cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
Pengendalian Temperature Polyimide Heater dalam Aplikasi Thermotherapy Penyakit Kifosis dengan Metode Cohen Coon
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kifosis merupakan salah satu penyakit yangpaling sering menyerang anak-anak. Berdasarkan penelitianPetrovic dkk. dari 229 anak, 10,5% menderita kifosis.Penyakit kifosis juga menimbulkan gejala Lower Back Pain(LPB). LBP dapat disembuhkan dengan beberapapengobatan, salah satunya adalah thermotherapy. Pengontrolyang baik diperlukan dalam thermotherapy untukmengendalikan suhu pada 40°C dan membutuhkan waktu 15menit untuk terapi. Cohen-Coon merupakan metode untukmenghitung nilai PID dengan rise time yang cepat, metode inisesuai dengan plant yang memiliki karakteristik delay time.Nilai PI dan PID diimplementasikan dalam penelitian ini,karena tujuan dari metode kontrol ini adalah mempercepatsettling time, error <1% pada steady state, dan overshoot tidakmelebihi 45 °C. Hasil penelitian menunjukkan sensor NTC10K memiliki error 0,0747% dibandingkan denganthermogun. Pada analisis karakteristik, pemanas memilikidelay time 36s, time constant 192s, dan gain 0,889. Dengan 3parameter tersebut, diperoleh nilai PI ?? = 5,492, ?? = 0,0632,dan nilai PID ?? = 6,373, ?? = 0,0774, dan ?? = 80,677.Setelah dibandingkan dengan tanpa kontroller, kontroller PImemberikan hasil terbaik dengan settling time 203 detik,tanpa overshoot, dan tanpa error. Hal ini lebih cepat daripadatanpa kontroller dengan settling time 479 detik. Sementaraitu, pengontrol PID memberikan hasil yang buruk denganosilasi kontinu.Kata Kunci—Kifosis, Lower Back Pain, Metode CohenCoon, Thermotherapy
OPTIMASI PEMBACAAN SUDUT KEMIRINGAN SENSOR GYROSCOPE MPU6050 PADA ALAT POSTURECARE MENGGUNAKAN METODE KALMAN FILTER
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kifosis adalah kelainan tulang belakang yangmenyebabkan postur membungkuk dan dapat menimbulkannyeri punggung bawah (Lower Back Pain). Deteksi dini kondisiini dapat dilakukan menggunakan sensor gyroscope MPU6050yang mengukur sudut kemiringan tubuh. Namun, pembacaansensor MPU6050 seringkali terpengaruh oleh noise sehinggamenyebabkan ketidakakuratan hasil pengukuran. Penelitianini bertujuan mengoptimalkan pembacaan sudut kemiringansensor MPU6050 pada alat PostureCare dengan menggunakanmetode Kalman Filter untuk meredam noise. Metode KalmanFilter mampu menggabungkan data dari gyroscope danaccelerometer sehingga menghasilkan estimasi sudutkemiringan yang lebih akurat dan stabil. Penelitian inimenggunakan simulasi MATLAB untuk menentukan nilaioptimal matriks Q dan R pada Kalman Filter serta mengujinyapada alat PostureCare dengan servo XL-320 sebagaipembanding data aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai optimal matriks Q dan R adalah 2 dan 105 yangmenghasilkan pembacaan sudut kemiringan dengan errorterkecil. Implementasi filter ini pada sensor MPU6050 mampumeningkatkan akurasi pembacaan sudut sehingga sangatberguna untuk aplikasi monitoring dan koreksi postur tubuhguna mencegah dampak kifosis dan nyeri punggung bawah.Kata Kunci—Filter Kalman, Gyroscope, Kifosis, MPU6050,Lower Back Pain
Pengaruh Rekonfigurasi Jaringan Penyulang Sine dan Walikukun PT PLN (Persero) UP3 Madiun Terhadap Reduksi Jatuh Tegangan dan Rugi Daya
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memiliki peran vital dalam menunjangberbagai aktivitas manusia dan pertumbuhan industri. Seiringdengan meningkatnya jumlah penduduk dan ekspansi industri,beban sistem distribusi tenaga listrik di Indonesia pun terusbertambah. Di wilayah kerja PT PLN (Persero) UP3 Madiun,khususnya pada penyulang Walikukun dan Sine, terjadi bebanberlebih yang berdampak pada tingginya rugi-rugi daya sertapenurunan tegangan di ujung jaringan distribusi. Kondisi inimengindikasikan efisiensi sistem yang rendah dan ketidaksesuaiantegangan dengan standar SPLN. Untuk mengatasi permasalahantersebut, dilakukan strategi rekonfigurasi jaringan distribusidengan menarik satu penyulang baru dari Sragen ke Gardu HubungMantingan, guna mendistribusikan sebagian beban dari penyulangWalikukun dan Sine ke penyulang baru. Penelitian ini bertujuanuntuk mengevaluasi efektivitas empat pola rekonfigurasi jaringandalam menurunkan rugi daya dan memperbaiki profil teganganmenggunakan simulasi perangkat lunak ETAP. Hasil simulasimenunjukkan bahwa pola rekonfigurasi 1 memberikan hasil palingoptimal. Rugi daya aktif pada penyulang Walikukun berhasilditekan dari 1.622,20 kW menjadi 635,50 kW, dan pada penyulangSine dari 968,70 kW menjadi 472,70 kW. Rugi daya reaktif jugamengalami penurunan signifikan. Tegangan ujung penyulangmeningkat secara substansial hingga mendekati nilai nominal.Rekonfigurasi pola 2 dan 3 masing-masing memberikan hasiloptimal hanya pada salah satu penyulang, namun mengorbankanperforma penyulang lainnya. Sementara itu, pola 4 menunjukkanhasil yang seimbang dengan rugi daya rendah dan tegangan ujungyang stabil pada kedua penyulang, menjadikannya sebagai solusikompromi yang layak. Namun demikian, secara keseluruhan, pola1 tetap menjadi konfigurasi terbaik dari segi efisiensi energi dankestabilan tegangan sistem distribusi. Penelitian ini menegaskanpentingnya strategi rekonfigurasi sebagai solusi teknis untukmeningkatkan performa sistem distribusi tenaga listrik di daerahdengan beban tinggi.Kata Kunci ̶ Rekonfigurasi jaringan, Rugi Daya, JatuhTegangan, ETAP.
Rancang Bangun Rompi Terapi Paliatif Berbasis IoT dengan Metode TENS High Frequency dan Thermotherapy Menggunakan Algoritma Fuzzy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri merupakan salah satu gejala yang paling umum dialami oleh pasien kanker stadium lanjut akibatmetastasis. Pengelolaan nyeri yang efektif menjadi aspek penting dalam terapi paliatif untuk meningkatkankualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem terapi paliatif berbasis Internet of Things(IoT) yang mampu memberikan terapi otomatis menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani untuk mengaturaktivasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) frekuensi tinggi dan thermotherapy berdasarkankondisi fisiologis pasien. Parameter masukan sistem meliputi data detak jantung yang diukur menggunakan sensorElectrocardiogram (ECG) serta nilai Visual Analog Scale (VAS) yang diperoleh melalui input pengguna. Prosesklasifikasi tingkat nyeri dilakukan dengan sistem inferensi Fuzzy Mamdani menggunakan dua variabel input danmenghasilkan keluaran berupa intensitas serta durasi aktivasi terapi. Sistem ini diimplementasikan menggunakanmikrokontroler ESP32 dan terhubung dengan Firebase Realtime Database untuk pemantauan data secara realtime. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirimkan data input dengan rata-rata waktu tunda1,86 detik dan tingkat akurasi pembacaan sensor ECG sebesar 95,3%. Berdasarkan hasil uji klasifikasi fuzzy,sistem berhasil menentukan kategori nyeri pasien dengan tingkat kesesuaian 90% dibandingkan observasi manual.Dengan demikian, sistem terapi ini berpotensi menjadi solusi pendukung terapi paliatif yang adaptif dan efisienberbasis IoT.Kata kunci: Fuzzy Mamdani, IoT, TENS High Frequency, Thermotherapy, Paliatif, Detak Jantung, VAS
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL ALAT PENGERING KUNYIT MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengeringan merupakan tahappascapanen yang krusial untuk menjaga kualitas kunyitdan memperpanjang umur simpannya. Namun, metodepengeringan tradisional memiliki beberapa keterbatasan,seperti ketergantungan pada kondisi cuaca dan sulitnyamenjaga kestabilan suhu. Penelitian ini merancang danmengimplementasikan sistem kontrol suhu pada alatpengering kunyit berbasis Arduino Uno menggunakanmetode logika fuzzy. Sistem mengintegrasikan sensorDS18B20 untuk pembacaan suhu, modul AC Dimmeruntuk pengaturan daya pemanas, serta driver L298N untukpengendalian kecepatan kipas BLDC. Pengujiandilakukan terhadap karakteristik aktuator, dilanjutkandengan evaluasi kinerja sistem secara menyeluruh. Hasilpengujian menunjukkan settling time sistem 560 detikdengan setpoint 60°C, dengan error steady state sebesar0,22%. Sistem menunjukkan kemampuan adaptif ketikadiberi gangguan, saat udara luar masuk ke dalampengering, suhu turun hingga 49,38°C namun kembali kesetpoint dalam waktu pemulihan 223 detik. Pengujianpengeringan kunyit menunjukkan bahwa alat berhasilmenurunkan kadar air dari 80% menjadi 11,76% dalamwaktu 135 menit, memenuhi standar SNI yangmenetapkan kadar air di bawah 12%. Perbandingandengan pengeringan matahari menunjukkan bahwa alatpengering berbasis logika fuzzy 71,9% lebih cepat. Hasilini menunjukkan bahwa penerapan logika fuzzy efektifdalam menjaga kestabilan suhu dan meningkatkanefisiensi proses pengeringan kunyit.Kata Kunci— Logika Fuzzy, Sistem Kontrol Suhu,Arduino UNO, Pengering, Kunyit.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu Berbasis PID pada Kandang Anak Bebek
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak bebek (DOD–day old duck) memerlukan kestabilansuhu lingkungan karena belum mampu mengatur suhu tubuhsecara mandiri. Pada sistem pemeliharaan konvensional,pengaturan suhu kandang masih dilakukan secara manualsehingga sering menyebabkan ketidakstabilan suhu akibatperubahan cuaca dan kesalahan manusia. Penelitian inimerancang sistem pengendalian suhu otomatis berbasisInternet of Things (IoT) menggunakan metode ProportionalIntegral-Derivative (PID) untuk menjaga suhu kandang anakbebek secara real-time. Sistem menggunakan sensor DHT22sebagai pembaca suhu, modul AC dimmer untuk mengaturdaya pemanas, dan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendaliutama, dengan parameter PID yang ditentukan menggunakanmetode tuning Ziegler–Nichols. Data suhu dikirimkan keplatform Thinger.io untuk pemantauan jarak jauh. Hasilpengujian menunjukkan bahwa sensor DHT22 memilikiakurasi sebesar 98,77%, dan sistem kontrol PID mampumempertahankan suhu kandang pada setpoint 30 °C denganovershoot sebesar 0,63% serta recovery time 132 detik saatdiberikan gangguan. Selain itu, anak bebek yang dipeliharamenggunakan sistem pengendali suhu menunjukkanpertumbuhan massa yang lebih baik dengan peningkatansebesar 11,29% dibandingkan kandang tanpa pengendali suhu.Hasil ini membuktikan bahwa sistem kontrol suhu berbasisPID dan IoT mampu menjaga kestabilan suhu kandang,meningkatkan kenyamanan dan pertumbuhan anak bebek,serta mendukung pemantauan yang efisien dan praktis.Kata Kunci— Bebek, Suhu Brooding, Sistem Kontrol PID,Internet of Things (IoT), Monitoring Suhu.
