cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
Pengaruh Penambahan Arang Ampas Tebu dan Frekuensi Arus Injeksi Terhadap Nilai Resistansi Pentanahan Rod Grounding
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pentanahan berperan pentingdalam menyalurkan arus gangguan (termasuk surja petir) ketanah sehingga keselamatan manusia dan peralatan terjaga.Penelitian ini menganalisis pengaruh soil treatment berupapenambahan arang ampas tebu serta injeksi arus berfrekuensitinggi terhadap nilai resistansi/impedansi pentanahanelektroda batang (rod grounding) pada tanah berkerikil.Pengujian dilakukan pada 7–20 November 2025 di Merjosari,Kota Malang. Elektroda batang berdiameter 12 mm ditanampada kedalaman 70 cm, kemudian dibandingkan dua kondisi:tanah lokasi dan tanah dengan penambahan arang ampas tebuhalus kering dalam wadah aluminium (diameter 30 cm; tinggi70 cm; volume arang 0,049455 m³). Resistivitas tanah diukurdengan metode 4 titik konfigurasi Wenner dan diperoleh ρtanah sebesar 1425,052 Ω·cm. Pada resistivitas arang ampastebu didapatkan 979 Ω·cm. Resistansi/impedansi pentanahandiukur menggunakan metode 3 titik dengan injeksi frekuensi50 Hz, 500 Hz, 5 kHz, 10 kHz, dan 50 kHz. Hasil menunjukkanbahwa peningkatan frekuensi menurunkan nilai impedansiserta memunculkan karakteristik resistif (50–500 Hz),kapasitif (5–10 kHz), hingga induktif (50 kHz). Pada tanahlokasi, resistansi turun dari 110,1 Ω (50 Hz) menjadi 67,9 Ω (50kHz), dan dengan arang turun dari 85,4 Ω menjadi 20,5 Ω.Penambahan arang ampas tebu menurunkanresistansi/impedansi riil dibanding tanah lokasi pada seluruhfrekuensi dengan persentase penurunan 22,43%–69,81% danrata-rata 43,81%, dengan penurunan maksimum pada 50kHz. Hal ini membuktikan bahwa arang ampas tebu efektifsebagai material aditif soil treatment dan kinerja pentanahanbersifat dependen terhadap frekuensi, relevan untuk evaluasiproteksi gangguan berfrekuensi tinggi.Kata Kunci— arang ampas tebu, elektroda batang, injeksifrekuensi, pentanahan, resistansi pentanahan, soil treatment.
Pengaruh Penambahan Campuran Arang Kulit Kacang dan Sekam Padi Terhadap Penurunan Nilai Resistansi Pentanahan Rod Grounding
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pentanahan pada praktiknyadiperuntukkan pada sistem kelistrikan agar melindungiperalatan listrik dan manusia yang berada di sekitar. Sistempentanahan yang baik adalah sistem pentanahan yangmempunyai nilai resistansi yang kecil. Nilai resistansipentanahan dipengaruhi oleh beberapa factor, yakni resistivitastanah dan jenis, bahan, ukuran, serta konfigurasi elektroda.Penelitian ini membahas perlakuan tanah (soil treatment)menggunakan campuran arang kulit kacang (AKK) dan arangsekam padi (SP) di sekitar elektroda batang untuk menurunkanresistansi pentanahan. Pengujian dilakukan pada elektrodatembaga berdiameter 12 mm dan panjang 1 m yang ditanamsedalam 70 cm. Nilai awal tanpa perlakuan tercatat 76,2 Ω. Tigakomposisi AKK:SP (75:25, 50:50, 25:75) diuji dalam kondisikering dan basah yang direkayasa dengan menambahkan 300 mlair ke dalam campuran arang, ukuran partikel arangdiseragamkan dan setiap variasi diukur tiga kali agar pengujianakurat. Pengukuran resistansi pentanahan menggunakanmetode 3 titik (fall-of-potential) sedangkan resistivitas tanahmenggunakan metode 4 titik konfigurasi Wenner. Hasilmenunjukkan seluruh campuran menurunkan resistansi secarasignifikan dibanding tanah murni: pada kondisi kering,rata-rata 24,8 Ω (67,3%), 26,7 Ω (64,8%), dan 21,3 Ω (71,7%).Sedangkan kondisi basah resistansi pentanahan adalah sebesar22,9 Ω, 20,7 Ω, dan 16,9 Ω yaitu turun sekitar 7,6–22,3% darikondisi kering. Komposisi 25:75 (AKK:SP) memberikan reduksiterbesar di kedua kondisi. Penelitian ini membuktikancampuran arang kulit kacang dan sekam padi berpotensidigunakan untuk menurunkan resistansi pentanahan dan salahsatu faktor untuk menurunkan resistansi pentanahan adalahkelembapan.Kata Kunci— Arang kulit kacang, arang sekam padi,kelembapan, resistansi pentanahan, soil treatment. 
OPTIMASI PENEMPATAN TITIK ODP PADA JARINGAN FTTH DI PERUMAHAN GRAHA DEWATA MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing demand for high-speed internet accessdrives service providers to develop efficient and reliable Fiber to theHome (FTTH) networks. One of the key challenges in FTTH planningis the optimization of Optical Distribution Point (ODP) placement,since suboptimal positioning may cause unequal cable distributionbetween different Optical Network Terminals that are assigned to thesame ODP. This study proposes an approach to optimize ODPplacement using the K-means clustering algorithm, with the objectiveof identifying cluster centers that represent optimal ODP locations.The algorithm groups customer coordinates into clusters, whiledifferent values of K are tested to determine the configuration thatyields the most efficient and balanced ODP utilization. This approachaims to reduce the disparity of noise during transmission betweenONTs in the same cluster.Keywords: FTTH, ODP, K-means clustering
Analisis Karakterisasi Sifat Elektrik Siliconerubber dengan Filler Rice Husk Ash untuk Aplikasi Isolator Listrik
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses transmisi dan distribusi listrikmembutuhkan material isolasi dengan kemampuandielektrik tinggi. Silicone rubber merupakanalternatif isolator yang ringan dan tahan polusi,namun performanya masih dapat ditingkatkanmelalui penambahan filler. Penelitian ini mengkajipengaruh variasi filler Rice Husk Ash (RHA)sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% terhadapkarakteristik elektrik silicone rubber. Pengujianmeliputi arus bocor, resistivitas, konduktivitas,permitivitas relatif, sudut kontak, dan tegangantembus di Laboratorium Tegangan Tinggi. Hasilpengujian menunjukkan bahwa penambahan fillerRice Husk Ash (RHA) pada silicone rubbermenyebabkan perubahan karakteristik elektrik danpermukaan yang mencerminkan perilaku materialpadat komposit. Pada konsentrasi 10%–20%, fillerRHA terdispersi relatif homogen di dalam matrikssilikon, sehingga meningkatkan resistivitas,menurunkan arus bocor, dan memperbaiki sifathidrofobik permukaan. Kondisi ini menunjukkanterbentuknya struktur komposit yang lebih rapatdan stabil secara elektrik, dengan performa terbaikdicapai pada komposisi 20%. Namun, padakonsentrasi yang lebih tinggi (30%–40%),peningkatan kandungan filler menyebabkankecenderungan aglomerasi partikel danberkurangnya homogenitas material, yang memicuterbentuknya jalur konduktif dan mikrovoid.Akibatnya, performa isolasi menurun meskipunsifat hidrofobik permukaan tetap meningkat.Temuan ini menunjukkan bahwa RHA berpotensisebagai filler alternatif yang ekonomis dan ramahlingkungan, dengan batas konsentrasi optimaluntuk aplikasi isolator listrik berbasis komposit.Kata Kunci: silicone rubber, rice husk ash, isolator,karakteristik elektrik, hidrofobilitas
Gawai Terapi dan Pemantauan Asma Berbasis Internet of Things dan Terintegrasi Logika Fuzzy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma menyerang sekitar 262 juta individusecara global pada tahun 2019 dan bertanggung jawab atasperkiraan 455.000 kematian. Indikator umum darikambuhnya asma yang paling mudah diidentifikasi ialahmenurunnya laju pernapasan. Penelitian ini mengusulkansistem terapi dan pemantauan non-invasif yang dirancanguntuk melacak laju pernapasan yang terintegrasi denganInternet of Things (IoT). Sistem ini dikembangkan melaluitahapan studi literatur, perancangan, dan pembuatanprototipe. Perancangan dilakukan dengan memanfaatkanmodul mikrofon omnidirectional INMP441 untukpemantauan dan sensor giroskop MPU-6050 untukpemanduan terapi yang tertanam dalam perangkat Necklace,Smart Mask, dan Smart Inhaler. Kondisi penggunadikategorikan menggunakan Logika Fuzzy Sugeno menjadi 3tingkatan menurut laju pernapasannya, yaitu ’Normal’,’Waspada’, dan ’Bahaya’. Sistem ini divalidasi pada 10responden dengan membandingkan keluaran sensorterhadap metode perhitungan laju napas konvensional.Sistem pemantauan laju pernapasan memiliki rata-rata errorsebesar 5,26%. Sistem pengkategori kondisi dengan LogikaFuzzy Sugeno mencapai tingkat akurasi sebesar 96,15%dalam memandu penggunaan Salbutamol. Inovasi inimenawarkan solusi non-invasif yang menggabungkanpemantauan real-time dan panduan terapi, dengan potensiuntuk diintegrasikan ke dalam jaringan layanan kesehatan.Kata Kunci— Asma, Non-invasif, Internet of Things, Realtime, Logika Fuzzy Sugeno, Laju Pernapasan
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI DINI GETARAN GEMPA BUMI DI DAERAH ZONA MERAH GEMPA DENGAN METODE MACHINE LEARNING
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada di jalur cincin api pasifik sehingga memiliki risiko gempa bumi yang tinggi,terutama di wilayah rawan gempa, sehingga diperlukan sistem peringatan dini yang cepat,akurat, dan mudah diakses. Penelitian ini merancang sistem deteksi dini getaran gempaberbasis Tiny Machine Learning (TinyML) untuk skala rumah tangga yang portabel, berbiayarendah, dan mampu bekerja secara real time tanpa ketergantungan pada server eksternal.Sistem menggunakan sensor akselerometer ADXL345 untuk merekam percepatan getarantiga sumbu (X, Y, Z) dan mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemrosesan dan komunikasinirkabel. Data diproses secara on-device melalui normalisasi dan segmentasi sinyal denganwindowing 50 sampel, serta ekstraksi fitur amplitudo sebagai penguat karakteristik sinyal.Klasifikasi getaran seismik dan non-seismik dilakukan menggunakan model Tiny 1D-CNNberbasis TensorFlow Lite for Microcontrollers yang dilatih menggunakan MEMSAccelerometer Earthquake Dataset. Hasil pengujian menunjukkan akurasi tinggi, responscepat, serta tingkat kesalahan yang rendah, dengan peringatan aktif melalui buzzer dannotifikasi Blynk saat amplitudo ≥ 2,5 gal sesuai kriteria SIG-BMKG.Kata kunci: deteksi gempa bumi; Tiny 1D-CNN; ADXL345; ESP32; sistem peringatan dini.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue