cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 7 (2016)" : 25 Documents clear
SIMULASI PENGENDALIAN SUHU ALAT PEMATANG KEJU MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY BERBASIS SIMULINK Muhammad Dieny Amrullah; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil produksi keju dipengaruhi beberapa faktor, seperti proses pembuatan dan proses selama pematangan. Proses pembuatan dan proses pematangan yang tidak tepat dapat mengakibatkan rasa, aroma, dan tekstur yang buruk. Berbagai jenis keju dengan tahapan terperinci dalam proses pembuatannya juga sangat bervariasi. Ada beberapa proses sebelum susu berubah menjadi keju. Pematangan adalah salah satunya. Pematangan merupakan proses akhir dari rangkaian proses pembuatan keju.                 Pematangan (ripening) adalah proses yang mengubah dadih-dadih (keju mentah) segar menjadi keju yang penuh dengan rasa. Pematangan disebabkan oleh bakteri atau jamur tertentu yang digunakan pada proses produksi dan karakter akhir dari suatu keju banyak ditentukan dari proses pematangannya. Selama proses pematangan, keju dijaga agar berada pada temperatur dan tingkat kelembaban tertentu hingga keju siap dimakan. Waktu pematangan ini bervariasi tergantung dari jenis kejunya. Menurut Scott (2006), bahwa keju gouda bisa disimpan untuk minggu pertama di ruang pematangan pada suhu 11-13oC dengan tingkat kelembaban sekitar 75% - 85% (www.Food-Info.net). Jika suhu dan kelembaban ruangan tidak sesuai maka perkembangan bakteri yang membentuk keju akan melambat. Penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya berjudul “Pengendalian Suhu dan Kelembaban Proses Pematangan Keju Menggunakan Kontroler PID Berbasis PLC” yang disusun oleh Gosi Desgraha pada tahun 2015 dan “Alat Pengontrol Suhu Pada Proses Pematang Keju Menggunakan Arduino berbasis Logika Fuzzy” yang disusun oleh Valdy Ramadhan pada tahun 2016. Penelitian sebelumnya dilakukan menggunakan kontrol ON-OFF untuk mengontrol kelembapan dan kontrol PID untuk mengontrol suhu ruang pada proses pematangan serta melakukan perbandingan antara control PID dengan logika fuzzy untuk mencari metode yang lebih baik. Pada tugas akhir ini dibahas perancangan fungsi keanggotaan kontrol logika fuzzy untuk mensimulasikan pengendalian suhu alat pematang keju. Sistem kontrol kestabilan pengendalian suhu disimulasikan menggunakan software Matlab dengan simulink. Hasil yang diperoleh dari Tugas Akhir ini diharapkan menjadi referensi perencanaan desain kontrol dan pengembangan metode kontrol yang tepat pada sistem pengendalian suhu di masa mendatang. Kata kunci- Fuzzy, suhu, simulasi, keju
ANALISIS ECONOMIC DISPATCH PADA PEMBANGKIT THETRMAL 500kV JAWA BALI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Muhammad Syaiful Arifin; Hadi Suyono; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan  pembangkit listrik untuk memikul beban menentukan keandalan sistem energi listrik, sehingga selalu diupayakan besar daya yang dibangkitkan harus sama dengan besar kebutuhan di sisi beban setiap saat. Terutama unit pembangkit termal yang berbahan bakar fosil sangat tergantung pada bahan bakar, pertambahan beban akan mendorong pertambahan kuantitas (jumlah) bahan bakar per satuan waktu yang akan meningkatkan pertambahan biaya per satuan waktu. Fluktuasi kebutuhan energi listrik di sisi beban akan menimbulkan fluktuasi biaya bahan bakar, berkaitan dengan hal tersebut perlu ditentukan pola korelasi keduanya, yang biasa disebut input-output suatu pembangkit tenaga listrik. Pada sistem tenaga listrik, unit-unit pembangkit tidak berada dalam jarak yang sama dari pusat beban dan biaya pembangkitan tiap-tiap pembangkit pun berbeda. Pada kondisi operasi normal sekalipun, kapasitas pembangkitan harus lebih besar dari jumlah beban dan rugi-rugi daya pada sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu pengaturan terhadap pembangkitan. Analisis aliran daya optimal adalah suatu perhitungan untuk meminimalkan suatu fungsi tujuan yaitu biaya pembangkitan atau rugi-rugi transmisi dengan mengatur daya aktif dan daya reaktif pembangkitan tiap pembangkit sistem tenaga yang terinterkoneksi dengan memperhatikan batas-batas tertentu. Biaya total bahan bakar 6 unit pembangkit thermal  sistem 500 KV Jawa-Bali dengan menggunakan Algoritma Genetika selama 24 jam adalah Rp.115.379.855.898. Apabila dibandingkan dengan data riil sistem yang menghasilkan total biaya sebesar Rp.150.371.894.794, maka  penjadwalan  unit pembangkit dengan algoritma genetika memberikan hasil 23,27% lebih ekonomis. Kata Kunci :Algoritma Genetika, Economic Dispatch
IMPLEMENTASI KONTROL LQR PADA SISTEM KESETIMBANGAN ROBOT BERODA DUA Yandy Putra Octavianto; Goegoes Dwi Nusantoro; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi robotika telah mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas berbagai industri. Teknologi robotika juga telah menjangkau sisi hiburan dan pendidikan bagi manusia. Sekarang ini sudah ada alat transportasi yang menggunakan dua roda yang di kendalikan oleh satu orang (segway). Pada skripsi ini juga akan mensimulasikan alat yang sama dalam hal prinsip kerjanya, simulasi ini juga nantinya dibuat agar dapat menyeimbangkan robot agar tidak terjatuh. Salah satu cara menambah tingkat kecerdasan sebuah robot adalah dengan menambah metode kontrol. Robot beroda dua merupakan suatu robot mobile yang memiliki sebuah roda disisi kanan dan kirinya yang tidak akan seimbang apabila tanpa adanya kontroler. Penelitian skripsi ini adalah untuk mensimulasikan robot beroda dua yang mampu menyeimbangkan dirinya yang tegak lurus terhadap permukaan bumi di daerah bidang datar Pada penelitian skripsi ini melalui simulasi MATLAB .Dengan mengatur keseimbangan pada robot  digunakan metode kontrol  LQR sebagai pengendali. Kontrol logika LQR digunakan untuk menentukan dan merancang kontroler yang diharapakan untuk simulasi pada  robot beroda dua menjadi seimbang atau berada dalam keadaan tegak. Kata Kunci : Robot Roda Dua, LQR.
STUDI SYMPATHETIC TRIP PADA PENAMBAHAN DISTRIBUTED GENERATION PENYULANG PUJON DI TRANSFORMATOR III GI SENGKALING Salim, Mohammad Agus; Suyono, Hadi; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini memaparkan hasil penelitian tentang penambahan distributed generation pada sistem distribusi 20kV penyulang Pujon saat terjadi gangguan sympathetic trip. Pembangkit tersebut diantaranya mikrohidro dan wind turbine. Variabel yang diamati adalah pengaruh penambahan distributed generation terhadap perubahan setelan rele gangguan tanah dan perubahan setelan rele saat gangguan sympathetic trip. Bertambahnya pembangkit yang dihubungkan ke sistem akan meningkatkan arus hubung singkat. Pada saat terjadi gangguan satu fasa ke tanah, arus kapasitif pada penyulang sehat dimana terhubung pada bus yang sama akan memberikan sumbangan arus ke titik gangguan. Berubahnya nilai arus gangguan satu fasa ke tanah, menyebabkan perubahan setelan pada rele gangguan tanah baik di sisi incoming maupun outgoing, sehingga diperlukan resetting tms pada rele. Dari hasil analisis, besarnya arus gangguan dapat mempercepat waktu kerja rele. Untuk menghindari gangguan sympathetic trip pada penyulang yang sehat saat terjadi gangguan satu fasa ke tanah, setting arus pada rele gangguan tanah harus melebihi besar arus kapasitif. Kata kunci : distributed generation, gangguan hubung singkat, sympathetic trip, arus kapasitif, DGR.
IMPLEMENTASI KONTROLER PID KASKADE DAN KALMAN FILTER PADA SISTEM KESETIMBANGAN ROBOT BERODA DUA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO ARM Gabriel Andriano Bramantyo; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep sistem kesetimbangan robot beroda dua didasarkan pada teori pendulum terbalik. Sebuah sistem kontrol yang sesuai yang dibutuhkan untuk mengontrol sistem sehingga seimbang dan stabil. Robot beroda dua merupakan suatu robot mobile yang memiliki sebuah roda disisi kanan dan kirinya yang tidak akan seimbang apabila tanpa adanya kontroler. Menyeimbangkan robot beroda dua memerlukan suatu metode kontrol yang baik dan handal untuk mempertahankan posisi robot dalam keadaan tegak lurus terhadap permukaan bumi tanpa memerlukan pengendali lain dari luar. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan membangun robot beroda dua yang mampu menyeimbangkan dirinya secara otomatis yang tegak lurus terhadap permukaan bumi di daerah bidang datar Pada penelitian ini digunakan kontroler Proporsional Integral Derivatif kaskade sebagai pengendali dan kalman filter sebagai pemrosesan data sensor. Hasil parameter kontroler PID kaskade dan kalman filter yang dapat dicapai dari penelitian skripsi ini diperoleh nilai speedPIDKp = 14, speedPIDKi = 15.2 , speedPIDKd = 4 , anglePIDAggKp = 50 , anglePIDAggKi = 0.5 , anglePIDAggKd = 0.25, anglePIDConKp = 20 , anglePIDConKi = 0.5 , anglePIDConKd = 0.25, angleKalmanFilter = 10 dan speedKalmanFilter = 20. Kata Kunci: Robot Beroda Dua, PID Kaskade, Kalman Filter.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue