 on the road  K.H. Ahmad Dahlan Samarinda. The survey results were analyzed by Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine the mode selection factors.                The analysis shows that the factors that affect school students in the area K.H. Ahmad Dahlan Samarinda in choosing the mode of transportation to school is a safety factor (33.654%), cost factor (23.316%), comfort factor (21.429%), time (19.601%).                For many transportation modes in select school students in the area K.H. Ahmad Dahlan Samarinda is a mode of shuttle transportation (47,368%), private motor (41,520%), public transportation (7,310%), walking distance (3,216%), and for last private car (0,585%).                From the results of the analysis obtained mathematical model of priority scale goals of school students in the area K.H. Ahmad Dahlan Samarinda namely Ymbp (0.0016), Ymrp (0.1069), Yau (0.0188), Yaj (0.1259), Ybk (0.0084).
ANALISIS EFEKTIFITAS JEMBATAN PENYEBERANGAN DIJALAN S.PARMAN (SAMPING MALL LEMBUSWANA) SAMARINDA SAKAI, RIFAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.5 KB)

Abstract

Rifan Sakai, Analisis Efektifitas Penggunaan Jembatan Penyeberangan Dijalan S.Parman(Samping Mall Lembuswana) Samarinda, di bawah bimbingan Rosa Agustaniah, ST.,MT. dan Zony Yulfadly, ST.,MT.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki, serta membuat evaluasi penggunaan jembatan penyeberangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2016, bertempat di jalan S.Parman (Samping Mall Lembuswana) Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data secara primer yaitu, dengan survey langsung melalui penyebaran quisioner dan data skunder yaitu dengan menggumpulkan data lokasi. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Guttman atau disebut juga analisa skala dan analisa tarikan masing – masing moda berdasarkan penggunaan moda, yang mana penggunaan analisa ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara dua variabel.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan analisa Guttman titik kesesuaian diatas 50% yaitu 56,74%, sehingga dapat dikatakan pendapat responden menyatakan setuju.
ANALISA PERBANDINGAN CAMPURAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS EX. TENGGARONG EX. PALU DAN AGREGAT KASAR EX. PALU DENGAN CARA PERENDAMAN DAN TIDAK DI RENDAM RIZKINA, HAIDIR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.151 KB)

Abstract

Beton merupakan bahan kontruksi yang sangat penting. Contohnya seperti banyak digunakan hampir diseluruh lini pembangunan seperti bangunan, jembatan, perkerasan jalan, bendungan, terowongan, dan sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan kuat tekan beton yang dibuat dengan cara perendaman dan tidak direndam menggunakan metode SNI 03-2847-2013 menggunakan bahan material agregat halus ex. Tenggarong, ex. Palu dan agregat kasar ex. Palu untuk mencapai kuat tekan beton 20.75 Mpa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dengan cara penggabungan bahan material agregat halus ex. Tenggarong, ex. Palu dan agregat kasar ex. Palu untuk pembuatan sampel beton pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari. Dengan menggunakan cara perhitungan mix design dan perhitungan faktor koreksi.Kuat tekan beton rencana f’c = 20.75 Mpa pada bahan material agregat halus ex. Tenggarong, ex. Palu dan agregat kasar ex. Palu dengan perawatan direndam didapat hasil kuat tekan pada umur 3 hari f’c 28.82 Mpa, 7 hari f’c 26.11 Mpa, 14 hari f’c 23.91 Mpa, 21 hari f’c 23.58 Mpa dan 28 hari f’c 24.43 Mpa dapat memenuhi syarat dan untuk kuat tekan beton yang tidak direndam didapat hasil kuat tekan pada umur 3 hari f’c 25.41 Mpa, 7 hari f’c 21.93 Mpa, 14 hari f’c 19.29 Mpa, 21 hari f’c 16.44 Mpa dan 28 hari f’c 16.97 Mpa tidak dapat memenuhi syarat pada umur 14, 21 dan 28 hari. Sehingga disimpulkan bahwa beton yang dirawat dengan perendaman dapat mencapai kuat tekan rencana sedangkan yang tidak direndam tidak dapat mencapai kuat tekan rencana tersebut.
EVALUASI KINERJA BENDUNG IRIGASI CIPTA GRAHA KABUPATEN KUTAI TIMUR RAHMAN, ABDUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.062 KB)

Abstract

Guna meningkatkan fungsi dan memperpanjang umur bendung dan jaringan yang telah terbangun, maka dibutuhkan evaluasi kinerja bendung Cipta Graha Kabupaten Kutai Timur yang berada di wilayah Kalimantan Timur, agar dapat bekerja secara optimal dalam pelayanan kepada masyarakat dan sebagai pedoman bagi para pengelola dalam melaksanakan manajemen (pengelolaan) OP.Didapat nilai indeks kinerja sebesar 60.06 sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja D.I Cipta Graha kurang baik sehingga perlu peningkatan di 6 parameter, terutama di sarana penunjang, Organisasi Personalia dan dokumentasi yang masih minim dari nilai optimum. Namun untuk parameter Prasarna Fisik dan Produktivitas tanam sudah cukup baik serta dukungan dari P3A yang sudah cukup baik.Untuk Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) D.I Cipta Graha membutuhkan biaya ± Rp. 359.704.232 yang terbagi untuk biaya Operasi, Pemeliharaan Rutin Saluran dan Bangunan.Rencana pemulihan kerusakan bendung irigasi yang ada dapat dilihat Rencana Anggaran Biaya Pemeliharaan Korektif D.I Cipta Graha membutuhkan biaya ± Rp. 820.042.000,- yang berguna untuk perbaikan bangunan bendung dan saluran-saluran yang ada di lokasi tersebut.Agar D.I Cipta Graha berfungsi sesuai dengan yang diharapkan maka hal yang harus diperhatikan adalah Operasi dan pemeliharaan harus dilakukan secara continue
ANALISA KEBUTUHAN ALAT BERAT DAN ANALISA BIAYA PEKERJAAN PEMATANGAN LAHAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN PARAS II JLN. JAKARTA I SAMARINDA ARIEFIN, BENNY MOCHTAR EFENDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.842 KB)

Abstract

Istilah “Tanah” dalam bidang Mekanika Teknik dimaksudkan mencakup semua bahan dari tanah lempung (clay) sampai berangkal (batu-batu yang ukuran besar). Semua macam tanah, secara umum terdiri dari tiga bagian, yaitu : butiran tanahnya sendiri, air dan udara yang terdapat didalam ruangan butir-butir tanah tersebut yang disebut pori (voids). Tanah yang hanya ada udara dan tidak tidak terdapat air sama sekali didalam porinya terjadi bila tanah itu dipanaskan atau dikeringkan dalam oven, sedangkan tanah yang porinya banyak mengandung air dan tidak mengandung udara disebut tanah jenuh air (fully saturadet) dimana tanah tersebut biasanya terdapat dibawah permukaan air. Keadaan ini akan berpengaruh berat pada jenis tanah itu sendiri. Berat jenis tanah tanpa kandungan air akan lebih ringan dari tanah yang mengandung penuh air (saturadet). Semakin banyak kandungan airnya maka semakin besar berat jenis tanah tersebut
STUDI DRAINASE RUAS JALAN TALISAYAN SEKITAR JEMBATAN SUNGAI SAKA KECAMATAN SAMBALIUNG KABUPATEN BERAU TRIDIYANTO, DEDIK
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.624 KB)

Abstract

Drainage that comes from the English language that has meaning siphon drainage , drain , remove, or divert water . Generally , drainage may be defined as technical measures to reduce excess water , whether from rain , seepage , or excess irrigation water from an area or land , so that the function of land or areas are not disturbed .              Benefits of the drainage system are formation of a drainage system that can distribute and absorb water at the bridge , oprit bridge and around the river bridge Saka in Talisayan Street Berau district of addition to protect the road , especially oprit from the adverse effects of water to the strength and stability of the building .              Based on the results of the drainage analysis can be concluded ; U -shaped cross section of the water channel is made of reinforced concrete pair , in Region 1 ( D1 ) left and right side of the road Talisayan with the discharge water channels ( Q1 ) = 0.6192 m3 / sec , the dimensions of the channel is High ( h ) = 100 cm , Width ( b ) = 84 cm , length of the water channel ( L ) = 900 x 2 = 1,800 m . Region 2 ( D2 ) to the left and right side of the road Talisayan with the discharge water channels ( Q2 ) = 0.7799 m3 / sec , the dimensions of the channel is High ( h ) = 100 cm , width ( b ) = 92 cm , length of waterways ( L ) = 1600 x 2 = 3200m . Based on the recapitulation of the estimated price for the drainage work Talisayan Street Berau district obtained total drainage works price plus VAT ( VAT ) of 10% amounting to Rp . 2.076.231.597.00
ANALISA STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG SEI KETIMURAN DI DESA SEBEMBAN KECAMATAN MUARA WEIS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA ANSYARULLAH, HAFIZ
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.835 KB)

Abstract

Penyediaan infrastruktur, prasarana dan fasilitas umum merupakan  cerminan kondisi dari Pemerintah setempat. Salah satu bentuk penyediaan infrasruktur, prasarana dan fasilitas umum yang sangat penting adalah penyediaan sarana di bidang transportasi. Transportasi merupakan bagian terpenting dari mekanisme kehidupan manusia dan berkembang sejalan dengan peradaban manusia itu sendiri. Salah satu bagian transportasi adalah jalan raya, jembatan berserta bangunan-bangunan pelengkap yang kesemuanya itu merupakan sarana penghubung darat.Muara Weis merupakan sebuah kecamatan yang terletak di wilayah pedalamanKabupaten Kutai Kartanegara dengan luas wilayah mencapai 1.101.16 km²  Kecamatan Muara Wies terbagi dalam 7 desa, dan desa Lebak Mantan merupakan salah satu desa Kecamatan Muara Wies  yang sangat membutuhkan fasilitas transportasi yang memadai. dimana daerah ini juga berperan sebagai jalur penghubung antar desa di kecamatan tersebut. Desa ini berada di daerah rawarawa dikanan atau kiri jalan, dimana setiap musim penghujan selalu tergenang air, sehingga memutus arus transportasi. 
Perencanaan Kantor Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Di Samarinda 2017 LAGUS, ANDRIANUS WARTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2506.38 KB)

Abstract

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III adalah Unit Pelaksana Teknis dari pemerintah, yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang Efektif dan Efesien. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III merupakan Unit Pelaksana Teknis dari pemerintah yang mengatasi dua wilayah sungai yaitu wilayah sungai Sesayap dan Wilayah Sungai Mahakam. Balai Wilayah Sungai Kalimantan III saat ini belum mempunyai gedung kantor sendiri. Dalam hal ini Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memiliki pekerjaan banyak yang harus diatasi, oleh karena itu dibutuhkan suatu tempat atau bangunan kantor tersendiri bagi para pegawai Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III untuk mengerjakannya. Membuat konsep kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III yang bangunannya berdiri sendiri dengan penataan ruang yang memberikan rasa nyaman para pegawai sesuai dengan kegiatan yang ada di dalam kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dengan bentuk bangunan yang tidak monoton.
ANALISA KEBUTUHAN DEBIT AIR UNTUK KELOMPOK TANI DESA RANTAU MAKMUR KECMATAN RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR YUDA PERDANA, AGAM PERWIRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1846.784 KB)

Abstract

Irigasi merupakan alternatif pemanfaatan air untuk pertanian, guna mendukung terwujudnya kecukupan dan ketahanan pangan khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah penduduk sehingga dilakukan penelitian analisa hidrologi untuk mengetahui kecukupan air di Desa Rantau Makmur.Penelitian ini menggunakan metode analisa frekuensi yaitu distribusi log normal, log person III, gumbel dengan kala ulang 1.25, 2, 5, 10. Analisa evapotranspirasi, dan analisa debit andalan.Dengan luas daerah aliran sungai (DAS) Benumuda 237.554 km² dan panjang sungai 35.981 km membuat kondisi sungai tidak pernah mengering dalam kondisi cuaca kemarau, dan dengan luas areal yang dapat diairi  200.55 ha lahan pertanian maupun palawija di desa Rantau Makmur terpenuhi kebutuhan airnya.  
KAJIAN SISTEM DRAINASE DI WILAYAH JALAN REEL SUNGAI KELEDANG MENUJU JALAN HASAN BASRI KOTA SAMARINDA SAFEI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.049 KB)

Abstract

Dengan semakin kompleksnya permasalahan drainase di perkotaan, maka perencanaan dan pembangunan bangunan air untuk drainase khususnya pada Sistem Saluran Jalan Reel Sungai Keledang menuju Jalan Hasan Basri Kota Samarinda harus dilakukan secara tepat. Perencanaan pengamatan terhadap banjir disebut juga perencanaan pengendalian banjir yang pada dasarnya sangat tergantung pada peranan dan fungsi daripada sungaitujuannya Penelitian adalah Untuk mengetahui besarnya debit banjir kala ulang 5 tahun dan 10 tahun, besarnya debit eksisting dan dimensi saluran drainase yang mampu debit banjir kala ulang 10 tahunMetode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Gumbel dan Metode Log Person type III. Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional.Hasil Kajian drainase menunjukan debit saluran Jalan Reel Sei. Keledang tidak mecukupi debit banjir kala ulang 10 tahun sehingga diperlukan solusi dari kajian tersebut dengan mengubah dimensi saluran didasari perhitungan dengan menggunakan penampang segiempat, berbahan Beton dengan tetap mempertimbangkan faktor kemiringan dasar saluran di rencana tinggi basah 1 meter, lebar bawah 1,8 meter dan tinggi jagaan adalah 0,5 meter.

Page 53 of 111 | Total Record : 1106