cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
ANALISIS VARIABEL - VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL TEMPE (STUDI KASUS SENTRA INDUSTRI TEMPE SANAN KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG) Afid Nurdian Syah; Wildan Syafitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.911 KB)

Abstract

Fenomena tingginya jumlah angkatan kerja yang terjadi saat ini merupakan dampak dari semakin bertambahnya penduduk. Banyaknya jumlah angkatan kerja ini  tidak diimbangi dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia, sehingga hal ini dapat menagkibatkan terciptanya pengangguran, dimana jumlah penawaran kerja lebih banyak daripada permintaan tenaga kerja. Salah satu sektor yang dapat menyerap tenaga kerja guna mengurangi pengangguran adalah sektor industri, khususnya industri kecil. Karena industri kecil memiliki peran yang besar dalam penyerapan tenaga kerja dan perekonomian. Kota Malang adalah salah satu kota yang banyak terdapat industri kecil yang bersifat padat karya. Sehingga penelitian ini mencoba fokus dalam menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja  pada industri kecil tempe. Peneliti mengambil variabel independen yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada industri kecil yaitu modal, upah, nilai produksi, dan biaya bahan baku. Sedangkan variabel dependennya adalah penyerapan tenaga kerja.  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari variabel modal, upah, nilai produksi, biaya bahan baku terhadap penyerapan tenaga kerja. Serta untuk mengetahui faktor manakah yang  paling dominan pengaruhnya terhadap penyerapan tenaga kerja. Populasi dalam penelitian ini yaitu pemilik usaha pembuatan tempe sebanyak 226 orang. Sampel yang digunakan  berjumlah 69 orang. Data yang digunakan berupa  data primer dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan kuisoner. Metode analisis data adalah analisis regresi berganda dengan metode  Ordinary Least Square  (OLS) dengan menggunakan program SPSS 16.0. Hasil penelitian dari analisis regresi menunjukkan bahwa probabilitas F lebih kecil dari α (0,000 < 0,05), sehingga modal, upah, nilai produksi dan biaya bahan baku secara simultan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Sentra Industri Tempe Sanan. Nilai Adjusted R2 sebesar 47,6% yang menunjukkan bahwa modal, upah, nilai produksi dan  biaya bahan baku berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja  di Sentra Industri Tempe Sanan  sebesar 47,6% sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain di luar model penelitian ini.   Hasil dari analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial variabel upah berpengaruh signfikan dan berpengaruh negatif terhadap penyerapan tenaga kerja. Yang artinya jika upah meningkat maka penyerapan tenaga kerja akan berkurang. Nilai produksi juga berpengaruh signifikan dan berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Artinya jika nilai produksi bertambah maka penyerapan tenaga kerja akan bertambah. Sedangkan modal memiliki nilai positif namun tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Biaya bahan baku memiliki nilai negatif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kata kunci : Penyerapan Tenaga Kerja, Modal, Upah, Nilai Produksi, Biaya Bahan Baku
ANALISIS KETENAGAKERJAAN YANG BERKAITAN DENGAN GAJI, KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA DAN MASA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS DI PT. KERETA API INDONESIA DAERAH OPERASI 8 SURABAYA) Irma Ginata Sukatendel
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.888 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gaji, kompensasi, lingkungan kerja dan masa kerja serta mengetahui variabel apa yang paling dominan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan.  Variabel independent dalam penelitian ini adalah Gaji (X1), Kompensasi (X2), Lingkungan Kerja (X3), dan Masa Kerja (X4). Sedangkan variabel dependentnya adalah produktivitas kerja karyawan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian mengambil 96 orang sebagai responden dari jumlah populasi sebesar 2.556 karyawan di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Untuk analisis data yang digunakan analisis uji statistik Chi Square (X²) dengan menggunakan α = 0,05 menggunakan program komputer SPSS. Hasil dari uji statistik Chi Square (X²) tersebut menunjukkan adanya hubungan antara gaji, kompensasi, lingkungan kerja dan masa kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Variabel gaji (X1) berpengaruh positif terhadap produktivitas, yang ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig (2-sided) Pearson Chi-Square < 5%  (0,000 < 0,05). Variabel kompensasi (X2) juga berpengaruh positif terhadap produktivitas yaitu dengan nilai Asymp. Sig (2-sided) Pearson Chi-Square < 5%  (0,000 < 0,05). Variabel lingkungan kerja (X3) berpengaruh positif juga terhadap produktivitas, yang ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig (2-sided) Pearson Chi-Square < 5%  (0,002 < 0,05). Dan variabel masa kerja (X4) berpengaruh positif terhadap produktivitas dengan nilai Asymp. Sig (2-sided) Pearson Chi-Square < 5%  (0,000 < 0,05). Variabel lingkungan kerja (X3) merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi produktivitas kerja karyawan yaitu dengan nilai Asymp. Sig (2-sided) Pearson Chi-Square < 5%  (0,002 < 0,05). Kata Kunci: Produktivitas Kerja Karyawan, Gaji, Kompensasi, Lingkungan Kerja, Masa Kerja.
PRAKTEK GADAI SAWAH DAN IMPLIKASI SOSIAL EKONOMI (Studi Kasus di Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep Madura) nir, Mu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.654 KB)

Abstract

Rahn  atau gadai merupakan salah satu bentuk  akad  tabarru  (sukarela),  yaitu sebuah akad yang tujuan utamanya adalah untuk menolong dan membantu kesulitan orang lain. Dan bukan merupakan akad profit atau usaha mencari keuntungan. Namun, yang  terjadi adalah ada oknum-oknum yang memanfaatkan praktek gadai adalah untuk kepentingan profit sehingga esensi transaksi gadai sebagai bentuk tolong menolong tidak lagi menjadi acuan mereka. Hal ini yang terjadi di Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep. Dimana yang terjadi desa tersebut terdapat praktek gadai sawah yang barang jaminannya dimanfaatkan langsung oleh penerima gadai.   Penelitian ini  bertujuan  untuk mendiskripsikan kegiatan praktek gadai tanah sawah,  untuk menjelaskan hubungan sosial  serta  untuk menjelaskan status hukum gadai tanah sawah yang terjadi di Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep Madura. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif diskriptif dengan pendekatan fenomenologi dan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan dimulai dari Data Reduction, Data Display dan Conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara proses praktek gadai sawah yang terjadi di Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep berjalan dengan baik, termasuk hubungan sosial yang terjalin dianatara mereka juga berjalan dengan baik. Hal ini mempunyai implikasi ekonomi dan sosial terhadap aktivitas masyarakat di Desa tersebut. Sebagai dampak ekonomi praktek gadai yang terjadi mempunyai peranan yang sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian karena uang pinjaman yang didapatkan dari gadai dapat dimanfaatkan oleh mereka untuk kepentingan buka usaha yang lebih berpotensi selain itu uang pinjaman dapat dimanfaatkan oleh mereka untuk biaya pendidikan anak-anak mereka. Sebagai dampak sosial praktek gadai sawah tidak begitu mempengaruhi terhadap kehidupan dan aktivitas mereka karena mereka berada dalam sebuah budaya yang selalu mempererat mereka. Sedangkan secara hukum praktek gadai sawah yang terjadi masih belum sesuai dengan syariat Islam.   Kata Kunci : Gadai, Implikasi Ekonomi, Sosial, Status Hukum
DAMPAK ALIH PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN KE NON-PERTANIAN TERHADAP KESEMPATAN KERJA DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KOTA BATU (STUDI KASUS DESA ORO-OR Johanes Jonick J. Ndawa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.607 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kesempatan kerja dan pendapatan rumah tangga petani di Kota Batu setelah adanya alih penggunaan lahan pertanian ke non-pertanian.  Penelitian ini menggunakan metode survey yang tujuannya mengetahui  hubungan antara perubahan luas lahan sebelum dan sesudah alih penggunaan lahan terhadap kesempatan kerja petani dan pendapatan rumah tangga petani. Teknik analisa data yang digunakan adalah kuantitatif deskripsi dan Uji Statistik Non-parametrik yakni Uji Chi-Square dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara kesempatan kerja dan pendapatan rumah tangga petani sebelum alih penggunaan lahan dan setelah alih penggunaan lahan atau dengan kata lain  perubahan kesempatan kerja dan pendapatan memiliki korelasi terhadap luas lahan kepemilikan petani.Kata Kunci : Alih guna lahan pertanian, Kesempatan kerja petani dan Pendapatan rumah tangga petani.
ANALISIS PENGARUH INPUT FAKTOR TERHADAP PRODUKSI MEBEL (STUDI KASUS PADA INDUSTRI MEBEL KAYU DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR KECAMATAN LOWOKWARU DAN INDUSTRI MEBEL ROTAN DI KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG) Riki Rahmawan; Iswan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.479 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Pengaruh Input Faktor Terhadap Produksi Mebel (Studi Kasus Pada Industri Mebel Kayu Di Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Dan Industri Mebel Rotan Di Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang) ini dilakukan pada dua perusahan yang berbeda yaitu perusahaan mebel kayu Kusuma Jaya dan perusahaan mebel rotan Cindy Rotan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variable perlengkapan, tenaga kerja dan bahan baku terhadap tingkat produksi mebel di kedua perusahaan. Penelitian ini menggunakan data selama kurun waktu 36 bulan pada masing-masing perusahaan. Untuk analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program  IBM SPSS Statistic  for Windows. Variable  indenpenden yang digunakan adalah modal, tenaga kerja, dan bahan baku sedangkan variabel dependennya adalah tingkat produksi.Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada perusahaan Kusuma Jaya dan Cindy Rotan, input faktor pada kedua perusahaan semuanya mempunyai pengaruh yang signifikan pada tingkat produksi.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan juga diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variable bahan baku  mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi di mebel Kusuma Jaya. Sedangkan pada mebel Cindy Rotan juga menunjukkan bahwa bahan baku mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi.   Kata Kunci: Produksi, Perlengkapan, Tenaga Kerja, Bahan Baku.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan (Studi Nelayan Desa Klampis, Kec. Klampis, Kab. Bangkalan) Badrul Jamal; Multi fiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.852 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan desa Klampis Kabupaten Bangkalan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linear berganda.Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan software eviews 6.0. Penelitian ini menggunakan data cross section dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 Nelayan. Teknik sampling yang digunakan yaitu Incidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal, umur, curahan jam kerja, pengalaman kerja, harga dan hasil tangkapan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan Desa Klampis. Selanjutnya secara parsial variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi pendapatan nelayan Desa Klampis antara lain curahan jam kerja, pengalaman kerja, harga, dan hasil tangkapan ikan. Sedangkan variabel modal dan umur secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan Desa Klampis. Kata Kunci: Pendapatan Nelayan, Desa Klampis, 40 Nelayan.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Bawang Merah (Studi Kasus di Kelurahan Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk) Shita Anggun Lowisada
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.662 KB)

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani merupakan suatu hal yang penting ditengah permasalahan pertanian serta ketidakberdayaan petani dalam pengembangan usahataninya. Adanya pemberdayaan diharapkan mampu meningkatkan potensi yang dimiliki oleh petani, terutama dalam mengatasi permasalahan seperti daya tawar yang cenderung lemah, akses permodalan yang masih terbatas serta tingkat pendidikan petani yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan usahatani bawang merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Hasil dari penelitian ini, yaitu eksistensi dan pemberdayaan kelompok tani memberikan kontribusi pada pendapatan usahatani melalui penyediaan sarana produksi pupuk subsidi, menambah pengetahuan mengenai teknik pertanian dan pengangulangan hama bawang merah, akses permodalandari Gapoktan dan KUD, kemudahan informasi mengenai sawah lelang dengan harga lebih rendah dibanding sawah yang dijual secara umum, mudahnya informasi mengenai bantuan pemerintah baik permodalan maupun saranaproduksi. Namun pemberdayaan masih belum optimal terkait belum ada kolektivitas pemasaran yang mampu meningkatkan pendapatan petani khususnya ketika harga mengalami penurunan pasca panen.Kata kunci: Pemberdayaan, Kelompok Tani, Pendapatan, Bawang Merah
TELAAH KRITIS PEMISAHAN WEWENANG PENGAWASAN BANK PADA MASA TRANSISI BANK INDONESIA DAN OTORITAS JASA KEUANGAN Fauza Dwi Annisa; Farah Wulandari Pangestuty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.544 KB)

Abstract

Krisis perekonomian di tahun 1997, krisis ekonomi dan keuangan global di tahun 2008 dan kasus Bank Century di tahun 2008 merupakan beberapa  permasalahan  yang  menunjukan bahwa efektifitas Bank Indonesia dalam melaksanakan tanggung jawabnya terutama sebagai pengatur dan pengawas bank dinilai gagal.  Akibat kegagalan  tersebut, pemerintah Indonesia memberikan perhatiannya dengan membentuk suatu sistem pengawasan baru yang independen yang bertujuan untuk melindungi konsumen dan meningkatkan efisiensi lembaga keuangan. Lembaga pengawasan independen ini adalah Otoritas Jasa Keuangan yang selanjutnya disebut OJK. Adanya OJK  secara otomatis memisahkan wewenang pengawasan secara makro (makroprudensial) dan pengawasan secara mikro (mikroprudensial). Peneliti akan mengamati apa implikasi dari adanya pemisahan wewenang pengawasan bank pada masa transisi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Dengan menggunakan analisis kualitatif dan pendekatan  kualitatif fenomenologis sehingga dapat menjawab rumusan masalah pada penelitian. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa  pemisahan wewenang pengawasan bank menimbulkan banyak kekhawatiran diantaranya munculnya konflik kepentingan antar lembaga, resiko sistemmik sabilitas keuangan dan kesulitan dalam melaksanakan survey lembaga keuangan. Namun dibalik kekhawatiran potensi konflik tersebut, pemisahan lembaga pengawasan menjadi perlu bila melihat perkembangan pesat sistem keuangan dan teknologi informasi serta inovasi finansial yang mampu membuat sistem keuangan yang semakin kompleks, dinamis, dan saling terkait satu sama lain antar subsektor keuangan dan lembaga keuangan serta melihat tingginya jumlah konglomerasi keuangan di Indonesia.   Kata kunci: Wewenang pengawasan bank, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA HOME INDUSTRI SEPATU KOTA SURABAYA (STUDI KASUS TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI UKM HOME INDUSTRI SEPATU UD.PERKASA SURABAYA) Rendy Akhmad Andrianto; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.623 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pemberian upah, , masa kerja, usia dan beban tanggungan terhadap produktivitas kerja karyawan UD Perkasa Surabaya, sehingga diperoleh hasil apakah keempat variabel tersebut yang telah diberikan selama ini bisa meningkatkan produktivitas kerja karyawan atau tidak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 (dua) cara, yaitu wawancara terhadap narasumber dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh upah, masa kerja, usia dan beban tanggungan  terhadap produktivitas kerja karyawan di UD Perkasa Surabaya. Variabel  independen dalam penelitian ini adalah usia (X1), masa kerja (X2), beban tanggungan  (X3) dan upah(X) , sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu variable upah (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), selain itu variabel independen yang memberikan pengaruh dominan terhadap variabel dependen adalah upah (X4). Hal ini berarti bahwa masa kerja, usia,beban tanggungan dan upah karyawan memberikan dampak yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang semakin menyempurnakan kualitas produk sepatu UD Perkasa Surabaya, namun berdasarkan penelitian faktor upah lah yang paling utama   Kata kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Tanggungan, Upah, Produktivitas Kerja Karyawan.
Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Kualitas Pemerintahan dan Kinerja Ekonomi Di Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Sri Andayani; Ferry Prasetya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.508 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi di daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2011, apakah desentralisasi fiskal mampu memperbaiki kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi secara langsung atau tidak secara langsung. Melalui penggunaan metode Partial Least Squares (PLS), penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal mempengaruhi kualitas pemerintahan secara negatif dan signifikan secara langsung sedangkan mempengaruhi kinerja ekonomi secara postif dan signifikan secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desentralisasi fiskal belum mampu memperbaiki kualitas pemerintahan akan tetapi telah meningkatkan kinerja ekonomi di daerah kabupaten/kota provinsi Jawa Timur. Kata Kunci : Desentralisasi fiskal, kualitas pemerintahan, kinerja ekonomi dan PLS (Partial Least Squares)

Page 92 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue