Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles
476 Documents
BIODEGRADASI PLASTIK LDPE OLEH Aspergillus niger DAN Pleurotus sp.
Suharpina Suharpina;
Isna Rasdianah Aziz;
Arwan Sugiharto
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.22495
Pencemaran lingkungan oleh sampah plastik masih menjadi isu yang tidak berkesudahan karena mengakibatkan biota laut tercemar dan kontaminasi dalam tanah. Penanganan mengenai sampah plastik yang efektif dan efisien dalam berbagai aspek, salah satunya dalam aspek biologis sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan mikroorganisme kapang Aspergillus niger dan jamur Pleurotus sp. dalam mendegradasi plastik LDPE (low density polyethylene). Kultur A. niger dan Pleurotus sp. diinokulasi ke dalam tabung reaksi menggunakan jarum ose. Setelah jamur tumbuh, diinokulasi kembali ke dalam erlenmeyer yang berisikan media molase sebanyak 20 ml. Sampel yang digunakan merupakan plastik jenis LDPE dengan massa per perlakuan sebesar 1 gram dengan ukuran 1×1 cm yang dimasukkan ke labu erlenmeyer berisi molase dan isolat jamur yang telah dikultur sebelumnya. Massa plastik diamati setiap minggu bersamaan dengan perhitungan populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan massa plastik yang paling optimal terjadi pada isolat A. niger, dengan persentase penurunan mulai dari minggu kedua sebesar 0,95% dari total penurunan hingga 1,93% di minggu ketiga. Sementara pada isolat Pleurotus sp. mengalami penurunan yang konstan pada minggu pertama hingga kedua, dan penurunan massa plastik terjadi secara drastis di minggu ke tiga dan ke empat dengan persentase penurunan sebesar 1,05% dengan nilai tertinggi 2,23% pada minggu ke empat. A. niger dan Pleurotus sp. mempengaruhi penurunan persentase turunnya degradasi plastik LDPE, masing-masing sebesar 4.41% dan 2.23%.
CORRELATION STUDY OF CHEMOPHOBIA WITH SCIENCE LITERATURE
Nina Herlina;
Atik Ramawati
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.22925
Chemophobia is an irrational fear and anxiety of chemicals or chemicals. Many factors are the cause of chemophobia in addition to the wrong perception in understanding the meaning of the word chemistry itself, one of which is scientific knowledge or scientific literacy (scientific literacy) and many other factors. This study aims to examine the correlation of chemophobia with scientific literacy of students of the 2017 chemistry education study program at UIN Walisongo Semarang. This research is a type of quantitative research using a correlational approach. Participants were taken using a purposive sampling technique, the selection of participants was based on the objectives of the researcher, namely the 2017 class of chemistry education students as many as 27 students. The data sources come from the chemophobia questionnaire and scientific literacy test questions. The Cronbach's Alpha method was used to test the reliability of the questionnaires and questions of scientific literacy, obtained a reliability value of 0.673 for the chemophobia questionnaire and 0.719 for scientific literacy questions. The research data were analyzed using Speaman Rank correlation with the help of IBM SPSS 25. The results of data analysis showed a correlation value (r) -0.232 a negative sign contained in the correlation value indicated that there was a relationship between the two variables that were not unidirectional, but the sig value. The number 0.244 > 0.05, it can be concluded that there is no significant relationship between chemophobia and scientific literacy.
SISTEM INFORMASI ASET (SIMaset) BARANG DAN DOKUMEN BERBASIS WEB
Miftahul Jannah;
Suhartono Suhartono;
Udin Sidik Sidin
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.23363
Web-based asset management needs to be developed to facilitate data collection of goods and documents in higher education because it is related to data security. It is necessary to develop an online information system that is accurate and easy. This research is in the form of software development research which aims to develop a web-based SIMAset application and test the quality of the application based on the ISO25010 quality standard which consists of aspects of Functionality, Reliability, Portability and Usability. The method used is R & D. The development model used in this research is Prototype. Based on the results of the research, a web-based application is produced that can be used in online college inventory management. The results of the validation test from the expert team showed that the SIMaset developed was very suitable to be used as an information system for managing goods and inventory documents. For further research, this system will develop certain menus that are tailored to the needs of asset and document archiving.
Variasi Suhu Pengeringan Cangkang Telur Ayam pada Pembuatan Pupuk Organik
Utari Lestari Dewi;
Hernawati Hernawati;
Nurul Fuadi
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.23387
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan cangkang telur terhadap kualitas pupuk organik. Dengan menggunakan dua metode pengujian, yang pertama pengujian menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) untuk mengetahui kadar kalsium pada cangkang telur yang telah dikeringkan pada suhu yang bervariasi, yang kedua pengujian pupuk pada tanaman. Hasil yang diperoleh adalah dengan pengujian kadar kalsium dan pengujian pada tanaman menunjukkan bahwa pengeringan kulit telur pada suhu rendah tidak menurunkan nilai kadar kalsium yang terdapat pada kulit telur, begitu pula sebaliknya pengeringan dengan suhu tinggi dapat menurunkan nilai kadar kalsium kulit telur. Pada pengujian pertumbuhan tanaman meliputi tinggi batang, jumlah batang dan daun tanaman yang memiliki pertumbuhan baik adalah tanaman yang dipupuk dengan cangkang telur yang dikeringkan pada suhu 37℃ dan 50℃ dan hasil uji kadar kalsium menunjukkan pada suhu 37℃ sebanyak 1,32%, pada 50℃ sebanyak 1,06%, suhu 100℃ sebanyak 2,21% dan suhu 150℃ sebanyak 0,80%. Namun dari hasil pengujian kandungan kalsium cangkang telur pada suhu 100℃ nilai kandungan kalsiumnya lebih tinggi, karena kemungkinan pada suhu 100℃ merupakan suhu yang baik untuk digunakan dalam proses pengeringan, pada suhu ini kandungan senyawa lain dapat terurai sempurna dan kandungan kalsium meningkat.
INTERNET OF THINGS UNTUK MONITORING GEJALA KECEMASAN PADA PASIEN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY
Muh Sakir;
Indah Purwitasari Ihsan;
Farida Yusuf
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.23733
Seorang pasien tidak boleh berada dalam kondisi psikologis yang cemas karena kecemasan justru akan menurunkan imunitas yang menyebabkan proses penyembuhan menjadi lambat bahkan berlangsung lama. Kecemasan yang berlarut akan berkembang menjadi stress, maka sangat perlu untuk dapat mendeteksi gejala kecemasan sejak dini, sebelum terjadi kecemasan yang berlarut dan berakibat stress. Namun gejala kecemasan ini berkaitan dengan faktor psikologis yang samar dan mengandung ketidakpastian yang tidak selalu bisa untuk di kontrol dan di monitoring oleh dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem yang dapat memonitoring gejala kecemasan pasien secara real time berbasis Internet of Things(IoT) sehingga dokter bisa menentukan treatment yang tepat untuk menjaga kondisi psikologis pasien. Sistem mendeteksi respon fisiologis pada manusia ketika seseorang merasa cemas yaitu perubahan detak jantung, suhu tubuh, dan intensitas keringat yang dideteksi menggunakan sensor. Informasi yang diperoleh dari sensor tersebut menjadi parameter input yang kemudian diolah menggunakan logika fuzzy untuk deteksi dini gejala kecemasan. Logika fuzzy dipilih karena merupakan metode untuk menyelesaiakan masalah yang samar dengan ketidakpastian dari ambang batas nilai perubahan gejala. Output berupa gejala kecemasan yang dibagi menjadi 3 (tiga) gejala yaitu normal, ringan, dan berat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode SDLC (System Development Life-Cycle). Berdasarkan hasil penguian black box menyatakan seluruh fungsional sistem bekerja sesuai fungsinya, hasil pengujian white box menyatakan semua logika telah benar dan sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang telah dibangun berhasil memonitoring gejala kecemasan pada pasien dengan tingkat akurasi sistem sebesar 98%
PUZZLE ELEKTRONIK MONTESSORI SAND BOARD LETTER (SBL) UNTUK EDUKASI SUKU KATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI
Indah Purwitasari Ihsan;
Muh Sakir;
Farida Yusuf
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.23734
Montessori merupakan salah satu metode pembelajaran untuk menstimulasi anak dalam meraih potensinya di segala bidang. Pada bidang literasi membaca salah satu tahapan awal adalah bagaimana menstimulasi kemampuan membaca permulaan, dimulai dengan mengenalkan huruf-huruf menggunakan metode belajar suku kata. Proses stimulasi tersebut haruslah dengan cara eksplorasi bermain yang menyenangkan dan tidak membosankan sehingga anak tidak akan merasa bahwa ia sedang belajar, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, dimana proses belajar menjadi membosankan bagi anak karena harus dilakukan di rumah saja. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah teknologi pembelajaran berupa puzzle elektronik Montessori Sand Board Letter (SBL) untuk suku kata Bahasa Indonesia yang dapat membantu menstimulasi anak usia dini sesuai prinsip Montessori dalam mengenal suku kata. Metode pengembangan sistem menggunakan Metode Sistem Development Life-Cycle (SDLC). Berdasarkan hasil pengujian fungsional menggunakan metode black box menyatakan bahwa seluruh fungsional sistem berfungsi 100% sesuai perancangan dan tujuan. Hasil pengujian dan validasi oleh praktisi Montessori menyatakan bahwa sistem telah sesuai dengan kaidah Montessori. Berdasarkan hasil observasi penggunaan, Puzzle elektronik Montessori Sand Board Letter (SBL) untuk suku kata Bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu alternative tools pembelajaran mengenalkan suku kata Bahasa Indonesia untuk proses belajar membaca permulaan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN MASJID TANPA KUBAH DI INDONESIA
Andi Hildayanti
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.23914
Mesjid tanpa kubah mulai bermunculan di awal abad ke 19. Pada masanya, Rasulullah SAW membangun masjid hanyalah sebagai tempat sujud atau ibadah. Masjid pertama di Quba hanya berbentuk persegi empat tanpa atap. Perkembangan arsitektur masjid di dunia abad 20 ini lebih banyak menggunakan bentuk-bentuk modern, minimalis dan geometris, artinya mulai memunculkan ide-ide di luar bentuk kubah. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap kehadiran masjid tanpa kubah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian statistik deskriptif yang dihimpun dari sebaran kuesioner secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 51,9% masyarakat beranggapan bahwa bangunan masjid tidak harus menggunakan kubah dalam tranformasi bentuknya. Selama masjid tersebut dapat menghadirkan hakikat masjid sebagai tempat ibadah maka unsur bentuk tidak menjadi suatu pakem yang harus dipenuhi. Namun, 48,1% bukan angka yang sedikit dalam pemahaman masyarakat akan penggunaan kubah. Masyarakat yang menginginkan bentuk kubah untuk tetap dipertahankan di setiap bangunan masjid didasarkan pada identitas arsitektural, dimana identitas merupakan suatu paham atau kesepakatan dalam menentukan karakter bangunan. Identitas bangunan merupakan suatu apresiasi bagi masyarakat untuk mengenali bangunan tersebut. Oleh karena itu, masih banyak masyarakat yang berpendapat bentuk masjid harus berkubah untuk mempertahankan identitas yang telah melekat pada masjid sejak abad ke-8 masehi.
PENGUKURAN MUTU HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DALAM PENUGASAN BERBASIS PROYEK TUGAS BESAR STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Ahmad Ibrahim Rahmani
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.23924
Tuntutan mahasiswa berfikir dalam kerangka Higher Order Thinking Skill (HOTS) menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan model perkuliahan di perguruan tinggi, sehingga meskipun dalam kondisi terbatas (kondisi pandemi), proses penilaian perkuliahan juga tetap harus memenuhi standar mutu yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis penugasan berbasis proyek yang memenuhi kriteria HOTS dan mengukur tingkat keberhasilan mutu penugasan dengan pendekatan penilaian secara autentik. Pendekatan mix method diambil untuk melaksanakan penelitian dalam 2 tahap, yakni tahapan pertama dengan mengintrepretasikan masing-masing penugasan mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur dalam perspektif kriteria HOTS, lalu pada tahap kedua menganalisis jenis penugasan dengan penilaian autentik dari mahasiswa tentang kemampuan apa saja yang diperoleh setelah mengikuti perkuliahan tersebut. Hasil penelitian menujukkan jenis penugasan precedent study, site research, program ruang, dan transformasi bentuk menjadi jenis penugasan yang dinilai memenuhi kriteria HOTS dan dapat memberikan kemampuan menciptakan ide-ide perancangan yang baru kepada mahasiswa yang bersumber dari analisa dan kemampuan berfikir kritis terhadap kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan konsepsi bentuk yang ingin ditampilkan.
EVALUASI BERBASIS NORMALIZE MUTUAL INFORMATION UNTUK PENGELOMPOKAN PENELITIAN DENGAN K-MEANS CLUSTERING
Rahmat Rahmat;
Mustikasari Mustikasari;
Nur Afif
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.23962
Secara manual, aglomerasi dokumen dapat diklasifikasikan berdasarkan judul dokumen. Untuk jumlah dokumen yang tidak terlalu banyak, cara ini masih mungkin dilakukan, namun jika jumlah dokumen yang akan dikelompokkan bertambah, maka akan memakan waktu yang cukup lama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bekerja dengan mengklasifikasikan dokumen penelitian untuk memberikan informasi tentang hubungan antara isi penelitian yang satu dengan penelitian yang lain sehingga dapat dijadikan acuan bagi peneliti dengan fokus area yang berbeda, dalam memetakan skema kerjasama penelitian yang akan datang. Proses pengelompokan judul penelitian dilakukan dengan menggunakan metode k-Means Clustering pada sekumpulan judul penelitian dengan mengambil judul penelitian dan abstrak sebagai informasi yang dapat mewakili isi dokumen. Dokumen akan melalui proses preprocessing menggunakan metode text mining. Selanjutnya, judul dapat dikelompokkan menggunakan metode yang diterapkan. Hasilnya adalah membuat aplikasi yang secara otomatis dapat mengklasifikasikan judul penelitian untuk nilai k. Untuk mencapai keseimbangan dalam pemilihan jumlah cluster dan kualitas hasil pengelompokan, maka teknik pengujian kualitas cluster yang digunakan dalam penelitian ini adalah Normalized Mutual Information (NMI). Percobaan dilakukan dengan memasukkan jumlah cluster yang bervariasi untuk mendapatkan hasil pengelompokan terbaik dengan nilai NMI.
DETEKSI DINI MIKROFILARIASIS PENYEBAB KAKI GAJAH PADA KONTAK SERUMAH YANG BELUM MENIMBULKAN GEJALA BERBASIS MOLEKULER
Ka'bah ka'bah;
Zulkarnain Zulkarnain
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.23988
: Filariasis (penyakit kaki gajah) merupakan penyakit menular yang banyak terjadi di daerah tropis yang disebabkan oleh cacing Mikrofilaria. Penularan penyakit ini terjadi melalui gigitan nyamuk sebagai vektor dalam penyebaran penyakit tersebut. Vektor penularan Filariasis di Indonesia yang telah teridentifikasi adalah spesies dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes dan Armigras. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Mikrofilariasis pada kontak serumah dengan metode Polymerase Chain Reaction. Pada penelitian ini digunakan pasien kontak serumah karena kontak serumah merupakan keluarga terdekat penderita filariasis yang tinggal dalam satu rumah dalam jangka waktu tertentu yang berpotensi tertular Mikrofilariasis akibat adanya gigitan nyamuk dari penderita. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan jumlah sampel sebanyak 32 sampel kasus. Sampel kasus merupakan sampel dari masyarakat kontak serumah di wilayah Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Pada penelitian ini digunakan primer spesifik untuk mengidentifikasi Mikrofilariasis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampel yang telah dilakukan pengujian, didapatkan 5 sampel positif yang ditandai dengan munculnya pita pada saat divisualisasikan di GelDoc dengan 100bp dan 120bp sehingga dapat disimpulkan bahwa ditemukan Mikrofilariasis pada kontak serumah dengan metode molekuler.