cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISA PERBANDINGAN PERHITUNGAN MENGGUNAKAN METODE GENESIS DALAM PENANGANAN ABRASI PANTAI TANJUNG HARAPAN KAB. KUTAI KARTANEGARA ZRI, FA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.689 KB)

Abstract

Fazri, pantai Tanjung harapan merupakan kawasan pantai wisata yang terletak dikabupatenkutai kartanegara abrasi pantai biasanya menyebabkan kerusakan pantai yang cukupmenjadi kendala besar , upaya yang sesuai guna menaggulangi permasalahan tersebutadalah dengan melakukan proteksi pantai dengan pembuatan struktur keras, sehinggaanalisa dilakukan dengan cara memodelkan perubahan garis pantai dengan penambahantiga skenario bangunan pelindung pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuiperubahan garis pantai dan dampak terkecil pada skenario penambahan bangunanpelindung.Untuk kepentingan efisiensi maka prediksi dan simulasi dilakukan denganmenggunakan metode pendekatan model numerik yaitu dengan GENESIS (GENEralizedmodel for SImulating Shoreline change). GENESIS adalah salah satu subprogram dalamprogram NEMOS (Nearshore Evolution MOdeling System) yang terdapat pada softwareCEDAS (Coastal Engineering Design and Analisys System).Panjang daerah simulasi model adalah 1000 meter. Simulasi model menggunakan tigaskenario yaitu Breakwater, Revetment ,dan gabungan dari Breakwater dan Revetment.Dari hasil simulasi, perubahan garis pantai pada kondisi awal adalah yang terbesardibanding skenario lainnya, sedangkan perubahan garis pantai terkecil terjadi pada skenarioRevetment. Hal ini menunjukkan bahwa adanya bangunan pelindung diperlukan untukmengurangi besarnya perubahan garis pantai.
ANALISIS MODEL TARIKAN PERJALANAN KAWASAN PERKANTORAN BALAI KOTA SAMARINDA FITRI, SITI SHOLEHA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.064 KB)

Abstract

Banyaknya bangunan perkantoran di kawasan Balai Kota Samarinda mempunyai pengaruh yang besar terhadap banyaknya tarikan perjalanan di area ini, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap model tarikan perjalanan. Data diambil dari kuisioner yang dibagikan secara acak dengan metode pengolahan data menggunakan Program SPSS 17.0. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model tarikan perjalanan pada kawasan Balai Kota Samarinda. Hasil dari penelitian dengan regresi linier berganda menunjukkan model tarikan perjalanan Y dan X3 dengan variabel Y= -139,145 + 1,464 X3 dan hasil hipotesa diterima dengan F hitung > t tabel = 13,499 > 10,128. Model tarikan perjalanan Y1 dengan variabel Y1=127,271 + 0,001 X1 – 0,027 X2 dan model tarikan perjalanan Y2 dengan variabel Y2= 18,045 + 0,007 X1. Sedangkan nilai Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk Balai Kota = 980 SRP dan PUPR = 445 SRP dengan status Cukup dan untuk Perkim = 552 SRP dan Bapeda = 605 SRP dengan status Tidak Cukup.
PERENCANAAN ASRAMA HAJI TRANSIT KABUPATEN KUTAI TIMUR DI KOTA SANGATTA KUSUMA, DENI ANDRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deni Andra Kusuma, Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur diKota Sangatta di bawah bimbingan Mahdalena Risnawaty, ST.,M.T. dan Ir. Gusti Alam Saad, M.Si.Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur sebagai   fasilitas   penunjang bagi jama’ah bertujuan : Menyediakan tempat yang lebih baik dan memenuhi standar kenyamanan, keamanan, serta higienitas terhadap lingkungan. Metode pembahasan yang dilakukan adalah metode deskriptif, yaitu dengan pengumpulan data. Data yang akan disajikan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu, data yang diperoleh dari penelitian langsung di lapangan berupa data dari wawancara langsung serta data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui telaah pustaka, baik melalui buku – buku, jurnal, majalah, tulisan ilmiah, dan akses internet yang dinilai relevan dengan tema yang diangkat dalam penelitian ini. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah metode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan / verifikasi data.Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur di Kota Sangatta, ini direncanakan untuk mengkordinasi atau pengumpulan jamaah haji berasal dari berbagai kecamatan yang ada Kabupaten Kutai Timur.Dapat disimpulkan Asrama Haji Transit adalah tempat yang direncanakan berfungsi sebagai tempat karantina sementara sebelum berangkat dan sesudah melaksanakan kegiatan Ibadah haji di Arab Saudi. Maka oleh karena itu perlunya suatu tempat atau wadah yang bisa menampung kegiatan para jamaah haji dengan jumlah meningkat yang ingin berangkat menunaikan Ibadah haji.
DESAIN SOFTWARE DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DENGAN PROGRAM VISUAL BASIC 6.0 MUH YAMIN, LA ODE
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.833 KB)

Abstract

La Ode Muhyamin, Desain software dinding penahan tanah tipe kantilever dengan program Visual Basic 6.0, di bawah bimbingan Dr.H.Habir,MT. dan Zulfan Syahputra, ST., MT.Dinding penahan tanah tipe kantilever adalah suatu wujud konstruksi penahan longsoran yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi, kondisi  tanah di lapangan atau di lokasi pembangunan sangat menentukan keakuratan hasil desain dinding penahan tanah.Dalam merancang suatu struktur dinding penahan tanah tipe kantilever, analisa dimensi rencana terhadap stabilitas struktur bila dihadapkan pada kondisi tanah sangat menentukan kekuatan dan umur dari struktur dinding penahan tanah tersebut.Dengan Mendesain program melalui visual basic, maka akan mempercepat proses kerja dalam merancang dimensi hingga rencana penulangan suatu struktur khususnya dinding penahan tanah tipe kantilever dengan hasil  yang akurat.
ANALISIS WAKTU TEMPUH DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM (TRAYEK C) DI KOTA SAMARINDA RAHMAN, ARIEF
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.843 KB)

Abstract

Analisis waktu tempuh angkutan umum perkotaan yaitu trayek C kota Samarinda pada rute Jl. Citra Niaga Selatan sampai dengan Jl. Sempaja Ujung/Bayur di lakukan dengan tujuan mendapatkan gambaran waktu tempuh  pergi dan kembali memerlukan waktu tempuh 128 menit.              Biaya oprasional kendaraan angkutan kota trayek C kota Samarinda jenis kendaraan mini van tipe Suzuki Carry Real Van DX untuk pergi dan kembali memerlukan biaya oprasional senilai Rp. 211.250.              Uji tarif angkutan kota trayek C kota Samarinda yang kami teliti secara quisioner dan juga perhitungan yang kami lakukan supir angkuatan umum tersebut masih mendapatkan untung dan pendapatan yang mereka dapatkan masih berada di atas UMR. 
EVALUASI DIMENSI SISTEM DRAINASE PADA RUAS STA 00+000 s/d STA 01+223,017 DESA ANGGANA, KECAMATAN ANGGANA SETIADI, TRI IWAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.108 KB)

Abstract

Seiring  berkembangnya suatu kota, tentu memerlukan berbagai sarana dan prasarana perkotaan yang memadai dalam perkembangannya ke depan, dimana bertambahnya penduduk sudah barang tentu diperlukan juga pembangunan permukiman serta penataan lingkungannya. Sesuai dengan kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan di bidang perumahan dan permukiman adalah upaya penciptaan lingkungan permukiman yang bersih dan sehat. Peningkatan pembangunan perumahan dan permukiman secara terarah dan terpadu dengan jalan pemenuhan kebutuhan prasarana ataupun menata kembali berbagai infrastruktur yang telah ada. Kenyataan di lapangan keadaan prasarana lingkungan permukiman di Desa Anggana Kecamatan Anggana yang dirasakan masih kurang memenuhi persyaratan kualitas maupun kuantitas.Dalam hal perencanaan drainase terutama untuk jalan baik di perkotaan dan pedesaan, maka hal yang harus dilaksanakan dengan seksama adalah sesuai standar dan sistem perencanaan drainase perkotaaan yaitu menyangkut pola arah aliran, situasi dan kondisi kota, langkah perencanaan dengan memperhatikan aspek hidrologi yang meliputi : siklus hidrologi (hidrologi cycle), karakteristik hujan, data hujan, pengolahan data hujan, debit rancangan serta aspek hidrolika yang menyangkut aliran air pada saluran, sifat-sifat aliran, rumus-rumus aliran air dan analisis dimensi saluran.            Hal tersebut terlihat bahwa terutama musim penghujan saluran drainase yang ada sudah tidak bisa menampung air, sehingga akan terjadi genangan/banjir. apabila tidak segera ditangani akan mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan permukiman dan akhirnya akan berdampak terhadap kesehatan lingkungan. Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka perlu kiranya  disusun perencanaan drainase lingkungan perumahan pemukiman Desa Anggana
PEERANCANGAN BENDUNG DAERAH IRIGASI MANUNGGAL DAYA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA JALIL, SYUKRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.046 KB)

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya wilayah Kecamatan Sebulu merupakan salah satu daerah produsen beras di Kalimantan Timur yang selama ini mensuplai beras hingga ke daerah di sekelilingnya termasuk Kota Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur. Pertanian di daerah ini didominasi oleh padi diselingi oleh jagung dan tanaman sayuran. Salah satu desa di Kecamatan Sebulu yang memiliki areal persawahan cukup luas adalah Desa Manunggal Daya yang kemudian dipilih sebagai lokasi pekerjaan ini. Keadaan wilayah Desa manunggal daya Kab. Kutai Kartanegara berdasarkan karakteristik topograpi memungkinkan dibangunnya bendung di hulu (head water) pada anak Sungai Kumpa Kiri yang menjadi sumber air irigasi selama ini berdasarkan survei awal. Selain itu perlu adanya salura irigasi dalam mendistribusikan air ke petak-petak sawah penduduk sehingga kebutuhan akan air terpenuhi. Menindaklanjuti dari permasahan diatas maka perlu dilakukan perancangan bendung secara lebih dalam, berdasarkan standard teknis hidrologi, hidrolika, geoteknik, kesuburan tanah, dan sosio- ekonomi, kelayakan pembangunan bendung (atau bendungan), waduk, dan jaringan irigasi di daerah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut ada beberapan masalah yang kemudian difokuskan pada perancangan bangunan bendung yang aman. Adapun maksud dalam penelitian ini adalah untuk merancang desain bendung Daerah Irigasi Manunggal Daya Kab. Kutai Kartanegara. Sedangkan tujuan yang akan dicapai adalah memanfaatkan sumber air yang berasal dari sungai untuk irigasi pertanian, sehingga meningkatakn produktifitas pangan di daerah tersebut dan tercapainya swasembada pangan. Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih difokuskan kepada Menghitung analisis hidrologi, menentukan Debit banjir  rencana dan merancang bangunan bendung beserta bangunan penunjangnya.
PERENCANAAN STRUKTUR BANGUNAN BAWAH ABUTMENT JEMBATAN DESA SEKERAT KECAMATAN BENGALON KABUPATEN KUTAI TIMUR ROHADI, SLAMET
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.245 KB)

Abstract

The bridge is a part of a highway that is functioning to connect a brokenroad due to obstacles such as rivers, lakes, valleys, ravines and others. In theplanning and work of the bridge Under the Structure Planning can not be ignored.Part of this bridge structure located at the bottom is crucial for the strength andsecurity of buildings on it. And for direct link between upper bridge structure withunder bridge structure is "Abutment" which is also included in under bridgestructure. Abutment of a building that functions to continue the load (live load anddead load) from the upper building to the foundation and the foundation passes tothe ground. The loading rules used to plan the bridge refer to Indonesian NationalStandard (SNI) T-02-2005, T-03-2005,In the design of this thesis the discussions covered include the structureunder the bridge building between the abutment and foundation. The plannedfoundation is a pile foundation. The building structure under a sliver village bridgeis planned to receive loads and forces from the upper structure with a span lengthof 30 meters and a 9 meter wide bridge. Based on the calculation of the structureunder the bridge abutment, obtained abutment dimensions: width 3.8 m, length 11m and height 5.2 m. With its own abutment weight of 2211.38 kN, the foundationfor the Sekerat Village bridge uses a 60 cm diameter pile foundation.
STUDI PENGENDALIAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR AHIR, JUM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1500.981 KB)

Abstract

Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan fungsi/ kinerjanya, Pemerintah Kabupaten Sangatta akan melaksanakan kegiatan Pembangunan Gedung Serba Guna Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur dalam kurun waktu Tahun Anggaran (TA) tahun 2014 sampai dengan tahun 2015. Secara fungsi atau peruntukan Gedung Serba Guna dibangun dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan public satu atap atau satu pintu dengan penyediaan ruang serbaguna, ruang rapat, ruang pelayanan, dan ruang pamer untuk produk unggulan.Penyusunan perencanaan Teknis Gedung Serba Guna yang kokoh, berkelanjutan, terpadu dan dinamis, perlu suatu perencanaan yang tepat, sehingga proses perencanaan, pengembangan dan pembangunannya memiliki orientasi untuk menghadapi masa depan yang baik dan berkelanjutan, memerlukan arah yang konsisten. Melihat kondisi kualitas sumberdaya manusia dan sasaran prasarana serta dukungan anggaran yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan tuntutan rumusan kebijakan dan ketepatan pemilihan program yang tersusun dalam bentuk pelaksanaan terhadap roda pemerintahan dan bidang lainnya harus dapat menjawab tuntutan pemenuhan disegala bidang, sehingga nantinya institusi terkait harus dapat mengembangkan aspek-aspek disegala bidang kerjasama dan sosialisasi antar badan dan instansi terkait.Oleh karena itu, dengan dasar bahwa suatu perencanaan adalah program yang memuat gambaran secara detail tentang pekerjaan yang direncanakan, maka perencanaan tersebut harus dibuat berdasarkan rencana kerja yang direncanakan yang mencakup uraian-uraian pekerjaan dengan teliti, rasional efektif dan efisien melalui kerjasama tim. Untuk mendapatkan keputusan yang tepat perlu dilakukan penelitian analisis rencana kerja terhadap pembangunan Gedung Serba Guna, penelitian ini dilakukan untuk menentukan :(1) Biaya yang tepat Untuk penganggaran Beaya Konstrusi Fisik (BKF) yang diperhitungkan secara riil sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyarakan,(2). Mengalokasikan waktu yang tepat kapan memolai pelaksanaan dan kapan pula berakirnya Pekerjaan Konstruksi Fisik sehingga tidak terjadi biaya yang membengkak (overrun).Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta, mempunyai keterkaitan yang sangat erat antara kebutuhan biaya, mutu dan waktu. biaya, Penetapan spesifikasi pekerjaan konstruksi bangunan gedung tersebut telah ditetapkan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta tersebut adalah sebagai upaya pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya (good governance). Oleh karena itu pemabanguan dilakukan dengan  letak, bentuk konstruksi, arsitektur, interior, ekterior harus tertata dengan baik, baik tamu maupun petugas dapat melayani dengan sebaik-baiknya.Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemilik proyek, untuk menghindari adanya lelang ulang (re tender), pada kenyataannya hal ini tidak dapat dihindarkan. untuk menentukan Pemenang Konsultan Perencana saja cukup memakan waktu, Akibat keterlambatan waktu ini akan menyebabkan biaya membengkak (overrun) pada saat pelaksanaan pekerjaan fisik nantinya. Karena terlambatan (delay time) pada penentuan Konsultan Perencana, maka akan bergeser pula pada saat tender Kontraktor Pelaksana, ini merupakan efek yang tidak dapat terelakan lagi.
TINJAUAN PENGUKURAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN HOTEL MIDTOWN SAMARINDA AL FARISI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.71 KB)

Abstract

Kegiatan konstruksi memiliki berbagai macam risiko salah satunya adalah risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pembangunan hotel Midtown Samarinda merupakan pekerjaan konstruksi bertingkat 12 lantai, membutuhkan tenaga kerja yang banyak, melibatkan alat-alat berat, sehingga mempunyai potensi risiko terhadap bahaya kecelakaan kerja. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3, analisa risiko K3, perhitungan risiko K3, urutan risiko K3, respon risiko K3, dan rekomendasi terhadap risiko K3. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, kuesioner, data kontraktor dan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah deskripsi perhitungan tingkat risiko K3 sesuai dengan Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum Tahun 2014 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Dari hasil penelitian disimpulkan teridentifikasi 36 risiko dari 13 kegiatan konstruksi, pada perhitungan tingkat risiko didapat 1 variabel risiko tinggi yaitu material jatuh (ke arah pekerja) pada kegiatan pengangkatan material menggunakan tower crane.

Page 62 of 111 | Total Record : 1106