cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 8 (2021)" : 18 Documents clear
DESAIN DAN IMPLEMENTASI API (APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE) SERVER UNTUK NODEMCU ESP8266 DENGAN REST API PADA SISTEM PELACAKAN DAN DETEKSI PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR Muhammad Okki Graceda Mulyono; Sholeh Hadi Pramono; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKNodeMCU merupakan sebuah perangkat open source dengan platform IoT dan kitpengembangan yang menggunakan bahasa pemrograman Lua untuk membantu dalam membuatprototype produk IoT dan juga bisa di program dengan Arduino IDE. Pengembangan kit inididasarkan pada modul ESP8266, yang mengintegrasikan GPIO, PWM (Pulse Width Modulation),IIC, 1-Wire dan ADC (Analog to Digital Converter) semua dalam satu board.Dengan menggunakan modul ESP8266 untuk dapat terkoneksi dengan internet makadiperlukan desain API Server yang berfungsi menerima dan mengirim data – data yang menujumaupun berasal dari mikrokontroler. Pada penilitian ini digunakan API dengan jenis REST API, yaituAPI yang bekerja dengan cara mengirim data dan parameter parameter tertentu secara berkala dariClient menuju Server dan selanjutnya akan membalas dengan state yang akan dijalankan pada Client [3] .Kata kunci: NodeMCU, ESP8266, API Server, REST API, Arduino, Klien-ServerABSTRACTNodeMCU is an open source device with IoT platform and a development kit, it is programmed withLua programming language to help make IoT prototype product and it also can programmed using ArduinoIDE. This development kit based on ESP8266 module, that integrates GPIO, PWM (Pulse WidthModulation), IIC, 1-Wire and ADC (Analog to Digital Converter) together in one board.Using ESP8266 ability to connect to internet then it needed an API Server that is used to send andreceive data to and from the microcontroller. This research using REST API. REST API is an API that sendand receive data periodically to API Server and get replied by Server with state that will be applied on theClient [3] .Keywords: NodeMCU, ESP8266, API Server, REST API, Arduino, Server-Client
IMPLEMENTASI DEEP NEURAL NETWORK DENGAN FRAMEWORK TENSORFLOW LITE MICRO PADA SISTEM KAMERA KEAMANAN BERBASIS MIKROKONTROLER Reyhan Rifqi Ihsan; Waru Djuriatno; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSistem kamera keamanan merupakan sistem yang penting dalam mengurangi jumlah tindak kejahatan terutama tindak pencurian. Namun pada umumnya kamera keamanan bersifat pasif yangmemerlukan manusia sebagai pihak pengawas. Dengan pentingnya kamera keamanan, maka diinginkan sistem tersebut untuk lebih andal dan praktis dalam artian mampu bekerja secara independen tanpa memanfaatkan pihak manusia sebagai agen pengawas. Dengan mengaplikasikan fitur deteksi objek manusia pada kamera keamanan, peran pihak manusia sebagai pengawas berpotensi dapat digantikan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut, maka telah didesain sistem kamera keamanan berbasis mikrokontroler yang dilengkapi dengan sistem deteksi objek manusia dengan model deep neural network yang dieksekusi dengan framework TensorFlow Lite Micro.Berdasarkan hasil pengujian, eksekusi model deep learning untuk deteksi objek manusia padamikrokontroler dapat dilakukan. Kinerja pada model terbaik dapat mencapai tingkat akurasi 76%,puncak konsumsi RAM sebesar 55.3 KB, berkas binary hasil compiling berukuran 293600 bytes(7.17% dari total memori flash ESP32), dan waktu inferensi selama 5.2 detik. Namun model yangdiaplikasikan pada sistem yang telah dibuat gagal mendeteksi objek manusia dengan akurasi yangdiharapkan dengan tilt pada kamera sebesar 30 derajat ke bawah pada ketinggian 3 m, maupunketika objek manusia tersebut tidak sedang berdiri atau berjalan secara tegak.Kata Kunci: Deteksi objek, Deep Learning, ESP32, MobileNet, CNN, TensorFlow Lite MicroABSTRACTSecurity camera system is an important system for decreasing criminal act, esepecially theft.However, in general, security cameras are passive, requiring humans as supervisors. With theimportance of security cameras, it is desirable for the system to be more reliable and practical inthe sense of being able to work independently without using humans as monitoring agents. Byapplying the human object detection feature on security cameras, the role of the human side as asupervisor can potentially be replaced. To take advantage of this potential, a microcontroller-based security camera system has been designed that is equipped with a human object detectionsystem with a deep neural network model that is executed with the TensorFlow Lite Microframework. Based on the test results, the execution of a deep learning model for detecting humanobjects on the microcontroller can be carried out. The performance on the best model can reach76% accuracy, 55.3 KB of peak RAM consumption, 293600 bytes of compiled binary file (7.17% ofthe total ESP32 flash memory), and 5.2 seconds of inference time. However, the model applied tothe system that has been made fails to detect human objects with the expected accuracy with a tiltof the camera by 30 degrees down at a height of 3 m, or when the human object is not standing orwalking upright.Keywords: Object detection, Deep Learning, ESP32, MobileNet, CNN, TensorFlow Lite Micro
SIMULASI PERANCANGAN POWER SUPPLY UNTUK SMART TRASH COMPACTOR PADA RUMAH TANGGA DENGAN MATLAB Muhammad Fahmi Illmi; Muhammad Aziz Muslim; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSistem pengelolaan limbah padat yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih. Dalam rangka mengurangi timbunan sampah dapat dilakukan dengan cara memadatkan volume sampah sehingga dapat dengan mudah dikelola oleh penyedia layanan pengumpulan sampah. Smart trash compactor merupakan alat pengelola sampah yang berfungsi untuk mengurangi volume sampah. Sistem yang dibuat menggunakan motor DC untuk membuat sistem pemadatan sampah rumah tangga dengan tegangan DC sebesar 24 volt. Sedangkan sumber tegangan pada rumah tangga yang tersedia adalah tegangan PLN 220 volt AC. Sehingga diperlukanlah sebuah regulator berupa power supply untuk smart trash compactor. Sistem yang dibuat menyearahkan tegangan PLN menjadi tegangan DC kemudian menurunkannya dengan buck converter. Tegangan keluaran yang telah disearahkan kemudian diturunkan dengan buck converter memiliki riak yang besar. Untuk mereduksi riak dapat digunakan filter. Pada penelitian ini, penulis menggunakan filter kapsitor dan filter lowpass LC. Pengujian dilakukan dengan membuat simulasi rangkaian berdasarkan hasil perhitungan komponen filter kemudian dibandingkan dengan rangkaian tanpa filter. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan power supply yang dihubungkan dengan motor tanpa menggunakan filter memiliki tegangan puncak sebesar 309 volt dan arus puncak sebesar 9.135A. Pengujian dengan filter kapasitor dan low pass LC menurunkan tegangan puncak menjadi 23.49 volt dan arus puncak sebesar 3A dan besar riak tegangan sebesar 3.45% dan riak arus sebesar 2.4%.Katakunci: Power Supply, Catu Daya, Penyearah, Buck ConverterABSTRACTAn effective and efficient solid waste management system is necessary to keep our environment clean. In order to reduce waste accumulation, it can be done by compacting the volume of waste so that it canbe easily managed by waste collection service providers. Smart trash compactor is a waste management tool that serves to reduce the volume of waste. The system is made using a DC motor to create a household waste compaction system with a DC voltage of 24 volts. Meanwhile, the available household voltage source is PLN 220 volt AC voltage. So we need a regulator in the form of a power supply for asmart trash compactor. The system made rectifies the PLN voltage into a DC voltage then lowers it with a buck converter. theoutput connection which has been rectified then lowered with a buck converter has a large ripple. Filterscan be used to reduce ripples. In this study, the author uses a capacitor filter and an LC lowpass filter.The test is carried out by making a simulation based on the calculation results of the filter component andthen comparing it with a circuit without a filter. Based on the simulation results, the peak power supplywith the motor without using a filter has a peak voltage of 309 volts and a peak current of 9,135A. testingwith a filter of LC and low pass reduced the peak voltage to 23.49 volts and the peak current of 3A andthe magnitude of the voltage ripple was 3.45% and the current ripple was 2.4%.
PERANCANGAN ANTARMUKA PENGGUNA UNTUK MONITORING SENSOR PADA SISTEM PERINGATAN DINI KEBAKARAN HUTAN BERBASIS WEBSITE Merry Tri Nia; Rudy Yuwono; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak–- Kebakaran hutan merupakan suatu keadaan ketika hutan dilanda api. Dampak dari kebakaran hutan yang meluas mengakibatkan kerugian lingkungan dan ekonomi. Untuk mempercepat proses tanggap bencana kebakaran guna mengurangi tingkat kerugian, maka dibuatlah sistem monitoring sensor berbasis website. Sehingga informasi dapat segera diterima oleh pengguna dan proses tanggap bencana kebakaran dapat segera dilakukan. Sistem bekerja dengan menampilkan data yang memuat informasi kondisi lingkungan yang didapatkan dari sistem peringatan dini kebakaran hutan. Pada penelitian ini, untuk menguji apakah data informasi dapat ditampilkan dan dapat terbaharui sesuai dengan data terbaru dan bersifat real-time, maka digunakan ESP32 untuk mengirimkan data ke basis data secara berkala. Hasilnya, dari pengujian fungsionalitas website menunjukkan bahwa website dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan dan selisih waktu antara data terkirim dari ESP32 dengan data ditampilkan pada halaman website adalah 0,9 s. Selain itu dilakukan analisis kompleksitas algoritma untuk mengukur kompleksitas waktu dari algoritma yang dibuat dan hasilnya adalah sebagai berikut, untuk algoritma menampilkan nilai dari basis data didapatkan T(n) = n + 7, untuk algoritma membuat data JSON didapatkan T(n) = 9, untuk algoritma menampilkan peta didapatkan T(n) = 6, dan untuk algoritma menentukan kategori kondisi didapatkan T(n) = 12.Kata Kunci—Website, real-time, peringatan kebakaranhutan, QoS.Abstract— Forest fires are a condition where the forest isengulfed by fire. The effects of widespread forest cause environmental and economic damage. To decrease the impact of widespread forest fires, there is a web-based sensor monitoring system. So that information can be readily accepted by users and the fire disaster response process can be implemented immediately. The system works by displaying data containing information on environmental conditions obtained from forestfire early warning system. In this research, to test whether the information data can be displayed and can be updated according to the latest data and is real-time, then ESP32 is used to send data to the database periodically. The result, from testing the website functionality, shows that the website can work asexpected and the time difference between the data sent from ESP32 and the data displayed on the website page is 0.9 s. Inaddition, an algorithm complexity analysis was carried out tomeasure the time complexity of the algorithm created and the results are as follows, For the algorithm to display the values ​​from the database, T(n) = n + 7, for the algorithm to create JSON data, T(n) = 9, for the algorithm to display the map, T(n)= 6, and for the algorithm to determine the condition category,T(n) = 12.Index Terms—website, real-time, warning forest fires, QoS.
Implementasi ACS712 dan Pembagi Tegangan sebagai Proteksi Tambahan Sistem Manajemen Baterai pada Electric Skateboard Adinda Rumania Purnama Sari; Zainul Abidin; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Electric skateboard merupakan kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber energi dan menggunakan motor listrik sebagai penggerak sehingga tidak ada gas buang. Baterai jenis Lithium-Ion dipilih sebagai sumber energi listrik pada electric skateboard. Namun, terdapat beberapa kekurangan pada baterai Lithium-Ion dalam penggunaannya seperti masalah overcharge dan overdischarge yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan baterai itu sendiri sehingga dalam tugas akhir ini di implementasikan Battery Management System (BMS) beserta penambahan sensor arus (ACS712) dan rangkaian pembagi tegangan pada 10 sel baterai lithium-ion yang tersusun seri. Hasil pengujian menunjukkan terdapat 4,63% error terbesar pada pembacaan tegangan dan 1,037% error terbesar pada pembacaan arus serta dapat memproteksi rangkaian saat terjadi overcurrent dan overvoltage. Kata Kunci— Electric Skateboard, Battery Management System (BMS), Baterai Lithium-Ion, Monitoring Arus dan Tegangan.   Abstract Electric skateboards are environmentally friendly vehicles that use electric energy from batteries as an energy source and use an electric motor as a driving force so that there is no exhaust gas. Lithium-Ion batteries are chosen as the source of electrical energy for electric skateboards. However, there are some deficiencies in Lithium-Ion batteries in their use such as overcharge and overdischarge problems which can cause a decrease in the capacity of the battery itself so that in this final project a Battery Management System (BMS) is implemented along with the addition of a current sensor (ACS712) and a voltage divider circuit at 10. lithium-ion battery cells arranged in series. The test results show that there are 4.63% of the largest errors in voltage readings and 1.037% of the largest errors in current readings and can protect the circuit when overcurrent and overvoltage occur. Keywords— Electric Skateboard, Battery Management System (BMS), Lithium-Ion Battery, Current and Voltage Monitoring
PROTOTIPE SISTEM PENGATUR PENGISIAN TANDON AIR DI PERUMAHAN GIRI PALMA BERBASIS ARDUINO Muhammad Furqan Rabbani Arfha; Ponco Siwindarto; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan air bersih warga di Perumahan Giri Palma membutuhkan penampungan air sementara. Saat ini, sistem penampungan air yang digunakan masih beroprasi secara manual yang mengandalkan sumber daya manusia sebagai pengontrol dan pengamat dari tandon-tandon yang ada di perumahan Giri Palma. Sistem pengadaan air di Perumahan Giri Palma menggunakan dua buah sumur pompa dan tiga buah tandon. Dari tiga tandon tersebut, dua tandon masing-masing terletak berdekatan dengan sumur berfungsi sebagai penampung air sementara, dan satu tandon yang berfungsi sebagai tandon distribusi. Metode manual yang digunakan saat  ini dapat menimbulkan kerugian jika terjadi keteledoran pada petugas. Sistem otomatis yang dibuat menggunakan sensor air sebagai pendeteksi air pada sumur, dan sensor ultrasonic sebagai pendeteksi ketinggian air pada tandon, yang bekerja dengan menggunakan Arduino. Prototipe sistem pengadaan air otomatis yang ada pada penelitian ini diharapkan bisa diaplikasikan dan menjadi solusi dari permasalahan yang ada di perumahan Giri Palma. Kata Kunci: Sistem Pengadaan Air Tandon, Arduino.   ABSTRACT The need for clean water for residents of Giri Palma Housing Estate  requires temporary water storage. Currently, the water storage system is still operating manually, which relies on human resources as controllers and observers of the reservoirs in the Giri Palma Housing Estate. The water supply system in Giri Palma Housing uses two pump wells and three reservoirs. From those three reservoirs, two reservoirs are located adjacent to the well as a temporary water reservoir, and one reservoir as distribution reservoir. The manual method used today can cause harm of there is some negligence on the part of the officer. The automated system, is made using a water sensor as a water detector in the well, and an ultrasonic sensor as a water level detector in every reservoir, which works using Arduino. The prototype automatic water supply system in this study is expected to be applied as a solution to problems that exist in Giri Palma Estate. Keywords: Reservoir Water System, Arduino.
Perancangan Aplikasi Web dan Middleware pada Sistem Rekayasa Kondisi Udara untuk Kumbung Jamur Tiram M. Hanif Azhary; Akhmad Zainuri; Panca Mudjirahardjo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Penerapan Sistem Monitoring dan Rekayasa Kondisi Udara pada Kumbung Jamur Tiram untuk Capstone Design Project, memerlukan aplikasi web dan middleware yang berfungsi sebagai dasbor untuk memvisualisasikan data sensor yang diambil dari server Blynk. Aplikasi web dan middleware membutuhkan penggunaan sumber daya yang efisien, beban kerja pemeliharaan yang minimal, serta biaya sehemat mungkin. Penggunaan layanan komputasi serverless dinilai cocok untuk kasus penggunaan ini. Pada penelitian ini, layanan Cloudflare Worker sebagai platform serverless. Proses perancangan terbagi atas perancangan middleware dengan konsep Representational State Transfer Application Programming Interface (REST API) dan aplikasi web. Konsep middleware digunakan agar token autentikasi dari Blynk tidak dapat dilihat dari publik. Proses perancangan aplikasi web sendiri menggunakan framework ReactJS. Hasil penelitian menunjukkan middleware dapat meneruskan respons dari server Blynk tanpa memperlihatkan token autentikasi dari Blynk. Aplikasi web juga berhasil menampilkan data kondisi dari kumbung jamur tiram. Namun, aplikasi web belum bisa menampilkan histori data kondisi dari kumbung jamur tiram yang disebabkan oleh keterbatasan API yang disediakan oleh Blynk. Kata Kunci—jamur, serverless, REST, middleware. Abstract–Implementation of Air Monitoring and Condition Manipulation System on Oyster Mushroom Shed in Capstone Design Project, requires a web application and middleware that functions as a dashboard for sensor data visualization from the Blynk server. Web application and middleware need efficient use of resources, minimal maintenance workload, and the lowest possible cost. The use of serverless computing services is considered suitable for this use cases. In this study, Cloudflare Worker as serverless platform. The design process is divided into middleware design with the concept of Representational State Transfer Application Programming Interface (REST API) and web applications. The concept of middleware is used so that authentication tokens from Blynk are not visible to the public. The web application design process itself uses the ReactJS framework. The results show that the middleware can forward the response from the Blynk server without showing the authentication token from Blynk. The web application also managed to display the condition data of the oyster mushroom kumbung. However, the web application has not been able to display historical data on the condition of the oyster mushroom kumbung due to the limitations of the API provided by Blynk. Index Terms—mushroom, serverless, REST, middleware.
SISTEM PEMANTAUAN PADA ELECTRIC SKATEBOARD BERBASIS INTERNET OF THINGS Arista Cahyaningtyas; Zainul Abidin; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKElectric skateboard merupakan kendaraan yang menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber utamanya. Beberapa parameter pada electric skateboard perlu dilakukan pemantauan secara real-time. Hal ini bertujuan untuk mencegah bahaya yang dapat ditimbulkan bagi penggunanya seperti, terjadinya habis baterai saat perjalanan, terjadinya overcurrent dan terlalu cepatnya putaran motor. Berdasarkan permasalahan ini maka akan dirancang sistem pemantauan dengan berbasis Internet of Things. Sistem yang dirancang juga dilengkapi dengan GPS sebagai keamanan dan dapat melakukan kalibrasi loadcell melalui smartphone untuk mempermudah pengaturan kenyamanan bagi pengguna. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh parameter tegangan, arus, RPM motor, kalibrasi loadcell dan koordinat posisi pada electric skateboard dapat ditampilkan pada platform blynk dengan menggunakan value display dan maps untuk koordinat posisi. Pengiriman data dari mikrokontroler ke blynk menggunakan sambungan WiFi dan protokol yang digunakan menggunakan protokol Restful API.Kata-kata Kunci : Pemantauan, Antarmuka, Internet of Thungs, Electric skateboard , Blynk.ABSTRACTAn electric skateboard is a vehicle that uses electrical energy from batteries as its main source.Some parameters on an electric skateboard need to be monitored in real-time.This aims to prevent the dangers that can be caused to its users such as, the occurrence of battery discharge while traveling, the occurrence of overcurrent and too fast motor rotation.Based on this problem, a monitoring system will be designed based on the Internet of Things.The designed system is also equipped with GPS as security and can calibrate loadcells through smartphones to make it easier to set up convenience for users.Test results on this study showed that all parameters: voltage, current, motor RPM, loadcell calibration and position coordinates on the electric skateboard can be displayed on the blynk platform by using value displays and maps for position coordinates.Sending data from microcontroller to blynk using WiFi connection and protocol used using Restful API protocol.Keywords: Monitoring, Interface, Internet of Thungs, Electric Skateboard, Blynk.
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN SEPIC CONVERTER DENGAN KENDALI SLIDING MODE CONTROL Welly Hagata Kembaren; Rini Nur Hasanah; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPada era modern ini catu daya DC dapat digunakan pada hampir semua perangkat elektronik. Catu daya DC digunakan pada sistem elektronika yang bertegangan rendah maupun yang bertegangan tinggi seperti untuk motor listrik DC. Oleh karena itu, penggunaan sistem catu daya DC memerlukan sistem yang mampu mengkonversikan tegangan DC dari suatu tingkat tegangan DC ke dalam bentuk tingkat tegangan DC yang lain yang biasa disebut dengan DCDC converter. Salah satu DC-DC converter yaitu SEPIC converter. SEPIC converter mampu menghasilkan tegangan keluaran lebih besar maupun lebih kecil dari pada tegangan masukan tanpa mengubah polaritas. Sliding Mode Control (SMC) umum digunakan untuk sistem yang memiliki respon yang non linier seperti SEPIC converter. Pada penelitian ini, SMC akan diimplementasikan pada motor dc dengan SEPIC Converter, sebagai pengendali kecepatan sudut motor dc.Kata Kunci – SEPIC Converter, Motor DC, SMC, Pengendalian Kecepatan.ABSTRACTIn this modern era, DC power supply can be used in almost all electronic devices. DC power supply is used in low-voltage and high-voltage electronic systems such as for DC electric motors. Therefore, the use of a DC power supply system requires a system capable to convert DC voltage from one DC voltage level into another DC voltage level which is commonly called a DC-DC converter. One of the DC-DC converter is the SEPIC converter. The SEPIC converter is able to produce output voltage greater or less than the input voltage without changing the polarity. Sliding Mode Control (SMC) is commonly used for systems that have a non-linear response such as a SEPIC converter. In this study, SMC will be implemented on a dc motor with SEPIC Converter, as the angular speed controller for dc motor.Keywords - SEPIC Converter, DC Motor, SMC, Speed Control.
RANCANG BANGUN PENGUKURAN TEGANGAN PADA ALAT STERILISASI SUSU SAPI DENGAN PROSES OZONISASI Wiken Cahyo Pambudi; Mochammad Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Susu merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak zat gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Karena kandungan gizinya,  susu menjadi media yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh dan perkembang. Maka dari itu agar susu dapat dikonsumsi secara aman maka susu perlu melewati proses sterilisasi. Pada umumnya proses pensterilan susu menggunakan metode pemanasan. Dengan metode pemanasan dapat menyebabkan beberapa zat rusak. Untuk mencegah rusaknya beberapa zat dalam susu akibat pemanasan dibuatlah alat sterilisasi susu sapi dengan menggunakan gas ozon. Pembentukan gas ozon didapat dari oksigen yang terpapar medan yang tinggi. Agar didapat gas ozon yang konstan selama proses pensterilisasian tegangan yang terhubung pada reaktor ozon juga harus konstan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bangun pengukuran tegangan pada alat sistem sterilisasi susu sapi dengan proses ozonisasi. Pengukuran tegangan in dirancang untuk mengukur tegangan AC mulai dari 1 kV hingga 25 kV. Pengukuran tegangan menggunakan metode pembagi tegangan kapasitif yang mengkombinasikan dengan microcontroller Arduino Nano dan dibantu dengan menggunakan sensor tegangan AC yaitu ZMPT101B. Setelah melakukan perancangan, pemrograman serta pengujian, alat pengukuran tegangan pada penelitian ini memiliki kenaikan eksponensial antara pembacaan pada DSM dengan pembacaan yang ditampilkan pada layar LCD alat pengukuran tegangan hasil rancang bangun. Kata kunci: Susu, Sterilisasi, Pengukur Tegangan, Pembagi Tegangan Kapasitif ABSTRACT Milk is one of the foods that contain many nutrients that are very beneficial for the body. Because of its nutritional content, milk is the perfect medium for bacteria to grow and thrive. Therefore, in order for milk to be consumed safely, milk needs to go through a sterilization process. In general, the milk sterilization process uses the heating method. The heating method can cause some substances to be damaged. To prevent the destruction of some substances in milk due to heating, a cow's milk sterilizer was made using ozone gas. The formation of ozone gas is obtained from oxygen exposed to high fields. In order to obtain constant ozone gas during the sterilization process, the voltage connected to the ozone reactor must also be constant. The purpose of this study was to design a voltage measurement structure on a cow's milk sterilization system with an ozonation process. This voltage meter is designed to measure AC voltage from 1 kV to 25 kV. The voltage measurement uses a capacitive voltage divider method that combines with the Arduino Nano microcontroller and is assisted by using an AC voltage sensor, namely ZMPT101B. After designing, programming and testing, the voltage measurement tool in this study has an exponential increase between the readings on the DSM and the readings displayed on the LCD screen of the designed voltage measurement tool. Keywords: Milk, Sterilization, Voltage Measurement, Capacitive Voltage Divider.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue