Articles
13,824 Documents
Peran Modal Sosial Terhadap Eksistensi Pasar Tradisional (Studi Kasus di Pasar Besar Malang)
Rinda Rofiatul Maziyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.66 KB)
Pasar tradisional sudah menjadi kebutuhan masyarakat indonesia, akan tetapi akhir-akhir ini kehadiran pasar modern mengancam eksistensi dari pasar tradisional ke depannya. Pada kenyataannya di Pasar Besar Malang pasar tradisional bisa bertahan berdampingan dengan ritel modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran modal sosial terhadap eksistensi pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini, yaitu Modal sosial yang terbentuk pada Pasar Besar Malang telah ada dan menjadi pendorong bagi pasar itu sendiri untuk bertahan, hal ini tercermin pada hubungan antarpedagang yang telah ada dan terpelihara dengan baik serta hubungan pedagang dengan pelanggan atau pembeli yang juga merupakan bentuk modal sosial, hubungan-hubungan ini menyangkut kepercayaan, jaringan serta nilai dan norma. Kata kunci: Pasar Tradisional, Eksistensi, Modal Sosial
ANALISIS PERILAKU MAHASISWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI HANDPHONE BLACKBERRY (STUDI KASUS MAHASISWA FEB-UB)
Fitra Ardhita Nurullisha Putra;
Iswan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.767 KB)
Perkembangan smartphone di era globalisasi ini mempermudah kita untuk melakukan telekomunikasi dengan cepat dan efisien. Kecanggihan smartphone yang bisa mengakses internet dan menjalankan aplikasi social, membuat banyak masyrakat memiliki smartphone. Salah satu contoh smarphone yang digandrungi oleh msyarakat adalah balckberry. Blackberry merupakan salah satu smartphone yang bnyak dimiliki oleh masyarakat salah satunya adalah mahasiswa Mahasiswa merupaka pengguna balckberry yang paling banyak di kalangan masyarakat. Mereka menggunakan blackberry bukan hanya sebagai media bertelekomunikasi saja, namun untuk bersosialisai dan memperluas jaringan. Blackberry merupkan salah satu smartphone yang memiliki banyak fitur yang disukai oleh mahasiswa, salah satunya fitur BBM(Blackberry mesengger). BBM merupakan fitur bersosialisai yang sangat digemari mahasiswa, yang mendorong mahasiswa untuk membeli smartphone blackberry. Dikarenakan mahasiswa adalah tipe masyarakat yang gemar untuk bersosialisai.dan gemar untuk menunjukan ekssistensinya di lingkup sosial Keputusan membeli smartphone blackberry pada masyarakat dipengaruhi 3 faktor yaitu penghasilan,motivasi dan gaya hidup. Ketiga faktor itu memungkinkan untuk mahasiswa dalam membeli smartphone balackberry Kata Kunci:Smartphone, Keputusan membeli, Mahasiswa
Analisis Suku Bunga KPR: Acuan dan Faktor Penentunya Berdasarkan Jenis Bank
Heru Dwi Prasetya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.127 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah BI rate menjadi acuan bank dalam penetapan suku bunga (kredit pemilikan rumah) serta untuk mengetahui bagaimana sensitifitas dari BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dan pihak ketiga terhadap suku bunga KPR berdasarkan jenis kepemilikan bank yang terbagi atas bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran dan bank asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peneitian kuantitatif. Adapun metode pengambilan sampel yaitu dengan metode cluster purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber antara lain BI (Bank Indonesia), BPS (Badan Pusat Statstik) dan pusat data Kontan. Data yang dihimpun lalu di olah dengan alat analisis korelasi, analisis regresi data panel, analisis elastisitas serta uji beda rata-rata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bank pemerintah, bank campuran serta bank asing telah menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunga KPR. Akan tetapi, pada bank swasta nasional tidak menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunganya. Dalam pengujian tingkat sensitifitas didapatkan hasil bahwa BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dana pihak ketiga relatif kurang sensitif terhadap suku bunga KPR dari tiap bank baik bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran maupun bank asing. Hal ini dapat disebabkan karena rumah merupakan termasuk kebutuhan primer sehingga dengan tingkat bunga berapapun masyarakat tetap membutuhkan rumah. Kata Kunci: BI rate, Inflasi, Suku Bunga Deposito, Dana Pihak Ketiga dan Suku Bunga KPR
Analisis Dinamika Produktivitas Tenaga Kerja ( Studi Kasus 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur)
Fatchurrohman, Trias Arief
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (543.269 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan perbedaan produktivitas tenaga kerja pada 38 kabupaten / kota di Jawa Timur. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa produktivitas tenaga kerja tiap kabupaten / kota dihitung dari jumlah PDRB dengan jumlah tenaga kerja tiap kabupaten / kota tersebut. Seiring dengan bertumbuhnya produktivitas tenaga kerja tidak sedikit terdapat ketimpangan (Disparitas)produktivitas tenaga kerja antar kabupaten / kota yang terjadi di Jawa Timur.  Analisis metode moran’s I dengan alat Open Geoda digunakan untuk mengetahui perbedaan produktivitas tenaga kerja pada Kabupaten/kota di Jawa Timur yang terjadi pada kurun waktu 2002-2010. Dengan hasil ada beberapa kabupaten/kota yang mengalami perbedaan produktivitas tenaga kerja yang ditunjukkan oleh Klaster LISA maps. Kata kunci: Produktivitas Tenaga Kerja, Ketimpangan (Disparitas)
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL SEBAGAI PENENTU FUNGSI INTERMEDIASI PERBANKAN
Wahyu Devi Susanty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (655.965 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap fungsi intermediasi antara bank syariah dan bank konvensional selama terjadi ketidakstabilan ekonomi. Faktor internal yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) bank syariah dan Non Performing Loan (NPL) bank konvensional. Sedangkan faktor eksternal yang digunakan adalah bonus Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) serta tingkat inflasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan periode data mulai Oktober 2005 sampai Juni2010. Hasil empiris menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan DPK memiliki pengaruh positif dan lebih berpengaruh terhadap fungsi intermediasi bank syariah. Variabel NPF dan NPL serta tingkat inflasi berpengaruh negatif dan lebih direspon oleh fungsi intermediasi bank konvensional. Sedangkan variabel bonus SBIS dan suku bunga SBI lebih berpengaruh terhadap fungsi intermediasi bank syariah namun tidak signifikan. Dan disimpulkan bahwa kemampuan bank syariah dalam menghadapi ketidakstabilan ekonomi tidak lebih baik daripada bank konvensional. Kata kunci: Fungsi intermediasi, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Non Performing Loan, Bonus SBIS, Suku Bunga SBI, Inflasi.
ANALISIS FAKTOR PERKEMBANGAN UMKM BATU PERMATA MARTAPURA SEBAGAI SALAH SATU PENGGERAK PEREKONOMIAN KALIMANTAN SELATAN
Nurul Eka Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.305 KB)
Sejak krisis yang melanda Indonesia, keberadaan usaha kecil dan menengah mulai menunjukkan pengaruhnya terhadap perekomian Indonesia. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang seringkali dipandang sebelah mata ternyata mampu bertahan pada saat krisis moneter bahkan dapat memulihkan perekonomian nasional.Perannya dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja diharapkan menjadi langkah awal bagi upaya pemerintah menggerakkan sektor produksi pada berbagai lapangan usaha.Industri kecil mempunyai karakteristik yang lebih banyak menggunakan tenaga kerja dibandingkan modal dan peralatan (mesin-mesin). Salah satu peluang yang dapat dikembangkan dalam industri di provinsi Kalimantan Selatan khususnya untuk wilayah kota Banjarbaru dalam memperkuat perekonomian adalah Batu Permata Martapura. Saat ini permasalahan yang dialami oleh industri Batu Permata Martapura diantaranya yaitu permodalan, teknologi, bahan baku, pangsa pasar, dan sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan UMKM batu permata di Martapura dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan UMKM batu permata tersebut.Data penelitian yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui proses penyebaran kuesioner langsung kepada 60 responden pengrajin batu permata. Metode analsis yang digunakan adalah deskriptif statistik.Dari analisis yang telah digunakan yaitu deskriptif statistik, ditemukan faktor yang berpengaruh terhadap pengrajin batu permata di Martapura yakni adalah modal, teknologi, bahan baku, pangsa pasar, dan sumber daya manusia. . Kata Kunci: UMKM , Modal, Teknologi, Pangsa Pasar, dan Sumber Daya Manusias
Dampak Pertunjukan Seni Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) [Studi Pada Acara Morning On Panglima Sudirman Street (MPS2) Kota Probolinggo Episode Ke-3 Tahun 2013
Efendi, Nur Kurnia;
tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.204 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pertunjukan seni terhadap pendapatanPKL. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktoryang mempengaruhi pendapatan PKL pada acara Morning On Panglima Sudirman Street (MPS2)episode ke-3 tahun 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan modelregresi linear berganda. Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan softwareeviews 6.0. Penelitian ini menggunakan data cross section dan jumlah sampel yang digunakan seba-nyak 40 PKL.Hasil pembahasan menunjukan bahwa pertunjukan seni pada acara MPS2 episode ke-3 tahun2013 memiliki pengaruh positif terhadap pendapatan PKL. Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasilpenelitian yang menyimpulkan bahwa 36 PKL atau 90% responden mengalami peningkatan penda-patan. Selanjutnya pada tingkat kepercayaan sebesar 95%, semua variabel bebas yaitu modal, lokasistrategis, umur, pendidikan, tenaga kerja,  jam kerja, pekerja informal, operator dengan usaha sendiri,sumber modal, jenis kelamin, dan jenis barang dagangan secara simultan memiliki pengaruh signifikanterhadap pendapatan PKL. Sedangkan secara parsial hanya variabel X1 (modal), X2 (lokasi strategis),X6 (jam kerja), dan D4 (jenis kelamin) secara parsial signifikan mempengaruhi pendapatan PKL padaacara MPS2 episode ke-3 tahun 2013.Kata Kunci: Pendapatan PKL, MPS2 episode ke-3 tahun 2013, Pertunjukan Seni
Analisis Pengaruh Tingkat Pertumbuhan Sektor Utama terhadap Tingkat Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Satuan Wilayah Madiun dan Sekitarnya Tahun 2003-2012
Surya Ayomi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.229 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi sektor utama terhadap bebarapa indikator makroekonomi menjadi beberapa tujuan yaitu mengetahui hubungan antara sektor ekonomi utama dengan jumlah penduduk miskin, tingkat pengangguran, dan IPM di wilayah SWP Kota Madiun dan sekitarnya. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel yang mencakup 6 kota/kabupaten di SWP madiun selama kurun waktu sepuluh tahun. Hasil penelitian ini diperoleh temuan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka di SWP Madiun dan sekitarnya adalah pertumbuhan sector perdagangan hotel dan restoran. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka adalah pertumbuhan sector pertanian. Hasil estimasi pengaruh pertumbuhan sektor pertanian dan perdagangan, hotel, dan restoran terhadap IPM menunjukkan variabel pertumbuhan sector perdagangan hotel dan restoran dan variabel pertumbuhan sector pertanian berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di SWP Madiun dan sekitarnya. Kata Kunci: Sektor utama, Tingkat Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, dan IPM
Analisis Keputusan Investasi oleh Tenaga Kerja Indonesia (Studi Kasus di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek)
Ratri Noor Hayu Retno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.561 KB)
Dalam melakukan migrasi internasional Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menghasilkan apa yang dinamakan dengan remitan. Fenomena migrasi internasional ini banyak terjadi di Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Trenggalek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis investasi atas remitan dan yang mempengaruhi investasi atas remitan. Analisis hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa investasi residensial merupakan investasi yang banyak dilakukan oleh TKI di samping untuk modal usaha, membeli ternak dan biaya pendidikan. Sedangkan faktor yang signifikan mempengaruhi keputusan investasi adalah tingkat pendidikan, status, jumlah tanggungan, kepemilikan rumah dan kepemilikan tanah. Kata Kunci: Migrasi, TKI, Remitan dan Investasi
Analisis Tentang Determinan Migrasi Internasional (Studi Kasus pada TKW di Desa Pondok Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo)
Befita Puspisanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (597.443 KB)
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat migrasi internasional yang tinggi setiap tahun. Uniknya, migrasi di Indonesia selalu di dominasi oleh tenaga kerja wanita dan tingginya penyerapan tenaga kerja di sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi internasional yang dilakukan oleh pekerja wanita asal Indonesia (TKW). Desa Pondok dipilih sebagai lokasi penelitian karena banyaknya jumlah migran yang berasal dari daerah ini. Berdasarkan uji Crosstab, dari 9 variabel yang diteliti hanya tingkat pendidikan yang tidak signifikan berpengaruh terhadap migrasi. Hal ini dikarenakan adanya faktor lain yang tidak bisa diukur dari jenjang pendidikan formal tenaga kerja, yaitu keterampilan seperti jiwa kewirausahaan. Variabel umur signifikan berpengaruh terhadap migrasi. Migran pada umumnya berada pada usia produktifitas maksimal, yaitu antara usia 19-29 tahun. Status pernikahan, jumlah anak, dan pendidikan anak berpengaruh negatif terhadap migrasi. Hal ini kemungkinan besar merupakan efek dari meningkatnya tanggungjawab wanita sebagai pengurus rumah tangga dalam keluarga. Ketidakstabilan pasar tenaga kerja terbukti mempengaruhi migrasi di Indonesia. Kondisi tersebut dapat dilihat dari dua variabel yang mencerminkan kondisi tersebut, yaitu ketertarikan upah dan kepemilikan pekerjaan. Sedangkan,variabel jaringan sosial dan dukungan keluarga terbukti dapat meningkatkan kecenderungan untuk bermigrasi. Kata kunci: migrasi internasional, TKW