cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
EVALUASI DAYA TAMPUNG SISTEM DRAINASE PADA JALAN TONGKONAN RANNU KOTA SANGATTA WIJAYA, AGUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.392 KB)

Abstract

Kabupaten  Kutai Timur merupakan  kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai berdasarkan  UU  Nomor  47 Tahun 1999, Tentang Pemekaran Wilayah  Provinsi  dan  Kabupaten yang  diresmikan  oleh  Menteri Dalam Negeri pada tanggal 28 Oktober 1999.Daya dukung wilayah perkotaan terutama ketersediaan lahan yang sesuai dengan peruntukannya, perkembangan perekonomian serta pertumbuhan penduduk akan mempengaruhi pola dan kualitas pemanfaatan ruang. Keseimbangan lingkungan selalu bergeser, dan cenderung mendekati ke arah ambang batas minimal, seperti berkurangnya ruang terbuka hijau, kualitas badan sungai, daerah resapan air, dan kualitas udara tebas. Berkurangnya lahan-lahan atau dapat mengurangi kualitas dan kuantitas infiltrasi air hujan yang jatuh rutin semusim sekali. Langsung maupun tidak langsung, cepat atau lambat, pengaruh perubahan siklus hidrologi ini berdampak pada kondisi lingkungan dan kenyamanan tinggal khususnya di daerah perkotaan.Kondisi jaringan drainase yang ada pada saat ini menunjukkan kurang mampu dan optimal  dalam mengalirkan  air hujan ke hilir dengan  baik, sehingga  sering  terjadi banjir/genangan di beberapa tempat menimbulkan kerugian langsung kepada penduduk dan juga kelancaran arus lalu lintas.Jika dilihat dari akar permasalahan, dari hasil investigasi disimpulkan bahwa bencana banjir secara fisik disebabkan oleh :(1)   curah hujan yang tinggi, (2)   karakteristik DAS  (3)   penyempitan saluran drainase, (4)   perubahan penutupan lahan. Dari keempat tersebut 2 (dua) penyebab pertama berada diluar kemampuan manusia untuk dapat melakukan intervensi.Oleh karna itu, evaluasi daya tampung sistem drainase sangat diperlukan sebagai solusi untuk menanggulangi permasalah limpasan hujan yang terjadi pada Jalan Tongkonan Rannu Kota Sangatta.
MODIFIKASI DESAIN KOLOM, BALOK, DAN PELAT PADA GEDUNG DINAS CIPTA KARYA DAN TATA KOTA SAMARINDA MENGGUNAKAN BETON BERTULANG TAMAMI, DWI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.766 KB)

Abstract

Gedung kantor dinas cipta karya dan tata kota merupakan gedung barumilik pemerintah kota Samarinda. Gedung yang terletak di jalan D.I Panjaitantersebut dibangun untuk menggantikan gedung lama yang berada di jalan kesumabangsa. Komponen struktur gedung merupakan struktur komposit yang terbuatdari profil baja yang diberi selubung beton di sekelilingnya. Baja merupakankomponen yang paling dominan pada struktur gedung. Baja sangat rentanterhadap buckling (tekuk) sehingga seringkali tidak ekonomis bila digunakansebagai elemen tekan karena banyak material yang perlu digunakan untukmemperkuat elemen tekan terhadap buckling.Dari uraian diatas akan direncanakan ulang komponen struktur gedungmenggunakan beton bertulang dan penambahan jumlah lantai. Analisa strukturmenggunakan permodelan 3 Dimensi dengan bantuan software EtabsDari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, desain kolomdengan dimensi 80x80 cm menggunakan tulangan lentur 24 D25 dan tulangangeser menggunakan 10-100. Desain balok dengan dimensi 60x80 cmmenggunakan tulangan lentur tekan 5 D22, tulangan lentur tarik 3 D22, dantulangan geser menggunakan 10-150. Pelat lantai dan atap dengan tebal 16 cmmenggunakan tulangan tumpuan 12-250, dan tulangan lapangan 12-250.
EVALUASI DRAINASE JALAN SIDODADI KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR SUJARWOKO, DWI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2605.42 KB)

