cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 6 (2016)" : 25 Documents clear
ANALISIS KESTABILAN PERALIHAN PADA SISTEM TRANSMISI HIGH VOLTAGE DIRECT CURRENT (HVDC) Yakin Gabrielsa; Hadi Suyono; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kestabilan peralihan sistem transmisi HVDC & transmisi AC. Hal ini dilakukan untuk menentukan, sistem mana yang lebih stabil ketika terjadi gangguan. Simulasi dilakukan pada Sistem Transmisi Jawa Bali 500 kV pada 2 kondisi, yaitu Pembebanan 100% dan 70%. Sistem Transmisi HVDC yang diuji ada 2 jenis, yaitu Monopolar Link dan Bipolar Link. Semua simulasi diberi gangguan yang sama, yaitu gangguan pada Bus 26 selama 0.1 detik. Hasil dari simulasi ini yaitu melihat respon sudut rotor generator 26 dan sudut rotor generator 11, sebelum dan saat terjadi gangguan. Pada pembebanan 100 %, sistem yang menggunakan saluran transmisi Bipolar HVDC hanya mengalami kenaikan 51.8514o. Sistem yang menggunakan saluran transmisi Monopolar HVDC senilai 76.7310o. Sistem yang menggunakan saluran transmisi AC senilai 100.5043o. Transmisi Bipolar HVDC memiliki kenaikan sudut rotor yang lebih rendah dibandingkan transmisi Monopolar HVDC maupun transmisi AC. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Saluran Transmisi HVDC dapat menambah kestabilan peralihan sistem tenaga listrik. Kata kunci — kestabilan peralihan, saluran transmisi, transmisi HVDC, sudut rotor.
PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN KNOWLEDGE UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS RFID Ario Danang Baskoro; Mochammad Rif'an; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan masa-masa yang sangat baik untuk suatu formasi atau pembentukan bagi anak, khususnya pada usia 2 hingga 7 tahun, manusia kecil mencoba memulai menghadirkan dunia sekitarnya dalam kata-kata dan gambar, sehingga gambar atau tokoh kemudian menjadi stimulus atau pendorong bagi mereka dalam perkembangan kognitifnya. Hal ini memungkinkan dibuatnya suatu alat bantu edukatif untuk mengasah kemampuan anak-anak yang dapat membantu mengembangkan kemampuan dasar yang meliputi kemampuan kognitif khususnya untuk pendidikan anak usia dini. Perkembangan teknologi sendiri telah sampai pada identifikasi frekuensi radio. Radio frequency identification (RFID) merupakan sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa kontak langsung. Pada penelitian ini dilakukan desain dan implementasi RFID. Sistem menggunakan modul RFID MFRC522 sebagai sensor utama untuk pendeteksian gambar yang memiliki frekuensi 13,56 MHz dan sesuai dengan frekuensi card tag. Mikrokontroler ATMega16 digunakan sebagai alat pemroses utama. Modul TDB380 mp3 player serta LCD karakter 16x4 digunakan sebagai media informasi audio dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan alat berjalan sesuai dengan tujuannya. RFID reader hanya dapat memproses card tag yang kode heksadesimal-nya sudah disimpan dalam database mikrokontroler. Jarak pembacaan card tag yang efektif di bawah 3 cm dengan ketepatan pembacaan sebesar 100%.  Reader tidak dapat mendeteksi card tag yang terhalang oleh logam. Reader tidak dapat mendeteksi card tag dengan tepat jika reader diposisikan pada lebih dari satu card tag yang berdekatan pada jarak kurang dari 3 cm. Keluaran audio berupa suara melalui modul pembangkit suara dan keluaran visual berupa tampilan melalui LCD display bisa bekerja dengan baik. Kata Kunci— Alat Bermain Edukatif, RFID, knowledge, card tag, Elektronika
ANALISIS KUALITAS JARINGAN 3G DENGAN IMPLEMENTASI KPI PADA JARINGAN TELKOMSEL AREA MALANG Jinantho , Pamungkas H. S.; Sigit Kusmaryanto; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Analisis kualitas jaringan telekomunikasi selular 3G ditentukan oleh indikator trafik. Analisis trafik pada telekomunikasi di Indonesia saat ini dilakukan melalui metode OMC (Operation Monitoring Center).  Dalam teknologi OMC pengontrolan jaringan dilakukkan dengan pemrograman komputer jarak jauh hanya dapat dipantau serta menganalisa gangguan saja, namun penanganan dan titik permasalahan belum dapat diatasi dan diketahui secara akurat. Skripsi ini bertujuan melakukan penelitian gangguan yang terjadi dalam kualitas jaringan yaitu dengan melakukan pengukuran dengan menggunakan metode drive test secara akurat yang ditentukan dengan menggunakan parameter KPI (Key Performance Indikator). bedasarkan parameter performansi WCDMA yang meliputi RSCP, Eb/No, Ec/No, Call Setup Success Ratio (CSSR), Call Dropped Ratio (CDR), Successfull Call Ratio (SCR), Call to Interference (C/I) dan Handover Success Ratio (HOSR). Dari hasil analisis penerapan Key Performance Indicator dengan metode drivetest diperoleh bahwa pada area yang mengalami penurunan kualitas, nilai CSSR 94 %, nilai CDR 1.03 %, dan nilai SCR 89.073 % hanya area widyaloka yang mengalami 6 blocked call dan 1 drop call. Kata Kunci— RSCP, Ec/No, WCDMA, Drivetest
DETEKSI RESPON FREKUENSI UMBI TROPIS MENGGUNAKAN METODE NEAR FIELD Abdulhafidz Muhammad; Mochammad Rif'an; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, menjelaskan tentang pengukuran karakteristik pada umbi tropis menggunakan metode near field. Pengukuran terdiri dari 6 jenis umbi yaitu kentang, bengkuang, ubi cilembu, singkong, iles-iles dan porang. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tingkat kensensitifan umbi tropis terhadap frekuensi yang diberikan. Reflektor horn dirancang untuk memantulkan radiasi elektromagnetik dari antena sehingga gelombang elektromagnetik menyebar dan menghasilkan distribusi medan magnet melalui mulut horn. Ketinggian reflektor horn didesain sesuai dengan jarak pada pola radiasi antena near field yaitu 20 cm. Range frekuensi pengukuran antara 1,4 GHz – 3,4 GHz. Pengukuran ini dilakukan dengan pengambilan 10 data yang kemudian dirata-rata dari 4 kali percobaan setiap bahan umbi tropis pada waktu yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan penurunan kadar air dengan semakin lamanya waktu pengujian disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme selama pengujian. Sehingga semakin lama waktu pengujian, kadar air dalam bahan menjadi semakin menurun. Dimana pada proses pengeringan, mikroorganisme tersebut memecah karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga hal ini menyebabkan air terikat yang berada dalam bahan akan terbebaskan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa umbi kentang bekerja pada range frekuensi 2,15-2,345 GHz. Umbi cilembu bekerja pada range frekuensi  2,095-2,2 GHz. Untuk bengkoang bekerja pada range frekuensi 2-2,12 GHz. Umbi singkong tidak dapat dideteksi karena tidak terdapat informasi pada hasil pengujian yang telah dilakukan. Umbi iles-iles bekerja pada range frekuensi 1,4-1,55 GHz dan 2,12-2,34 GHz. Untuk umbi porang bekerja pada range frekuensi 1,935-2,08 GHz. Kata kunci: Near Field, umbi tropis, reflektor horn, dan mikrostrip
PENGONTROLAN LEVEL KETINGGIAN AIR PADA TANDON UNTUK GEDUNG BERTINGKAT GUNA PENGHEMATAN PEMAKAIAAN DAYA ELEKTRIK Kemas Muhammad Rizal; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya yang sangat diperlukan mahluk hidup baik untuk memenuhi kebutuhan maupun menopang hidupnya secara alami. Kegunaan air yang bersifat universal atau menyeluruh dari setiap aspek kehidupan menjadi semakin berharganya air baik secara kuantitas maupun kualitas.  Dalam pemakaiaan air sering terjadi pemborosan yang terjadi ditempat-tempat penampungan air seperti tandon air. Seiring dengan perkembangan teknologi, dibuatlah suatu alat penampung air berupa tandon yang pengisiaanya menggunakan pompa air untuk mengalirkan air yang dilengkapi dengan sistem pengontrolan level ketinggian air pada tandon untuk gedung bertingkat guna penghematan pemakaiaan daya elektrik. Pengotrolan dilakukan dengan membandingkan penggunaan kontroler PID dan kontroler on-off untuk mengetahui seberapa besar penggunaa daya elektrik pada kedua kontroler tersebut. Pada penggunaan kontroler PID didapatkan nilai parameter Kp= 20.19, Ki= 43.89, dan Kd= 2.32, sehingga dapat mempercepat sistem untuk mencapai keadaan steadystate sesuai dengan setpoint. Sedangkan pada kontroler on-off hanya memiliki dua keadaan yakni batas atas dan batas bawah yang membuaat sistem tidak dapat mencapai keadaan steadystate sesuai setpoint. Dengan menggunakan kedua kontroler tersebut menunjukan bahwa kontroler PID lebih hemat pada penggunaan pemakaiaan daya elektrik dibandingkan dengan menggunakan kontroler on-off. Kata Kunci: Tandon air, Level air, Kontroler PID, Kontroler on-off, Ziegler Nichols 1

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue