cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
STUDY PERBANDINGAN DINDING PENAHAN TYPE KANTILIVER DENGAN TYPE GRAVITASI PADA PERENCANAAN PENANGANAN LONGSORAN RUAS JALAN SANGA-SANGA – DONDANG STA.4+000 KUTAI KARTANEGARA AGUSTIAN, IRPAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.326 KB)

Abstract

Indonesia is a disaster prone country such as floods, volcanoes, fires, earthquakes, landslides, etc. One of the factors of this country is prone to disaster is the climate condition. In East Kalimantan, especially in Sanga-Sanga is an area with low landslide susceptibility, but within it there are settlements and some important access roads leading to other areas. It needs special handling for landslide areas such as the construction of retaining walls so that access roads can be passed and activities undertaken by residents in the area can run smoothly.In this final project, comparing two types of Kantiliver type wall and Gravity type, the purpose and objective is to analyze and plan the stability of the archery wall in the construction of retaining wall, which is safe against bolsters, shear and collapse. Analyze the stability of soil bearing capacity and plan its foundation. Analysis method used by Rankine and Coulomb, while the data used before analyzing retaining wall that is primary data consist of Sondir, Boring, and Topography. As for the secondary data in the form of literature study, and references related to the retaining wal.From the analysis of retaining wall using Rankine and Coulomb method for Kantilever type, the result of Rankine Method of stability of style to bolsters is 2,933 ≥ 2 (Safe), shear stability is 2,397 ≥ 2 (Safe), and the stability of collapse is 26,74 ≥ 3 (Safe). While on the Cuolomb method, the stability value of the force against bolsters is 3.252 ≥ 2 (Safe), stability to shear of 2,650 ≥ 2 (Safe), and the collapse stability of 27,951 ≥ 3 (Safe). Gravity type obtained by Rankine method stability value to bolsters equal to 1,760 ≥ 2 (Unsafe), stability to shear of 1,609 ≥ 2 (Unsafe), and the stability of the collapse of 14,366 ≥ 3 (Safe). While in the Cuolomb method, the stability value of the force against bolsters is 1,947 ≥ 2 (Unsafe), the stability to shear is 1,806 ≥ 2 (Unsafe), and the stability of the collapse is 16.185 ≥ 3 (Safe). For pile analysis result of cantilever type obtained by amount of individual pile as many as 30 fruit with 3 row diameter 30 cm, and got P max 170,234 kN <510,221 kN (Aman). As for the type of gravity obtained the number of individual piles of 19 pieces with the number of 2 lines of diameter 30 cm. and obtained value P max 249,505 kN <510,221 kN (Safe).The conclusion of the final project that the authors make is On Kantilever type Rankine and Coulomb method of stability of the style against bolsters, shear, and stability of the whole collapse (Safe). While on Gravity type Rankine or Cuolomb method of force stability to bolsters, and shear (unsafe), only on the stability of the collapse (Safe)
STUDI KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR KAWASAN INDUSTRI PELABUHAN INTERNASIONAL (KIPI) MALOY KABUPATEN KUTAI TIMUR PUTRA, RIZKI MARENDA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.364 KB)

Abstract

Transportasi laut sebagai bagian dari sistem transportasi nasional perlu terus dikembangkan dalam rangka mewujudkan Wawasan Nusantara yang mempersatukan seluruh wilayah Indonesia. Pengembangan transportasi laut harus mampu menggerakkan pembangunan nasional dan pembangunan daerah khususnya di Kawasan Tengah dan Timur Indonesia, dengan mengutamakan keteraturan kunjungan kapal yang dapat menggairahkan tumbuhnya perdagangan dan kegiatan pembangunan umumnya. Pembangunan pelayaran nasional perlu terus ditingkatkan dan diperluas termasuk penyempurnaan manajemen dan dukungan fasilitas pelabuhan sehingga transportasi laut makin mampu berperan mendukung pembangunan nasional dan dalam menyatukan seluruh wilayah tanah air.Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 93 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pelabuhan Sangkulirang/Maloy pada Bab II Pasal 2 berbunyi untuk menyelenggarakan kegiatan kepelabuhanan pada Pelabuhan Sangkulirang/Maloy yang meliputi jasa kepelabuhanan, pelaksanaan kegiatan ekonomi dan pemerintahan lainnya serta pengembangannya sesuai rencana induk pada Pelabuhan Sangkulirang/Maloy, dibutuhkan lahan daratan seluas 334,557 Ha dan areal perairan seluas 6.347,60436 Ha. Berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan maka kebutuhan lahan daratan dan areal perairan akan dibangunan infrastruktur Pelabuhan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy Kabupaten Kutai Timur.
ANALISA PERUBAHAN GARIS PANTAI MANGGAR BARU ETA CENDEKIA, DENNIS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.988 KB)

Abstract

Dennis Eta Cendekia, Analisa Perubahan Garis Pantai Manggar Baru,di bawah bimbingan Purwanto, ST, MT. dan Yuswal Subhy, ST, MT.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan danmenggambarkan tentang Perubahan Garis Pantai Manggar Baru di daerah KotaBalikpapan Provinsi Kalimantan Timur, dalam menjabarkan simulasi perubahangaris pantai pada daerah tersebut, data yang akan disajikan dalam penelitian iniadalah data primer yaitu, data yang diperoleh dari penelitian langsung dilapangan berupa data dari survey dan wawancara langsung serta data sekunder,yaitu data yang diperoleh melalui telaah pustaka, baik melalui buku – buku, jurnal,majalah, tulisan ilmiah, dan akses internet yang dinilai relevan dengan tema yangdiangkat dalam penelitian ini. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalahmetode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulandata, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan / verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisa Perubahan Garis PantaiManggar Baru mengalami perubahan garis pantai jika tidak diberi penangganan,perubahan garis pantai ini terjadi karena besarnya satuan sedimen transportperhari yang terjadi di kawasan Pantai Wisata Manggar Baru, besar nya sedimentransport perhari dipengaruhi oleh besarnya energy gelombang yang menyisisirbibir pantai, besarnya energy gelombang pun dipengaruhi oleh besarnya nilaiangin yang bertiup lebih besar dari arah tenggara
EVALUASI KINERJA ANAK SUNGAI RAPAK DALAM SEBAGAI PENGENDALI BANJIR DI KOTA SAMARINDA RAHMAWATI, RIAN JUNAIDHA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.519 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan pada Anak SungaiRapak Dalam, Samarinda Seberang. Banjir secara umum selalu menjadi permasalahan, terutama dikawasan pemukiman selaras dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin maju danmodern, serta memerlukan rasa aman terhadap bahaya banjir yang selalu mengancam pada musimpenghujan. Di samping itu banjir dapat mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat yangmengakibatkan kerugian material dan bencana terhadap masyarakat yang berada di daerah tersebut.Bersamaan dengan timbulnya permasalahan banjir yang semakin kompleks, dari hasilpengolahan data curah hujan untuk pengendalian banjir dengan normalisasi Sungai Rapak Dalam darititik tinjau RD 63 sampai RD 100 dan luas DAS 5,363 km2 diperoleh Q bankfull sebesar 2,4866m3/detik. Kapasitas dan Debit sedimentasi akibat Erosi yang terjadi pada Anak Sungai Rapak DalamSamarinda Seberang dengan menggunakan Metode USLE di peroleh Y sebesar 0,000053 ton/hari.Dari studi dan perhitungan yang telah dilakukan pemecahan masalah ini adalah mengadakannormalisasi pada Anak Sungai Rapak Dalam, dan cek kinerja pada Anak Sungai Rapak Dalam.
PENGARUH VOLUME LALU LINTAS TERHADAP TINGKAT KBISINGAN PADA JALAN Dr. SOETOMO KADRI, MUHAMMAD HUSIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.705 KB)

