cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan
ISSN : 23549629     EISSN : 25491334     DOI : -
Core Subject : Science,
KHIZANAH AL-HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sejak Januari 2013. Terbit dua kali setahun pada bulan Januari – Juni dan Juli – Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan.
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Information Retrieval System Evaluation: A Case Study at Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Library Ahmad Yasin; Margareta Aulia Rachman
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i1a9

Abstract

Di era digital saat ini, sistem alat bantu perpustakaan harus dievaluasi untuk mengetahui kepuasan dan efektivitas penggunaannya. Penelitian ini membahas evaluasi sistem temu balik informasi di Perpustakaan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, studi dokumen dan analisis audio visual kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal cakupan, sistem temu balik informasi telah mampu mencakup dan memproses banyak dan beragam koleksi dari berbagai subjek yang digunakan oleh pengguna perpustakaan. Ingat dan presisi juga tinggi dan hasil pengukuran pada jeda waktu pencarian cepat dan efektif dengan waktu rata-rata 0,48 detik. Tampilan katalog juga memudahkan pengguna perpustakaan untuk menggunakan dan mencari informasi meskipun tampak kaku. Katalog online juga telah dapat membantu mengurangi upaya pengguna perpustakaan yang berlebihan dengan tampilan yang akrab serta beberapa klasifikasi sederhana yang mengelompokkan koleksi ke dalam mata pelajaran tertentu. Studi ini memberikan praktik terbaik tentang penggunaan sistem temu balik informasi di perpustakaan pemerintah yang memiliki keunikan dalam hal jenis koleksi, subjek, koleksi itu sendiri dan pengguna perpustakaan.ABSTRACTIn the digital age, library retrieval system tools must be evaluated to find out the satisfaction and effectiveness of its use. This research discusses information retrieval system evaluation at Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) library. The study used qualitative approach with descriptive method. The data was collected through observation, document study and qualitative audio visual analysis. The results showed that in terms of coverage, its information retrieval tool has been able to cover and process numerous and varied collections from various subjects used by library users. Recall and precision were also high and measurement result on search time lag was fast and effective with resulting average time of 0.48 seconds. Catalog interface made it easy for library users to use and search information even though it seemed rigid. Online catalog has able to help reduce library users excess of effort with familiar display as well as several simple classifications categorizing collections into particular subjects. This study provides best practice on the use of information retrieval system for government libraries, in which its uniqueness in terms of collection types, subject, collection itself and library users.
Pengembangan Repositori Institusi Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Arwendria Arwendria; Ariska Oktavia
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan persepsi pustakawan dan dosen, serta tantangan dan kesulitan secara teknis dalam mengelola dan mengembangkan repositori institusi untuk mendukung komunikasi ilmiah. Kajian berfokus di Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mixed-methods) yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa pustakawan belum sepenuhnya memahami tentang konsep komunikasi ilmiah. Di sisi lain, dosen belum yakin dengan kompetensi pustakawan dalam mengelola repositori institusi. Masalah teknis juga menjadi tantangan dalam pengembangan repositori insitusi sebagai sarana komunikasi ilmiah. Dibutuhkan kerja sama antara dosen dan pustakawan dalam mengembangkan komunikasi ilmiah. Kerja sama tersebut melalui kebijakan tertulis dalam bentuk peraturan rektor. Selain itu, UPT Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang harus mengembangkan pola komunikasi yang lebih baik dengan UPT TIPD.ABSTRACT:The purpose of this study was to explore and describe the perceptions of librarians and lecturers, as well as the challenges and technical difficulties in managing and in developing institutional repositories to support scientific communication. The study was focused on the Imam Bonjol UIN Padang Library. The research methods were used are mixed (mixed-methods) which combine qualitative and quantitative approaches. The results showed that librarians do not fully understand the concept of scientific communication. On the other hand, lecturers are not yet convinced of the librarian's competence in managing institutional repositories. Technical problems were also a challenge in the development of institutional repositories as a means of scientific communication. Cooperation between lecturers and librarians was needed in developing scientific communication. The cooperation was through written policies in the form of rector regulations. Besides that, UPT Library UPT Imam Bonjol Padang must develop a better communication pattern with UPT TIPD.
Perkembangan ISSN Terbitan Berkala di Indonesia Dwi Ridho Aulianto; Pawit M Yusup; Yanti Setianti
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a1

Abstract

Terbitan berkala merupakan media yang digunakan untuk menyalurkan ide, gagasan ataupun hasil penelitian yang kemudian diberi identitas unik menggunakan issn, nomor yang terdiri dari delapan digit angka yang diterbitkan oleh Pusat Nasional ISSN Indonesia dalam hal ini adalah PDDI-LIPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan issn terbitan berkala di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan studi literatur. Sumber data diperoleh dari Portal ISSN internasional dan dokumen pustaka yang kemudian diolah dan dianalisis. Secara umum kesimpulan dari penelitian ini yaitu ISSN terbitan berkala di Indonesia menunjukkan angka pertumbuhan pada tiap tahunnya dan menduduki posisi ke-10 dari 90 Pusat ISSN di dunia. Salah satu faktor perkembangan ISSN terbitan berkala di Indonesia yaitu adanya perhatian dari pemerintah terhadap karya publikasi dengan menerbitkan peraturan-peraturan yang relevan dan mendukung serta mengembangkan sistem guna meningkatkan kuantitas dan kualitas terbitan berkala di Indonesia.ABSTRACTPeriodicals are media which are used to share ideas, concept or research that are given a unique identity using ISSN, a number consists of eight-digit numbers published by the Indonesian National Center for ISSN, PDDI-LIPI. This study aims to determine the development of periodical publications in Indonesia. The research method was qualitative with a descriptive analysis approach and literature study. The data sources were obtained from the international ISSN Portal and library documents which were processed and analyzed. In general, the conclusion of this study points out that the ISSN periodicals publication in Indonesia growth each year and occupies the 10th position out of 90 ISSN Centers in the world. One of the factors that made the development of ISSN periodicals in Indonesia is the attention of the government to the work of publications by publishing relevant regulations and supporting and developing systems to improve the quantity and quality of periodicals in Indonesia.
Serah Simpan Buku Elektronik: Implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 Fathia Azzahra; Indira Irawati
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a6

Abstract

Buku elektronik telah dihimpun Perpusnas sejak tahun 2016. Undang-undang yang digunakan dalam penghimpunan buku elektronik pada saat itu adalah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990. Namun, undang-undang tersebut dinilai kurang kuat karena belum mencantumkan karya digital sebagai karya yang wajib diserahkan. Penelitian ini membahas tentang penerapan undang-undang serah simpan untuk buku elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk memberi penjelasan mengenai proses serah simpan buku elektronik berdasarkan kedua peraturan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Melalui penelitian ini, terlihat bahwa penghimpunan buku elektronik saat ini lebih gencar karena adanya undang-undang terbaru yang lebih relevan.ABSTRACT:Electronic books have been compiled by the National Library of Indonesia since 2016. The law used in the collection of electronic books at that time was Law No. 4 of 1990. However, the law was considered to be less robust because it did not include digital works as works that must be submitted. This study discusses the application of the deposit handover law for electronic books. This study aims to provide an explanation of the process of delivering electronic books based on the two existing regulations. This research used a qualitative approach with a case study method. Through this research, it concluded that the collection of electronic books today is more intense because of the latest laws that are more relevant.
User Analysis of Library Usage to Fulfill Information Needs Dyah Puspitasari Srirahayu
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan Perpustakaan Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan mahasiswa UNAIR sebagai sampel penelitian. Data diperoleh dari 494 responden yang diambil dengan metode incidental sampling. Untuk memastikan validnya data, ke 494 responden tersebut ialah mahasiswa yang sudah pernah berkunjung ke perpustakaan selama proses perkuliahannya, khususnya pernah mengikuti masa masa orientasi pengenalan kampus. Data dianalisis dengan menggunakan formula Yamane. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan perpustakaan masih seperti nilai rata-rata, ini ditunjukkan dengan rendahnya skor tingkat kunjungan mahasiswa (3.24%) dan tingkat peminjaman koleksi (38.9%). ABSTRACT:This research aims to examine the usage level of Universitas Airlangga Surabaya’s (UNAIR) library. This research applied descriptive-qualitative method with the students of UNAIR Surabaya used as samples. The 494 samples taken through incidental sampling are being studied and analyzed using the Yamane formula. To obtain valid data, each student must have ever visited the library during the study in UNAIR, especially during the student orientation program. It is concluded that the usage of UNAIR library is still on the average level, it can be seen from the low number of students’ visits (3.24%) and collection borrowing (38.9%).
Manajemen Informasi di Industri Media: Studi Kasus Pusat Data Republika Salwa Salwa; Fuad Gani
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a7

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai manajemen informasi di Pusat Data Republika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses penerapan manajemen informasi serta untuk mengidentifikasi hambatan atau kendala dalam penerapannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Metode lainnya yang digunakan adalah audit informasi. Audit informasi digunakan sebagai alat petunjuk agar tahapan-tahapan dalam penelitian lebih terarah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan informan, analisis dokumen, dan observasi secara langsung di Pusat Data Republika. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pusat Data Republika menerapkan 5 tahap manajemen informasi, yaitu: identifikasi kebutuhan informasi, akuisisi, pengelolaan dan penyimpanan, layanan dan produk informasi serta penyaluran dan penggunaan informasi. Dalam proses penerapannya terdapat empat hambatan yang dihadapi, yaitu: seringnya perubahan nama rubrik pada koran, tidak adanya prosedur operasi standar, software pada web base yang tidak berfungsi secara maksimal, dan yang terakhir tempat penyimpanan informasi yang terbatas.ABSTRACT:This research discussed about information management at Republika Data Center. The purpose of this study is to describe the process of implementing information management and identifying the obstacles.  This research uses a qualitative approach with a case study method. Another method that is being used in this research is information audit. It is being used as a tool so, all the stages could help the research to be more directed. The data collection is being done by interviewing informants, document analysis and observation. The study showed that Republika Data Center applied 5 stages of information management, including identification of information needs, information acquisition, information organization and storage, and information distribution. In terms of implementation, there are four obstacles which are the rubric’s name on the newspaper that changes frequently, there is no standard operating procedure, software on the web base that does not function optimally, and the limitation of information storage facilities.
Building Cultural Literacy through the Pattingalloang Boat Library Muhammad Qasim; Ahmad M Sewang; Muhammad Yaumi; Arifuddin Siraj
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a3

Abstract

Menjadikan Indonesia negara maju adalah pekerjaan yang tidak mudah dan tidak dapat diwujudkan dalam waktu yang singkat. Dalam pengertian sederhana, literasi ialah kemampuan untuk memahami setiap bahan bacaan dan menulis. Pembangunan literasi budaya ialah syarat yang mesti dimiliki sebuah negara agar dapat memiliki sumber daya unggul. Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang Perpustakaan Perahu Pattingalloang dalam membangun literasi budaya. Kajian ini diharapkan dapat berkontribusi secara ilmiah kepada pemerintah dan bermanfaat bagi masyarakat luas dalam membangun literasi budaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menyajikan data-data empiris yang diperolah dari bahan bacaan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama masyarakat Indonesia memiliki minat baca yang besar akan tetapi akses ke bahan bacaan masih sangat terbatas. Kedua, Perahu Pustaka Pattingalloang hadir karena dua alasan yakni budaya literasi dan literasi budaya, dan ketiga perahu ini menjadi kontribusi nyata masyarakat dalam membangun literasi.ABSTRACT:Building Indonesia to become a developed country is not an easy task and cannot be realized in a moment. Literacy is the ability to understand reading materials and the ability to write. The establishment of cultural literacy is the main prerequisite that can build a nation's human resources. The purpose of this paper is to analyze the challenges and opportunities of the Pattingalloang boat library in developing cultural literacy. The expected of this study is to scientifically contribute to the government and the public in harmonizing acceleration and description of building a cultural literacy. The study uses a descriptive qualitative method by presenting various relevant empirical facts and the data were obtained through relevant documents. The results concluded that firstly the Indonesian people have an interest in reading but the media to support it is still very limited. Secondly, the presence of the Pattingalloang library boat boils down to two things namely literacy culture and cultural literacy. The last was the Pattingalloang library boat became a means of evidence of community contributions in developing cultural literacy.
Visualisasi Bibliometrik Penelitian Bidang Ilmu Kegempaan di Indonesia Berbasis Data Scopus Tahun 1988-2018 Yupi Royani; Tupan Tupan; Dwiatri Kusumaningrum
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat; 1) pertumbuhan publikasi ilmiah tentang gempa di Indonesia, 2) jurnal inti publikasi ilmiah ilmu tentang gempa di Indonesia, 3) produktivitas dan kolaborasi peneliti ilmu tentang gempa, 4) jumlah publikasi ilmu kegempaan berdasarkan afiliasi/lembaga, 5) jumlah publikasi berdasarkan negara, 6) jumlah publikasi berdasarkan tipe dokumen, 7) jumlah publikasi berdasarkan subjek, 8) peta perkembangan tentang gempa melalui kluster kata kunci. Data diperolah penelitian melalui database Scopus yang terbit pada periode tahun 1988-2018. Analisis data menggunakan software VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Geophysical Research Letters,  Journal of Volcanology and Geothermal Research, IOP Conference Series Earth and Environmental Science, dan Geophysical Journal International banyak mempublikasikan kajian tentang gempa. Subjek yang terbanyak diteliti adalah Earth and Planetary Sciences, Engineering, Energy,  Environmental Science, dan Physics and Astronomy. Tren penelitian terbanyak masalah seismology, seismic wave, seismic data, geophysics dan mathematical model, Indonesia, Asia, Eurasia, tectonics dan eartquake rupture, volcanoes dan tremor.ABSTRACT:This study aims to describe; 1) growth of scientific publications on earthquakes in Indonesia, 2) core journal of scientific publications on earthquake sciences in Indonesia, 3) productivity and collaboration of earthquake researchers, 4) number of seismic science publications based on affiliation/institutions, 5) number of publications by country, 6) number of publications based on document type, 7) number of publications based on subjects, 8) map of developments on earthquakes through keyword clustering based on VOSviewer software. The data were gathered through the Scopus database from the period of time 1988-2018. The data was analyzed by using VOSviewer. The study found that most earthquakes publication was published in Geophysical Research Letters, Journal of Volcanology and Geothermal Research, IOP Conference Series Earth and Environmental Science, and Geophysical Journal International. The most studied subjects were Earth and Planetary Sciences, then followed by Engineering, Energy, Environmental Science, and Physics and Astronomy. From bibliometric visualization shows that the most research trends are problems of seismology, seismic wave, seismic data, geophysics, and mathematical models, Indonesia, Asia, Eurasia, tectonics and earthquake rupture, volcanoes and tremors.
Arsip Foto bagi Generasi Muda Melalui Aplikasi Arto Rina Rakhmawati; Arif Rahman Bramantya; Titi Susanti
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a4

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan dan menganalisis prosedur pemanfaatan arsip foto sebagai media pembelajaran bagi generasi muda. Pemanfaatan arsip foto dalam wujud aplikasi permainan yang dikhususkan bagi usia sekolah dasar dan menengah. Arsip foto yang digunakan dalam aplikasi permainan tersebut diperoleh dari alih media arsip foto di Arsip Nasional RI dan unduhan portal resmi KITLV. Arsip foto terutama yang memiliki nilai kesejarahan beredar luas di media sosial dan menjadi daya tarik tersendiri. Namun tidak banyak masyarakat yang memahami prosedur pemanfaatan arsip foto sehingga tidak menciderai hak cipta yang melekat pada foto. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipasi, in-depth interview dan kajian pustaka, serta dianalisis dengan triangulasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlunya mencantumkan sumber resmi dan hak cipta dari foto yang digunakan dengan metode watermark, caption yang sesuai dengan standardisasi pendeskripsian arsip foto, serta pencantuman lokasi simpan asli dari arsip foto yang digunakan.ABSTRACTThis paper describes procedures for using photographic archives as a learning media for the young generation. The utilization of photo archives is in the form of game applications, especially elementary and middle school students. The photographic archives used in the game application were collected from digitalization process at the National Archives of the Republic of Indonesia and download in the official KITLV website. Photographic archives, especially those with historical values, are widely uploaded on social media and become uniquely historical information. However, not many of us understand the procedures utilizing photographic archives so that they do not irritated the copyright on the photos. The data were collected through non-participative observation, in-depth interviews, and literature reviews, and analyzed with data triangulation. The study found that there are needs to include official sources and copyrights of the photos used by the watermark method, the caption according to standardization of the description of the photographic archives, and the description of the original storage location of the photographic archives used. 
Implementasi Blockchain di Dunia Kearsipan: Peluang, Tantangan, Solusi atau Masalah Baru? Muhammad Usman Noor
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a9

Abstract

Autentifikasi arsip, terutama pada arsip elektronik, masih dianggap sebagai isu di dunia kearsipan. Teknologi Blockchain, yang terlebih dahulu digunakan pada mata uang digital, dianggap dapat menjadi penyelesai masalah tersebut. Blockhain dianggap dapat membawa dampak yang signifikan pada pengelolaan kearsipan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi Blockchain di bidang kearsipan, meliputi; cara kerja, contoh penerapan, peluang, dan tantangannya hingga kontradiksi teknologi blockchain pada ilmu kearsipan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data literatur di berbagai bidang dikaitkan dengan konsep dasar ilmu kearsipan sebagai dasar analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beragam peluang yang dapat dikembangkan dengan blockhain. Tantangan dalam implementasi, khususnya di Indonesia serta kontradiksi teknologi blockchain dengan konsep dasar ilmu kearsipan. Secara umum penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu kajian lebih mendalam agar teknologi blockchain dapat memenuhi kepatuhan pada konsep dan prinsip dasar pada ilmu kearsipan, utamanya dalam hal autentisitas.ABSTRACTThe archival authentication is still considered as an important issue. Blockchain technology, which was previously used in digital currencies, is considered to be the solution to the issue. This study discusses the application of blockchain technology in the archival field; how it works, its implementation, opportunities, challenges, and the contradiction of blockchain technology in the archival field. This study uses a qualitative method with literature sources obtained from various fields with the basic concept of archival science used as the basis for analysis. The study indicated that there vary of opportunities that can be developed with blockchain. The challenges in implementation, especially in Indonesia and the contradiction of blockchain technology with the basic concept of archival science. In conclusion, it needs deeper study to be done so that the blockchain technology can meet the needs of the basic concepts and principles of archival science, which are related to authenticity.