cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan
ISSN : 23549629     EISSN : 25491334     DOI : -
Core Subject : Science,
KHIZANAH AL-HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sejak Januari 2013. Terbit dua kali setahun pada bulan Januari – Juni dan Juli – Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan.
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Analisis Pengelolaan Repositori Institusi pada Lembaga Penelitian dengan Status Pusat Unggulan Iptek (PUI) Tupan Tupan; Noorika Retno Widuri; Rochani Nani Rahayu; Mohamad Djaenudin; Cahyo Trianggono
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a5

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengeloaan repositori di Lembaga Penelitian dengan Status PUI. Data diperolah melalui wawancara dan kuesioner. Wawancara dilakukan terhadap pengelola repositori yang mempunyai kapasitas dan kemampuan dalam mengelola repositri. Sedangkan kuesioner disebarkan melalui email Lembaga Penelitian dengan status PUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga penelitian dengan status PUI sebagian besar sudah memiliki repositori. Repositori berfungsi tempat penyimpanan data dan karya ilmiah untuk jangka panjang dalam bentuk digital. Repositori memudahkan orang untuk menelusur atau merujuk data dan karya penelitian lain. Ketersediaan repositori institusi dapat memfasilitasi antar disiplin ilmu. Faktor yang mendorong penggunaan repositori adalah tampilan web repositori menarik, dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan dan pencarian data serta mudah diakses. Sedangkan faktor yang menghambat penggunaan repositori adalah lembaga penelitian belum mewajibkan peneliti untuk menyimpan data penelitian dalam repositori. Faktor lain yang menghambat penggunaan repositori adalah perilaku peneliti yang tidak melakukan backup data. Untuk meningkatkan pengelolaan repositori di lembaga penelitian diperlukan kebijakan yang mewajibakan peneliti menyimpan datanya di repositori serta memberikan sanksi kepada peneliti yang tidak menyimpan datanya di repositori. Diperlukan sosialisasi yang dilakukan secara berkala agar para peneliti sadar akan pentingnya data dan karya hasil penelilitian.ABSTRACTThe article examines the management of repositories at Research Institutions with PUI Status. The data were obtained through interviews and questionnaires. The interviews were conducted with repository staff who had the capacity and ability to manage repositories. While the questionnaire was distributed via e-mail Research Institute with PUI status. The results showed that most research institutions with PUI status already had its repository. The repository functions for long-term storage of data and scientific work in digital form. Repositories make it easy for people to search or refer to data and other research works. The availability of institutional repositories can facilitate interdisciplinary fields. The factors that encourage the use of repositories are attractive web appearance, equipped with data storage and search facilities, and easily accessed. While the factors that inhibit the use of repositories are research institutions that do not require researchers to store research data in repositories. Another factor that inhibit the use of repositories is the behavior of researchers who did not back up the data. To improve the management of repositories in research institutes a policy is required that requires researchers to store their data in the repository and impose sanctions on researchers who do not store their data in the repository. The periodic socialization is needed so that researchers are aware of the importance of data and research results.
Google Scholar Metrics, Pengaruhnya pada Jurnal Ilmiah Karmila Pare Allo; La Ode Ismail Ahmad
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a10

Abstract

Google scholar merupakan mesin pencari yang membantu akademisi untuk menelusuri karya tulis ilmiah, seperti artikel jurnal yang telah diterbitkan di mana saja. Selain itu, media ini juga dapat digunakan oleh akademisi atau jurnal ilmiah untuk mengukur metrik perkembangan sitasinya dengan membuat profil pada Google Scholar Profile. Penelitian ini akan menggambarkan; 1) metrik sitasi Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan (KAH-JIPIK), 2) jenis dokumen yang paling banyak menyitir, 3) artikel yang paling sering disitir, dan 4) manfaat yang dirasakan oleh KAH-JIPIK pada Google Scholar Metrics (GSM). Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan jurnal manajer dan GSM dari KAH-JIPIK. Ms. Excel digunakan untuk mengalkulasi dan memberikan grafik sitasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan sitiran yang diperoleh dari tahun ke tahun, jenis dokumen yang menyitir artikel Khizanah Al-Hikmah adalah jurnal, skripsi, tesis, prosiding, makalah, buku dan sumber lainnya, artikel yang paling banyak disitir adalah yang ditulis oleh Machsun Rifauddin dengan jumlah sitiran sebanyak 30. Penelitian dapat berimplikasi pada strategi untuk memaksimalkan lagi agar para pembaca tertarik untuk menyitir jurnal ini. Jurnal ini juga perlu memaksimalkan kualitas artikel yang diterimanya, khususnya yang berkaitan dengan perkembangan bidang yang berkaitan.ABSTRACTGoogle Scholar helps academicians to explore scholarly papers, such as academic articles that have been published everywhere. In addition, this tool can also be used by authors or journals to measure their citations trend by creating their own Google Scholar Profile. This research will describe; 1) Google Scholars Metrics of Khizanah al-Hikmah: Journal of Library, Information, and Archival Science (KAH-JIPIK), 2) the types of documents that have cited the most, 3) the most cited articles, and 4) the benefit of Google Scholar Metrics. The research data were obtained from interviews with its journal manager and KAH-JIPIK’s Google Scholar profile. Ms. Excel was used to help to calculate and provide citation charts. The results of this study indicate that there was a decreasing trend in citations from year to year, the types of documents citing Khizanah Al-Hikmah articles were journals, theses, proceedings, papers, books, and other sources, and the most cited article was written by Machsun Rifauddin with a total of 30 citations. This study might have strong recommendations for the journal to maximize the promotion so the readers are interested in citing the published articles. The journal also needs to maximize the quality of submitted articles, particularly related to the development of the fields.
Perancangan Direktori Rumah Tahfidz Berbasis Web di Kota Padang Nabila Mukhriza; Ahmad Fauzi; Rahmi Yunita
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a1

Abstract

Suku Minangkabau memiliki falsafah yang berpedoman kepada syariat Islam. Salah satu falsafah tersebut yaitu “Adat basandi Syara’ dan Syara’ basandikan Kitabullah” yang mana artinya adat bersanding dengan syariat, dan syariat berdasarkan Alquran. Kota Padang sebagai ibu kota provinsi Sumatera Barat yang ditinggali oleh masyarakat Minangkabau memiliki program untuk menjadikan kota ini sebagai kota penghafal alquran.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sistem direktori berbasis web tentang rumah tahfidz di Kota Padang. Metode penelitian dilakukan dengan wawancara dan studi lapangan. Pembuatan sistem sendiri dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan sistem, dan uji coba. Sistem direktori rumah tahfidz dibangun dengan menggunakan bahasa pemprograman PHP dan database MySQL. Sistem yang dibangun teridiri dari halaman Content Management System (CMS) untuk administrator dan halaman untuk pengguna umum. Sistem di uji dengan menggunakan perangkat desktop dan mobile dengan variasi peramban internet. Hasil pengujian system menunjukkan tingkat availability dapat berjalan baik pada perangkat desktop dan mobile.ABSTRACTMinangkabau tribe have philosophies based on Islamic law. One of its philosophies is “Adat basandi Syara’, Syara’ basandikan Kitabullah”, that means the culture and Islamic law work together, and Islamic law is based on al-Quran. Padang as the main city of West Sumatera occupied by Minangkabau society has a program to make the city as hafidz city (memorizing Quran verses). The data were gathered through interview and study field. The steps to build the system are requirement analysis, designing, coding (building application), and testing. The system was built by PHP programming language and MySQL for database. The system was consisting of Content Management System (CMS) for administrator and pages for public use. The system is tested by using desktop and mobile devices through internet browsers. The result shows the availability of the system worked properly on desktop and mobile devices.
Pemodelan Implementasi Open Access Repository Menggunakan Eprints Software di IAIN Curup Wandi Syahindra; Murlena Murlena; Hasni Hartati
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a6

Abstract

Pentingnya proses pengarsipan secara digital di IAIN Curup yang diawali dengan proses pengumpulan, pemeliharaan serta diseminasi pengetahuan karya ilmiah melalui proses penyebaran informasi yang direncanakan, diarahkan dan dikelola serta direpositorikan secara online yang bersifat open access menggunakan eprints software. Penelitian ini bertujuan melakukan pemodelan implementasi open access pada repositori institusi pada IAIN Curup yang menggunakan perangkat lunak berbasis open source. Banyak dosen dan mahasiswa yang masih belum memahami cara penggunaan eprints software ini sehingga perlunya dibuat sebuah pemodelan metode implementasi repositori untuk para pengguna. Studi kasus ini mengungkap kasus terkait kegiatan repositori selama ini di IAIN Curup. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis fenomena, mendeskripsikan, dan memecahkan permasalahan yang ada terhadap observasi objek yang diteliti yaitu di pusat perpustakaan, fakultas/program studi, LP2M dan pusat publikasi jurnal ilmiah. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Penelitian ini menghasilkan tiga bentuk pemodelan proses implementasi repositori institusi yang digunakan untuk meningkatkan potensi akademik institusi IAIN Curup.ABSTRACTThe importance of the digital archiving process at IAIN Curup begins with the process of collecting, maintaining and disseminating scientific knowledge through the process of disseminating its planned information, directed and managed, and published online which is using open-access EPrints software. This study aims to model the implementation of open access institutional repositories at IAIN Curup using open-source software. Most lecturers and students do not understand how to use this software so that it is necessary to make a modeling method of implementing repositories for its users. This case study reveals repository activities at IAIN Curup. This study uses a qualitative descriptive approach by analyzing phenomena, describing, and solving existing problems with observing the objects under study, namely at the library center, faculties/programs, LP2M, and scientific journal publication center. The research design used the System Development Life Cycle (SDLC) method. This research produces three forms of modeling of the institutional repository implementation process which is used to enhance the academic potential of the IAIN Curup institution.
Strategi Promosi E-Journal untuk Generasi Z di Perpustakaan Universitas Padjadjaran Eko Retno Wulandari; Edwin Rizal; Elnovani Lusiana
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a2

Abstract

Pemanfaatan e-journal perpustakaan Universitas Padjadjaran belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Perlu dilakukan strategi pemasaran pemanfaatan e-journal untuk meningkatkan antusias penggunanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan e-journal pada generasi Z; media sosial yang digunakan generasi Z; merencanakan strategi promosi e-journal di Perpustakaan Universitas Padjadjaran. Metode penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei pada generasi Z sebanyak 120 responden. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa mahasiswa generasi Z menggunakan e-journal untuk menambah pengetahuan, menyelesaikan tugas, pendalaman materi kuliah, dan menulis artikel. Media sosial yang mayoritas digunakan oleh generasi Z adalah Whatsapp, Instagram, dan Youtube. Strategi promosi e-journal perpustakaan Universitas Padjadjaran yaitu mengenal khalayak, target pengguna potensial adalah mahasiswa, menetapkan perilaku yang diharapkan yaitu menggunakan e-journal,  menyusun pesan dengan model informatif dan persuatif tentang manfaat e-journal,  informasi alamat akses e-journal, jurnal apa saja yang dilanggan, dan cara aksesnya,  memilih saluran komunikasi dengan menggunakan media sosial (Youtube, Instagram dan Whatsapp), promosi juga di lakukan di halaman website login masuk Unpad, user education, dan sosialisasi, dan menetapkan anggaran dengan biaya seminimal mungkin.ABSTRACTThe utilization of e-journal Padjadjaran University library has not shown a significant increase. It is necessary to do a marketing strategy using e-journal to increase the enthusiasm of its users. The purpose of this study is to determine the use of e-journals in Generation Z; social media used by generation Z; planning e-journal promotion strategies at the Padjadjaran University Library. The research method using quantitative methods by conducting surveys in generation Z as many as 120 respondents. Based on the research, it was found that Z generation students used e-journals to increase knowledge, complete assignments, deepen lecture material, and write articles. The majority of social media used by Generation Z are Whatsapp, Instagram and Youtube. Padjadjaran University library e-journal promotion strategy is to get to know the audience, target potential users are students, determine the expected behavior that is using e-journals, compile messages with informative and persuasive models about the benefits of e-journals, e-journal access address information, what journals are subscribed, and how to access them, choosing communication channels using social media (Youtube, Instagram and Whatsapp), promotions are also carried out on the Unpad login page, user education, and socialization, and and set a budget with minimum cost. 
Fasilitas Perpustakaan Sebagai Media dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Risma Niswaty; Muhammad Darwis; Dian Andriani M; Muh. Nasrullah; Rudi Salam
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis Fasilitas Perpustakaan dalam menignkatkan Minat Baca Siswa di SMK Negeri 4 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menunjukkan pengaruh variabel X terhadap varibel Y. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 206 peserta didik, dengan sampel sebesar 41 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket, dokumentasi, observasi dan wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis datanya menggunakana statistik deskriptif serta teknik analisis statistik infrensial Analisis Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas perpustakaan di SMK Negeri 4 Makassar dan Minat baca siswa di SMK Negeri 4 Makassar, berada dalam kategori baik. Hal ini dapat ditinjau dari hasil Analisis Regresi Linear sebesar 23,6 %. Dalam mendukung minat baca siswa maka dibutuhkan fasilitas perpustakaan seperti peran guru, pustakawan, fasilitas internet, penyediaan ebook, ejournal dan fasilitas lainnya.ABSTRACTThis study aims to determine the analysis of library facilities in improving student reading interest in SMK Negeri 4. This research is a quantitative study that shows the effect of variable X on Y variables. The population were 206 students, with a sample of 41 students. The data were gathered through questionnaire techniques, documentation, observation and interviews. The descriptive statistics and infrential statistical analysis techniques, and simple linear regression analysis were used to analyze the data. The study indicated that the SMK Negeri 4 Makassar’s library facilites and the reading interest of SMK Negeri 4 Makassar students were in good category. It was reviewed from the results of Linear Regression Analysis of 23.6%. In supporting students' reading interest, library facilities such as the role of teachers, librarians, internet facilities, the provision of ebooks, ejournal and other facilities are needed.
Pengalaman Informasi Pemilih Pemula Menggunakan Media Sosial sebagai Sarana Pembelajaran Politik dalam Menentukan Pilihan Calon Presiden Yanuar Yoga Prasetyawan
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a3