Abstract

An uproar is the hopeless voice and this voice disturbs people, even, in several cases it can cause an accident. Hospital is one of public facilities that is used for caring, improving and giving treatment to human’s health.  PROF DR, Tabrani Rab hospitals serve many patients with variant of illnesses. It means that there will be many patients that are cared in these hospitals. A patient, of course, needs calm and quiet condition for getting treatment his illness. On the other hand, the location of the three hospitals above is near the traffic road, therefore they get impact from the traffic current in those roads, namely; an uproar. According to Slater (1985), the counting of uproar caused by traffic current can be counted by applying the following formula: L10 18h = 29,1 + 10 log Q dBA or L10 = 42,2 + 10 log Q dBA. The highest level of uproar is 73 dB(A) that happens, meanwhile the lowest level of uproar is 66 dB(A) that happens in hospital. In accordance with the rule of Environmental Ministry, the level of uproar in hospital should not be more than 55 dB(A). It means that the location of the three hospitals in Pekanbaru does not fulfill the requiement for activities related with health. Therefore, they must reduce the voice sources that can meke uproar.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN RINGAN PADA PEMILIHAN RUTE KOTA SAMARINDA – KOTA TENGGATONG DANI, RAMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam  melakukan  perjalanaan  dari  suatu  tempat  ke  tempat  lainnya terdapat rute yang berbeda-beda. Banyaknya pilihan jenis rute lalu lintas yang akan ditempuh dari suatu daerah ke daerah lainnya menuntut adanya pemilihan rute terpendek, sehingga dapat mengefisiensikan jarak, waktu, dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai daerah tujuan tersebut.                 Pada umumnya rute yang ditempuh oleh pengguna perjalanan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari hanyalah rute yang sering (biasa) dilalui, dianggap terpendek berdasarkan persepsi (pendapat) orang lain, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuh                Dalam hal ini pemilihan rute Samarinda –Tenggarong masyarakat lebih memilih rute Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong  di bandingkan dari arah jalan  Loa Janan menuju tenggarong di karenakan Sudah terbiasa dan dianggap terpendek, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuhMaksud dari peneltian ini adalah mengetahui dan menganalisis biaya operasional kendaraan pada pemilihan rute jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong  dan  Jalan  Loa Janan menuju  arah TenggarongBerdasarkan hasil analisis Perbedaan waktu perjalanan pemilihan rute kendaraan yang melewati jalan Loa Janan menuju tenggarong  (R1) dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda – Tenggarong (R2),dapat diihat dari selisih perbedaan  waktu  perjalanan   ; Selisih Waktu Tempuh Rute 1 – Rute 2 Arah Berangkat   sebesar  27,18 menit dan  Selisih Waktu Tempuh Rute 1 – Rute 2  Arah Balik sebesar 27,72 menit  Perbedaan kecepatan perjalanan pemilihan rute kendaraan yang melewati jalan Loa Janan menuju tenggarong  (R1) dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong (R2)   dapat diihat dari selisih perbedaan kecepatan  Selisih  Kecepatan Rute 1 – Rute 2  Arah Berangkat sebesar  0,75  km/jam dan Selisih  Kecepatan Rute 1 – Rute 2  Arah Balik sebesar 3,46  km/jam.Perbedaan biaya operasional kendaraan (BOK) Jalan  Loa Janan menuju  arah Tenggarong (R1) dengan panjang jalan = 39,75 kilo meter dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong (R2), dengan panjang Ruas Jalan = 26,05 kilometer untuk  selisih arah berangkat sebesar Rp. 64.426,12 dan  selisih arah balik sebesar Rp. 72.636,59.
RANCANGAN CAMPURAN ASPAL BETON AC – WC DENGAN FILLER FLY ASH ILLYASA, ARIEF
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.926 KB)

Abstract

AC–WC  merupakan  lapis  permukaan  yang  langsung  berhubungan  dengan  bebankendaraan   yang   lewat   diatasnya.   Sehingga   lapisan   ini   harus   mampu   mendukung   dan menyebarkan beban yang diterima kelapisan dibawahnya. Selain itu lapisan ini harus kedap air agar dapat melindungi badan jalan dari  kerusakan akibat cuaca, Tebal minimum lapis AC-WC adalah 4 cm.Penelitian Aspal yang dilakukan menggunakan pengujian Marshall dengan langkah yaitu persiapan Benda Uji, Penentuan Berat Jenis Bulk dari benda uji, pemeriksaan nilai stabilitas dan flow, dan perhitungan sifat volumetrik benda uji.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan pada komposisi rancangan campuran Aspal Beton AC-WC dengan menggunakan Fly Ash secara keseluruhan memenuhi syarat. Komposisi variasi I (Batas Tengah) dengan KAO 6,5% dengan hasil VMA15,941%, VIM 4,405%, VFA 72,504%, Flow 3,57mm, Stabilitas 840,52kg dan Marshall sisa didapat hasil 96,571%.Komposisi variasi II (Batas Atas) dengan KAO 7,0% dengan hasil VMA16,672%, VIM 3,258%, VFA 80,470%, Flow 3,57mm, Stabilitas 853,33kg dan Marshall sisa didapat hasil 97,561%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi rancangan aspalbeton AC-WC dengan menggunakan fly ash dapat dijadikan untuk lapis permukaan konstruksiperkerasan jalan, karena telah memenuhi syarat spesifikasi yang ditetapkan.
STUDY OF DRAINAGE SYSTEM PLANNING OF JALAN SIDODADI SUBDISTRICT SANGATTA UTARA KUTAI TIMUR REGENCY SAD, IRY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.773 KB)

Abstract

Subdistrit Sangatta Utara, especially on Jl. Sidodadi is an area that is still flooded this is known based on actual circumstances actual in the field when entering the rainy season there is flooding at some point. This thesis aims to determine the existing channel discharge, calculate the debit of the plan flow with a 10 year re-timing, and calculate the drainage capacity (channel dimension) that can accommodate 10 year flood discharge plan. Limitations of the problems reviewed from the writing of this thesis is to analyze the rainfall plan, intensity of precipitation and concentration time, discharge planning analysis and capacity analysis drainage.The research method used is the method of data collection and analysis. The collection of primary data and secondary data, is the first step in this research. Then analyzed by Frequency Analysis method. This method analyzes two types of distributions: Log Person III distribution and Gumbel distributionThe value of rainfall used for the calculation of rainfall intensity is the value of rainfall Log Person Distribution III repeat period of 10 years. For rainfall intensity use Mononobe formula, and calculate drainage channel capacity (channel dimension) for 10 years prediction.The results of this study indicate that the flood that occurred due to drainage system that is not functioning properly. Due to the lack of channels and cleanliness of the channel is very bad and also not united all the parties involved in maintaining and maintaining the cleanliness of drainage. There are also some dimensions of the channel that are not sufficient to accommodate the flood discharge so it needs to be widening and deepening and re-planning of drainage network system Jl. Sidodadi Desa Sangatta Utara to produce a sustainable drainage system.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN PM. NOOR MENUJU SUNGAI KARANG MUMUS SAMARINDA KOTA SAMARINDA – KALIMANTAN TIMUR LINGGA, RIZKY RIANDA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir yang terjadi pada Simpang Empat Sempaja merupakan dasar yang melatar belakangi pelaksanaan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas saluran drainase yang ada pada Jalan PM. Noor memadai atau tidak dengan cara membandingkan antara debit yang tersedia di lapangan dengan debit hujan maksimum. Dalam pelaksanaannya diperlukan studi di lapangan mengenai dimensi saluran yang ada, panjang lintasan terjauh, waktu konsentrasi, dan pemanfaatan tata guna lahan sekarang. Dalam menganalisis data sekunder diperlukan perhitungan mengenai luas DAS, uji hipotesis, analisis parametik statistik, analisis frekuensi, uji kebaikan suai, penentuan hujan rencana, dan menganalisis intensitas hujan rencana. Dari hasil studi di lapangan didapatkan panjang lintasan terjauh yang dilalui air yaitu pada Sungai Karang Mumus sampai Simpang Empat Sempaja (2,80 km). Analisis intensitas hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berturut-turut. Setelah dilakukan pengecekan maka didapatkan bahwa kapasitas yang tersedia tidak memadai dalam menampung debit hujan maksimum yang terjadi sehingga diperlukan perbaikan sistem drainase. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat drainase baru dibawah muka jalan.
PERBANDINGAN PERHITUNGAN DEBIT BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK NAKAYASU DAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK SNYDER PADA DAS LOKASI SUNGAI KARANG MUMUS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR JUNAIDI, AKHMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.919 KB)

Abstract

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang umum digunakan, yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur berlapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang letaknya cukup dalam di dalam tanah. Pada Proyek Pembangunan Jembatan Perniagaan Kota Samarinda akan dicari nilai daya dukung aksial perencanaan pondasi tiang pancang berdasarkan data N-SPT memakai metode Mayerhoff, dibandingkan dengan data kalendering lapangan. Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil desain rencana dengan kalendering di lapangan dan mengetahui deviasi dari desain rencana dengan kalendering di lapangan. Selanjutnya menghitung penurunan elastis tiang pancang yang terjadi, serta menghitung efesiensi dan daya dukung kelompok tiang. Berdasarkan pembebanan pada pondasi kelompok tiang pancang, hasil yang diperoleh tidak melebihi daya dukung ultimit tiang, sehingga aman untuk digunakan. Pondasi tiang pancang tidak mengalami penurunan yang besar, sehingga aman untuk memikul beban diatasnya.

Page 55 of 111 | Total Record : 1106