cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Moneter dalam Upaya Menjaga Stabilitas Harga (Inflasi) dan Mengatasi Pengangguran di Indonesia Halim Burhani; Ghozali Maski
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.325 KB)

Abstract

Tercapainya stabilitas inflasi merupakan hal penting dalam perekonomian suatu negara. Dengan stabilnya tingkat inflasi diharapkan mampu membawa iklim positif bagi perekonomian terutama dalam hal menjaga kondisi iklim usaha tetap kondusif, sehingga pengangguran dapat ditanggulangi.Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi ialah melalui kebijakan moneter dengan menggunakan variabel atau instrument ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar mata uang (KURS).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar terhadap inflasi dan pengangguran. Adapun penelitian ini menggunakan alat analisis vector auto correlation model (VECM) dengan pengujian lanjutan impulse response dan variance decomposition. Impulse response digunakan untuk melihat pengaruh akibat goncangan yang terjadi pada suatu variabel terhadap variabel lain sedangkan variance decomposition untuk mengetahui dominasi variabel dalam memengaruhi variabel lain. Dengan ruang lingkup penelitian tahun 2000 kuartal I s/d 2012 kuartal IV, diperoleh hasil bahwa suku bunga SBI , JUB, dan nilai KURS memiliki pengaruh yang negative terhadap inflasi CPI dan pengaruh positif terhadap pengangguran. Sementara itu, inflasi CPI sendiri memiliki pengaruh positif terhadap pengangguran yang membuktikan tidak ada trade-off antara keduanya di Indonesia.Selain itu, suku bunga SBI merupakan variabel moneter yang paling dominan dalam memengaruhi inflasi CPI dibandingkan jumlah uang beredar dan nilai tukar (kurs), sedangkan jumlah uang beredar merupakan variabel ekonomi moneter yang paling dominan dalam memengaruhi pengangguran Kata kunci: inflasi, pengangguran, suku bunga SBI, nilai tukar mata uang, jumlah uang beredar
Analisis Identifikasi Sektor Ekonomi Unggulan Perekonomian Kabupaten Malang Tahun 2007-2011 Bakhtiar Yusuf Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.183 KB)

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kontribusi masing masing sektor perekonomian terhadap PDRB  dan untuk mengetahui sektor sektor ekonomi apa saja yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Malang. Dengan mengetahui sektor sektor ekonomi unggulan tersebut maka pembangunan dapat di arahkan ke sektor sektor yang secara unggulan dapat mendorong percepatan pembangunan daerah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient dan Analisis Shift Share   Kata kunci:Sektor Unggulan, Pembangunan Daerah, Analisis Location Quotient, Analisis Shift Share
EVALUASI KEBERHASILAN KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN PELAYANAN PUBLIK PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI PROVINSI JAWA TIMUR ( Studi Kasus Empat Kabupaten Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2008-2012) M.Aziz Irwanto; Moh. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.151 KB)

Abstract

Dalam mengevaluasi tentang kinerja keuangan daerah dan pelayanan publik. Kabupaten Tulungagung dan Jombang merupakan kabupaten yang diteliti karena daerah tersebut merupakan daerah yang berprestasi dalam menyelenggarakan pemerintah daerah. Sedangkan Kabupaten Situbondo dan Probolinggo sebagai daerah pembanding karena daerah tersebut merupakan daerah dengan berpendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan tingkat kinerja keuangan daerah yang diteliti dan daerah pembanding tahun 2008-2012 dan mengetahui serta mendiskripsikan tingkat kualitas pelayanan publik pada bidang pendidikan dan kesehatan anatar daerah yang diteliti dan derah pembanding tahun 2008-2012. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif deskriftip. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis menggunakan indeks kinerja keuangan daerah dan indeks kinerja pelayanan publik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kinerja keuangan daerah tertinggi yaitu Kabupaten situbondo dengan prosentase sebesar 47,72%, Kabupaten Tulungagung dengan tingkat prosentase sebesar 44,46% berada pada urutan kedua, Kabupaten Jombang pada urutan ketiga dengan prosentase sebesar 44,03% dan pada urutan terendah Kabupaten Probolinggo dengan prosentase sebesar 41,51%. Pada kinerja pelayanan publik urutan pertama dengan prosentase sebesar 33,89% adalah Kabupaten Situbondo, pada urutan yang kedua yaitu Kabupaten Tulungagung dengan prosentase sebesar 33,46%, diurutan yang ketiga terdapat Kabupaten Probolinggo dengan prosentase sebesar 33,31% dan Kabupaten Jombang adalah kabupaten terendah dengan prosentase sebesar 33,26%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan untuk pengembangan pada sektor ekonomi untuk mengurangi dependensi fiskal, meningkatkan dalam pengelolaan belanja daerah sehingga akan meningkatakn dalam belanja modal dan melakukan pengembangan dalam program inovatif setiap daerah. Kata kunci : Kinerja Keuangan Daerah dan Kinerja Pelayanan Publik
ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS BELANJA PENDIDIKAN (Studi Kasus: 12 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2012) Pratama Arief Widodo; Moh. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.013 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi dan efektivitas dari belanja pendidikan di 12 daerah di jawa timur yang termasuk dalam 6 daerah belanja pendidikan tertinggi dan terendah pada tahun 2012. Alat analisis yang digunakan untuk melihat efisiensi adalah (DEA) Data Envelopment Analysis yaitu analysis frontier yang mengacu pada efisiensi teknis, variabel yang digunakan adalah (belanja pendidikan) sebagai input dan (jumlah sekolah SD, SMP, dan SMA serta jumlah guru SD, SMP, dan SMA) sebagai output. Sedangkan untuk melihat efektivitas dari belanja pendidikan adalah dengan melihat APS (Angka Partisipasi Sekolah) sebagai outcomes dari belanja pendidikan. Hasil ini menuunjukkan bahwa yang mendapatkan nilai efisien dan efektif hanya 3 daerah yaitu Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, dan kota Surabaya. Daerah lainnya yang belum efisien dan efektiv cenderung mengalami pemborosan belanja pendidikan yang terlalu tinggi namun output yang ada masih belum optimum serta penyerapan penduduk usia sekolah juga masih rendah. Kata kunci: Efisiensi, Efektivitas, Belanja Pendidikan, Jumlah Sekolah, Jumlah Guru, Data Envelopment Analysis, Angka Partisipasi Sekolah, Input, Output, Outcomes
ANALISIS PENGARUH TIMBAL BALIK EKSPOR, IMPOR, DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 1982 – 2012 Barianto Nurasri Sudarmawan; Muna war
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.218 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melihat hubungan antara ekspor dengan pertumbuhan (export led growth hypothesis) dan menguji hubungan antara pertumbuhan ekonomi dengan impor (growth led import hypothesis). Objek penelitian ini adalah Indonesia dengan variabel ekspor, impor dan GDP selama rentang waktu 1982 – 2012. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji unit root dengan uji Augment – Dickey Fuller (ADF) untuk melihat stasionaritas data. Uji kointegrasi dengan uji Johansen untuk melihat hubungan jangka panjang. Terakhir, penelitian ini Uji kausalitas Granger untuk melihat arah hubungan variabel.   Hasil dari penlitian ini menunjukkan bahwa data ekspor, impor dengan GDP stasioner pada derajat first difference. Hasil uji kointegrasi menyatakan bahwa nilai trace statistic lebih besar daripada critical value-nya (26.65910 > 15.49471) artinya terdapat hubungan jangka panjang antara variabel ekspor dengan GDP. Begitu juga dengan impor dengan GDP ditunjukkan dengan nilai trace statistic lebih besar daripada critical value-nya  (26.53685 > 15.49471) artinya impor dengan GDP juga memiliki hubungan jangka panjang. Hasil uji kaualitas granger menunjukkan bahwa hanya terdapat satu arah dari GDP ke ekspor. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F statistik sebesar 17.2365. Pada sisi impor, hubungan antara impor dengan GDP hanya memiliki hubungan satu arah saja yaitu dari GDP ke impor. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F statistik sebesar 19.4476. Berdasarkan hasil uji kausalitas granger penelitian ini mendukung growth led export hypothesis dan growth led import hypothesis.   Kata kunci: ekspor, impor, GDP, Augment Dickey Fuller (ADF) – uji unit root, Johansen – uji kointegrasi, uji kausalitas Granger, Indonesia
Analisis Variabel-Variabel yang Mempengaruhi Spread Suku Bunga di Indonesia. (Studi Kasus Bank Umum di Indonesia) Muhamad Shodikin; Shof wan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.33 KB)

Abstract

Stabilitas keuangan erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Salah satu alat ukur stabilitas keuangan adalah  spread  suku bunga. Spread  suku bunga bisa menunjukkan tingkat efesiensi atau kinerja perbankan disuatu negara. Semakin tinggi  spread  suku bunga bisa menunjukkan semakin tidak efisiensinya  kinerja perbankan.  Spread suku bunga Indonesia bila dibandingkan dengan  spread  suku bunga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Philipina, Brunei, Thailand  dalam kurun waktu 5 tahun mulai 2009-2012,  spread  suku bunga Indonesia merupakan yang tertinggi diantara tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menemukan faktor faktor yang di duga mempengaruhi spread suku bunga Indonesia serta mencari faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi  spread  suku bunga Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif  dengan pendekatan deskriptif. Jenis Data yang digunakan adalah  data sekunder  bentuk time series yang bersumber pada website bank Indonesia dan Statistik perbankan Indonesia, dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara dokumentatif. Hasil penelitian menggunakan regresi linear berganda menunjukkan, bahwa mayoritas semua variabel yang digunakan terbukti signifikan mempengaruhi spread suku bunga.  Dari semua variabel yang digunakan yakni biaya operasional,  capital adequacy ratio  (CAR), inflasi, pendapatan  non  bunga, pinjamn bermasalah, suku bunga deposito dan  loan to deposit ratio  ( LDR), hanya varibel Inflasi  aja yang tidak signifikan dalam mempengaruhi  spread  suku bunga Indonesia. Dari 6 variabel yang signifikan mempengaruhi spread suku bunga, 3 diantaranya sesuai dengan hipotesis yang digunakan dan sisanya berbanding terbalik dengan hipotesis yang digunakan. Pengaruh variabel CAR, pinjaman bermasalah  dan LDR sesuai dengan hipotesis yang digunakan dimana variabel CAR dan LDR berpengaruh negatif terhadap  spread  suku bunga, sedangkan variabel pinjaman bermasalah berpengaruh positif terhadap  spread  suku bunga. Pengaruh variabelbiaya operasional, pendapatan non bunga dan suku bunga deposito berbanding terbalik dengan hipotesis yang digunakan, dimana hasil penelitian menunjukkan variabel biaya operasional dan suku bunga deposito berpengaruh negatif terhadap spread suku bunga, sedangkan pendapatan non bunga berpengaruh positif terhadap spread suku bunga. Dari semua variabel yang signifikan mempengaruhi  spread  suku bunga, variabel pinjaman bermasalah dan suku bunga deposito merupakan variabel yang paling dominan dalam  mempengaruhi  spread  suku bunga Indonesia hal ini ditunjukkan nilai Konstantanya yang paling besar.   Kata Kunci: Spread Suku Bunga, Kinerja, Efesien
Pengaruh Kondisi Individu Dan Sosial – Ekonomi Terhadap Keputusan Menjadi Commuter Ke Kota Jakarta (Studi pada Tenaga Kerja Sektor Formal dari Bogor dan Depok yang Menggunakan Kereta Commuter Line) Syifa Putri Kusumaningrum; M. Umar Burhan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.909 KB)

Abstract

Pola mobilitas penduduk di Indonesia telah bergeser dari mobilitas permanen menjadi mobilitas non permanen seperti yang terjadi antara Jakarta dengan Bogor dan Depok. Jakarta berperan sebagai kota besar yang berperan sebagai metropolis. Bogor dan Depok sebagai kota satelit bagi Jakarta yang berperan sebagai wilayah suburban. Terdapat  interaksi antara metropolis dengan wilayah suburban yang ditandai dengan fenomena suburbanisasi, commuting dan commuter.  Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis  pengaruh kondisi individu dan sosial-ekonomi terhadap keputusan tenaga kerja sektor formal pada wilayah suburban menjadi commuter ke Kota Jakarta pada migran kawasan Bogor dan Depok yang menggunakan kereta commuter line. Untuk mencapai tujuan digunakan data primer melalui instrumen kuesioner dengan 90 responden serta data sekunder dari instansi terkait dan literatur yang bersumber dari buku maupun jurnal. Penelitian ini dilakukan di kawasan Bogor (Stasiun Bogor, Cilebut dan Bojong Gede) dan Depok (Stasiun Citayam, Depok Lama dan Depok Baru). Analisis yang digunakan adalah binary logistic regression. Hasil dari analisis binary logistic regression dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 6 variabel independen terdapat 3 variabel independen yang berpengaruh secara  signifikan terhadap probabilitas keputusan tenaga kerja menjadi commuter antara lain: status perkawinan, gender, dan sarana transportasi massal/commuter line sedangkan 3 variabel antara lain: tingkat pendidikan, usia dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap probabilitas keputusan tenaga kerja menjadi commuter. . Kata Kunci : Metropolis, Suburban,Ccommuter, Jabodetabek,Binari Logistik
Peran Reward and Punishment Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas Kerja Pegawai Pada Bank (Studi Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Malang) Novita Dwi Jayanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.806 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran antara reward and punishment dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Malang. Selain itu juga penelitian ini dapat digunakan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Malang sebagai sembangan pemikiran tentang manakah yang lebih efektif antara reward and punishment dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penilitian ini menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan beberapa proses dalam menganalisis data yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dengan pengujian keabsahaannya menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menujukan bahwa reward and punishment sama-sama berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Namun dalam hal ini, pemeberiang reward dirasa lebih berpengaruh  dan lebih efektif dibandingkan punishment. Peran reward dalam bentuk promosi jabatanlah yang besar pengaruhnya terhadap produktivitas kerja pegawai. Promosi jabatan dirasa efektif untuk memotivasi pegawai, karena hal ini mempengaruhi penghasilan tetap mereka dan lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup pegawai. Sedangakan punishment  hanya merupakan faktor penunjang saja dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai di Bank BRI. Walaupun demikian, punishment menjadi suatu alat kontrol pegawai untuk tidak melakukan kelalaian atau kesalahan dalam bekerja dan terpacu menjadi lebih baik lagi  Dua hal yang bertentangan namun pada hakekatnya sama bertujuan untuk memotivasi seseorang menjadi lebih baik, lebih berkualitas dan lebih produktif dalam bekerja. Peningkatan produktivitas kerja pegawai berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan dan pelayanan Bank BRI kepada para nasabah.    Kata Kunci: Reward, Punishment, Produktivitas Kerja Pegawai.
ANALISIS PENGARUH INVESTASI,TENAGA KERJA,DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TIMUR (STUDI KASUS TAHUN 2001 – 2010) Afandi ,SE
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.108 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari variable independent terhadap variabel dependent yaitu pertumbuhan ekonomi dari tahun 2001-2010. Data yang dipakai dalam penelitian ini merupakan data sekunder  yang diambil dari BPS    . Dalam penelitian ini menggunakan metode OLS(Ordinary Least Square). Hasil dari penelitian menunjukkan variabel independent yaitu jumlah tenaga kerja, invertasi (PMA) dan (PMDN), dan pengeluaran pemerintah daerah  mempunyai hubungan dengan variable dependent yaitu pertumbuhan ekonomi. Selain itu variabel independent berpengaruh positif dan signifikan kecuali variable pengeluaran pemerintah  daerah  yang berpengaruh negative  tetapi  signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kata Kunci: Jumlah Tenaga Kerja, Investasi PM dan PMDN, Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
The Determinant of Child Labor in East Java Shelvia Rizky Arifanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.512 KB)

Abstract

Problem of child labor is a serious problem arises in much country in the world, including Indonesia. In Indonesia there is a huge number of child labor that finally gives a bad effect to the child, especially to the child education. Previous studies stated that problem of child labor is caused by some factors. By using probit model, this study examines the determinant of child labor in East Java. East Java is chosen because East Java is the second largest number of population with the third biggest number of child labor in Indonesia. The result shows that some factors such as child age; child gender; location; school attendance; household gender; household age; household education; and household occupation influence the probability of child to work. Key Words: Child Labor, Employment, Indonesia

Page 93 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue