cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
PENGARUH VARIASI DIAMETER DAN JARAK ELEKTRODA TAMBAHAN BERBENTUK PELAT PADA KINERJA PENANGKAL PETIR TERHADAP TEGANGAN TEMBUS Rasyid, Athallah; Dhofir, Moch.; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petir merupakan suatu gejala alam yang terjadi akibat gesekan muatan pada awan hingga menghasilkan kilatan cahaya dengan muatan yangbesar. Petir yang menyambar ke bumi jika tidak di atasi dengan baik dapat mengakibatkan banyak kerusakan sehingga dibutuhkannyasistem proteksi yang lebih efisien, khususnya penangkal petir tipe konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhvariasi diameter dan jarak elektroda pelat tambahan terhadap kinerja penangkal petir dalam membentuk early streamer, serta terhadaptegangan korona dan tegangan tembus. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi Universitas Brawijaya menggunakansumber tegangan tinggi DC polaritas negatif. Variasi diameter elektroda pelat (D) yang digunakan adalah 10 cm, 15 cm, dan 20 cm,sementara jarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) divariasikan pada 3 cm, 6 cm, dan 9 cm. Selain pengujian langsung,dilakukan juga simulasi distribusi medan listrik menggunakan perangkat lunak FEMM 4.2. Hasil menunjukkan bahwa penangkal petir tanpaelektroda tambahan menghasilkan tegangan early streamer, tegangan korona, arus korona, dan tegangan tembus lebih kecil, sehinggamemudahkan pembentukan early streamer, terjadinya korona, dan tegangan tembus. Sebaliknya, penangkal petir dengan elektroda pelattambahan berdiameter (D) lebih besar (20 cm) dan jarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) lebih dekat (3 cm)membutuhkan tegangan lebih besar untuk membentuk early streamer, terjadinya korona, dan tegangan tembus. Simulasi distribusi medanlistrik mendukung hasil ini, menunjukkan bahwa distribusi medan lebih seragam pada diameter elektroda pelat tambahan (D) terbesar danjarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) terdekat. Berdasarkan hasil ini, disarankan penggunaan penangkal petir tanpaelektroda pelat tambahan untuk mendapatkan efektivitas kinerja penangkal petir terbaik.Kata Kunci — Penangkal Petir, Elektroda Pelat Tambahan, Early streamer, Korona, Tegangan Tembus.
Penentuan Penempatan dan Kapasitas Kapasitor Bank pada Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV di Gardu Induk Alta Prima Penyulang SSG2 UP3 Surabaya Barat Khurun ‘Ain, n/a; Utomo, Teguh; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan aktivitas ekonomi di Surabayamendorong peningkatan terhadap konsumsi energi Listrik PT. PLN(Persero). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka dibutuhkansistem tenaga listrik yang memadai. Maka, pada penelitian inidilakukan pemasangan kapasitor bank untuk meningkatkanefisiensi sistem melalui simulasi aliran daya berbasis metodeNewton-Raphson pada perangkat lunak ETAP. Lokasi penempatankapasitor ditentukan berdasarkan analisis sensitivitas rugi-rugi danperhitungan kapasitas kapasitor bank dihitung menggunakanperhitungan selisih daya reaktif.Dari tiga penyulang yang terhubung pada GI Alta Prima,penyulang SSG2 tercatat memiliki jatuh tegangan tertinggi yaitusebesar 8,855%. Hasil simulasi dengan pemasangan kapasitor bankmenunjukkan bahwa kondisi 4 merupakan kondisi yang paling baikdiantara kondisi lainnya. Penambahan kapasitor bank berdampakpada penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya. namun padakondisi 6 penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya sangat keciljika dibandingkan dengan kondisi lain dan kondisi sebelumpemasangan kapasitor bank. Hal ini dikarenakan pemasangankapasitor bank langsung dipasang pada bus dengan nilai jatuhtegangan tertinggi dan tidak mempertimbangkan perhitungansensitivitas rugi-rugi.Kata Kunci ̶ Kapasitor Bank, Jatuh Tegangan, Sensitivitas Rugirugi, ETAP.