Abstract

Media sosial merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari para pemilih pemula (digital native). Digital native cenderung menggunakan media sosial sebagai wadah belajar, tidak terkecuali dalam konteks mencari informasi mengenai politik. Media sosial digunakan sebagai media untuk belajar dan mengenal pasangan calon persiden dan wakil presiden. Melalui media sosial tersebut para pemilih pemula baik secara sengaja ataupun tidak, pasti akan berinteraksi dengan informasi seputar politik pencalonan presiden dan wakil presiden. Penelitian ini bertujuan untuk menangkap gambaran pengalaman informasi pemilih pemula menggunakan media sosial sebagai sarana pembelajaran politik dalam menentukan pilihan calon presiden dan wakil presiden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenografi. Wawancara semi terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menujukan bahwa pengalaman informasi para pemilih pemula menggunakan media sosial sebagai media untuk mempelajari profil calon presiden, belajar berdemokrasi dengan berpendapat dalam kolom komentar, serta belajar menganalisis dan mengidentifikasi berita palsu seputar pemilu.ABSTRACTSocial media has become an important part for most of people nowadays. It has been used for many purposes such as sharing and looking for information. This research is looking for the information experience of first-time voters after the presidential election. It seeks to understand how this group of voters have used social media for finding and using information about the Indonesian Presidential Candidates, and to what extend the information they get have influenced their opinion about the two candidates. This research employed qualitative methods by using phenomenography approach. A semi-structured interview was used to collect data. The findings show that most of the first-time voters used social media to get to know better about the two candidates. It was one of their information sources when they need information about the presidential candidate profiles. Secondly, social media is the common place for most of the participants for sharing and expressing their opinions and ideas related to the candidates. Most interestingly, it was through social media that some participants have recognized that some information that are available online not necessarily valid. They found that some of them are fake news, and they even have identified some accounts were intentionally distributing fake news publicly.
Pengoptimalisasian Keterampilan Literasi Informasi Ilmiah Guru Pendidikan Agama Islam Dian Hasfera; Lailatur Rahmi; Fadhila Nurul Husna Zalmi; Resty Jayanti Fakhlina
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 1 (2020): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i1a8

Abstract

Literasi informasi dalam setiap aspek pengetahuan dan pembelajaran sangat penting untuk terus dikembangkan, khususnya untuk pembelajaran agama Islam. Gerakan literasi informasi perlu ditanamkan dalam setiap jenjang pendidikan sejak dini di bangku sekolah, tujuannya untuk mendidik siswa agar ‘melek’ terhadap perkembangan ilmu pengetahuan khususnya pengetahuan agama Islam. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggambarkan bagaimana model keterampilan literasi guru Pendidikan Agama Islam di Kota Padang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara langsung dengan komunitas Majlis Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP-PAI) tingkat SMA se kota padang yang beranggotakan 50 orang dan 3 pengawas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru PAI tingkat SMA perlu mengoptimalkan keterampilan literasi informasi agar dapat menyebarkan pengetahuan agama dari berbagai sumber informasi yang akurat dan terbebas dari “hoax information”. Selain itu, terdapat empat model keterampilan literasi informasi guru dalam penelusuran informasi ilmiah yaitu skill mengidentifikasi fakta atau hoax, skill literasi informasi dalam pembelajaran, skill teknik penulisan ilmiah, dan skil temu balik informasi.ABSTRACTInformation literacy in every aspect of knowledge and learning is very important to continue to be developed, particularly for Islamic religious learning. Information literacy needs to be instilled in every level of education in school, the aim is to educate students to be 'literate' towards the development of science, especially Islamic religious knowledge. This descriptive qualitative research illustrates how the model of information literacy skills of Islamic religious education teachers in Padang City. The research data were obtained through questionnaires and direct interviews with the Majlis Community Teachers of Islamic Religious Education Subjects (MGMP-PAI) at the high school level in Padang city with total of 50 members and 3 supervisors. The study indicated that Islamic religious education teachers in high school level need to optimize their information literacy skills so that they can spread religious knowledge from various sources of information that are accurate and free from "hoax". In addition, there are four models of information literacy skills in searching for scientific information, namely the skill of identifying facts or hoaxes, information literacy skills in learning, scientific writing technical skills, and information retrieval skills.
The Preservation of the Asian-African Conference Museum Library Collections Nurul Oktavia; Samson CMS
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 9 No 1 (2021): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/v9i1a7

Abstract

The Asian African Conference Museum owns a special library that has stored a variety of rare collections, especially collections on the holding of the 1955 Asian African Conference. This study aims to describe the preservation carried out by the library for those rare collections. The research used a descriptive qualitative method. The data were obtained through interviews with the staff of the Asian African Conference Museum Library, and literature studies. The result showed that the Asian African Conference Museum Library had preserved the collection by limiting visitors to the collection room, cleaning the dust using a vacuum cleaner, using shelves according to standards, cooperating with the National Library of the Republic of Indonesia in restoration, and implementing a ban on visitors carrying food/drink to the library. However, there were still many efforts that need to be implemented and optimized such as temperature and humidity control, lighting, pollution, prevention of insects and fungi, and anticipate natural disasters. The role of the librarian is needed to optimize the preservation of collection efforts in the Asian African Conference Museum Library.
Academic Library Roles in Preventing Plagiarism Anton Risparyanto; Irawati Irawati
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 8 No 2 (2020): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v8i2a7

Abstract

This collaborative research illustrates the role of UII Yogyakarta Library and UIN Alauddin Makassar Library in preventing plagiarism. The data at UII Yogyakarta were obtained by interviewing 25 students who were compiling their final scientific papers, also through observation and focused discussion. At UIN Alauddin Makassar, the data were obtained by interviewing 8 Turnitin instructors and administrators, also through observation and documentation. The research data were analyzed using quantitative-qualitative descriptive methods. The results showed that the Library of UII Yogyakarta and UIN Alauddin Makassar had an important role in encouraging students to be aware of plagiarism through awareness-raising, honesty fostering, and tutorials on understanding plagiarism itself. This study also found that the students were more proactive with the issue of plagiarism by discussing together and socializing the rules related to plagiarism in these two institutions.