Articles
13,824 Documents
Analisis Pemberian Kredit Pada Program Kemitraan) PT. Telkom (Studi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sektor Industri Binaan PT. Telkom Malang Regional V Jawa Timur
Nuraini, Intan;
Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Since 2010,  the growth rate of  SMEs  are increase significantly so it  can decrease  unemployment and is able to  improve the Indonesian economy. However,  there are some problems of  SMEs  there are  capital, resources, promotion and raw materials. To respond to these problems, the government established the Corporate Social Responsibility (CSR) which is conducted by the State Owned Enterprises (SOEs), and it call  as Partnership Program and Community Development  that provide credit and assistance to SMEs in developing their business. This study aimed to examine the differences before and after crediting Partnership Program PT. Telkom Malang and sales turnover for the development of SMEs. Business development here projected  by  profitability of SMEs. The population was assisted partner SMEs PT. Telkom Malang in 2010-2013. Sampling technique  is  purposive sampling and obtained 7 SMEs  for  research samples. The analysis technique used is t test average difference and calculate the average profitability ratios such as the ratio of net profit margin (NPM) and Return On Investment (ROI). Confidence level (α) used in this study was 0.05. The results using the t test average difference indicates that there is a difference before and after the provision of credit and an increase in profitability of SMEs. The increase in this ratio indicate that lending Partnership effect on the development of SMEs.Keywords:  Corporate Social Responsibilty, Partnership Program and Community Development,  PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk., Credit, Sales turnover, profitability, business development,  Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs).
MANAJEMEN KELUARGA, KOMPENSASI DEWAN DIREKSI & KOMISARIS DAN KINERJA PERUSAHAAN
Sumargo, Dewi Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen keluarga dan kompensasi dewan direksi &  komisaris terhadap kinerja perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah 303 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2012. Kinerja perusahaan dalam penelitian ini dinilai menggunakan ROA dan Tobin’s Q. Penelitian  ini menemukan bahwa manajemen keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA namun memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap Tobin’s Q. Jadi, manajemen keluarga dan kinerja perusahaan memiliki hubungan negatif yang tidak konsisten. Sedangkan kompensasi dewan  direksi & komisaris berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan di Indonesia.  Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa perusahaan dengan manajemen keluarga  di Indonesia cenderung  menghidari pengambilan risiko dan saham perusahaannya tidak likuid.Kata kunci : manajemen keluarga, kompensasi dewan direksi & komisaris, kinerja perusahaan
PENDIDIKAN AKUNTANSI SEBAGAI PEMBENTUK KECERDASAN INTELEKTUAL, EMOSIONAL DAN SPIRITUAL MAHASISWA DALAM MEMAHAMI AKUNTANSI: STUDI FENOMENOLOGIS
tira, Yudis;
Sukoharsono, Eko Ganis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi keberadaan pendidikan akuntansi yang terlalu maskulin yang beranggapan bahwa rasionalitas (kecerdasan intelektual) adalah yang paling diperhatikan. Pendidikan yang dimaksud dalam hal ini mengabaikan berbagai sudut pandang yang seharusnya diintegrasikan sebagai sebuah keseimbangan demi peradaban yang lebih bermartabat. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemahaman mahasiswa atas akuntansi, tidak hanya dari sudut pandang kecerdasan intelektual namun juga kecerdasan yang lain yaitu kecerdasan emosional dan spiritual. Untuk mengeksplorasi pemahaman akuntansi mahasiswa dari perspektif kecerdasan tersebut, fenomenologi digunakan sebagai metodologi, paradigma interpretif sebagai payung utama dalam penelitian ini. Empat mahasiswa tingkat akhir program sarjana sebagai informan untuk di eksplorasi pemahaman dan kesadarannya terhadap berbagai sudut pandang pendidikan akuntansi dilakukan dengan wawancara secara mendalam (epoche). Temuan yang didapat mengindikasikan bahwa tiga informan mampu memahami akuntansi dari berbagai kecerdasan dengan pendapatnya masing-masing. Ketiga informan tersebut berpendapat, tidak seharusnya akuntansi dipahami sebatas pada pencatatan dan penyusunan laporan keuangan semata namun lebih dari itu. Nilai-nilai moral dan nilai-nilai spiritual perlu dilibatkan dalam akuntansi demi terwujudnya suatu kehidupan yang damai, adil dan jauh dari rasa saling merugikan sehingga dapat bermanfaat bagi banyak pihak. Informan tersisa memberikan informasi bahwa pemikiran rasional diperlukan di berbagai kecerdasan, tidak perlulah nilai-nilai moral dan spiritual dilibatkan dalam akuntansi. Mahasiswa dalam memahami akuntansi sebagian besar masih terbelenggu dengan karakter pendidik dan sistem pendidikan yang mengakar pada pendidikan akuntansi. Dengan adanya hambatan tersebut, dibutuhkan sebuah ide agar dapat mengupayakan perubahan dalam pendidikan akuntansi. Salah satu yang dimaksud tersebut adalah pendidik. Pendidik perlu memadukan berbagai metode pembelajaran dan paradigma mengingat kesuksesan suatu pendidikan sangat ditentukan dari bagaimana peran pendidik dalam mengasah berbagai potensi mahasiswa. Potensi tersebut dalam hal ini adalah keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Kata kunci  :  Pemahaman Akuntansi, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Pendidikan akuntasi, Fenomenologi.
PENGARUH KECAKAPAN MANAJERIAL DAN STRUKTUR MODAL PADA KINERJA DAN NILAI PERUSAHAAN
Damayanti, Nadia;
Subekti, Imam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to examine the effect of managerial ability and capital structure on firm performance and firm value, with firm size and firm growth as control variable. Research samples were manufacturing  companies  listed on Indonesia Stock Exchange (IDX)  at 2011, 2012, and  2013. This research used Data Envelopment Analysis (DEA) to measure managerial ability, and capital structure were measured by DER. The results of this research showed that more skilled  manager will inrease firm performance as measured by ROA and firm value as measured by share price. Another result shows that higher rate of DER will decrease firm performance as measured by ROA and firm value as measured by share price. Control variable firm size is proved to have significant positive effect on ROA and share price. Firm growth has significant positive effect on ROA, but has no effect on share price.Keywords: Managerial Ability, Capital Structure, Data Envelopment Analysis, Firm Performance, Firm Value, Firm Size, Firm Growth.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI (’STUDI PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK DAN PT INDOSAT TBK TAHUN 2011-2013)
Budiprayitno, Simon;
Rahardjo, Toto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan pada PT Telkom diukur dengan metode EVA dan MVA,  untuk  mengetahui kinerja keuangan pada PT Indosat diukur ditinjau dari EVA dan MVA dan Untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan mana yang lebih baik diantara PT Telkom dan PT Indosat ditinjau dari metode EVA dan MVA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yaitu dengan cara mendokumentasikan data dari perusahaan yang diteliti yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data-data dari Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berada di Universitas Brawijaya Fakultas Ekonomi. Data yang dikumpulkan berupa laporan keuangan PT Telkom dan PT Indosat. Penelitian ini juga menggunakan studi pustaka yaitu melakukan telaah, eksplorasi, dan mengkaji berbagai literatur pustaka yang relevan dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini akan dilakukan perhitungan terhadap EVA dan MVA yang diperoleh dari laporan keuangan PT Telkom dan PT Indosat yang berlaku 3 tahun terakhir, dan kemudian membandingkan kinerja kedua perusahaan yang diperoleh dari analisis tersebut. EVA adalah salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan. EVA merupakan indikator tentang adanya perubahan nilai dari suatu investasi. Berdasarkan hasil perhitungan EVA, biaya modal (WACC) merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan karena semakin besar biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan maka semakin menurun kinerja keuangan perusahaan tersebut. PT Telkom dan PT Indosat harus mengefisienkan biaya modal yang mereka keluarkan agar laba yang dihasilkan dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. PT Telkom dan PT Indosat juga harus mampu menghasilkan laba (NOPAT) yang tinggi agar laba yang dihasilkan lebih tinggi daripada biaya modal yang dikeluarkan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. MVA merupakan selisih antara nilai pasar dan modal yang diinvestasikan. Apabila pasar menghargai perusahaan itu melebihi nilai modal yang diinvestasikan, berarti manajemen telah menciptakan nilai bagi pemegang sahamnya. Sebaliknya, apabila harga pasar lebih rendah dari pada nilai modal yang diinvestasikan, dapat disimpulkan bahwa manajemen tidak mampu menciptakan nilai tambah. PT Telkom dan PT Indosat harus mengefisienkan biaya modal yang mereka investasikan karena apabila biaya modal lebih tinggi daripada nilai pasar ekuitas perusahaan maka dapat disimpulkan bahwa manajemen tidak mampu menciptakan nilai tambah. Begitu juga sebaliknya, apabila nilai pasar ekuitas perusahaan lebih tinggi daripada biaya modal yang diinvestasikan maka dapat disimpulkan bahwa manajemen mampu menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Economic Value Added, Market Value Added.
Analisis Perencanaan Pajak Melalui Revaluasi Aset Tetap untuk Mengurangi Beban Pajak Penghasilan Perusahaan (Studi Kasus pada Unit Industri X PT ABC (Persero) Pulau Jawa)
Farery, Yuliza Rischa;
Pusposari, Devy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Revaluasi aset tetap merupakan salah satu cara untuk melakukan perencanaan perpajakan perusahaan. Penelitian ini menggunakan Unit Industri X PT ABC (Persero) sebagai objek penelitian untuk dapat menghitung penghematan pajak penghasilan terutang minimal yang diperoleh perusahaan dengan melakukan revaluasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui metode penyusutan yang digunakan Unit Industri X dan perlakuan perusahaan terhadap aset tetap yang telah habis masa manfaatnya namun masih dapat digunakan untuk kegiatan operasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan membuat gambaran mengenai pelaksanaan penyusutan aset tetap khususnya kelompok bangunan dan beban pajak penghasilan yang dibayar oleh Unit Industri X PT ABC (Persero) pada tahun 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa revaluasi aset tetap dapat meningkatkan jumlah beban penyusutan perusahaan untuk kelompok bangunan menjadi Rp 422.684.450 per tahun. Dengan demikian, jumlah pajak penghasilan terutang Unit Industri X juga menurun dengan signifikan yaitu Rp 105.671.112 per tahun dan Rp 2.113.422.240 untuk 20 tahun mendatang. Jumlah penghematan tersebut masih jauh lebih besar jika dibandingkan dengan total biaya yang dikeluarkan untuk melakukan revaluasi berupa PPh Final atas revaluasi  Rp 845.368.901.Kata Kunci : revaluasi aset tetap, penyusutan aset tetap, penghematan pajak, PPh Final Â
ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PUBLIK TERHADAP PENEBANGAN LIAR BKPH DANDER (Studi Kasus Dusun Pilangrejo Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro)
Kiswantoro, Meigy;
ni, Maryuna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa biaya penebangan liar lebih besar dari pada manfaat penebangan liar yang dilakukan masyarakat. Manfaat yang diterima oleh masyarakat dari penebangan liar adalah pertambahan pendapatan dan alih fungsi lahan hutan, sementara biaya yang ditimbulkan akibat penebangan liar adalah hilangnya sharing hasil hutan, perubahan iklim, dan kerusakan pemandangan. Dampak yang terjadi akibat penebangan liar ada tiga: yang pertama dampak ekonomi berupa kerugian negara dalam bentuk financial dan kesempatan memanfaatkan dimasa mendatang. Sedangkan yang kedua dampak sosial berupa munculnya sikap kurang bertanggung jawab yang dikarenakan adanya perubahan nilai yang terjadi di masyarakat yang tidak bisa membedakan hal baik dan buruk. Dan dampak yang ketiga adalah dampak lingkungan berupa kerusakan ekosistem, kerusakan habitan dan lain sebagainya. Implikasi penebangan liar yang terjadi di Dusun Pilangrejo Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro adalah hilangnya sharing hasil hutan, perubahan iklim dan kerusakan pemandangan. Dan juga penebangan liar bertentangan dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci : penebangan liar, biaya dan manfaat, dampak.
Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Witel Jatim Selatan Malang
Arimbawa, Putu Adi Putra;
Susilowati, Christin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Lingkungan kerja merupakan lingkungan fisik dan non fisik yang diperlukan karyawan untuk bekerja di dalam organisasi dimana lingkungan tersebut memiliki dampak terhadap kemampuan karyawan dalam melaksanakan tugas dan wewenang yang dibebankan kepadanya. Lingkungan kerja yang kondusif dapat meningkatkan kinerja karyawan dan sebaliknya lingkungan kerja yang kurang kondusif dapat menghasilkan kinerja yang kurang baik. Untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja secara simultan dan parsial maka peneliti melakukan penelitian pada karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. selain pengaruh simultan dan parsial, peneliti juga ingin mengetahui variabel lingkungan kerja mana yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah explanatory research sehingga dapat menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui pengujian hipotesis. Lokasi penelitian ini adalah kantor PT. Telekomunikasi Indonesia , Tbk. Witel Jatim Selatan Malang yang beralamat di Jalan A. Yani No. 11 Malang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk pengumpulan data, teknik yang digunakan adalah penyebaran kuisioner dengan sampel 62 karyawan tetap. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji regresi berganda dengan menggunakan program SPSS 13.0 for Windows sebagai alat pengolah data. Dari hasil pengujian ini ditemukan bahwa lingkungan kerja, baik itu fisik dan non fisik memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 57,3% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji hipotesis secara simultan membuktikan terdapat pengaruh signifikan dari variabel lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja karyawan. Sementara untuk uji secara parsial, lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik masing-masing memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Sementara variabel bebas yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap kinerja karyawan adalah lingkungan kerja non fisik dengan standarized coefficients beta sebesar 0,489 mengungguli lingkungan kerja fisik di angka 0,339. Kata Kunci : Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Karyawan.
PENGARUH IMPLEMENTASI ENVIRONMENTAL PERFORMANCE TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris pada Perusahaan Peserta PROPER yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Rahma, Fia;
Saraswati, Erwin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi environmental performance melalui environmental disclosure terhadap peningkatan profitabilitas perusahaan peserta PROPER yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2009 sampai dengan 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui environmental disclosure, environmental performance yang dilakukan perusahaan dapat meningkatkan economic performance dan beberapa proksi profitabilitas (earning per share dan net profit margin). Oleh karena itu, environmental disclosure berperan sebagai media perantara antara environmental performance dengan peningkatan profitabilitas perusahaan. Kata kunci : Environmental Performance, Environmental Disclosure, dan Profitabilitas
Determinan Kepercayaan Individu: Studi Empiris Konteks Sistem E-Payment
Putri, Dita Widya;
Baridwan, Zaki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan dalam konteks sistem e-payment. Penelitian ini menggunakan metode survei dan mengambil sampel mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang dengan jumlah sampel yang dapat diolah sebanyak 178 responden. Dalam penelitian menggunakan Partial Least Square  (PLS) digunakan untuk menguji data penelitian. Semua hipotesis didukung dengan ditunjukkan dalam hasil pengujian, bahwa semua konstruk antara lain persepsi keamanan, perlindungan secara teknis, pernyataan keamanan berpengaruh positif terhadap persepsi kepercayaan, sedangkan konstruk persepsi risiko mempunyai hubungan negatif dengan persepsi kepercayaan dalam konteks sisten  e-payment. Implikasi penelitian ini dapat digunakan oleh penyedia layanan e-payment untuk lebih mengutamakan faktor persepsi keamanan, perlindungan secara teknis, pernyataan keamanan, dan persepsi risiko, sehingga mendapat kepercayaan dari individu untuk menggunakannya. Penelitian ini juga dapat digunakan oleh penyedia layanan  e-payment  untuk meningkatkan kualitas sistemnya supaya individu percaya bahwa sistem tersebut aman dan nyaman untuk digunakan.Kata Kunci: Persepsi keamanan, perlindungan secara teknis, pernyataan keamanan, persepsi risiko, persepsi kepercayaan.