PREDIKSI BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK DI GARDU INDUK BALOI PT. PLN KOTA BATAM DENGAN METODE LOGIKA FUZZY DAN COEFFICIENT OF LOAD
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prediksi Beban Listrik Jangka Pendekmerupakan salah satu bentuk solusi PT. PLN dalammelakukan manajemen energi listrik agar mengetahui polabeban listrik yang akan dilayani. Penelitian ini bertujuanuntuk melakukan prediksi beban listrik jangka pendek diGardu Induk Baloi PT. PLN Kota Batam denganmenerapkan metode logika fuzzy (Mamdani, Sugeno, danTsukamoto) serta Coefficient of Load sebagai pembanding.Data diambil dari beban aktual empat transformator yangdiparalelkan selama tiga minggu, dua minggu pertamasebagai data uji dan minggu ketiga sebagai data acuan.Prediksi dilakukan secara per jam setiap hari denganbantuan MATLAB dan Microsoft Excel. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa metode inferensi logika fuzzy memilikiakurasi lebih baik dibandingkan Coefficient of Load, di manametode Tsukamoto menghasilkan nilai MAPE dan RMSEterendah sehingga menjadi metode terbaik dalammemprediksi beban listrik jangka pendek.Kata kunci - Prediksi Beban Listrik Jangka Pendek,Logika Fuzzy, Mamdani, Sugeno, Tsukamoto,Coefficient of Load 
ANALISIS PERBAIKAN SUSUT DAYA DENGAN MENGGUNAKAN CAPACITOR BANK PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KVDI GARDU INDUK BANARAN 1 PT PLN (PERSERO) ULP NGADILUWIH
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Gardu Induk Banaran 1 berfungsi sebagai sumberutama distribusi tenaga listrik dengan tegangan 150 kV yangditurunkan menjadi 20 kV sebelum dialirkan ke setiap penyulang.Di antara penyulang yang ada, Penyulang Kandat mengalamipenurunan tegangan paling besar dengan jatuh tegangantertinggi sebesar 9,76% atau 1,952 kV yang hampir melampauibatas toleransi 10% sesuai dengan ketentuan Peraturan MenteriESDM No. 4 Tahun 2009. Kondisi ini menandakan bahwapenyulang tersebut hampir tidak sesuai standar operasionalsehingga diperlukan langkah perbaikan. Berdasarkan hasilperhitungan Loss Sensitivity Factor (LSF) dan norm, ditentukansejumlah bus prioritas dengan nilai LSF tinggi serta teganganyang mendekati atau melewati batas standar. Dilakukan 2 metodeuntuk menentukan tempat dan kapasitas kapasitor yang palingoptimal yaitu dengan metode kompensasi daya reaktif dan GreyWolf Optimizer (GWO). Kedua metode ini terbukti dapatmenurunkan nilai rugi daya pada sistem, namun terdapatperbedaan yang cukup signifikan. Metode GWO menghasilkankapasitas kapasitor bank yang lebih besar sehingga mampumenekan rugi daya lebih banyak sekitar 5,2% untuk rugi dayaaktif dan 10,8% untuk rugi daya reaktif. Sedangkan metodekompensasi daya reaktif hanya mampu menekan rugi dayasebesar 3,1% untuk rugi daya aktif dan 5,6% untuk rugi dayareaktif.Kata kunci: Rugi Daya, Capacitor Bank, Loss SensitivityFactor (LSF), Grey Wolf Optimizer (GWO), ETAP. 
PEMODELAN DAN OPTIMASI TRAFFIC ROUTE GRAPH BERBASIS FLEX-GRID DAN SPACE-DIVISION MULTIPLEXING (SDM) PADA SISTEM KOMUNIKASI OPTIK MODERN (TRANSPARENT OPTICAL NETWORKS)
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan traffic data yang signifikandalam beberapa tahun terakhir mendorong kebutuhanakan arsitektur jaringan optik berkapasitas tinggi denganefisiensi resources yang optimal. Penelitian inimengusulkan model optimasi routing dan resourceallocation berbasis hybrid modified Dijkstra’s algorithmpada Transparent Optical Networks (TONs) denganpenerapan flex-grid dan Space-Division Multiplexing(SDM). Model diuji pada topologi Indonesia (IDNet)dengan 19 node dan 37 link yang dibandingkan denganEONet sebagai baseline. Simulasi dinamis dilakukanmenggunakan poisson arrivals hingga 10.000 koneksidengan variasi durasi koneksi (175–1050 t.u.) untukmengevaluasi blocking probability (BP), utilisasi OXC,transmitter, receiver, dan pengaruh jenis centralityterhadap performa routing. Hasil menunjukkan bahwaIDNet memiliki BP yang sedikit lebih tinggi (62,05%) jikadibanding EONet (40,26%), yang disebabkan olehkonektivitas dan distribusi jarak yang jauh dalam geografiIndonesia. Betweenness Centrality terbukti sebagai metrikoptimal dengan BP minimum 0,0002 pada 125 t.u. Hasil inimenegaskan bahwa integrasi flex-grid dan SDMmemberikan peningkatan efisiensi spektrum, namunperformansinya sangat ditentukan oleh struktur topologiserta strategi routing adaptif.Kata Kunci— Transparent Optical Networks, Flex-grid,SDM, Routing and Spectrum Allocation (RSA), BlockingProbability, Hybrid Modified Dijkstra Algorithm. 
Deteksi Dini Kanker Kandung Kemih dengan Fluoresensi Carbon Quantum Dots Pendekatan Fuzzy Logic
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker kandung kemih atau Bladder Cancer(BCa) menempati urutan ke-10 dengan prevalensi 573.000kasus baru pada tahun 2020. Tingginya jumlah kasus tersebutmenunjukkan perlunya perhatian lebih terhadappermasalahan kanker kandung kemih. Deteksi dini merupakankunci peningkatan survival rate dan efektivitas terapi. Namun,metode konvensional deteksi dini seperti ELISA memilikiketerbatasan berupa biaya tinggi, single-use, dan belummencapai ambang batas klinis. Penelitian ini mengembangkansistem Detection On The Spot Bladder Cancer (DOTS BCa)berbasis fluoresensi Carbon Quantum Dots (CDs) terkonjugasiantibodi anti-47 kDa dengan klasifikasi fuzzy logic Mamdani.Sistem mengintegrasikan sensor AS-7341, LED UV 395 nm,dan ESP32-C3 untuk pengukuran intensitas fluoresensi padalima kanal (480, 515, 555, 590, 630 nm). Model fuzzy dirancangdengan 45 aturan menggunakan tiga himpunan linguistik dandefuzzifikasi Centroid of Area. Pengujian pada 30 sampel urin(15 positif, 15 negatif) menunjukkan akurasi 90%, sensitivitas93,33%, spesifisitas 86,67%, dan presisi 87,5%. Analisis ROCdan Youden Index digunakan untuk menentukan thresholdkeputusan klinis 61,8% dengan J-Index 0,800. Output kontinumemungkinkan stratifikasi risiko yang adaptif, memberikaninterpretasi hasil lebih rinci dibanding metode binerkonvensional. Sistem DOTS BCa terbukti efektif sebagaiperangkat skrining non-invasif, portabel, dan terjangkaudengan potensi tinggi untuk deteksi dini kanker kandungkemih.Kata Kunci— Kanker Kandung Kemih, Carbon QuantumDots, Fuzzy Logic, Deteksi Dini 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue