cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISIS SIMPANG BERSINYAL JALAN IR. H. JUANDA-JALAN P. ANTASARI- JALAN MAYJEND MT. HARYONO - JALAN P. SURYANATA KOTA SAMARINDA RAKHMAN, HAIDIR FATHUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1814.647 KB)

Abstract

Kemacetan lalu lintas terjadi hampir di seluruh kota, salah satunya adalah Kota Samarinda yang setiap harinya mengalami kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar.Salah satu titik ruas jalan yang mempunyai peranan di Kota Samarinda adalah Simpang 4 Air Putih, yaitu pada ruas jalan Ir. H. Juanda, jalan P. Antasari, jalan Mayjend. MT. Haryono dan jalan P. Suryanata yang merupakan salah satu bukti nyata kemacetan lalu lintas yang ada di Kota Samarinda. Kemacetan dan panjang antrian semakin terlihat di simpang 4 Air Putih, karena titik tersebut merupakan pusat akumulasi kendaraan dari kawasan pelabuhan, pasar pagi, terminal sei kunjang, pergudangan, dan sekitarnya yang juga merupakan pusat pertokoan, sarana perkantoran, sarana pendidikan, serta pemukiman padat penduduk.Mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Tuntutan pelaksanaan aktifitas tersebut di sesuaikan dengan dinamika kehidupan masyarakat yang beraneka ragam. Hal ini membutuhkan terpenuhinya angkutan umum dan angkutan kota yang lebih baik.Analisis kinerja simpang bersinyal  Jalan Ir. H. Juanda-Jalan P. Antasari- Jalan Mayjend MT. Haryono -Jalan P. Suryanatakota Samarinda menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 1997 (MKJI’97) didapat sebagai berikut ;a. Evaluasi Eksisting Simpangü  Kapasitas rata-rata 640,3 smp/jamü  Derajat kejenuhan  rata-rata 67,50ü  Tundaan Simpang rata rata 67,50 detik/smpü  Tingkat pelayanan (level of service/LOS) kondisi awal simpang bersinyaldirata-rata v/c = 0,93> 0,85 mempunyai tingkat pelayanan (LOS) = E, Arus tidak stabil, kecepatan terkadang terhenti volume. Perencanaan dengan desain pelebaran simpangü  Kapasitas rata-rata 645,54 smp/jamü  Derajat kejenuhan rata rata 0,74ü  Tundaan Simpang rata rata 45,506 detik/smp
ANALISA PARKIR DI MALL LEMBUSWANA SAMARINDA SYAH, DIMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parkir merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam transportasi  perkotaan karena   akan berdampak terhadap pemilihan moda serta berpengaruh pada masyarakat  dan sistem trasportasi dalam satu kota baik itu sendiri secara jangka panjang ataupun pendek Kawasan pusat perdagangan. Kota Samarinda merupakan salah satu kawasan yang padat aktifitas. Serta Pertumbuhan Ekonomi Penduduk yang sangat pesat.Akibat dari pertumbuhan tersebut, banyaknya bangunan-bangunan yang baru yang mempunyai tarikan dan bangkitan kendaraan yang cukup tinggi, seperti Berikut :mall, pusat perkantoran, perumahan dan lain-lain. Yang membuat semakin sempitnya ruang untuk pergerakan kendaraan yang ada di Kota Samarinda aktivitas kendaraan bermotor di kota samarinda juga tergolong tinggi setiap harinya sehingga diperlukan suatu areal yang cukup strategis yang dapat mengakomodir para pengguna kendaraan bermotor dan mobil baik kendaraan pribadi mau pun kendaraan Angkutan umum tersebut.Pengamatan dilakukan  selama  5  hari  dengan  lama waktu pengamatan per hari 12 jam (10.00-22.00). Analisis data meliputi akumulasi parkir, durasi parkir,  turn over parkir dan Retribusi parkir.akumulasi rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar 12384 kend/hari dan untuk roda empat sebesar 8974 kend/hari. Kebanyakan durasi parkir kurang dari 1.5 jam, dan turn over parkir rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar 0.55 kend/petak dan  untuk  roda  empat  sebesar  0.63  kend/petak  dan pendapatan retribusi parkir tertinggi terjadi pada hari sabtu yaitu untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 3.384.000 rupiah/hari dan untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 3.848.000 rupiah/hari sedangkan pendapatan retribusi parkir rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar  Rp.  2.678.000  rupiah/hari dan  untuk  roda  empat  sebesar  Rp.  3.304.000 rupiah/hari.
EVALUASI SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN Ir.H. JUANDA – JALAN KADRIE ONIENG – JALAN ABDUL WAHAB SYAHRANIE – JALAN LETJEN SUPRAPTO DI KOTA SAMARINDA syah, Usman
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.177 KB)

Abstract

Persimpangan adalah bagian terpenting dari sistem jaringan jalan, yang secara umum kapasitas persimpangan dapat dikontrol dengan mengendalikan volume lalu lintas dalam sistem jaringan tersebut. Pada prinsipnya persimpangan adalah pertemuan dua atau lebih jaringan jalan. Ruas simpang pada Jalan Ir.H Juanda – Kadrie Onieng- A.W Syahranie dan Letjen Suprapto (Simpang Empat Air Hitam) merupakan salah satu persimpangan jalan di Kota Samarinda yang berupa simpang bersinyal. Simpang tersebut merupakan titik pertemuan antara daerah pemukiman dengan daerah pertokoan dan perkantoran di Samarinda. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara survey volume lalu lintas dan data geometrik jalan langsung dilapangan, sedangkan metode analisa perhitungan dengan menggunakan standar pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997 oleh Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, dari hasil kinerja persimpangan saat ini didapatkan volume lalu lintas (Q) sebesar 810.97 smp/jam, Derajat Kejenuhan Rata-rata 0.901, Panjang antrian 472 Meter, Kendaraan terhenti 917 smp/jam, Tundaan 99.33 det/smp dan untuk tingkat pelayanan (LOS) pada Simpang Air Hitam Berada di kategori E yang artinya Arus tidak Setabil dan Tundaan >60 berada di kategori F yang artinya pada Simpang tersebut Tundaannya Buruk sekali. Dari hasil Evaluasi kinerja simpang Air Hitam dalam kondisi sekarang, untuk mengurangi kemacetan yang sering dihadapi pada jam-jam sibuk diharapkan Dinas Perhubungan melakukan perbaikan untuk tundaan terhadap lalu lintas (traffic Light) dan Tundaan Geometrik pada setiap Simpang.
RESCHEDULING WAKTU PELAKSANAAN PROYEK PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SMA UNGGULAN SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NANDYA PRATAMA, SIGIT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.028 KB)

Abstract

Sigit Nandya Pratama, Perencanaan suatu proyek sangat mutlak dibutuhkan agar proyek yang akan dibangun tidak mengalami keterlambatan waktu dan tepat dalam penyelesaiannya. Dahulu  perencanaan  suatu proyek dilakukan secara manual tetapi dengan kemajuan teknologi modern. ada beberapa metode dan program computer yang dikembangkan.  suatu aplikasi untuk menjawab berbagai masalah dalam perencanaan dan pengendalian proyek.Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan penjadwalan pelaksanaan pada proyek pembangunan Gedung SMA Unggulan Samarinda Provinsi Kalimantan Timur menggunakan metode Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan metode Microsoft Poject. Dimulai dari Penentuan penjadwalan ulang (rescheduling) waktu pelaksanaan. setelah itu dilakukan analisa dengan beberapa methode di mulai dengan mengunakan analisa Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan analisa metode Microsoft project agar mengetahui durasi proyek total.          Hasil penelitian rescheduling dengan analisa perhitungan Metode Critical Path Method (CPM)  didapat total durasi waktu 143 hari, maka terdapat tujuh kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,F,H). Sedangkan hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Precedence Diagram Method (PDM) didapat total durasi waktu 122 hari, maka terdapat enam kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,H). serta hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Microsoft project didapat total durasi waktu 136 hari, maka terdapat empat kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (B, C,D,E).
KARAKTERISTIK SEBARAN PERGERAKAN MENGGUNAKAN METODE SINTETIS GRAVITY KECAMATAN SAMARINDA ULU TAUFIK RAHMAN
KURVA MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.516 KB)

Abstract

Movements or moves are displacements from the original zone to the destination zone using either private modes or general modes at close or long distances. The journey is a routine that every day people do. The need for travel always creates transportation problems, especially when humans travel at the TeSamarinda city with a population of 126,660 people with an area of 58.26 km². The purpose of this study is to determine the characteristics and patterns of travel travel distribution in subdistrict samarinda ulu.This research use interview method, data used in the form of secondary data that is population of Sub Samarinda Ulu and primary data that is from result of interview to vehicle user in random and insedental penenlitian area. Data analysis method used is the synthetic gravity method which is poured in two dimensional matrix which is often called the matrix of origin of destination (MAT).Identify the characteristics of the spread of travel motion obtained by the result of 40.284% of the largest movement with the purpose of traveling school and 59.336% of the largest movement using a motorcycle vehicle. Analysis of the spread of travel movement generated the pattern of distribution of movement with the origin of the greatest movement is found in Kelua Kelurahan by 18% and the largest goal of moving to Kelua Kelurahan by 20%. The research conducted at Samarinda Ulu Sub-district was obtained by the biggest movement of Kelua Gunung Kelua, the largest movement to Kelua Gunung Kelua Village with the purpose of school movement movement using motorcycle
Perencanaan Instalasi Pipa Distribusi Desa Muara Tae Dusun Camp Baru Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat RACHMAN, SYAIFUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.945 KB)

Abstract

Dalam suatu perencanaan pipa distribusi, sangatlah penting untuk mengetahui latar belakang daerahtersebut, sebab dengan mengetahui latar belakang daerah tersebut maka dapat lebih mudah dalam prosesperencanaan sehingga dalam perhitungan, baik segi mutu dan efisiensi dapat tercapai sesuai dengan tujuan awal.Banyak hal yang dapat mempengaruhi proses perencanaan pipa distribusi, seperti fungsi, letak, bentuk dankondisi daerah sekitar perencanaan pipa distribusi, sebab akan sangat berpengaruh cukup besar kepada tingkatpelayanan distribusi air bersih.Isi dari tugas akhir ini adalah untuk dapat mengetahui perhitungan hidrolika saluran tertutup dan dapatmengetahui keperluan air bersih di daerah tersebut.Dari hasil perhitungan yang dilakukan oleh penulis didapatkan perhitungan kecepatan (V), debit ( Q ),Preasurre ( P ) dan diameter pipa yang digunakan dengan menggunakan persamaan Hazzem Williams.
MODEL BANGKITAN PERGERAKAN DI KAWASAN PERUMAHAN BENGKURING SAMARINDA DWI PUSPITO, NUGROHO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.259 KB)

Abstract

Nugroho Dwi Puspito, Kondisi kapasitas jalan yang cenderung tetapberbanding terbalik dengan tingkat pertumbuhan kendaraan yang terus bertambahsetiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat bangkitan lalu lintasyang ditimbulkan oleh tata bangunan di ruas Perumahan Bengkuring Samarinda.Perluasan Bangunan yang tidak diikuti dengan pengembangan infrastruktur dapatmengakibatkan timbulnya permasalahan-permasalahan, salah satunya adalahmasalah transportasi.Penelitian ini bertujuan untuk membuat bangkitan pergerakan yang dilakukanoleh komunitas beberapa tipe perumahan di Perumnas Bengkuring Samarinda.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mengestimasi besarnya pergerakanyang keluar dari perumahan tersebut sehingga nantinya dapat dilakukan forecastinguntuk mengantisipasi permasalahan yang akan terjadi dimasa yang akan datang.Survei primer dilakukan melalui pengisian kuesioner pada 175 keluarga yangbermukim di tiga kawasan tipe perumahan yaitu: mewah, menengah dan sederhana.Hasil dari kuesioner ditabulasikan menjadi variabel bebas dan variabel terikat,kemudian dianalisis melalui program SPSS-16. Persamaan regresi digunakan untukmemodelkan bangkitan pergerakan komunitas beberapa tipe perumahan di PerumnasBengkuring Samarinda.Dari hasil uji model, diperoleh bahwa bangkitan pergerakan di tiga kawasantipe perumahan yaitu: tipe perumahan bangunan mewah (Y1), tipe perumahanbangunan menengah (Y2) dan tipe perumahan bangunan sederhana (Y3) sangatdipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga (X1), jumlah kepemilikan mobil (X3),jumlah kepemilikan sepeda motor (X4) dan jumlah anggota keluarga yangbersekolah (X6), dengan persamaan model Bangkitan : tipe perumahan mewah Y1 =-2,509 + 4,503E-7 X2 + 1,199 X4, tipe perumahan menengah Y2 = 1,521 + 0.369 X1+ 0,412 X6, tipe perumahan sederhana Y3 = 2,846 + 0,252 X1.
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE PADA JALAN KAREL SATSUIT TUBUN DALAM DI KOTA SAMARINDA RANDI, MUHAMAT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.233 KB)

Abstract

Karel Satsuit Tubun Street road in the neighborhood, Sidodadi is one of frequent flooding. channels on the area just wear artificial channels which already no longer able to hold rain water discharge are quite high. With not as the area to accommodate the then conducted the study on drainage channels in the area. by examining the existing drainage on Satsuit Tubun Street In Karel road then it will be useful to drain off rainwater and wastewater in the area to prevent the occurrence of flooding in the area or in the area of writing goals This study was to calculate the dimensions of existing and designing the drainage channels.            Using such an analysis, namely analysis of rainfall flood design discharge analysis analysis of the hydraulics of open channel by using the log method person, gumbel, to calculate the intesitas rainfall, rational methods to analyze the flood discharge design and analyze channel hydraulics by knowing the discharge stream at channels then used method of manning.By doing such analysis then obtained cross-section design for drainage that is the width of the lower channel (b) = 1 m, channel height (h) = 2 m, and the height of the Roman (w) = 0.60
PERENCANAAN VIHARA BUDDHA THERAVADA DENGAN PENERAPAN KARAKTER KHAS LOKAL KALTIM DI KOTA SAMARINDA SYARIFUDIN, TOMMY GUNAWAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.871 KB)

Abstract

Tommy Gunawan Syariffudin, Perencanaan Vihara Buddha Theravada dengan Penerapan Karakter Khas Lokal Kaltim Di Kota Samarinda, di bawah bimbingan Arman Effendi S.T., M.T dan  Lisa Astria Milasari, S.T., M.T.        Pertumbuhan jumlah umat Buddha khususnya pada aliran Theravada di Kota Samarinda tiap tahunnya terus menunjukan perkembangan. Gedung yang telah ada pun  sudah tidak mampu menampung seluruh umat di saat acara perayaan Hari Raya Waisak. Disisi lain yang begitu terlihat adalah arsitektur bangunan Vihara yang terkadang tidak menunjukan karakter lokal daerah setempat. Hal itu dirasa sangat disayangkan karena di era globalisasi saat ini, pelestarian arsitektur lokal sangat dibutuhkan untuk mempertahankan budaya arsitektur daerah setempat. Sudah saatnya kita bangga dan turut melestarikan arsitektur lokal yang kita miliki.Metode yang penulis gunakan guna kelangsungan serta kelancaran penelitian ini ialah Metode Kualitatif. Penelitan kualitatif bertujuan untuk menemukan teori dari objek, menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif (interaksi langsung), menggambarkan realitas dan memperoleh pemahaman makna. Penelitian ini dirasa cocok digunakan pada kasus ini karena langsung berinteraksi kepada masyarakat dan menggambarkan keadaan nyata. Dari hasil penelitianpun diperoleh adanya kebutuhan luasan ruang ibadah dengan berbagai fasilitas penunjangnya serta filosofi yang memiliki makna positif dan selaras antara agama Buddha dengan Arsitektur dari Rumah Lamin baik pada ukiran dan warna. Poin yang selaras inilah yang kemudian digunakan untuk mendesign bangunan Vihara yang berkarakter budaya Lokal Khas Kaltim, yaitu Rumah Lamin dari Suku Dayak.
ANALISA DIMENSI SALURAN PADA JALAN SLAMET RIYADI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTA TIMUR MAULANA RAHMAN, RIZQI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.064 KB)

Abstract

Rizqi Maulana Rahman, Analisa Dimensi Saluran Drainase Pada Jalan Slamet Riyadi Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, di bawah bimbingan Dr. Ir. Yayuk Sri Sundari, MT dan Zulfan Syahputra, ST., MT.                Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki sistem drainase yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Sungai Kunjang yang terletak di Samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir, sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktifitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan Slamet Riyadi dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Pearson Tipe III). Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 18 tahun, pengumpulan data aktual lapangan (catchment area) sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Slamet Riyadi.

Page 63 of 111 | Total Record : 1106