Articles
193 Documents
Tekstualisasi Dan Kontekstualisasi Ajaran Islam (Sebuah Wacana Interrelasi Dalam Pemaknaan Al-NusUs Al-Syar’iyyah)
Budi Rahmat Hakim
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Al-Quran was revealed down to Muhamamd saw. It consist of some chapters and verses written in Arabic language. Thus, it needs methods or approaches to understand the essential meaning. There are two approaches to understand the islamic text. The first, contextual approaches which is frequently applied by Liberal Islam. The second, textual approach which is usually applied by Fundamental Islam.
Madsarah pada Masa Nidhamiyah
Hasaruddin Hasaruddin
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Human being needs progress in their life to enhance the life quality. For this reasons, they explore some ideas to develop and sustain their culture. In the history of social growth and development, education becomes basic need to accelerate social potency. In Islamic history, Nidham al-Mulk was very care of education. In the early, educational precess was conducted in mosques; however the students day to day become more increased. For this reason, Nidhamul Mulk built some schools as a response on social necessity
زهير بن أبى سلمى شاعر جاهلى ذو الحكم
Muhammad Ilham Saleh
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 13 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Zuhaer bin Abi Sulma adalah salah satu tujuh dari penyair jahili yang terkenal, karya syairnya diabadikan dengan tulisan tinta emas kemudian digantung di tirai penutup dinding Kabah, Zuhaer berbeda dengan penyair jahili yang lain pada zaman jahliyah karena syair-syairnya betul-betul diteliti sebelum diekspressikan ke khalayak ramai, Zuhaer juga terkenal karena kandungan makna syairnya penuh kata hikmah
Menelusuri Akar Masalah Rendahnya Persentase Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia
Nurhira Abdul Kadir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tahun-tahun pertama kehidupan anak adalah masa kritis yang besar pengaruhnya dalam hidup mereka ke depannya. Pengetahuan tentang makna penting ASI eksklusif untuk perkembangan fisik, psikis dan intelektual sudah diketahui secara luas. Namun demikian, persentase praktik pemberian ASI eksklusif baik di tingkat lokal, nasional maupun global masih memprihatinkan. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, Indonesia seharusnya memiliki angka persentase pemberian ASI eksklusif yang tinggi. Hal ini dikarenakan seruan memberikan ASI yang disampaikan dalam Al Qur’an Surah 2:233 memberikan panduan yang jelas mengenai pemberian ASI, bahkan hingga 2 tahun, melebihi dari rekomendasi global pemberian ASI yang hanya 6 bulan. Artikel ini merupakan penelusuran pustaka yang merangkum data penyebab rendahnya praktik pemberian ASI. Hasilnya diketahui bahwa penyebab persentase pemberian ASI eksklusif yang rendah dapat dibagi atas dua bagian besar yaitu faktor internal yang menyangkut sebab yang terkait langsung dengan ibu dan anak dan faktor eksternal yang berkaitan dengan masalah yang tidak berkaitan langsung dengan ibu dan anak. Artikel ini dapat menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah, praktisi kesehatan, ibu dan keluarga dalam upaya memberikan pengalaman terbaik untuk anak di masa awal kehidupan dengan memberikan hak yang ditetapkan untuk mereka sesuai amanat dalam Al Quran Surah Al Baqarah: 233.
Kitab Al-Risalah Imam Al-Syafi’i
Salmah Intan
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Imam Syafi’i as one of Islamic school founder has codificated an Islamic law philosophical formulation that was documented in a book named Ar-Risalah. This book contains a very detailed formulation of Islamic law philosophy. It envolves the global and general formula that can become a handbook for Moslem to know the law of Islam. The law source disclosed by Syafi’i refered to Al-Quran and Hadis. By this book, a faqih (an expert in Islamic law) can consider law conclution and decide a religious code in accordance with prophet’s teaching.
Sistem Pembinaan Dan Pengawasan Hakim Pengadilan Agama Pasca Lahirnya UU No. 50 Tahun 2009
Abdul Halim Talli
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyatuan pembinaan judicial power dengan court administration di bawah Mahkamah dikenal dengan sistem pembinaan peradilan satu atap. Dengan diberlakukan ketentuan pembinaan sistem peradilan terpadu dalam satu atap, maka sejak itu pula penyelenggaraan peradilan yang dilaksanakan di pengadilan agama dan pengadilan tingkat pertama lainnya sepenuhnya dalam pembinaan Mahkamah Agung. Segala sangkut paut pembinaan yustisi dan non yustisi (organisasi, administrasi dan finansial) institusi peradilan pada keempal lingkungan peradilan tersebut berada di bawah tanggung jawab Mahkamah Agung. Demikian halnya dengan sistem pengawasan hakim. Pengawasan hakim pengadilan agama juga tidak berbeda dengan sistem pengawasan pada pengadilan tingkat pertama lainnya. Sistem pengawasan ini dikenal dengan pengawasan internal yang dilakukan oleh Mahkamah Agung di samping pengawasan ketua pengadilan agama dan ketua pengadilan tinggi agama, dan pengawasan eksternal dilakukan oleh Komisi Yudisial. Pengawasan eksternal oleh Komisi Yudisial ini adalah dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku hakim berdasarkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.
Qat’I Dan ZAnni Dalam Pemikiran Islam (Memahami Teks Dan Konteks Secara Proporsional)
Mohammad Mufid
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Term qat’i was at first used in 4th H. It was used in as-Shairafi (w. 330 H.) and al-Jasshash (w.370 H.) era. Both of them are mentioned as the first pioners who popularized term of qat’i. Eventhough, implicitly, as-Syafi’i had mentioned this terms in his book al-Risalah, which had lived long time ago before the era of as-Shairafi and al-Jashshash. The concept of qat’i and zanni were not the final concepts. It is opened to be elaborated. According to Masdar F. Mas’udi, the term qat’i is defined as the universal concept and passed through the dimension of time and space (mutlaq). While zanni ia regarded as religious guindance from both al-Quran and Hadis that constitutes the breakdown of the principles of Muhkam texts. The implication of the elaboration consept (qat’i and zanni) has opened the space of ijtihad to the text of qat’i in rank of practice (tatbiq). Along this time, the domain of ijtihad was limited to the text of zanni or it is minimally used when there is no solutions in text of qat’i. Nevertheless, it must be remembered that not all text of qat’i must be comprehended (ijtihad) absolutely. But in other ways, it is limited to qat’i fi ba’di al-ahwal or it pertains qat’I nas} restrictively.
ISLAM DI MYANMAR
Nasruddin nasruddin
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 19 No 2 (2017): al Hikmah
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masyarakat Muslim Di Myanmar pada dasarnya, merupakan Masyarakat yang telah berdiam diri lama di Myanmar khususnya Arakan, bahkan telah membangun sebuah kebudayaan dan peradaban disana, dan antara umat Muslim dan Budha tidak ada perpecahan yang menimbulkan kekerasan. Namun pada masa kolonialisme perpecahan etnis terjadi sebagai hasil dari politik adu domba yang kemudian memeras suatu daerah tertentu, sehingga kekerasan tidak dapat dibendung dan akibatnya hingga masa pasca kolonialisme. Hal itu pun mempengaruhi pada masalah sosial, politik, budaya, ekonomi dan pendidikan. Masalah politik masyarakat minoritas, Islam khususnya, tidak boleh ikut andil dalam masalah politik di Myanmar, sehingga suara mereka tidak pernah sampai di parlemen.
Pendidikan Remaja (Metode Mawdu'i dalam Perspektif Hadis
Muzakkir Muzakkir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This topic studies about adolescent development in hadis perspective. The method used in this research is explorative where the writer explored all hadis relating to this topic which have been classified according to the way of hadis research. After analizing some hadis, the writer concludes that adolescent education is very important to bring them reach the maturity. In this case, parents play important role to guide the children to explore their potency through education that is given in the early age
Pemalsuan Hadis Dan Upaya Mengatasinya
Alamsyah Alamsyah
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 14 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The existence of the false hadis is a real fact in Islamic history. There are some motives why one made the false hadis addressing to Prophet Muhammad. Thus, it is hard to differenciate between the false hadis and the true one. Therefore, ulamas have made the basic rules in determining the true hadis, hasan and weak hadis. To know the quality of hadis can be identified from its sanad and matan.