cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
Islamic Education in University Mosques: The Role of Campus Mosques in Shaping Students’ Religious Development Hadi, Asdianur; Nugraha, Roni; Nurmawan
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 28 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2025v28n1i8

Abstract

Campus mosques play a significant role in fostering students’ religious development, particularly within public universities where Islamic education is not the primary academic focus. However, this potential remains institutionally and programmatically underutilized. This study seeks to examine the religious development initiatives implemented by campus mosques through a critical synthesis of empirical studies conducted at various Indonesian universities. Utilizing a qualitative, literature-based conceptual approach, this article analyzes 23 scholarly sources, including journal articles, theses, and research reports published between 2015 and 2024. The findings reveal recurring patterns of religious mentoring, halaqah, thematic Islamic studies, and Islamic leadership training. Nevertheless, these practices are seldom systematized or formally integrated into university-wide character-building programs. This study contributes to the academic discourse by offering a synthesized framework of campus mosque practices and calls for further field-based research to inform institutional policy development rooted in Islamic values. Abstrak: Masjid kampus memiliki peran signifikan dalam membina keagamaan mahasiswa, terutama di perguruan tinggi umum yang tidak menempatkan pendidikan agama sebagai fokus utama akademik. Namun, peran ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal secara kelembagaan maupun programatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pembinaan keagamaan mahasiswa yang dilakukan oleh masjid kampus melalui sintesis kritis terhadap studi-studi empiris di berbagai universitas di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur konseptual, artikel ini menganalisis 23 publikasi ilmiah yang terdiri dari artikel jurnal, skripsi atau tesis, dan laporan penelitian yang terbit antara tahun 2015 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan adanya pola berulang dalam kegiatan pembinaan seperti mentoring keislaman, halaqah, kajian tematik, dan pelatihan kepemimpinan Islami. Namun, pola-pola tersebut belum terdokumentasi secara sistematis dan belum terintegrasi secara formal dalam sistem pengembangan karakter di perguruan tinggi. Kajian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa kerangka sintesis yang dapat menjadi pijakan awal dalam memperkuat fungsi kelembagaan masjid kampus serta mendorong penelitian lapangan lanjutan untuk mendukung kebijakan pembinaan mahasiswa berbasis nilai-nilai Islam.
The Effect of the Scramble-Type Cooperative Learning Model Assisted by Picture Cards on Students' Reading Ability Indriliani, Riska Wahyu; Cahyaningtyas, Andarini Permata
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 28 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2025v28n1i13

Abstract

The purpose of this study was to investigate the effectiveness of the Scramble-type cooperative learning model, assisted by picture cards, on the reading ability of second-grade students at SD Negeri Kalibanteng Kidul 01. This research employed an experimental method using a Nonequivalent Control Group Design. The study population consisted of 60 students from two classes: Class II B (control group) and Class II C (experimental group), each comprising 30 students. The sample was selected using purposive sampling. Data were collected through oral reading tests. Data analysis involved the use of the Paired Sample t-test to measure the within-group effect, and the Independent Sample t-test to compare outcomes between groups. A significance level of 0.05 (two-tailed) was applied in both tests. The findings indicate that the Scramble-type cooperative learning model assisted by picture cards significantly improved students' reading ability. The Paired t-test results for the experimental class yielded a significance value of 0.000, which is less than 0.05, confirming the effectiveness of the intervention. Similarly, the Independent t-test showed a significance value of 0.013 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference in reading performance between the experimental and control groups. These results demonstrate that the use of the Scramble cooperative learning model, when supported by picture cards, is more effective in enhancing students’ reading skills compared to conventional learning methods. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantu kartu gambar yang diberikan pada kelas eksperimen SD Negeri Kalibanteng Kidul 01. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini sebanyak 60 peserta didik dari dua kelas B dan C yang terdiri dari II B (kontrol) 30 peserta didik dan kelas II C (eksperimen) 30 peserta didik. Penentuan sampel di dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. pengumpulan data menggunakan tes lisan. dalam menganalisis data menggunakan uji T yaitu uji paired t-test dengan taraf sig. (2-tailed) < 0,05 dikatakan maka ada pengaruh. Hasil penelitian yang telah dilakukan di SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantu kartu gambar memberikan pengaruh yang signifikan dalam kemampuan membaca peserta didik, Dibuktikan bahwa nilai 0,000 < 0,05 model pembelajaran yang diterapkan di kelas eksperimen berpengaruh terhadap kemampuan membaca peserta didik. Serta pada Uji Independent T-test, dengan taraf nilai sig. (2-tailed) > 0,05 dikatakan maka ada perbedaan. Model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantu kartu gambar berpengaruh secara signifikan dibanding pembelajaran konvensional terhadap kemampuan membaca peserta didik, dapat dibuktikan bahwa hasil uji independent t-test, nilai sig. (2-tailed) yang memperoleh 0.013 karena 0,013 < 0,05 maka dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantu kartu gambar memberikan peningkatan terhadap kemampuan membaca dibanding model pembelajaran konvensional.
Reaffirming the Islamic Tarbiyah Halaqah Educational Model in Fostering Religious Character Among Students at Islamic Boarding School Ramli; Hanafie, Wardah; Jurumiyah, Abdul Hakim; Halik, Abdul; Yusuf, Mursidin
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 28 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2025v28n1i14

Abstract

This study aims to explore the reaffirmation of the Islamic Tarbiyah Halaqah educational model in cultivating religious character among students (santri) at Pondok Pesantren Umar bin Abdul Azis, Tomenawa Village, Baraka Subdistrict, Enrekang Regency. Employing a qualitative descriptive approach, the research utilized primary data collected from caretakers and leaders of the pesantren, as well as secondary data from relevant documents. Data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The data analysis process involved data reduction, presentation, and verification. The findings indicate that the model emphasizes character development through key religious activities such as congregational prayer, tahsinul qirā’ah (Qur’anic recitation enhancement), and taujihāt (spiritual guidance) provided by murabbis (mentors). The reaffirmation of this model has proven effective in nurturing religious character through the integration of religious instruction, daily practice, and social engagement. Contributing factors include the murabbi’s exemplary and affectionate guidance, the structured halaqah system, and a supportive environment provided by families and peers. In contrast, inhibiting factors include parental neglect in their children’s religious education and negative peer influences that may undermine the values taught within the pesantren. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penegasan kembali model pendidikan Tarbiyah Halaqah Islam dalam menumbuhkan karakter religius pada santri di Pondok Pesantren Umar bin Abdul Azis, Desa Tomenawa, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini memanfaatkan data primer yang diperoleh dari para pengasuh dan pimpinan pesantren, serta data sekunder dari dokumen-dokumen terkait. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tersebut menekankan pada pengembangan karakter melalui kegiatan-kegiatan keagamaan utama seperti shalat berjamaah, tahsinul qirā’ah (peningkatan bacaan Al-Qur’an), dan taujihāt (bimbingan spiritual) yang diberikan oleh murabbi (mentor). Penegasan kembali model ini terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius melalui integrasi pelajaran agama, praktik sehari-hari, dan keterlibatan sosial. Faktor pendukungnya antara lain bimbingan murabbi yang penuh keteladanan dan kasih sayang, sistem halaqah yang terstruktur, dan lingkungan yang mendukung dari keluarga dan teman sebaya. Sebaliknya, faktor penghambatnya antara lain pengabaian orang tua dalam pendidikan agama anak-anaknya dan pengaruh negatif teman sebaya yang dapat merusak nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.