PENGARUH PANJANG DAN SUDUT ELEKTRODA TAMBAHAN TERHADAP KINERJA PENANGKAL PETIR Assami, Emir Faruq; Dhofir, Moch.; Wijono, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penangkal petir merupakan komponen penting dalam sistem proteksi terhadap sambaran petir, dimana kinerjanyadipengaruhi oleh bentuk penangkal peptir itu sendiri. Penelitian ini menganalisis pengaruh panjang dan sudutelektroda tambahan terhadap faktor keseragaman medan listrik, early streamer, korona, dan tegangan tembus.Panjang elektroda dan sudut elektroda dianalisis melalui simulasi distribusi medan listrik menggunakan softwareAnsys Maxwell 3D dan pengujian eksperimental. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi,Departemen Teknik Elektro, Universitas Brawijaya dengan menggunakan sumber tegangan DC polaritas negatifserta jarak sela tetap 25 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan panjang dan besar elektrodatambahan meningkatkan intensitas medan listrik di sekitar ujung elektroda, mempercepat pembentukan earlystreamer, terjadinya fenomena korona lebih dulu, serta menurunkan tegangan tembus. Dengan demikian,modifikasi elektroda tambahan pada penangkal petir tipe Franklin berpotensi meningkatkan efektivitas dalammenangkap dan menyalurkan sambaran petir.Kata Kunci — Penangkal Petir; Early Streamer; Korona; Tegangan Tembus; Medan Listrik
PENGARUH KEKASARAN ELEKTRODA BATANG - BATANG TERHADAP PROBABILITAS TEGANGAN TEMBUS PADA DIELEKTRIK UDARA MENGGUNAKAN TEGANGAN TINGGI DC Prastiawan, Hilmi Arif; Dhofir, Moch.; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekasaran permukaan elektroda batang-batangterhadap probabilitas tegangan tembus pada dielektrik udaramenggunakan tegangan tinggi DC. Elektroda yang digunakanterbuat dari stainless steel (201) dengan variasi kekasaranpermukaan A, B, C, dan D. Metode penelitian meliputi simulasidistribusi medan listrik menggunakan software FEMM 4.2,pengujian arus konduksi, dan pengujian tegangan tembus denganmetode Up and Down. Hasil simulasi menunjukkan bahwa elektrodadengan permukaan halus memiliki distribusi medan listrik yanglebih seragam (efisiensi 0,98) dibandingkan dengan elektroda kasar(efisiensi 0,86). Pengujian tegangan tembus menunjukkan bahwasemakin kasar permukaan elektroda, semakin rendah nilaitegangan tembusnya. Selain itu, pengujian arus konduksimenunjukkan bahwa semakin kasar permukaan elektroda dansemakin tinggi tegangan uji, maka semakin besar arus konduksiyang dihasilkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kekasaranpermukaan elektroda berpengaruh signifikan terhadap distribusimedan listrik, probabilitas tegangan tembus, dan arus konduksipada dielektrik udara. Penelitian ini memberikan wawasan pentingbagi pengembangan sistem isolasi tegangan tinggi dan dapatmenjadi referensi untuk penelitian selanjutnya terkait pengaruhkekasaran elektroda terhadap performa isolasi.Kata Kunci ̶ Tegangan Tembus, Tegangan Tinggi DC, DielektrikUdara, FEMM 4.2, Arus Konduksi
Prediksi Usia Pakai Transformator Distribusi 20 kV Area Gardu Induk Polehan Berdasarkan Pembebanan Menggunakan Metode Regresi Linier Gaol, Gerald Matthew Lumban; Dhofir, Moch.; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksiusia pakai transformator distribusi 20 kV di Area Gardu IndukPolehan menggunakan metode regresi linier berdasarkan datahistoris pembebanan tahunan. Pendekatan ini dilakukan untukmendukung pengambilan keputusan pemeliharaan yang tepatguna meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik.Data diperoleh melalui survei lapangan dan wawancara, sertadidukung data sekunder berupa histori pembebanantransformator dari tahun 2021 hingga 2024. Prediksi trenpembebanan untuk tahun 2025 hingga 2028 dilakukanmenggunakan regresi linier, yang kemudian dijadikan dasaruntuk menghitung suhu titik panas lilitan, kecepatan relatifpenuaan, susut usia harian dan tahunan transformator serta usiapakai transformator. Perhitungan dilakukan dengan mengacupada standar IEC 354 Tahun 1991. Hasil prediksi menunjukkanbahwa beban transformator terus meningkat hingga mencapai80,59% di siang hari dan 89,41% di malam hari pada tahun 2028.Kenaikan beban ini menyebabkan peningkatan suhu titik panaslilitan dari 62,89oC hingga 77,06°C dan mempercepat kecepatanrelatif penuaan isolasi hingga 0,0929 p.u pada beban siang dan0,0908 p.u pada beban malam. Hal ini berdampak padapeningkatan susut usia harian sebesar dari 0,831 h/d hingga 8,767h/d dan susut usia tahunan sebesar dari 0,035 p.u hingga 0,365 p.u.Dari hasil perhitungan tersebut, diketahui bahwa usia pakaitransformator pada tahun 2025 sebesar 200 tahun menjadi 10,95tahun pada tahun 2028 sehingga menunjukkan hasil yang sangatbaik dan jauh diatas standar yang idealnya 20 tahun.Kata Kunci - transformator distribusi, pembebanan,regresi linier, usia pakai, susut usia, kecepatan relatifpenuaan, IEC 354 Tahun 1991. 
Penerapan Algoritma Monte Carlo Localization dan Dead Reckoning untuk Mengetahui Posisi Robot Sepak Bola Beroda di Lapangan KRSBI-B Arafah, Ghifari Raihan; Mudjirahardjo, Panca; Djuriatno, Waru
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan metode Monte Carlo Localization(MCL) dengan pemanfaatan fitur lapangan melalui kameraomni-directional dilakukan untuk mengatasi keterbatasanrobot. Keterbatasan Enspartan dalam menentukan posisinya dilapangan, yang merupakan robot sepak bola beroda yangdikembangkan oleh Universitas Brawijaya dan hanyamengandalkan metode dead reckoning dengan sensor rotaryencoder dalam estimasi posisinya. Evaluasi kinerja algoritmadilakukan berdasarkan parameter akurasi, presisi, dan efisiensimenggunakan pendekatan Root Mean Square Error (RMSE),simpangan baku (standard deviation), dan waktu eksekusi.Pengujian dilakukan dengan membandingkan dua pendekatan,yaitu MCL tanpa dead reckoning dan MCL dengan deadreckoning, guna menentukan metode yang lebih optimal dalammeningkatkan kemampuan navigasi robot. Tahapan penelitianmeliputi pengambilan 50 sampel yang ditentukan berdasarkanformula sample size dengan tingkat kepercayaan 95% dantoleransi kesalahan ±1. Perbandingan antara algoritma MCLdengan dead reckoning dan MCL tanpa dead reckoningberdasarkan akurasi, presisi, dan efisiensi. Hasil yang diperolehmenunjukkan bahwa pada MCL tanpa dead reckoning, nilaiakurasi, presisi, dan waktu eksekusi secara berurutan adalah20,81%, 98,0%, dan 2358,67 ms, sedangkan pada MCL dengandead reckoning masing-masing sebesar 2,79%, 12,88%, dan1023,72 ms. Dengan demikian, penerapan dead reckoning padaalgoritma MCL terbukti meningkatkan presisi sebesar 92%,akurasi sebesar 86,6%, serta efisiensi kinerja sebesar 56,59%dibandingkan dengan MCL tanpa dead reckoning.Kata Kunci— Monte Carlo Localization, Dead Reckoning,Robot Sepak Bola Beroda, Kamera Omni-directional, KinerjaAlgoritma
RELIABILITY ANALYSIS OF THE 20 KV DISTRIBUTION NETWORK SYSTEM OF THE JIKEN FEEDER AT PT PLN (PERSERO) ULP PORONG USING FAILURE MODE ANDEFFECT ANALYSIS (FMEA) METHOD Zuhdi, Fadhil Ariq; Utomo, Teguh; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Pada umumnya tenaga Listrik hasilkan daripembangkit, ditransmisikan ke gardu induk laludidistribusikan menuju pelanggan.PT. PLN (Persero) ULPPorong merupakan salah satu sub-unit dari UP3 Sidoarjoyang berhubungan langsung kepada para pelanggan sertamemperbaiki gangguan pada lingkup tersebut. Keandalansuatu sistem distribusi 20 kV dapat dianalisis denganperhitungan untuk mencari SAIFI, SAIDI, dan CAIDI. Salahsatu analisis yang dapat dilakukan adalah denganmenggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis(FMEA). Metode ini dilakukan dengan cara mengidentifikasikegagalan pada komponen yang terdapat pada sistempenyulang. Parameter indeks keandalan adalah lajukegagalan SPLN, panjang saluran, laju kegagalan tiapperalatan, waktu perbaikan, laju perbaikan, dan jumlangpelanggan pada setiap gardu distribusi. Analisis keandalanjuga dapat dilakukan menggunakan software ETAP 19.0.1dengan beberapa parameter seperti panjang saluran antarperalatan, jumlah pelanggan tiap titik beban, switching time,active failure rate. Selain itu, dengan mengidentifikasigangguan yang terjadi dapat menghasilkan nilai kerugianaekonomis yang diterima oleh PT. PLN (Persero) ULP Porongpada penyulang jiken. Kemudian, hasil analisis indekskeandalan dari perhitungan manual dan denganmenggunakan software ETAP 19.0.1 di PT. PLN (Persero)ULP Porong pada penyulang jiken yang menunjukan nilai dibawah SPLN No. 59 Tahun 1985.Kata kunci: Distribusi Listrik, FMEA, ETAP, IndeksKeandalan, Kerugian Ekonomis
PENGUJIAN DISSOLVED GAS ANALYSIS METODE ROGER’S RATIO, DUVAL’S TRIANGLE, LOW ENERGY DEGRADATION TRIANGLE, DANDUVAL’S PENTAGON TERHADAP KEGAGALAN TRANSFORMATOR DAYA PADA PT. PERTAMINA RU V BALIKPAPAN Muyassar, Tegar; Utomo, Teguh; Dhofir, Moch.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan salah satu peralatanutama dalam sistem tenaga listrik. Diantara bagian penting daritransformator daya yaitu minyak transformator yangmerupakan sistem isolasinya. Maka dari itu, perlu dilakukandiagnosis dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyebabadanya kegagalan pada transformator. Metode yang digunakanuntuk melakukan diagnosis terhadap minyak transformatortersebut adalah Dissolved Gas Analysis (DGA) yaitu metodeRoger’s Ratio, Duval’s Triangle, Low Energy DegradationTriangle, dan Duval’s Pentagon. Pengujian ini dilakukan padatransformator daya (P-30-TR61C) pada substation 61 (SS 61) diPT. Pertamina RU V Balikpapan. Pengujian menggunakan 2sampel yang diambil pada waktu yang berbeda. Hasil analisisdidapatkan adanya indikasi kegagalan berupa discharges of lowenergy atau peluahan energi rendah dan thermal fault ataukegagalan termal pada transformator. Hal tersebut dapatmenyebabkan rusaknya isolasi padat (selulosa) akibat terjadipeluahan dan kenaikan suhu. Apabila tidak dilakukan tindakanperbaikan atau pemeliharan secara berkala, transformator dapatmengalami penurunan kinerja dan kegagalan dalam skala yanglebih besar.Kata Kunci: Transformator, Minyak Isolasi, DGA, Roger’s Ratio,Duval’s Triangle, Low Energy Degradation Triangle, Duval’sPentagon.
Pengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) dengan Empat Metode Berbeda Pada Transformator Daya di PT. Pertamina RU V Balikpapan Maulidina, Nabila Vida; Utomo, Teguh; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan komponen vitaldalam sistem kelistrikan industri, khususnya di sektorpengolahan minyak seperti PT. Pertamina RU V Balikpapan.Untuk memastikan keandalan operasional, diperlukan metodediagnosis yang akurat guna mendeteksi potensi kerusakaninternal secara dini. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kondisi transformator daya berdasarkan hasilpengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) menggunakan empatmetode analisis, yaitu Total Dissolved Combustible Gas (TDCG),Key Gas (KG), Rasio IEC, dan Four Gases Square (FGS).Penelitian ini dilakukan pada transformator daya (P-30-TR61C) pada substation 61 (SS 61) di PT. Pertamina RU VBalikpapan. Data gas terlarut diperoleh dari hasil ujilaboratorium terhadap sampel minyak isolasi transformator.Hasil analisis menunjukkan adanya indikasi kegagalan arcingin oil, overheated cellulose, discharges, dan kegagalan termal.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkanindikasi-indikasi kegagalan transformator yang terjadi,sehingga perlu dilakukan tindakan pemeliharaan sepertimemaksimalkan sistem pendingin transformator daya,memeriksa sistem grounding, dan melakukan pengujian PowerPartial Discharge (PowerPD) Akustik. Hasil penelitian inidiharapkan menjadi acuan dalam pemeliharaan prediktiftransformator daya guna meningkatkan keandalan danefisiensi sistem kelistrikan di PT Pertamina RU V Balikpapan.Kata Kunci — Transformator, Dissolved Gas Analysis(DGA), Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas(KG), Rasio IEC, Four Gases Square (FGS).
RANCANG BANGUN ALAT DETEKSIKUALITAS BUAH BERBASIS MACHINE LEARNING DENGAN ESP32-CAM Bimasena, Muhammad Farrel; Mudjirahardjo, Panca; Setyawan, Raden Arief
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas buah yang baik sangat penting dalam industri pertanian dan perdagangan, karena buah yangtidak memenuhi standar dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan dampak lingkungan yang signifikan.Metode tradisional dalam penilaian kualitas buah yang bergantung pada inspeksi manual sering kali tidakefisien dan rentan terhadap kesalahan. Dengan meningkatnya permintaan global untuk produksi pangan,diperlukan solusi yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan machine learning dan deep learning melaluiimage classification untuk mendeteksi kualitas buah secara real-time. Dataset tampilan atas buah jambu kristaldengan kelas grade_a, grade_b, dan grade_c yang secara keseluruhan berjumlah 451 gambar dirancangmenggunakan model convolutional neural network (CNN) menunjukkan hasil dengan model terbaikmenggunakan fungsi optimasi Adam mencapai accuracy 90,49%, precision 90,84%, recall 91,05%, dan F1-score 90,84% pada training dan validasi serta accuracy 88,33%, precision 88,88%, recall 88,33%, dan F1-score 87,83% pada testing. Model ini dikonversi ke TensorFlow Lite lalu diekspor ke ESP32-CAM denganbantuan Edge Impulse untuk deployment, memungkinkan klasifikasi gambar buah. Saat model terbaik tersebutdiuji dengan ESP32-CAM, diperoleh nilai accuracy 83,33%, precision 89,00%, recall 83,33%, dan F1-score82,33%.Kata Kunci: Kualitas Buah, Jambu Kristal, Machine Learning, Convolution Neural Network, ESP32-CAM

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue