cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISA BANGKITAN PERJALANAN PADA PERUMAHAN BENGKURING SEMPAJA DI KOTA SAMARINDA NURSARI, DELLA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Residential area causing changes in land use functions which later cause problems, community activities to engage in activities lead to trip generation that can burden the road network paths to activity centers. Problems that occur in the residential area of Sempaja Bengkuring have the following problem formulation: 1. How is the rise of the trip model at the Sempaja Bengkuring Housing. 2. How is the R2 Test Result on the generation at the Sempaja Bengkuring Housing.From the data on the Housing Bengkuring Sempaja population there RT 29, RT 51, RT 73 and the number of Residents is 430 Family Heads. The results of the data obtained from the questionnaire contained 4 Modeling of Movement Generations namely Monthly Income (X5), Reasons for using vehicles (X7), Travel Time (X8), Gasoline Costs (X12). So the dependent variable that is formed is Y (Use of Vehicle type). Of the 4 models, the regression equation Y = -0.631 + 0.053 (X5) + 0.396 (X7) + 0.001 (X8) + 0.083 (X12) and R Test Value (Multiple Collation Coefficient) = 0.635. Shows the level of the relationship of the dependent variable (dependent Variable) with the independent variable (independent Variable) at the level of Strong correlation shows that 63.5% of (dependent variable) can be explained by housing in Variable (X5) Monthly Income, (X7) Reasons for using a vehicle , (X8) Travel Time, (X12) Gasoline Cost (dependent variable).
PERENCANAAN BALAI PELATIHAN PETERNAKAN SAPI POTONG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA ANSHARI, FAHRIANSYAH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Pelatihan Peternakan Sapi Potong adalah tempat untuk belajar keterampilan dalam cara beternak sapi potong untuk meningkatkan kualitas para peternak sapi potong. Tingkat kebutuhan sapi potong di Kalimantan timur meningkat tapi tidak dibarengi dengan jumlah dan kualitas peternak sapi potong . Dalam hal ini bagaimana merencanakan balai pelatihan dengan keterampilan sapi potong yang baik.Lokasi yang akan direncanakan untuk Balai Pelatihan Peternakan Sapi potong yaitu pada jalan KH Harun Nafsi Kota Samarinda Seberang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda dimana untuk bangunan sistem pendidikan terletak di Kota Samarinda Seberang.Balai Pelatihan Peternakan Sapi Potong tersebut dikaitkan dengan tempat yang dilengkapi sarana dan prasarana beternak sapi potong yang baik.
ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KELURAHAN SUNGAI SIRING KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA DHARMAWAN, DHIMAS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air memegang peranan penting bagi kehidupan baik bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Manusia telah menyadari pentingnya bagi dia dan lingkungannya. Kebutuhan air bersih semakin dirasakan seiring semakin majunya aktifitas manusia yang banyak membutuhkan air untuk keperluan hidup, sementara air yang tersedia dirasakan semakin berkurang, disamping disebabkan oleh sumber-sumber air yang ada banyak mengalami pengotoran dari aktifitas manusia itu sendiri dan juga disebabkan pengaruhnya perubahan iklim yang mengakibatkan siklus air tidak sesuai perkiraan manusia sebelumnya. Kegunaan air yang bersifat umum atau menyeluruh dari setiap aspek kehidupan menjadi semakin berharga baik dilihat dari segi kuantitas maupun kualitas.. Dilihat dari segi kebutuhan air, daerah Kelurahan Sungai Siring juga termasuk kawasan yang sudah ramai. Maka dari itu daerah ini juga perlu dilakukan penelitian dari pemasukan air yang meraka perlukan apakah sesuai dengan jumlah air yang mereka peroleh dari PDAM Kota Samarinda. Banyaknya aspek-aspek kehidupan yang juga sangat memerlukan air bersih untuk menunjang kehidupan masyarakat Kelurahan Suangai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda ini. Perhitungan jumlah penduduk menggunakan metode Geometrik dan Aritmatik dengan data jumlah penduduk 5 tahun terakhir. Kemudian menghitung kehilangan energi dan kecepatan aliran menggunakan rumus Hazen William.
PERENCANAAN PERPANJANGAN LANDAS PACU BANDAR UDARA MARATUA DENGAN PESAWAT ATR 72 SAPUTRA, SANDY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sandy Saputra,The Runway is a rectangular area used by aircraft for landing and take-off at airports, having a "hotmix" asphalt layer with identification of degrees and directions written in letters, as well as lines to indicate touch down or take offIn the Airport Runway planning that counts, namely Calculation of Forecasting (Forcasting), Determination of runway direction, Calculation of Pavement.Airport Runway Calculation Calculation uses Quantitative method to get forecasting results, Wind Rose Analysis Method for determining runway direction and CBR Method Method to get the results of calculating road pavement thickness on the planning of runway extension Maratua Airport with ATR 72 aircraft.
EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA AKSES JALAN PELABUHAN KENYAMUKAN SANGATTA KUTAI TIMUR DEWI, INDAH SARI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The path that I studied to make this thesis was one of the connecting road access to the comfort port, very east Kutai. The purpose of this research is to drain the air that occurs on the road surface from the tides of the sea water and rain that flows through existing drainage channels (existing) or that do not yet exist (none) directly to the sea. Therefore, it is necessary to make an air management system that happens, nothing can roll or direct to the existing channels. The current condition of the drainage network shows that it is less capable and optimal in flowing rain and air air from the tides of the sea well, because the drainage is still in the form of excavation from the excavator will not be able to install the sea or rain will damage the road conditions later. In its implementation, studies are needed in the existing dimensions, the furthest path length, concentration time, and current land use utilization. In analyzing secondary analysis, frequency analysis, measurement, planning and analysis. Rain gauge for return periods of 2, 5, 10 and 25 years respectively. After checking, it was found that the available capacity was not sufficient to accommodate the debit needed to repair the drainage system. One solution that can be applied is to create a new drainage channel
ANALISA GENANGAN BANJIR KAWASAN SEKITAR POLDER DAN RENCANA PENGENDALIANNYA ( STUDI KASUS POLDER VOORVO SIMPANG EMPAT LEMBUSWANA KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR) UTOMO, KHANIF PRIYO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di wilayah Simpang Empat Lebuswana merupakan daerah yang bertopografi rendah. Keadaan ini menyebabkan daerah tersebut sangat rawan akan banjir maupun genangan apabila kapasitas saluran dan Polder Voorvo tidak mampu menampung  debit air untuk di alirkan ke Sungai Karang Mumus.Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan dengan menggunakan debit banjir rancangan lima tahunan dapat diketahui bahwa kolam retensi Voorvo yang berkapasitas 4.200 m3 dan  kolam retensi Ramania yang berkapasitas 840 m3tidak dapat menampung volume limpasan yang terjadi sebesar 31.542,68  m3 sehingga wilayah Simpang Empat Lembuswana akan terjadi banjir.   Untuk penanggulangan banjir pompa perlu penambahan kapasitas pompa yang ada dari 0,5 m3/detik menjadi 3,5 m3/detik dan melakukan normalisasi kolam retensi yang ada sampai kedalaman h = 2.00 m untuk luasan kolam 4.751,12 m2 sehingga di harapkan dapat mencapai kapasitas kolam 9.828,17 m3.
ANALISA KONTRUKSI PEKERASAN LENTUR DAN PEKERASAN BETON SEMEN PADA PENINGKATAN RUAS JALAN PAHLAWAN KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG DIANTARA PIKA, I NYOMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan adalah campuran agregat dan bahan pengikat yang digunakan untuk melayani beban lalu lintas. Agregat yang dipakai adalah berupa batu pecah dan batu belah. Bahan pengikat yang dipakai adalah berupa aspal, semen dan tanah liat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa tebal pekerasan jalan yang ideal dilakukan di ruas Jalan Pahlawan Kecamatan Tenggarong Seberang. Kinerja perkerasan jalan dilihat dari kemampuan perkerasan itu menerima beban berulang yang bekerja di atasnya. Setiap kali muatan lewat, terjadi deformasi pada permukaan perkerasan. Perhitungan tebal perkerasan lentur pekerasan  beton semen selama umur rencana 10 tahun, menggunakan Metode Komponen 1987  atau Pd T-14-2003. Hasil penelitian di dapat tebal perkerasan lentur di dapat tebal lapisan pondasi bawah menggunakan aggregat klas B dengan tebal 20 cm, lapisan pondasi atas menggunakan aggregat klas A dengan tebal 10 cm, lapisan permukaan menggunakan asbuton (AC-BC) dengan tebal 5 cm. Dari hasil perhitungan tebal perkerasan kaku di dapat tebal lapisan, lapisan perkerasan beton semen dengan beton K-300 dengan tebal 20 cm.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DAN ESTIMASI BIAYA PADA RUAS JALAN POROS SAMARINDA-MUARA KAMAN DESA GIRI AGUNG KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DEWI, PEPPY KRISTIN KURNIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan adalah campuran agregat dan bahan pengikat yang digunakan untuk melayani beban lalu lintas. Agregat yang dipakai adalah berupa batu pecah, batu belah, batu. Bahan pengikat yang dipakai adalah berupa aspal, semen dan tanah liat. Perkerasan jalan harus memenuhi persyaratan kekuatan, awet, kedap air, rata, tidak licin, murah dan mudah dikerjakan. Sedangkan lapisan atas badan jalan menggunakan bahan khusus yang secara konstruktif harus lebih baik dari pada badan jalan. Jalan Poros Samarinda-Muara Kaman Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara adalah akses utama Kecamatan Sebulu Dan Muara Kaman menuju kota-kota besar di Kalimantan Timur. Kinerja perkerasan jalan dilihat dari kemampuan perkerasan itu menerima beban berulang yang bekerja di atasnya. Setiap kali muatan lewat, terjadi deformasi pada permukaan perkerasan. Perhitungan tebal perkerasan lentur selama umur rencana 10 tahun, menggunakan Metode Komponen 1987  atau Pd T-14-2003. Hasil penelitian perkerasan lentur di dapat tebal lapisan pondasi bawah menggunakan aggregat klas B CBR 50% dengan tebal 15 cm, lapisan pondasi atas menggunakan aggregat klas A CBR 100% dengan tebal 20 cm, lapisan permukaan menggunakan laston (AC-BC) dengan tebal 5 cm dan Lapisan AC WC dengan tebal 4 cm. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada ruas jalan Poros Samarinda – Muara Kaman Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur dengan menggunakan metode Bina Marga didapat nilai sebesar Rp. 8.282.740.000,00 (Delapan Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Dua Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah ).
ANALISA SALURAN DRAINASE JALAN NAHKODA KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA NUGROHO, CAHYO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota (perencanaan infrastruktur khususnya). Besarnya kapasitas saluran yang ada dalam mengakomodasi limpasan pada kawasan pemukiman terlalu kecil, dengan kata lain saluran drainase yang didesain pada kawasan pemukiman tidak efektif. Kondisi yang terjadi di kawasan jalan Nahkoda kecamatan palaran kota samarinda ini dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan dinamika masyarakatnya. Penyebab banjir di jalan Nahkoda adalah kemampuan drainase yang sudah kurang efektif. Sehingga debit aliran permukaan (surface run off) terjadi akibat penyerapan (infiltrasi) yang semakin kecil Untuk perhitungan hidrologi pada penelitian ini yaitu menghitung curah hujan menggunakan metode distribusi normal dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan hujan rancangan kala ulang 2, 5, dan 10 tahun. Untuk perhitungan hidrolika pada penelitian ini menggunakan metode manning. Dari hasil perhitungan dengan dimensi existing didapatkan kondisi drainase tidak mampu menampung debit yang ada. Maka untuk periode ulang 10 tahun harus merubah dimensi penampang saluran menjadi lebih besar dari dimensi existing.
ANALISA PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN MANUAL DESAIN PERKERASAN PADA RUAS JALAN MALINAU – MENSALONG YADI, DEM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Malinau – Mensalong merupakan jalan provinsi yang menghubungkan beberapa daerah penting di Provinsi Kalimantan Utara. Di 2018 ini ruas jalan tersebut sedang dalam proses perbaikan dikarenakan banyaknya kerusakan pada badan jalan di ruas jalan tersebut, seperti banyaknya bagian aspal – aspal yang sudah terkelupas dan juga berlubang yang membuat pengguna kendaraan bermotor merasa tidak nyaman.Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan perencanaan tebal perkerasan menggunakan Metode Bina Marga tahun 2013 dengan Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2013. Dalam penelitian ini, konstruksi jalan di rencanankan menggunakan perkerasan lentur (flexible pavement)Dari hasil perbandingan metode di dapat tebal perkerasan masing – masing. Untuk metode Bina Marga 2013 didapat tebal AC-WC sebesar 14 cm, AC-BC sebesar 7,5 cm, LPA sebesar 10 cm, LPB sebesar 20 cm, sedangkan metode Manual Desain Perkerasan didapat tebal AC-WC sebesar 4 cm, AC-BC sebesar 13,5 cm, CTB sebesar 15 cm, LPA sebesar 15 cm

Page 94 of 111 | Total Record : 1106