Abstract

Kota Sangatta merupakan daerah perkotaan yang sedang berkembang, sesuai fungsinya sebangai ibukota Kabupaten Kutai Timur dan pusat perekonomian daerah. seiring dengan perkembangan kota,terutama juga perkembangan daerah pemukiman dan perekonomian, seperti kota yang lainnya juga Sangatta mempunyai masalah padatnya pemukiman dan berkembang pesat nya jumlah penduduk, hal ini bersangkutan dengan infrastruktur pembangunan seperti drainase perkotan.Ada beberapa daerah di Sangatta yang merupakan daerah dataran rendah,dan terlebih lagi cukup banyak nya daerah rawa dan sungai-sungai kecil di sebagian daerah di Sangatta yang juga tidak sedikit daerah rawa yang telah beralih fungsi menjadi daerah perumahan dan sungai-sungai yang menjadi dangkal karena banyaknya limbah penduduk yang menumpuk di dasaran sungai, bahkan banyak dari hutan yang telah di eksploitasi untuk ditambang batu baranya oleh perusahaan salah satunya perusahan PT. KPC (Kaltim Prima Coal), sehingga berkurang nya daerah yang menjadi tahanan air.Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan juga magnet pekerjaan yang ditawarkan perusahaan batubara maka semakin banyak juga pembangunan yang akan di laksanakan di daerah Sangatta, sehingga itu juga jumlah dan dimensi drainase di daerah Sangatta juga harus sesuai dan bertambah juga dengan menyesuaikan dengan keadaan dan permasalahan banjir yang menjadi masalah di daerah Sangatta apabila hal tersebut tidak diperhatikan.Seringnya terjadi banjir banyak di akibatkan oleh banyaknya daerah rawa yang juga berfungsi sebagai daerah resapan air telah tertutup dan di jadikan kawasan pemukiman dan banyak lagi, oleh karna itulah sebagian volume air yang harusnya dapat ditangkap oleh rawa menjadi tergenang dan kadang diperparah dengan drainase yang kurang baik sehingga menimbulkan banjir. Selain tidak mudah juga membutuhkan  dana yang tidak murah untuk menangulangi banjir atau pun mengurangi banjir, karna masalah banjir ini dapat terjadi di setiap tahunnya.
ANALISIS MODEL HUBUNGAN ANTARA VOLUME KENDARAAN-KECEPATAN-KEPADATAN DI RUAS JALAN PAHLAWAN KOTA SAMARINDA NADIN, MIS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.67 KB)

Abstract

Keberadaan parkir di sisi jalan Pahlawan di Kota Samarinda karena pada ruas ini ada kegiatan pasar, sekolah dan tempat perputaran  (U-Turn) oleh sebab itu sebagaimana layaknya parkir di badan jalan lainnya tidak terlepas dari permasalahan yang ditimbulkannya seperti ; besarnya jumlah kendaraan parkir pada saat jam puncak lalu-lintas yang  mengakibatkan terganggunya arus lalu-lintas, terjadinya sirkulasi parkir (keluar-masuk kendaraan parkir) yang menyita sebagian lajur jalan untuk melakukan manuver sehingga mengganggu arus lalu-lintas yang melintasi diruas jalan iniBerdasarkan analisis model hubungan antara volume kendaraan-kecepatan-kepadatan di ruas jalan pahlawan kota samarindamaka dapat disimpulkan sebagai berikut:.Nilai volume kendaraan (Qmax), kecepatan (Vmax) dan Kepadatan (Dmax) dengan analisis model di ruas Jalan Pahlawan sebagai berikut :Rekapitulasi Analisis Volume Kendaraan, Kepadatan dan Kecepatan Arah I, Segmen I ;-        Rata-rata Volume Kendaraan, (Qm = Qmax) = 779,790 smp/jam-        Rata-rata Kepadatan (Dm = Dmax) = 30,803 smp/jam-        Rata-rata Kecepatan (Vm = Vmax) = 24,673 km/jamRekapitulasi Analisis Volume Kendaraan, Kepadatan dan Kecepatan Arah I, Segmen II ;-        Rata-rata Volume Kendaraan, (Qm = Qmax) = 707,832 smp/jam-        Rata-rata Kepadatan (Dm = Dmax) = 34,804 smp/jam-        Rata-rata Kecepatan (Vm = Vmax) = 20,944 km/jamRekapitulasi Analisis Volume Kendaraan, Kepadatan dan Kecepatan Arah II, Segmen I ;-        Rata-rata Volume Kendaraan, (Qm = Qmax) = 898,934 smp/jam-        Rata-rata Kepadatan (Dm = Dmax) = 34,922 smp/jam-        Rata-rata Kecepatan (Vm = Vmax) = 20,652 km/jamRekapitulasi Analisis Volume Kendaraan, Kepadatan dan Kecepatan Arah II, Segmen II ;-        Rata-rata Volume Kendaraan, (Qm = Qmax) = 624,715 smp/jam-        Rata-rata Kepadatan (Dm = Dmax) = 43,526 smp/jam-        Rata-rata Kecepatan (Vm = Vmax) = 18,621 km/jam
STUDY KEBUTUHAN AIR BERSIH DI WILAYAH PELAYANAN PDAM CABANG LOA KULU KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PRASETYO, HERI NOTO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.758 KB)

Abstract

Water in human life has a very vital function. Water is needed in everyday activities, such as for bathing, washing, and cooking. Even most the human body also consists of water.Currently, the service in Water Utilities Branch Loa Kulu has a coverage of 53.1%. This coverage is far from the stipulated requirement of 90%. Therefore, it is necessary to review the need of clean water for the service area of Loa Kulu Water Utilities Branch in the present and future, so that the need of the residents of Loa Kulu for clean water can be fulfilled.The method of the research is by collecting current population data and the resulting water capacity data. That way we can project the number of population and how much water needed in the planned years of 2021, 2026, 2031 and 2036.From the result, it can be concluded that the need for clean water in Water Utilities service area of Loa Branch for 2021, 2026, 2031, 2036 are Q = 131,360 liters/second, 156,084 liters/second, 180,809 liters/second, and 205,532 liters/second.
ANALISA PERENCANAAN RIGID PAVEMENT PADA RUAS JALAN RING ROAD II KOTA SANGATTA ISNANDAR, WAHYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.844 KB)

Abstract

Perkerasan jalan adalah merupakan salah satu unsur konstruksi jalan raya sangat penting dalam rangka kelancaran transportasi darat sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya, sehingga perlu direncanakan dengan baik berdasarkan standard dan kriteria perencanaan yang berlaku di Indonesia.Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian dibandingkan dengan transportasi air dan udara, sehingga volume kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut harus mampu di dukung oleh perkerasan jalan pada ruas jalan yang dilewatinya.Jenis beton semen (rigid pavement) yang terbuat dari beton semen baik bertulang maupun tanpa tulangan dan lebih banyak digunakan pada ruas jalan yang mempunyai volume kendaraan berat yang tinggi serta sering mengalami banjir.Dengan telah dikembangkannya beton semen (rigid pavement) untuk pembangunan prasarana jalan di daerah perkotaan maupun di pedesaan, maka pemerintah terus menggalakkan pembangunannya baik pada ruas jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten maupun jalan desa ataupun lingkungan, mengingat perkerasan jalan ini lebih mampu mendukung beban kendaraan berat serta tahan terhadap genangan air.Ruas jalan Ring Road 2 kota Sangatta ini adalah ruas jalan yang banyak dilalui oleh kendaraan pengangkut barang baik berupa truk-truk besar dan mobil pick up.Oleh karena itu dalam merencanakan suatu konstruksi beton semen (rigid pavement) diperlukan penelitian yang kompleks dan spesifik sehingga akan diperoleh perencanaan tebal perkerasan beton semen serta tulangan berupa dowel dan tie bar yang mampu mendukung beban yang melintasi ruas jalan tersebut.
PERENCANAAN PANTI JOMPO DENGAN PENERAPAN KONSEP COMFORTABLE DI KOTA SAMARINDA HAQ, AINUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.278 KB)

Abstract

Panti Jompo merupakan tempat penampungan lansia (lanjut usia) untuk membantu keluarga dalam upaya penanggulangan masalah kesejahteraan sosial. Panti Jompo direncanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang, bentuk atau fasade bangunan. Dari penelitian, di tujukan untuk merencanakan panti jompo dengan penerapan konsep comfortable. Metode penelitian yang di gunakan adalah analisa pelaku kegiatan, analisa kebutuhan ruang, analisa besaran ruang, matrix hubungan ruang, pola hubungan ruang, analisa lokasi site, analisa eksisting tapak, analisa terhadap matahari, analisa terhadap arah lintasan angin. Dengan mempertimbangkan kebutuhan lansia yang memiliki keterbatasan fisik. Panti jompo di desain untuk memberikan keamanan dan kenyamanan penghuni.
STUDY PERBANDINGAN PERHITUNGAN DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER (CANTILEVER WALL) MENGGUNAKAN PROGRAM GEO5 DAN PERHITUNGAN RANKINE DAN COULOMB ANSYAH, ARDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.193 KB)

Abstract

Ardiansyah, Seiring kemajuan jaman, teknologi di bidang konstruksi bangunanjuga mengalami perkembangan pesat, termasuk dalam bidang geoteknik, khususnyadalam perencanaan fondasi. Untuk semakin mempermudahkinerja dari perencanaanfondasi, dalam hal ini yang dimaksud adalah dinding penahan tanah, penggunaanperangkat lunak (program) sangat dibutuhkan. Berdasarkan hal ini tersebut, penulis inginmengetahui seberapa jauh tingkat penggunaan program untuk merencanakan dindingpenahan tanah, program tersebut adalah Geo5.Pada perencanaan dinding penahan ini akan merencanakan dinding penahantanah di Ruas Jalan Patung Lembuswana – Sebulu STA 24+900, dinding yangdirencanakan adalah dinding penahan tipe kantilever dengan struktur beton bertulang,mengontrol stabilitas terhadap pergeseran, penggulingan, serta keruntuhan kapasitasdaya dukung tanah yang menggunakan persamaan Hansen.Metode perhitungan dilakukan dua kali, metode perhitungan manual (Rankinedan coulomb) dan perhitungan dengan program Geo5. Setelah dilakukan perhitungan,maka didapat hasil hitungan manual metode Rankine stabilitas terhadap geser 2,775 >1,5 (aman), stabilitas terhadap guling 4,16 > 2 (aman), keruntuhan kapasitas dayadukung tanah 4,49 > 2 (aman), hasil dari perhitungan manual metode coulomb stabilitasterhadap geser 1,83 > 1,5 (aman), stabilitas terhadap guling 4,12 > 2 (aman), keruntuhankapasitas daya dukung tanah 3,24 > 2 (aman). Hasil perhitungan dengan program Geo5stabilitas terhadap geser 2,90 > 1,5 (aman), stabilitas terhadap guling 2,96 > 2 (aman),keruntuhan kapasitas daya dukung tanah 3,68 > 2 (aman).Perbedaan hasil perhitungan stabilitas antara perhitungan manual denganprogram Geo 5, karena persamaan ketikan menghitung tekanan tanah letereal berbeda.Perhitungan manual menggunakan rumus Rankine dan Coulomb, sedangkan programGeo5 menggunakan rumus Rankine yang telah di modifikasi, yaitu metode Mazindrani.
ANALISA BANGKITAN PERJALANAN PADA PERUMAHAN ELEKTRIK MAS DI KOTA SAMARINDA HARNOTO, RIKO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.672 KB)

Abstract

From the existing phenomenon, there are problems that occur due to the rapid growth of population of Samarinda city, such as transportation problems including the increasing number of trips raised by the electric housing area of the mas can impact on the capacity of existing road service around the residential location.The purpose of this study was to obtain a trip generation model on the electrical housing of the mas and to know the result of the test value of R2 and the F test value, which is expected to be used to estimate the number of trip generations in the electrical housing of the city of Samarinda.Primary data obtained from the results of quisionary dissemination done by simple random sampling technique, while secondary data obtained from the RT 025 and RT 029 in the form of data 500 family head. The method used for this study uses multiple linear regression analysis with SPSS program version 22.0 used to perform calculations.The result of analysis of trip generation model is obtained by model form Y = 0,210 + 0,124 (X4) + 0,465 (X7) + 0,152 (X10) having value of R2 equal to 0,530 indicating level relation of dependent variable with independent variable at strong correlation level means that the correlation between the independent variable (X4) the number of family members, (X7) the reason you use the vehicle and (X10) the cost of gasoline against the (dependent variable) user of vehicle type (Y) has a strong correlation of 53% and the test value F (F calculate> F table) (12,498> 2,70).
STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN UNTUNG SUROPATI KOTA SAMARINDA SANTOSO, AGUS TRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.355 KB)

Abstract

Kecamatan Sangatta Utara, khususnya pada jalan ilham maulana merupakan daerah yang sering digenangi banjir hal ini diketahui berdasarkan peta genangan banjir dan tabel titik-titik genangan banjir Kota Sangatta Utara yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kutai Timur. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan saluran   drainase  yang sudah ada (eksisting) dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan ,melihat kondisi,bentuk, konstruksi dan melihat arah aliran pada saluran di daerah terjadinya genangan banjir .Batasan masalah yang ditinjau dari penulisan tugas akhir ini adalah analisis hidrologi untuk menganalisis curah hujan rencana, intensitas curah hujan dan waktu konsentrasi, sedangkan analisis hidrolika untuk menganalisis kemampuan saluran sekunder yang sudah ada (eksisting) dilokasi yang ditinjau yaitu jalan ilham maulana Kecamatan Sangatta Utara dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan.            Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan dan analisis data. Data yang digunakan  adalah data primer dan data sekunder kemudian dianalisis berdasarkan analisis hidrologi dan analisis hidrolika dan dievaluasi berdasarkan nilai debit saluran eksisting dengan nilai debit rencana.            Untuk menentukan curah hujan rencana menggunakan 2 jenis distribusi yang banyak digunakan dalam bidang hidrologi, distribusi Log Person III dan distribusi Gumbel, kemudian diambil nilai curah hujan periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun Distribusi Log Person III untuk digunakan pada perhitungan selanjutnya. Waktu konsentrasi ditentukan dengan persamaan tc=to+td, intensitas  curah  hujan  dengan  metode  Mononobe,   debit  rencana  dihitung berdasarkan metode Rasional dan evaluasi penampang saluran dengan persamaan Qs≥ QT.            Nilai curah hujan yang digunakan untuk perhitungan intensitas curah hujan adalah nilai curah hujan Distribusi Log Person III periode ulang 2,5, 10, 25 tahun,. Dari analisa dimensi saluran ternyata semua saluran mampu menampung debit saluran sampai 25 mendatang.

Page 65 of 111 | Total Record : 1106