cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 8 (2016)" : 25 Documents clear
Simulasi dan Pengujian Lima Antena Mikrostrip Array Untuk Mengetahui Pengaruh Variabel Gain terhadap Efisiensi Daya Antena Oky Prana Wijaya; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi daya dari antena bertujuan untuk mengurangi kerugian daya (losses). Rugi-rugi yang rendah membuat kinerja antena optimal dalam memancarkan dan menerima gelombang. Jangkauan (range) antena juga dapat dioptimalkan karena daya yang lebih besar dapat dipancarkan, sehingga mengurangi kebutuhan perangkat transceiver yang mengkonsumsi banyak daya. Penulis menggunakan antena mikrostrip dengan jumlah patch array yang berbeda-beda dibuat untuk menemukan nilai gain yang berbeda. Hasil dari simulasi antena didapatkan nilai gain antena berturut-turut 2.55 dBi, 3.08 dBi, 4.32 dBi, 5.05 dBi dan 6.21 dBi. Sedangkan untuk efisiensi antena didapatkan 0.98272323, 0.98395813, 0.9851897, 0.98815117, dan 0.99053464. Hasil dari pengukuran antena yang telah difabrikasi didapatkan nilai gain berturut-turut -2.44 dBi, -2.05 dBi, -0.77 dBi, -0.63 dBi dan 2.00 dBi. Dari pengukuran daya teradiasi antena didapatkan nilai efisiensi beturut-turut 0.3937, 0.4908, 0.5529, 0.57, dan 0.6262. Hasil penelitian ini diketahui bahwa semakin besar nilai gain dari antena, semakin tinggi efisiensi dayanya. Kata kunci: Efisiensi Antena, gain, mikrostrip, Antena Array, UWB.
Perencanaan Jaringan LTE Area Kota Malang Pada Frekuensi 700 MHz Berdasarkan Coverage And Capacity Menggunakan Software Atoll Radio Planning Wicaksono, Rio; Pramono, Sholeh Hadi; Sari, Sapriesty Nainy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LTE merupakan teknologi berbasis Internet Protocol (IP) dengan peningkatan kecepatan dan efisiensi spektrum dibanding teknologi sebelumnya. Frekuensi 700MHz merupakan frekuensi yang paling ideal untuk LTE di Indonesia atas dasar cakupan yang luas, ketersediaan bandwidth yang lebar, serta propagation loss yang lebih kecil dibandingkan dengan frekuensi lain yang telah beroperasi di Indonesia. Namun, frekuensi 700 MHz diperkirakan baru siap digunakan pada tahun 2020. Penentuan jumlah site yang akan digunakan mengacu pada perhitungan coverage dan capacity dimensioning. Kemudian lokasi dipilih berdasarkan lokasi site existing di Kota Malang dan dengan meminimalisir blank spot area. Perencanaan ini menggunakan software Atoll Radio Planning dengan model propagasi Okumura-Hatta. Perhitungan dimensioning menunjukkan bahwa jumlah eNodeB yang dibutuhkan dalam perencanaan sebanyak 25 site eNodeB, dimana 7 site diantaranya merupakan site rekomendasi dan 18 site menggunakan existing sites di Kota Malang. Hasil simulasi menunjukkan perencanaan ini memiliki nilai best signal level -62,15 dBm dengan signal level yang dikategorikan baik, yaitu >-90 dBm mampu mencakup daerah seluas 106,09 . Nilai RSRP rata-rata yang diperoleh -95,04 dBm. Nilai throughput rata-rata yang diperoleh sebesar 68.135 Kbps, dengan nilai throughput terbaik (> 40 Mbps) mencakup area seluas 98,2 . Kata Kunci: LTE, Atoll, RSRP, throughput
SISTEM PENGENDALIAN TANGKI BALLAST UNTUK MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN PADA UNDERWATER REMOTELY OPERATED VECHICL (ROV) MENGGUNAKAN KONTROLER PID Rauzan Fikri M.; n/a Purwanto; M. Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang saat ini sedang dikembangkan oleh berbagai  negara maju adalah kendaraan tanpa awak. Salah satu teknologi kendaraan tanpa awak yang saat ini ada adalah under water ROV (Remotely Operated Vechicle). ROV merupakan robot yang yang digunakan untuk dapat menjelajah dunia bawah air. Untuk dapat menjelajah dunia bawah air ROV harus dapat melakukan salah satu manuver, yaitu manuver menambah atau mengurangi kedalaman. Agar ROV dapat melakukan maneuver tersebut maka diperlukan sebuah sistem tangki ballast. Tangki ballast merupakan tangki yang dapat terisi dengan air atau terisi dengan udara ketika kondisi tidak terisi dengan air. Agar ROV dapat melakukan maneuver menyelam, tangki ballast harus dapat mengisi air dan memampatkan udara yang ada. Sedangkan ketika ROV akan mengapung atau mengurangi kedalaman maka air harus dapat dikeluarkan dari badan ROV. Diperlukan ketepatan dalam pengisian atau pengeluaran air agar ROV dapat memposisikan diri sesuai dengan apa yang diinginkan. Untuk itu diperlukan sebuah pengendalian agar ROV dapat memposisikan diri pada kedalaman yang diinginkan. Proses pengendalian kedalam dengan sistem tangki ballast menggunakan acuan setpoint 80 cm. Pada penelitian ini, proses pengendalian kedalaman menggunakan kontroler PID. Metode untuk mendapatkan parameter PID menggunakan Metode Ziegler-Nichols 1, sehingga didapatkan nilai Kp= 2,89 Ki= 0,74 Kd= 2,81 .Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontroler PID mampu mengendalikan kedalaman sesuai dengan setpoint yang diinginkan dengan nilai error steady state 1,3%. Kata Kunci: Under Water Vechicle, ROV, kontroler PID , Ziegler-Nichols 1
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN MINI STEAM TURBINE MENGGUNAKAN KONTROLER PI BERBASIS ARDUINO UNO Ahmad Ridwan Hanafi; n/a Purwanto; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah salah satu instalasi penghasil listrik yang melayani kebutuhan listrik masyarakat. Salah satu komponen utama yang memegang peranan penting pada PLTU adalah boiler. Ketel uap atau yang lebih dikenal dengan boiler merupakan bagian penting dan berfungsi menghasilkan uap untuk berbagai proses operasi di industri, khususnya sebagai penggerak steam turbinee generator sebagai penghasil energi listrik. Secara umum boiler terdiri dari beberapa sistem, diantaranya adalah sistem air umpan, sistem steam dan sistem pembakaran yang terintegrasi menjadi satu kesatuan untuk menghasilkan kinerja yang maksimal dari boiler. Sedangkan sistem steam berfungsi sebagai penyedia uap air untuk proses pada plant yang lain. Pada saat boiler bekerja, air didalamnya akan terus berkurang sering berjalannya waktu sehingga diperlukan pengisian air kedalam boiler, karena air yang dimasukkan memiliki temperatur normal mengakibatkan air yang dipanaskan didalam  boiler yang awalnya sudah mencapai temperatur untuk berubah menjadi uap bertekanan mengalami penurunan suhu sehingga laju aliran uap menjadi turun. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat dibuat suatu pengontrolan pembakaran boiler secara otomatis yang dapat mengatur besar kecilnya pembakaran pada boiler ketika pengisian air sedang berlangsung. Perancangan pengendalian kecepatan mini steam turbine dengan mengendalikan sistem pembakaran menggunakan kontrolle PI (Proportional Integral) . Metode yang digunakan guna menentukan parameter P dan I adalah hand tuning dan didapatkan parameter P yaitu Kp = 1,5 dan parameter I yaitu Ki=4,75. Pengendalian dirancang agar kecepatan turbine sesuai setpoint yaitu 22 rotations per second. Hasil pengujian keseluruhan dengan Kp = 1,5 dan Ki = 4,75 didapatkan sistem yang steady dengan nilai error steady state sebesar 1,1208% dan settling time sebesar 41 detik. Ketika plant diberikan gangguan dengan menambahkan air sebanyak 300 ml air dengan temperature normal kedalam boiler, sistem membutuhkan waktu selama 151 detik untuk mengembalikan kecepatan turbine sesuai dengan setpoint. Kontroler PI yang bekerja mengembalikan sistem menjadi Steady state setelah diberikan gangguan. Kata Kunci: Boiler, Kontroler PI, hand tuning
Implementasi Attitude and Heading Reference System sebagai Referensi Arah Gawang pada Robot KRSBI Septian Gusonela; Nanang Sulistiyanto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), robot memerlukan suatu sistem navigasi yang dapat mengetahui arah hadap menuju gawang di posisi tertentu. Penentuan arah hadap menuju gawang memerlukan suatu besaran yang menujukkan ke arah mana robot menghadap di lapangan.  Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diimplementasikan sebuah metode perhitungan sudut untuk penentuan arah hadap robot. Metode yang digunakan adalah Attitude and Heading Reference System (AHRS). AHRS dimplementasikan dengan sensor accelerometer dan magnetometer. Arah hadap robot terhadap posisi gawang ditentukan dengan parameter arah hadap robot, koordinat posisi robot, dan koordinat posisi gawang.Berdasarkan hasil penelitian, sudut pitch dan roll dari AHRS memiliki nilai kesalahan mutlak maksimum sebesar 2.31o di sudut perancangan sebesar 90o dan sudut roll sebesar 3.6o di sudut perancangan sebesar 90o. Sudut pitch dan roll mereferensikan untuk sudut antara -90o sampai 90o. Sudut heading mereferensikan untuk sudut antara 0o – 360o. Nilai kesalahan mutlak maksimum sudut heading saat kalibrasi sebesar 8.02o dari sudut heading 100o. Nilai kesalahan mutlak maksimum sudut heading saat tidak kalibrasi sebesar 45.95o dari sudut heading 110o. Nilai kesalahan mutlak maksimum untuk sudut pitch dan roll dipengaruhi oleh percepatan linear dari luar sistem. Nilai kesalahan mutlak maksimum sudut heading dipengaruhi oleh interferensi medan magnet di sekitar sensor. Perbedaan posisi robot di lapangan KRSBI tidak mempengaruhi nilai kesalahan mutlak maksimum. Nilai kesalahan mutlak maksimum heading menuju gawang dengan metode penentuan arah gawang sebesar 3o. Kata kunci— Accelerometer, Magnetometer, AHRS, KRSBI.
SIMULASI SISTEM PENGENDALIAN KETINGGIAN AIR PADA TANGKI TERHUBUNG DENGAN STRUKTUR OUTPUT FEEDBACK CONTROL Faris Naufal Musthafa; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant tangki terhubung merupakan gabungan dari 2 plant tangki. Plant tangki 2 memiliki error steady state lebih besar daripada plant tangki 1. Sistem pengontrolan ketinggian air bertujuan agar ketinggian air pada 2 plant tangki tetap sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Ada banyak metode dalam perancangan sistem kontrol, salah satunya adalah perancangan sistem kontrol menggunakan metode penempatan kutub (pole placement). Setelah model matematika dapat diperoleh, langkah selanjutnya adalah menentukan performansi sistem yang diinginkan dan akhirnya dapat dihitung besarnya gain umpan balik keadaan. Salah satu struktur sistem kontrol dengan metode pole placement adalah Output Feedback Control. OFC disertai dengan observer/estimator yang digunakan untuk mengestimasi state-state pada pengontrolan ketinggian air berdasarkan model plant. Output plant setelah diberi kontroller dapat meminimalkan error steady state. Kata kunci : Plant tangki terhubung, Error Steady State, Pole Placement, OFC.
PENALAAN STRUKTUR PI-D MENGGUNAKAN MODEL REFERENCE ADAPTIVE CONTROL (MRAC) PADA PENGENDALIAN TEGANGAN OUTPUT GENERATOR DC (73411) Diana Ramadhani; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant motor generator DC 73411 merupakan salah satu panel pelatihan di Laboratorium Sistem Kontrol Universitas Brawijaya Malang. Plant motor generator DC 73411 memiliki steady state gain sebesar 0,72, faktor redaman sebesar 1,507, dan waktu untuk mencapai steady state sebesar 4,12 detik. Pengontrolan dengan struktur PI-D dilakukan agar tegangan output generator DC memiliki error steady state kurang dari 5%, settling time kurang dari 4 detik dan  tidak memiliki overshoot. Penalaan struktur PI-D dilakukan oleh metode MRAC (Model Reference Adaptive Control). Hal ini bertujuan agar sistem lebih tahan terhadap perubahan setpoint dan gangguan. Model Reference Adaptive Control memiliki ide dasar untuk membuat respon sistem agar menyerupai perilaku respon model referensi.   Kata Kunci: Generator DC, Tegangan Output, Struktur PI-D, MRAC.
SISTEM PEMANTAUAN DAN JUAL-BELI LISTRIK PADA MICRO SMART GRID BERBASIS LAYANAN WEB Muhammad Ilham Akbar; Adharul Muttaqin; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang melimpah, namun pemanfaatannya masih relatif kecil. Selain itu, kebutuhan listrik di rumah tangga sangat tinggi dan tidak efisien. Sebagian besar masyarakat cenderung hanya membeli listrik. Pembangunan sistem micro smart grid merupakan upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Pada sistem ini, masyarakat dapat membeli listrik dan juga menjualnya. Alat ini dilengkapi dengan sistem pemantauan melalui layanan web, sehingga informasi arus, tegangan, daya dan energi dapat dipantau dari jarak jauh. Alat ini menggunakan Wi-Fi sebagai penghubung ke internet. Jaringan listrik pada sistem ini menggunakan jaringan DC bertegangan rendah. Arah arus listrik dikontrol menggunakan perbedaan tegangan antara bus dan node. Kata kunci: DC Smart grid, Jual-Beli Listrik, Pemantauan, Layanan Web
Sistem Pengendalian Suhu Pada Plant Suhu 73412 Menggunakan Self-Tuning PID Controller Muhammad Rony Hidayatullah; Muhammad Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi, menyebabkan kebutuhan akan sistem kontrol meningkat dan jumlah plant yang di kontrol semakin kompleks. Kontroler PID merupakan kontroler yang banyak digunakan di bidang industri. Hal ini dikarenakan kontroler PID memiliki struktur yang sederhana dan telah terbukti mampu efektif untuk mengendalikan sistem linier secara umum. Namun mempunyai kelemahan, yaitu masalah penentuan nilai tuning untuk ketiga parameternya. Dimana jika nilainya kurang tepat akan memberikan respon sistem yang buruk. Selain itu, penggunaan kontroler PID dengan nilai parameter yang konstan kurang efektif untuk diterapkan pada plant yang mendapat gangguan yang tidak diketahui, plant yang bersifat nonlinier dan time variability. Salah satu jenis plant yang nonlinier dan time variability adalah plant suhu 73412. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka digunakan metode self-tuning controller. Dengan menggunakan metode self-tuning controller nilai parameter Kp, Ki, dan Kd akan berubah terus-menerus sampai respon dalam keadaan steady state. Salah satu metode self-tuning controller yang dipakai dalam skripsi ini adalah Dahlin PID Controller dengan menggunakan metode estimasi Recursive Least Square (RLS). Respon sistem yang dihasilkan dari penggunaan self-tuning PID controller ini ketika sistem tidak diberi gangguan memiliki nilai rata-rata error steady state dibawah 1% dan tidak mengalami overshoot. Ketika diberi gangguan berupa perubahan skala kecepatan kipas memiliki nilai recovery time dibawah 90 detik sedangkan untuk gangguan berupa perubahan nilai setpoint respon memiliki nilai rata-rata error steady state dibawah 1% dan tidak mengalami overshoot. Kata Kunci: Plant Suhu 73412, Self-Tuning PID Controller, Recursive Least Square.
IMPLEMENTASI SENSOR WARNA TCS3200 DAN SENSOR ROTARY ENCODER UNTUK MONITORING POSISI ROBOT BERODA Sofyan Andika Yusuf; Panca Mudjirahardjo; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi robotika di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang pesat. Hal itu dibuktikan dengan dikembangkannya mobile robot. Mobile robot adalah suatu robot yang memiliki mobilitas untuk bergerak dan beradaptasi di suatu tempat tanpa kontrol langsung manusia. Mobile robot membutuhkan  empat komponen : sensor, aktuator, kontroler, dan software kontroler untuk dapat melakukan tugasnya. Kontes Robot Pemadaman Api (KRPAI) merupakan suatu ajang perlombaan yang memiliki tujuan untuk mencari dan memadamkan lilin di arena lapangan. Pada KRPAI 2015 terdapat perbedaan konfigurasi lapangan dari tahun-tahun sebelumnya. Lapangan yang digunakan adalah gabungan dari dua buah lapangan pemadam api tipe Trinity College yang berbentuk simetris (cermin) dan memiliki lantai berwarna merah, biru, hitam, dan putih. Oleh karena itu, dibutuhkan sensor warna untuk membedakan warna lapangan. Dalam perlombaan, robot dituntut harus bergerak cepat mencari dan memadamkan lilin untuk memenangkan perlombaan. Pergerakan robot yang cepat dapat menyebabkan robot bergerak tidak sesuai dengan program. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan sensor warna dan sensor rotary encoder untuk memonitor posisi robot di lintasan. Pada hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa paket data blok posisi yang dikirimkan robot dapat diterima program visual dan dipisahkan menjadi nilai blok posisi x dan blok posisi y untuk memonitor posisi robot. Kata kunci : mobile robot, sensor warna, sensor rotary encoder, monitor posisi

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue