cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DENGAN SOFTWARE CROPWAT 8.0 DI DAERAH IRIGASI BELIMAU SAMARINDA WARDANA, MUHAMMAD ALI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammad Ali Wardana, 2019, ANALYSIS OF IRRIGATION WATER REQUIREMENTS WITH CROPWAT 8.0 SOFTWARE IN VELVET IRRIGATION AREAS, Thesis, Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, University August 17, 1945.Water is a natural resource that is very important for the survival of all living things. Water is also very necessary for industrial activities, fisheries, agriculture, and other businesses. In the use of water, there is often no caution in its use and utilization, so that efforts are needed to maintain a balance between the availability and demand of water through development, preservation, repair and protection. In the use of water, especially once again in terms of agriculture, in order to meet food needs and regional development.In meeting water needs, especially for water and rice fields, it is necessary to build irrigation systems and weir buildings. The need for water in the fields is then called the need for irrigation water. Irrigation is an effort to supply, regulate and dispose of irrigation water to support agriculture whose types include surface irrigation, swamp irrigation, underground water irrigation, pump irrigation and pond irrigation. The purpose of irrigation is to utilize available irrigation water correctly, efficiently and effectively so that agricultural productivity can increase as expected.In terms of calculations, the calculation of irrigation water needs is manually guided by Irrigation Planning Standards Planning Criteria for Irrigation Networks KP-01 2010, while Cropwat 8.0 is guided by FAO because CROPWAT is software developed by FAO.With the Cropwat 8.0 software calculation method, the results of the CWR Rice feature show that the maximum effective rainfall results in December are 47.8 mm/dec (47,800 liters/second/Ha). The maximum irrigation water demand occurred in October of 186.4 mm/dec (186,400 liters/second /Ha). For Palawija CWR, the maximum effective rainfall is 46.2 mm/dec (46,200 liters/second/Ha) in December. Whereas the maximum irrigation water requirement occurs in December of 19.1 mm/dec (19,100 liters /second/Ha).
PERENCANAAN PUSAT KERAJINAN TANGAN KHAS KALIMANTAN TIMUR DI KOTA TENGGARONG MEUTIYA, RIKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara di Tenggarong mempunyai hasil kerajinan tangan Khas Kalimantan Timur. Kerajinan tangan seperti aksesori dari Manik-manik, Rotan, Kain Tenun, Ulap Doyo, Sulam Tumpar, Batu Mulia. Adapun tujuan penelitian yaitu memberikan wadah dan fasilitas bagi pengunjung. Dengan rumusan masalah berupa merencanakan Pusat Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur di Kota Tenggarong, yang bisa mewadahi pengelola, pengrajin, pedagang, dan pengunjung dalam satu tempat. Di Kota Tenggarong terdapat beberapa titik tempat pengrajin diantaranya di Museum Mulawarman tedapat 25 kios pengrajin. Di tempat wisata Pulau Kumala terdapat 29 kios pengrajin, dan 2 kios pengrajin di tempat wisata Ladang Budaya (Ladaya). Terdapat di luar tempat wisata yakni 4 kios pengrajin. Karena tidak adanya sarana dan prasarana dimana para pedagang, pengrajin, dan pengunjung didalam satu tempat. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukannya wadah Pusat Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur di Kota Tenggarong yang memberikan fasilitas pendukung kegiatan pengrajin. Konsep Perencanaan Pusat Kerajinan tangan Khas Kalimantan Timur di kota Tenggarong ini mengambil filosofi dari bentuk Mahkota Raja Kutai Kartanegara. Dengan beberapa aspek diambil dari ornament khas Kutai Kartanegara. Hal ini Merupakan upaya dalam meningkatkan kerajinan tangan Khas Kalimantan Timur.
ANALISA PENGARUH BEBAN MUATAN KENDARAAN BERLEBIH TERHADAP UMUR PERKERASAN JALAN GUSIG – SP3 BLUSUH KHOIRONI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Road damage occurring faster than the designed life is common. One reason is the burden of excessive loads on trucks. Impact on the overloaded axle load exceeds the load requirements as permitted by the Directorate General of Land Transportation. Through this study analyzed the extent of road damage caused by the percentage increase in cargo trucks that resulted in the charge which exceeds the limit allowed. The research location is in gusiq – sp3 blusuh. Data traffic is calculated for the expected design life of 10 years, so it can be seen a thick flexible pavement using the methods of Bina Marga. From the results of the study can be seen that the addition of excess charges up to 30% will reduce the design life of pavement up to 48%. But if there istransfer of 2as truck to the truck that has a number of axes more it will slow the damage
STUDY ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA SONDIR DAN DATA KALENDERING PADA BANGUNAN GEDUNG ASRAMA BLK PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RISWIYANTO, ANGGUN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi tiang berfungsi untuk memikul dan menahan beban yang bekerja. Setiap pondasi harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin. Analisis daya dukung tiang pancang sangat diperlukan untuk mendapatkan perencanaan pondasi yang memenuhi persyaratan. Banyak metode perhitungan untuk menganalisis daya dukung tiang pancang, namun perlu dipertimbangkan metode mana yang lebih memenuhi, untuk itu perlu dilakukan analisis daya dukung dari beberapa metode berdasarkan data lapangan dengan menggunakan data sondir dan dibandingkan satu sama lainnya, sehingga didapatkan hasil yang lebih realistis. Data yang digunakan untuk menganalis daya dukung pondasi tiang pancang menggunakan data pondasi tiang pancang pada gedung BLK Provinsi Kalimantan Timur, meliputi data struktur gedung untuk analisis pembebanan, kalendering, dan data penyelidikan tanah dengan sondir untuk menentukan daya dukung pondasi dengan metode Meyerhoff. Hasil perhitungan kapasitas daya dukung tiang tunggal mununjukkan Metode Meyerhoft lebih realistis, karena nilainya mendekati nilai rata-rata daya dukung tiang tunggal sebesar 29,49 ton. Jumlah tiang pancang dari masing-masing metode berbeda satu sama lainnya, nilai daya dukung tunggal yang rendah akan menghasilkan jumlah tiang yang lebih besar, hal ini terjadi pada metode Meyerhof. Jumlah tiang pancang sangat mempengaruhi nilai daya dukung tiang kelompok, semakin banyak tiang pancang yang digunakan, maka nilai daya dukung tiang kelompok juga semakin besar dan semakin aman untuk memikul beban konstruksi, akan tetapi kurang ekonomis.
ANALISA DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE PADA JALAN DURIAN II KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR NDURU, SUMARLIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase pada ruas Jalan Durian II Kabupaten Berau Kalimantan Timur, sering dilanda banjir pada musim penghujan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas. Dengan kapasitas penduduk yang mulai padat dan kondisi lingkungan daerah ini sudah terlihat tidak efesien lagi dalam menghadapi musim penghujan ini. Terlihat dari seringnya banjir yang terjadi yang sangat merugikan masyarakat dalam aktifitas sehari-hari dan juga merugikan dalam segi sarana dan prasarana dari daerah ini, seperti jalan yang terkikis oleh banjir. Untuk menangani permasalahan banjir di Jalan Durian II Kabupaten Berau Kalimantan Timur ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode Gumbel dan Metode log person type III, kemudian menghitung debit banjir rancangan dengan metode manning. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 25 tahun seluruh saluran tidak mampu menampung debit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 2,00 m dan tinggi 2,00 m
ANALISA STATIK DAN DINAMIS PADA GEDUNG RUMAH SAKIT HAJI DARJAD SAMARINDA AKIBAT GEMPA BERDASARKAN SNI 03- 1726-2012 KURNIAWAN NAI GONCALVES, JOSE BOSSUETO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terletak di daerah rawan gempa,yang merupakan negara kepulauan. Oleh karena itu,untuk mengurangi resiko akibat gempaperlu direncanakan struktur bangunan gedung bertingkat tahan gempa. Analisa statik yang umum digunakan adalah analisa gaya lateral ekivalen. Analisa dinamik dapat dibagi atas dua yaitu analisa spectrum respons ragam dan analisa riwayat repons seismic(time-history). Pada penelitian ini bertujuan mengetahui perhitungan akibat gempa sesuai peraturan SNI 1726-2012 pada gedung rumah sakit haji darjad samarinda. Data yang disajikan dalam peneliatian ini data tanah,gambar rencana,data literatur,jurnal. Teknik analisa dan pengelolan data dalam penelitian ini menggukan metode spektrum respons ragam dengan bantuan software ETABS yang menghasilkan output kedua metode berupa tabel dan grafik. Dari hasil penelitian menujukkan Kata kunci : SNI 03-1726-2012, Softwer ETABS
PERENCANAAN DRAINASE DI JALAN DIPONEGORO 1, JALAN A. YANI DAN JALAN SUTOMO DESA SIDOMULYO KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA SURYONO, TEJA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase adalah suatu cara pembuangan kelebihan air yang tidak diinginkan pada suatu daerah, serta cara-cara penanggulangan akibat yang ditimbulkan oleh kelebihan air tersebut. Maksud dan tujuan drainase adalah membuang air di atas permukaan tanah yang beriebihan, menurunkan dan menjaga permukaan air agak tidak terjadi genangan, sehingga akibat negatif dengan adanya genangan dan luapan air dapat dihindari. Jalan Diponegoro 1, Jalan A. Yani Dan Jalan Sutomo Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan aksen jalan yang sering banjir,oleh karena itu di harapakan bisa menjadi saran atau pedoman bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan daerah yang di teliti dalam bidang infrastruktur kota serta mengantisipasi akan kemungkinan banjir yang lebih besar di jalan Diponegoro 1, Jalan A. Yani Dan Jalan Sutomo Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara Metode yang digunakan untuk melakukan pengambilan data menggunakan metode gumbel dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan debit rancangn 2,5,10 dan 25 tahun didapat nilai dimensi rencana pada setiap saluran.
PERENCANAAN TAMAN SATWA LOKAL DI TENGGARONG DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR LANSEKAP ANGGRAINI, RENI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merencanakan Taman Satwa Lokal di Tenggarong dengan Penekanan Arsitektur Lnasekap. Dengan tujuan untuk pendukung terhadap sektor kepariwisataan di Kota Tenggarong sebagai Ibu Kota Kabupaten dengan berkunjung menikmati keunikan fauna yang belum ada di Tenggarong. Pendekatan Arsitektur lansekap untuk menjadikan konsep konservasi tumbuhan yang mampu mewadahi interaksi satwa dan perilaku manusia. Sehingga menghasilkan Taman Satwa Lokal dengan Penekanan Arsitektur Lansekap, dengan konsep satwa yang dapat beraktivitas selayaknya berada di habitatnya dan sebagai pengunjung dapat menikmati nuansa alami. Penelitian ini juga dengan melakukan beberapa metode penelitian
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PERUMAHAN ARRAYA REGENCY II KOTA SAMARINDA RIJAL, FACH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan  Arraya Regency  II merupakan  kawasan  perumahan  baru  yang  berada  di  wilayah  kelurahan loa bakung kota samarinda. Perumahan ini bertanggung jawab terhadap pemberian kebutuhan air bersih kepada penghuninya yang nantinya akan menjadi pemilik rumah. Mengingat pentingnya peranan air bersih bagi kelangsungan hidup manusia serta adanya permasalahan-permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis kebutuhan air bersih sampai pada tahun 2027 dan penggunaan pipa pada sistem penyediaan air bersih yang mampu melayani kebutuhan sampai pada tahun 2027.Penelitian  ini  menggunakan  studi  metode  Aritmatik dan Geometrik untuk menghitung prediksi penduduk yang akan digunakan menghitung kebutuhan air. akhirnya dengan metode Hazzan Williams kita mendesain pipa distribusi Hasil menunjukan Proyeksi jumlah penduduk kawasan perumahan arraya regency II kota samarinda sampai 10 tahun adalah 783 jiwa dengan kebutuhan air normal sebesar 1,20 ltr/dtk, sedangkan Debit Air pada Jam Puncak sebesar 2,09 ltr/dtk dan Sebagai keamanan Pipa utama yang digunakan dalam perencanaan sistem distribusi air bersih adalah pipa diameter 4" atau 101,6 mm lebih besar dari pipa dari perhitungan sebesar 45,19 mm
ANALISIS JARAK TEMPUH DAN BIAYA OPERASIONAL BUS KOTA SAMARINDA-BONTANG SANDI, AR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

besar yang melayani rute Samarinda - Bontang maupun bus-bus sedang yang melayani rute Samarinda kebeberapa kecamatan di kutai timur bagian hulu, seperti Sangatta, Bengalon, Sangkulirang, dan Wahau Menurut data Bappeda dan rencana induk Kota Samarinda Terminal Lempake Meningkatnya kepemilikan kendaraan roda empat berimbas pada kurangnya minat masyarakat dalam melakukan perjalanan dengan menggunakan bus sebagai angkutan massal, hal ini terlihat dari jumlah penurunan penumpang yang berangkat di Terminal Lempake menggunakan bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dari Samarinda ke Bontang begitu pula sebaliknya Penilaian standar kinerja penilaian bus yang melayani rute dari Terminal Lempake Samarinda ke Terminal Bontang berdasarkan Departemen Perhubungan Darat (1996) serta hasil survai dan analisis, didapat ; a. Waktu pelayanan yang diberikan oleh 6 perusahan bus dimulai keberangkatan dari Terminal lempake pada Jam 07:00 sampai Jam 19:05 (07:00 – 19:05) selama 12 jam 5 menit,maka angka ini sesuai standar yang ditetapkan yaitu > (lebih besar) 13 jam per hari hal ini memenuhi syarat. b. Waktu tempuh perjalanan rata-rata selama 2 jam 48 menit > (lebih besar) dari standar kinerja pelayanan angkutan umum yaitu berkisar antara 60 menit sampai 90 menit karena Bus melayani angkutan luar kota dalam Provinsi Kalimantan Timur. c. Kecepatan rata-rata Bus Berangkat dari Terminal Lempake Samarinda sampai ke Terminal Bus Bontang adalah :  Kecepatan rata-rata sebesar 48,43 km/jam > 10 km/jam  Kecepatan maksimum sebesar 50,75 km/jam > 10 km/jam  Kecepatan minimum sebesar 46,04 km/jam > 10 km/jam d. Tingkat ketersedian (Availability) armada bus adalah  Jumlah angkutan keseluruhan armada bus rata-rata sebanyak 34 armada.  Jumlah armada bus yang beroperasi rata-rata sebanyak 20 buah. 2  Tingkat Ketersediaan (Availability) Armada Bus rata-rata 58,8% dari total jumlah angkutan keseluruhan armada bus rata-rata. Biaya BOK kendaraan Bus Samarinda Bontang didapat sebagai berikut :  BOK konsumsi bahan bakar untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh biaya bahan bakar sebesar : Rp173.041 x 2 = Rp346.082,-  BOK konsumsi oli kendaraan untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh : Rp36.418 x 2 = Rp72.836,- pergantian oli kendaraan dilakukan per 10.000 km. Apabila dihitung berdasarkan panjang jalan samarinda Bontang, maka dapat dihitung sebagai berikut : - 228,402 km (Panjang Jalan PP) x 44 hari (1,5 bulan) = 10049 km Dari perhitungan diatas didapat pergantian oli kendaraan dilakukan setiap 1,5 (Satu setengah bulan) bulan sekali : Rp50.000,- x 20 L = Rp1.000.000,-  BOK Ban kendaraan untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh biaya ban kendaraan sebesar : Rp42.929 x 2 = Rp85858,- Pergantian ban kendaraan dilakukan per 24.000 km. Apabila dihitung berdasarkan panjang jalan samarinda Bontang, maka dapat dihitung sebagai berikut : - 228,201 km (Panjang Jalan PP) x 105 hari(3,5 bulan) = 24.000km. pergantian ban kendaraan dilakukan setiap 3,5 bulan sekali dengan biaya Rp1.176.000/ban,- x 4 bh = Rp4.704.000,-  BOK pemeliharaan suku cadang dan upah montir di peroleh biaya suku cadang sebesar : Rp3.456.724,- dan BOK upah montir/Hari = Rp37.503,-  BOK penyusutan kendaraan untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang dengan panjang jalan 228,201 km di peroleh biaya penyusutan kendaraan sebesar = Rp361.680,-  BOK bunga modal kendaraan untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh biaya bunga modal kendaraan sebesar : Rp128,731 x 2 = Rp257.462,-  BOK biaya asuransi kendaraan untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh biaya asuransi kendaraan sebesar : Rp51.492 x 2 = Rp102.984,-  Perhitungan rekapitulasi BOK untuk sekali berangkat pulang pergi rute samarinda Bontang di peroleh biaya Rp1.012.496 x 2 = Rp2.024.992,-

Page 95 of 111 | Total Record : 1106