cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan
ISSN : 23549629     EISSN : 25491334     DOI : -
Core Subject : Science,
KHIZANAH AL-HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sejak Januari 2013. Terbit dua kali setahun pada bulan Januari – Juni dan Juli – Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan.
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Tren Perkembangan Open Access Institutional Repository pada Perguruan Tinggi di Indonesia Chusnul Chatimah Asmad; Taufiq Mathar; A. Khaidir Akbar; Nur Arifin; Hijrana Hijrana; Haruddin Haruddin; Irmawati Irmawati; Irawati Irawati; Satriani Satriani
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 6 No 2 (2018): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v6i2a8

Abstract

Open Access (OA) atau akses terbuka dapat menjadi jalan alternatif dalam menyebarkan informasi ilmiah kepada seluruh dunia tanpa dibatasi ruang dan waktu. Repositori institusi atau instutional repository (IR) telah banyak diaplikasikan pada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Tulisan ini mendeskripsikan pemetaan perkembangan repositori institusi perguruan tinggi di Indonesia yang open akses dan perangkat lunak yang digunakannya pada portal OpenDOAR. Penelitian ini terbatas pada repositori institusi perguruan tinggi yang telah terdaftar di OpenDoar saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah perkembangan repositori di Indonesia pada OpenDOAR mulai dari tahun 2008 hingga 2018 ini. Sementara perangkat lunak yang digunakan ialah Eprints, Dspace, dan lainnya.ABSTRACT Open Access (OA) can be an alternative way of disseminating scientific information to the globe without limited by space and time. Institutional repositories (IR) have been widely applied to several universities in Indonesia. This paper describes the mapping of the development of open access institutional universities in Indonesia and the software used from the OpenDOAR website. This research is limited to the repository of tertiary institutions that have been registered in OpenDoar only. The results showed that there was an increase in the number of repository developments in Indonesia in OpenDOAR starting from 2008 to 2018. While the software used is Eprints, Dspace, and others.
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan (Analisis Bibliometrika pada Terbitan Tahun 2013-2018) Rochani Nani Rahayu; Dukariana Idhani
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a8

Abstract

Metode bibliometrika digunakan untuk menganalisis sebanyak 102 artikel dari Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, terbitan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar periode 2013–2018; untuk mengetahui distribusi artikel per tahun maupun per nomor, pola kepengarangan, jenis referensi yang digunakan,  institusi yang berkontribusi serta penulis yang paling produktif. Data diunduh dari alamat: journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah , dan diolah menggunakan Microsof Excel 2010. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Khizanah al-Hikmah telah menerbitkan sebanyak 102 artikel  dari 150 penulis, dengan penulis tunggal  lebih banyak dibandingkan dengan penulis berkolaborasi, yang ditandai dengan nilai derajat kolaborasi sebesar 0,34. Mayoritas referensi yang digunakan adalah buku (65,15%), dengan jumlah halaman terbanyak berada pada kisaran 6-10 halaman (41,13%). Instansi kependidikan merupakan penyumbang artikel terbanyak, dan  Universitas Islam Negeri  Alauddin Makassar berada di urutan pertama (36 kali).  Penulis laki–laki lebih produktif dibandingkan penulis perempuan dengan urutan pertama adalah Yunus Winoto (5 artikel).ABSTRACTA bibliometrical method used for analyzed a total of 102 articles from Khizanah Al –Hikamah, a journal in a LIS field, which published by UIN Alaudin Makassar since 2013-2018;  to know the distribution of articles by year; distribution of articles by issue number; collaboration pattern and level of collaboration; length of published articles. Data downloaded from the site of Khizanah Al-Hikmah i.e.: journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah. The result and conclusion of this research was that from a total of 102 articles it found 150 author active as contributors, and an individual author more than a collaborative one, indicated by  the collaboration level i.e. 0.34. Books mostly used in their references (65,15%), with the page length between 6-10 (41,13%). The academic institution was the most active as a contributor , and UIN Alaudin Makassar was the first rank (36 times). Man authors more productive than women and Yunus Winoto was the productive author.
Analisis Pemanfaatan Koleksi Jurnal Internasional Tercetak: Tinjauan Kebijakan Pengembangan Koleksi Jurnal Online di PDII-LIPI Wahid Nashihuddin; Tupan Tupan
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a4

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui pemanfaatan jurnal internasional tercetak yang dilanggan oleh PDII-LIPI pada tahun 1991-1998; (2) mengetahui ketersediaan artikel sebelumnya (back issue) di jurnal cetak internasional di database online; (3) menjelaskan strategi dalam mengembangkan koleksi jurnal dengan berlangganan basis data jurnal. Metode penelitian ini menggunakan data kualitatif dengan pendekatan evaluatif, yang bersumber dari studi literatur dan pengambilan informasi jurnal dalam database online. Sampel data penelitian terdiri dari 21 jurnal dari 1601 jurnal yang dilanggan oleh PDII-LIPI pada 1991-1998. Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) tren pemanfaatan jurnal cetak internasional dari setiap tahun telah menurun secara signifikan (data terbaru pada 2012); dari 2013 hingga sekarang, layanan jurnal ini tidak diaktifkan lagi karena itu bukan layanan prioritas di perpustakaan PDII-LIPI; (2) sebagian besar artikel sebelumnya di jurnal cetak internasional memiliki artikel lengkap dalam database online, seperti ScienceDirect, SpringerLink, JStor, ProQuest, basis data jurnal dilanggan oleh Kemenristek-Dikti dan Perpustakaan Nasional Indonesia, dan database jurnal akses terbuka; (3) PDII-LIPI perlu menetapkan kebijakan manajemen koleksi terutama jurnal online melalui konsorsium.ABSTRACTThe purposes of this study are: (1) find out the utilization of printed international journals subscribed by PDII-LIPI in 1991-1998; (2) know the availability of previous articles (back issue) in the international printed journals in the online databases; (3) explain the strategies of developing journal collections by subscribing of the journal databases. The method of this study used the qualitative data with evaluatif approach that sourced from the literature study and the journal information retrieval in online databases. The samples of the research data consist of 21 journals from 1601 journals that were subscribed by PDII-LIPI in 1991-1998. The study  results indicated that: (1) the utilization trend of the international printed journal from each year has decreased significantly (the latest data in 2012); from 2013 until now, this journal service had not activated again because it was not a priority service in the PDII-LIPI library; (2) most of the previous articles in the international printed journals have full articles in online databases, such as ScienceDirect, SpringerLink, JStor, ProQuest, journal databases were subscribed by Kemenristek-Dikti and National Library of Indonesia, and open access journal databases; (3) PDII-LIPI needs to set the policies of collection management especially on online journals through consortium. 
Rancang Bangun Model Pengklasifikasian Bahan Pustaka Berbasis Warna Yunus Winoto
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengelolaan bahan pustaka menggunakan suatu model sistem klasifikasi dengan adanya penambahan warna sebagai penanda untuk memudahkan siswa dalam temu kembali koleksi pustaka di perpustakaan SDN 1 Caracas Kuningan Jawa Barat. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode action research dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem klasifikasi menggunakan subjek kelas dan subjek mata pelajaran yang masing-masing diberi warna utama dan warna kombinasi sebagai identitasnya. Selain itu, sistem warna dilengkapi dengan adanya label warna sebagai penanda yang membedakan antara warna subjek kelas dan warna subjek mata pelajaran agar memudahkan dalam temu kembali koleksi pustaka. Posisi label berada di bagian tengah pada setiap punggung buku, serta menempelkan label sebagai petunjuk keterangan warna pada setiap rak penyimpanan. Sistem warna dan label memiliki karakter yang diperkirakan dapat mendukung kemudahan siswa dalam temu kembali koleksi pustaka di SDN 1 Caracas Kuningan Jawa Barat.ABSTRACTThis research aims to determine library classification using a model of classification system by the aid of colors as a mark to make students easier to re-find library collection in the library of SDN 1 Caracas Kuningan, West Java. The method used in this research was action research by using qualitative approach and collection technic consisted of interview, observation, and literature review. The results shows that the classification system uses the subject of class and subjects given main colors and combination colors for its identity. Besides, coloring system is completed by the color label as a mark which can distinguish the colors of class subject and subjects to make students easier to re-find library materials. The label position is placed in the center of the back of the book. There is also a label of color instruction in every bookshelf. Coloring and labelling system is predicted to be able to facilitate the students in finding library collection in SDN 1 Caracas Kuningan, West Java.
Komunikasi Efektif pada Bahasa Tubuh Pustakawan Thoriq Tri Prabowo
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a1

Abstract

Pentingnya komunikasi dalam perpustakaan antara pustakawan dan pemustaka mengharuskan pustakawan menguasai elemen-elemen komunikasi, yang salah satunya adalah komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal menjadi salah satu indikator untuk mengukur penerimaan dalam proses komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana penerimaan pemustaka dalam proses komunikasi dengan pustakawan STIKes Guna Bangsa Yogyakarta melalui bahasa tubuh yang diperlihatkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Yang menjadi populasi adalah seluruh pemustaka perpustakaan STIKes Guna Bangsa Yogyakarta, sedangkan penentuan sampel menggunakan teknik purposif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 responden, yang diambil 30 responden dari masing-masing prodi (Ilmu Kebidanan, Ilmu Keperawatan dan Analis Kesehatan). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuisioner dengan indikator: intonasi suara, ekspresi wajah, kontak mata, gerakan mendekat, gerakan menyentuh, dan penampilan yang berjumlah 14 butir pernyataan. Analisis data menggunakan rumus mean dan grand mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator mendapatkan nilai: intonasi suara 3.43 (sangat baik), ekspresi wajah 3.41 (sangat baik), kontak mata 3.13 (baik), gerakan mendekat 3.20 (baik), gerakan menyentuh 2.83 (baik), penampilan 3.12 (baik). Dari rincian tersebut diketahui bahwa penilaian pemustaka terhadap bahasa tubuh pustakawan sebagai isyarat penerimaan dalam proses komunikasi efektif di perpustakaan STIKes Guna Bangsa Yogyakarta masuk dalam katagori baik. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan grand mean dengan skor 3.19 (baik)ABSTRACTThe importance of the communication between the librarians and the users requires the librarians master in communication techniques, one of them is nonverbal communication. It can be used to measure the effectiveness of communication. This research purposes to evaluate the acceptance of the users with the librarian’s communication style by observe the librarian’s body language. This is a quantitative descriptive research. The respondents are users of STIKes Guna Bangsa Library which is the high school on health wih 3 study program (Nurse, Midwifery, Health Analysis). The respondents consist of 30 students from each study programs, and total of them are 90 respondents. To collect the data, the researcher uses questionnaire with the indicators are: voice intonation, face expression, eye contact, drew near, touch, and performance which is consist of 14 statements. To analyze the data, the researcher use mean and grand mean formula. The result of the research show that voice intonation got 3.43 (excellent), face expression got 3.41 (excellent), eye contact got 3.13 (good), drew near got 3.20 (good), touch got 2.83 (good), and performance got 3.12 (good). From that fact could be conclude that the acceptance of the users with the librarian’s communication style by observe the librarian’s body language was good, proofed by score of grand mean, 3.19.
Kajian Evaluatif atas Penerapan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi Arimurti Kriswibowo; Ananta Prathama
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a6

Abstract

Perpustakaan Perguruan Tinggi berperan penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Pendidikan Tinggi. Perpustakaan melaksanakan peran pendukung pendidikan, penelitian sampai dengan pengabdian masyarakat. UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) di Indonesia sejak 2014 perlu membenahi diri agar dapat semakin memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi baik bagi internal institusi, maupun masyarakat di luar institusi. Demikian juga dengan Unit Perpustakaan UPNVJT sebagai salah satu unsur penting dalam perguruan tinggi juga perlu ikut serta dievaluasi agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Melalui Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia No.13 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi (SNP-PT) telah diatur bagaimana perpustakaan di perguruan tinggi harus dijalankan. Penelitian ini adalah penelitian yang pertama kali dilakukan di UPNVJT untuk mengukur capaian SNP-PT. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat menemukan capaian dari SNP-PT pada tahun 2018. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode campuran kualitatif-kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi serta pengukuran indicator-indikator obyek penelitian. Analisis data menggunakan model tabulasi dan model analisis data interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan UPNVJT telah berupaya menerapkan SNP-PT. Implementasi dari SNP-PT tahun 2018 telah mencapai 76,6%. Faktor Standar Pengelolaan Perpustakaan dalam SNP-PT telah diimplementasikan dengan sangat baik oleh Perpustakaan UPNVJT. Namun demikian perlu dilakukan peningkatan khususnya pada bagian Standar Pelayanan mendapat capaian terendah terutama dengan menambah jam pelayanan pustakawan. Perpustakaan UPNVJT harus mengembangkan kualitas pelayanan agar tercapai pelayanan prima pada sector publik.ABSTRACTCollege libraries play an important role in the Tri Dharma of Higher Education action. General education, education up to community service. UPN "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) as one of the New State Universities (PTNB) in Indonesia since 2014 needs to improve itself to be higher. Likewise, the UPNVJT Library Unit is one of the universities that also needs to be followed and produced in order to provide better service. Through the Regulation of the Head of the National Agency of the Republic of Indonesia 13 of 2017 concerning National Standards for College Libraries (SNP-PT) has determined how higher education must be carried out. This research is the first research conducted at UPNVJT to measure the achievement of SNP-PT. The purpose of this study is to find the achievement of SNP-PT in 2018. The research approach used is mixed method qualitative-quantitative descriptive with data retrieval methods using interview techniques, observations and indicators measurements on the object of research. This study uses tabulation and interactive data analysis models. The results of this study indicate that the UPNVJT Library already has SNP-PT regulations. Implementation of SNP-PT in 2018 has reached 76.6%. SNP-PT management has been well implemented by the UPNVJT Library. However, it is necessary to make special improvements to the Standard Service section to benefit by adding librarian service hours. UPNVJT library need to improve their quality of service to have public service excellence.
Inisiasi Masyarakat Informasi di Indonesia Melalui Implementasi Keterbukaan Informasi Publik : Satu Dekade Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Muhammad Usman Noor
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a2

Abstract

Masyarakat informasi tumbuh seiring dengan kemajuan teknologi informasi, terutama internet. Penggunaan informasi dalam hampir seluruh aspek kehidupan dan kebutuhan informasi sebagai kebutuhan dasar adalah karakteristik dari masyarakat informasi. Informasi publik menjadi salah satu kebutuhan informasi masyarakat. Mereka ingin pemerintah lebih transparan dan terbuka dalam penyelenggaran negara, kondisi tersebut memunculkan UU Keterbukaan Informasi Publik(UU KIP). Indonesia sudah mengimplementasikan UU KIP selama hampir satu dekade, penelitian ini bertujuan melihat hubungan implementasi UU KIP dengan pembentukan masyarakat informasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literature dengan menggunakan data riset mengenai implementasi UU KIP di Indonesia dengan kondisi masyarakat informasi di Indonesia. Analisis data menggunakan analisis data tertata. Hasil dari analisis data menunjukkan secara umum badan publik di Indonesia telah menjalankan UU KIP. Tingkat keterbukaan informasi di Indonesia beragam, namun secara umum masih dalam tahap belum memuaskan. Masyarakat Informasi di Indonesia masih berada dalam tahap transisi dari masyarakat industri menuju masyarakat informasi. Masyarakat Informasi di Indonesia terbentuk karena paparan teknologi informasi yang begitu deras, dan masih bergantung dengan teknologi informasi yang dihasilkan negara maju. Secara umum kesimpulan dari penelitian ini adalah kesenjangan informasi yang tinggi, minimnya partisipasi aktif masyarakat dalam kebijakan publik, dan kurangnya kompetensi penyelenggara layanan informasi publik, dan rendahnya masyarakat terkait pemahaman keterbukaan informasi publik masih menjadi faktor penghambat dalam pembentukan masyarakat informasi di Indonesia. ABSTRACTThe information society grows along with the advancement of information technology, especially the internet. The use of information in almost all aspects of life and information needs as basic needs are characteristics of the information society. Public information is one of the community's information needs. They want the government to be more transparent and open; this condition raises the Public Information Openness Act (UU KIP). Indonesia has implemented the UU KIP for almost a decade; this study aims to look at the relationship between the implementation of the UU KIP and the growth of an information society in Indonesia. This study uses a literature study approach by using research data on the application of the UU KIP in Indonesia with the condition of the information society in Indonesia. Data analysis using organised data analysis. The results of data analysis show that in general public bodies in Indonesia have implemented the UU KIP. The level of information disclosure in Indonesia varies, but in general is still in low stage. The Information Society in Indonesia currently in the stage of transitioning from an industrial society to an information society. The Information Society in Indonesia was formed due to heavy exposure to information technology, and still dependent on information technology produced by well developed countries. In general, the conclusions of this study are high of information gaps, lack of active participation in public policy by society, and the lack of competency of public information service providers, and the low level of understand by society related to public information disclosure are still obstacles in the formation of information societies in Indonesia.
Resource Sharing: Perspektif Perpustakaan Universitas Esa Unggul Afryna Veronica
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a7

Abstract

Resource sharing adalah berbagi sumber daya perpustakaan dengan perpustakaan peserta tertentu di antara mereka sendiri berdasarkan prinsip kerja sama. Hal ini berlaku untuk berbagi dokumen, tenaga kerja, layanan, ruang dan peralatan. Tujuan: Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana praktik pembagian sumber daya dalam perspektif Perpustakaan Universitas Esa Unggul. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis studi kasus. Hasil: Kegiatan berbagi sumber daya menjadi salah satu solusi terbaik bagi perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna. Kegiatan berbagi sumber daya dimotivasi oleh beberapa faktor. Dalam penelitian ini ditemukan motivasi perpustakaan untuk melakukan sharing sumber daya adalah untuk memperluas jaringan dan memenuhi komponen penilaian akreditasi perpustakaan yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional. Hal yang menarik juga adalah pustakawan tidak merasa dirugikan oleh sharing sumber daya. Dalam prakteknya, untuk melakukan kegiatan sharing resource diperlukan dukungan dari manajemen universitas dan staf perpustakaan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan ideal.ABSTRACTResource sharing is sharing of library resources with certain participating libraries among themselves on the basis of the principle of cooperation. This applies in sharing documents, labor, services, space and equipment. Purpose: This research identifies how the resource sharing practices in the perspective of Universitas Esa Unggul Library. Method: Using a qualitative approach with case study analysis method. Result: Resource sharing activities become one of the best solutions for libraries to fulfill the needs of user information. Resource sharing activities are motivated by several factors. In this study found the motivation of library to do resource sharing is to expand the network and meet the component of library accreditation assessment conducted by the National Library. The interesting things also is librarians do not feel harmed by resource sharing. In practice, to do resource sharing activities required support from the university management and library staff so that these activities can run ideally.
A Bibliometric Study towards the Application of Herbs in an Academic Environment Rita Nursuhaila Ridzuan; Nurulwahidah Fauzi; Robiatol Adawiyah Amat; Nor Zulaili Mohd Ghazali
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a3

Abstract

Herba adalah tumbuhan yang mempunyai nilai dari segi perubatan, khasiat makanan, perasa dan baunya dan ia merupakan satu khazanah alam semulajadi yang amat bernilai. Dalam perubatan melayu tradisional, herba sangat penting dalam merawat penyakit dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh mereka sama ada semasa sihat mahupun semasa sakit. Dalam artikel ini penulis menumpukan kajian bibliometrik dalam menganalisis kajian akademik yang berkaitan herba, yang mana ia menjadi penanda aras dalam produktiviti penyelidikan. Artikel ini mempunyai beberapa objektif penting iaitu : 1) mengkaji konsep bibliometrik terhadap pengaplikasian herba yang terdapat dalam kajian akademik, 2) mengkaji jenis-jenis penerbitan kajian akademik yang mengkaji tentang herba, 3) menganalisis perkembangan disiplin-disiplin ilmu yang terlibat dalam kajian herba. Dalam kajian ini, penulis telah menggunakan metode kuantitatif dan analisis untuk mengukur tahap produktiviti dengan melihat sumbangan dan peranan penghasilan karya ilmiah dalam bidang ini. Hasil kajian yang dijalankan oleh penulis mendapati kajian ini penting untuk difahami agar ia menjadi satu ukuran bagi ahli akademik dalam bidang keilmuan.ABSTRACTHerbs are plants are very valuable as a food, flavonoid, medical, nutrition food and perfume. In traditional folklore, especially within a  Malay people, herbs are very important in treating the disease and resolve problems faced by people who are unhealthy. The application of bibliometric study applied to analyze the progress of the article based on a specific discipline, which can be the benchmark of a productivity research. This article seeks to achieve some of important objectives, namely 1) to review the concept of bibliometric towards the application of herbs contained in academic/scientific papers, 2) to examine the types of publishing scientific papers which studying about herbs, 3) to analyze the growth of the disciplines of knowledge involved in the study of herbs. This study will use quantitative methods and analysis of inductive and deductive method to measure the phase of productivity by looking at the contribution and role of the scientific papers in this field. The results of a study undertaken by the authors find that there are only a few researches undertaken related about herbs mentioned in scholarly works that have not been studied extensively by researchers.
Perpustakaan Digital dan Kelompok Pengguna Potensial Dian Kristyanto
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a4

Abstract

Tipe pengguna potensial adalah kategori masyarakat yang tidak memiliki kesempatan ke perpustakaan karena keterbatasan fisik, waktu, hingga akses. Tujuan penelitian ini adalah memberikan sebuah perspektif tentang peranan lain dari perpustakaan digital sebagai media distribusi informasi yang dapat digunakan untuk menarik kelompok pengguna potensial. Implikasi yang dapat diperoleh yaitu optimalisasi peran perpustakaan digital dalam pemerataan sebaran informasi yang seimbang antara pengguna yang sering ke perpustakaan dan kelompok pengguna tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Kajian ini menyimpulkan bahwa kelompok pengguna potensial memiliki hak yang sama terhadap informasi yang tersedia di perpustakaan, oleh karena itu distribusi informasi harus dilakukan secara efektif dan efisien melalui implementasi pengembangan perpustakaan digital sesuai dengan fungsi dan perannya sehingga pemerataan informasi dapat dilakukan secara maksimal karena kebutuhan masyarakat adalah prioritas perpustakaan.ABSTRACT:Type of potential users is the category of people who do not have the opportunity to visit the library because of limitations, time, to access. The research objective is to provide a perspective on digital libraries as a medium of distribution of information that can be used to attract groups of potential users. The implication of the study is to optimize the role of digital libraries in the equitable distribution of information between users who frequently visit the library and certain user groups. The literature study was used as a method of gathering data. The study concluded that groups of users who have the potential to have the same rights to information available in libraries, therefore the distribution of information must be done effectively and efficiently through the construction of digital libraries in accordance with their functions and roles to make information equally and can be carried out appropriately as needed because the community needs are the priority.