cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,675 Documents
Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan ( Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo) Nurmasitha, Faiza
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.555 KB)

Abstract

Abstract: The Effect of Employee Competence and Work Environment on Service Quality.The background of research is the importance of employee competence and work environment on service quality. If the implementing public actors can work in effective and efficient manners and successfully in achieving the predetermined goal. The objective of research is to understand the effect of employee competence and work environment on service quality. The effect of employee competence and work environment on service quality is acknowledged. Research also attempts to figure out the partial effect of employee competence and work environment on service quality. Research type is quantitative with explanatory method.. Based on the result of research,competence of the employee and work environment have a positive impact on the quality of service. So the competence of the employee and the work environment has a positive impact together on the implementation of quality of service in the department of opulation and civil registration sidoarjo district. However, the competence of employee who have a dominant influence on service quality. Keywords: Employee Competence, Work Environment, Service Quality Abstrak: Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kompetensi pegawai dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan. Apabila aktor publik melaksanakan pekerjaan dengan efektif, efisien dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi pegawai dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan, yang terdiri dari variabel kompetensi pegawai dan lingkungan kerja secara terhadap kualitas pelayanan dan untuk mengetahui kompetensi pegawai dan lingkungan kerja secara parsial terhadap kualitas pelayanan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penjelasan (explanatory). Berdasarkan hasil yang di dapat dalam penelitian ini yaitu kompetensi pegawai dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif terhadap kualitas pelayanan. Sehingga antara kompetensi pegawai dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif secara bersama-sama terhadap implementasi kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Namun kompetensi pegawai mempunyai pengaruh lebih dominan terhadap kualiatas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Kata Kunci: Kompetensi Pegawai, Lingkungan Kerja, Kualitas Pelayanan  
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitasi Pihak Eksternal dan Potensi Internal (Studi Kasus Pada Kelompok Usaha "Emping Jagung" di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang) Anggraeni, Feni Dwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.447 KB)

Abstract

Abstract: The Development of Micro, Small and Medium Enterprises through the Facility of External and Potential Internal . Internal development of the business group "Emping Jagung" in increasing the potential and progress in improving its business with an initial capital by using their own savings, to innovate their products, expanding the marketing network, and complement its infrastructure. In addition, the facility from external Cooperatives and SMEs in Malang have assisted in the development of SMEs for Emping Jagung such as by giving SMEs access to capital resources, conduct coaching and training, product promotion activities, expand product marketing, as well as providing facilities and infrastructure. But the results have not been uniformly known and some employers are constrained by rising raw material prices, the limited ability of human resources, has a problem in the capital, lack of infrastructure and lack of access to product marketing. Suggestions in this study include: (a) employers of Corn Chip in Pandanwangi Village need to hone their potential by utilizing the facilities provided by the government, (b) the need for equitable and open dissemination of information as possible for Emping Jagung employers toward the program run by the Department of Cooperatives and SMEs Malang, (c) the need to improve coaching and training as well as providing marketing network for SMEs entrepreneurs, (d) the government needs to facilitate access to capital as well as the need to improve infrastructure and facilities such as the use of clinic facilities for SMEs, and (e ) need to update the number of SMEs that exist in the entire city of Malang to facilitate the training. Keywords: UMKM, Potential Internal Abstrak: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitasi Pihak Eksternal dan Potensi Internal. Pengembangan secara internal dari kelompok usaha “Emping Jagung” dalam meningkatkan potensi serta kemajuan usahanya dengan cara menggunakan modal awal dengan tabungan sendiri, melakukan inovasi untuk hasil produksinya, memperluas jaringan pemasaran, dan melengkapi sarana dan prasarana usahanya. Selain itu, fasilitasi dari pihak eksternal yaitu Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang telah membantu dalam pengembangan UMKM emping jagung seperti memberikan akses UMKM terhadap sumber-sumber permodalan, mengadakan pembinaan dan pelatihan, kegiatan promosi produk, memperluas pemasaran produk, serta menyediakan sarana dan prasarana. Namun diketahui hasilnya belum merata dan beberapa pengusaha terkendala dengan meningkatnya harga bahan baku, keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, memiliki permasalahan dalam permodalan, kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya akses pemasaran produk. Saran dalam penelitian ini antara lain: (a) pengusaha emping jagung di Kelurahan Pandanwangi perlu mengasah potensi yang dimiliki dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, (b) perlu adanya sosialisasi yang merata serta membuka informasi seluas-luasnya bagi pengusaha emping jagung terhadap program-program yang dijalankan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, (c) perlu meningkatkan pembinaan dan pelatihan serta menyediakan jaringan pemasaran bagi pengusaha UMKM, (d) pemerintah perlu mempermudah akses permodalan serta perlu meningkatkan sarana dan prasarana seperti difungsikannya kembali sarana Klinik UMKM, (e) perlu meng-update jumlah UMKM yang ada di seluruh kota Malang untuk mempermudah dalam memberikan pelatihan. Kata kunci : UMKM, potensi internal
Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM MP ) ( Studi pada Desa Bendungan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung ) Murbeng, Siaga Basu
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.58 KB)

Abstract

Abstract : The Implementation of Rural Community Empowerment National Program (PNPM MP). Rural development plays important role because its synergy is inseparable from the local and national developments. Many development programs have been planned by the government for the rural. Almost all offices in the local government accommodate rural development into the work program. Therefore, the objective of the research is to discuss “The Implementation of PNPM MP”. The type of research is descriptive with qualitative approach. Second is implementation stage involving fund delivery path for PNPM Mandiri Perdesaan. Based on result of data analysis, it is concluded that Bendungan Village is relatively good for the implementation of PNPM MP. Bendungan Village has implemented PNPM MP based on the steps and empowerment method in the general guide of PNPM. This guide explains about planning, implementation and preservation stages. However, some barriers impede the implementation of  PNPM MP at Bendungan Village such as lack of understanding of PNPM MP and the quality of management, less communication with the implementing organization, and limited time for accomplishing the activity. Other less prominent barriers are less participation of citizen in the PNPM MP program and the overdue of the supply of construction material. Keywords : PNPM MP, Rural Community Empowerment, Nation building Asbtrak : Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan ( PNPM MP ) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Perdesaan atau PNPM-Perdesaan atau Rural PNPM) merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat  yang mendukung PNPM Mandiri yang wilayah kerja dan target sasarannya adalah masyarakat perdesaan. PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sebelumnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mnadiri Perdesaan ( PNPM MP ) di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif dengan pendekatan metode kualitatif;Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan PNPM MP Didesa Bendungan Kecamatan Gondang. secara sistematis dibagi kedalam beberapa tahap diantaranya tahap Perencanaan kemudian Tahap Pelaksanaan dan kemudian yang terakhir ialah Tahap/proses pelestarian. Dalam pelaksanaannya PNPM MP di Desa Bendungan terdapat hambatan-hambatan diantaranya Hambatan pada pemahaman terhadap PNPM MP dan kualitas pengelola, Hambatan pada komunikasi organisasi pelaksana, Waktu pengerjaan yang dibatasi untuk setiap kegiatan   Kata kunci : PNPM – MP, pemberdayaan masyarakat, pembangunan nasional.
Pelaksanaan Program Pembinaan Narapidana Pada Lembaga Pemasyarakatan Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia (Studi Pada Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Lowokwaru Malang) Ningtyas, Erina Suhestia
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.295 KB)

Abstract

Abstract: The Program Character Building’s Implementation of Prisoner at Prison in order to Improve Human Resource. The character building is not optimally given because of inhibiting factors and minimal involving of anothers. This is important to be consideration because purpose of this character building is to restore the prisoner onto healthy society. The author giving advise such as develop the number of building to handle overload number of prisoners, inovate the method of character building educatively, improve cooperate with instance, and also give understanding to society that prisoner is not a waste but they are need to be supported to going out from criminality. Keywords: founding, Human Resources development Abstrak: Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Pada Lembaga Pemasyarakatan dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Pembinaan narapidana dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia yang diberikan belum maksimal karena masih terdapat banyak kendala dan peran serta instansi lain juga masyarakat sangat kurang. Hal ini penting diperhatikan karena akhir dari pembinaan ini adalah kembalinya narapidana di tengah masyarakat dengan sehat. Sehingga penulis memberikan saran seperti menambah bangunan terkait dengan jumlah narapidana yang overload, inovasi bentuk pembinaan yang edukatif, memperbanyak kerjasama dengan instansi, serta pemberian pemahaman kepada masyarakat bahwa narapidana bukanlah sampah namun mereka harus dibantu untuk lepas dari jeratan tindak kejahatan. Kata kunci : pembinaan, pengembangan sumber daya manusia
Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Dalam Mewujudkan Mahasiswa Enterpreneur ( Studi Pada Universitas Brawijaya Malang) Ratnasari, Evi
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.592 KB)

Abstract

Abstract: The Implementation of Enterpreneurial Program (SEP) in Creating Student Enterpreneur. Based on the result findings of the study, it can be concluded that the implementation of Student Entrepreneurship Program (SEP) at UB in realizing Students Entrepreneur has been done pretty well. During the implementation process, the factors that support and hinder SEP are: (1) the implementation procedures run easily and smoothly, (2) there are 98 student out of 227 applicants are funded, (3) there are32 students out of 98 qualified students are funded by state funds and 66 students by BOPTN,(4) the elected students will get entrepreneurial training, (5) the supporting factor aregood funding, support from UB leaders, as well as the spirit of the students. (6) Factors that become the  barrier is lack of monitoring and evaluation from the committee as well as the commitment of the students and sometimes slow funding, (7) SEP impact can reduce unemployment, students are more confident, willing to take risks, have the student leadership and more creative. Last but not least, the Student Entrepreneurial Program (SEP) at UB should give strict penalty for students who brake the rules, conducting regular entrepreneurial activity in every 3 years instead of once a year, establishingfinancial team to monitor the students and the further establishment of cooperation withsuccessful entrepreneurs beyond the campus for sharing, mainlyfor those who join the Student Entrepreneurial Program (SEP). Keywords: enterpreneur   Abstrak Abstrak: Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dalam Mewujudkan Mahasiswa Enterpreneur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Universitas Brawijaya dalam mewujudkan mahasiswa Enterpreneur telah terlaksana dengan cukup baik. Dalam proses implementasinya, faktor yang mendukung dan menghambat serta dampak PMW tersebut, antara lain: (1) Prosedur pelaksanaannya berjalan dengan mudah dan lancar, (2) Dari 227 pendaftar ada 98 mahasiswa yang dibiayai, (3) Dari 98 mahasiswa ada 32 mahasiswa lolos didanai dana APBN dan 66 mahasiswa didanai dana BOPTN, (4) Mahasiswa yang terpilih mendapatkan pembekalan jiwa kewirausahaan, (5) Faktor yang menjadi pendukung adalah dana yang lancar, dukungan dari pimpinan-pimpinan UB, serta semangat mahasiswa. (6) Faktor yang menjadi penghambat adalah kurangnya tenaga monev dari panitia, lemahnya komitmen mahasiswa, dan dana yang kadang terlambat, (7) Dampak PMW bisa mengurangi pengangguran bagi yang sudah lulus, mahasiswa lebih percaya diri, berani mengambil resiko, memiliki jiwa kepemimpinan dan mahasiswa lebih kreatif.Saran untuk Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Universitas Brawijaya Malang yaitu diberikannya sanksi yang tegas bagi mahasiswa yang melanggar, perlu diadakan kegiatan pembekalan kewirausahaan 3 tahun sekali bukan setahun sekali, tim monev lebih disempurnakan untuk memantau mahasiswa, dan perlu kerja sama para usahawan dari luar kampus yang sukses untukmenjadi tempat Sharing bagi mahasiswa yang mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Kata kunci : enterpreneur
Studi Penggunaan Media Massa Televisi Oleh Partai NasDem Dalam Memperoleh Dukungan Publik Purnamasari, Citra
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Study of The Use of Mass Media Television by Partai NasDem in Gaining Public Support. The purpose of this research is to explain the relationships and  influence the use of mass media television by Partai NasDem in gaining public support to Mojoroto Village, Banyuwangi District. Research method uses eksplanatory methods with a quantitative approach. From the research using multiple correlation analysis, multiple linear regression, F test, and t test, each obtained the value of a Coefficient Correlation (R) of 0,906, Coefficient R Square (R2) of 0,865, Fcount value of 120,811, and tcount value of each variable of 3,862, 3,410, 4,589, 3,175, and 2,413. It showed that between variables X and Y have a very strong level correlation and have a very big influence on value. It means that the use of political advertising by Partai NasDem to attract public support have been ineffective done in the Mojoroto Village, and proved to give an enormous impact on the behavior of support from the public.   Keywords: Politic advertising, Public support   Abstrak: Studi Penggunaan Media Massa Televisi oleh Partai NasDem dalam Memperoleh Dukungan Publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan dan pengaruh penggunaan media massa televisi oleh Partai NasDem dalam memperoleh dukungan publik pada masyarakat Desa Mojoroto, Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif. Dari hasil penelitian menggunakan analisis korelasi berganda, regresi linier berganda, uji F, dan uji t, masing-masing diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,906, Koefisien R Square (R2) sebesar 0,865, nilai Fhitung sebesar 120,811, dan nilai thitung masing-masing variabel sebesar 3,862, 3,410, 4,589, 3,175, dan 2,413. Hal ini menunjukkan bahwa antara variabel X dan variabel Y memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat dan memiliki nilai pengaruh yang sangat besar. Ini berarti bahwa penggunaan iklan politik oleh Partai NasDem untuk menarik dukungan publik telah efektif dilakukan di Desa Mojoroto, dan terbukti memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku dukungan dari masyarakat.   Kata Kunci: Iklan politik, Dukungan publik 
Analisis Rencana Tata Ruang Wilayah dalam Proses Penetapan Kawasan Strategis Wilayah Kota Hardianti, Rindi
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The city of Malang is currently doing development, development of physical and non-physical. One of the unfortunate city construction developed i.e. spatial development, which is currently set at local regulations No. 4 in 2011 about spatial plan of Malang, in such local regulations also set about the establishment of a strategic area in the city of Malang. In this case, the Government is expected to involve the direct role of society particularly in the process of policy formulation and determination of spatial plan wilaha as well as determination of the strategic area. This research is descriptive research using qualitative approach. This paper aims to define ecological and analyze the Spatial Plan of the city of Malang in particular on determining the strategic areas of the city of Malang. Research of hail can be drawn the conclusion that the Spatial Plan of the city of Malang has undergone continuous development and planning, customized by State Keywords: Development, planning, spatial planning, the area of strategic Abstrak: Kota Malang saat ini sedang melakukan pembangunan, dari pembangunan fisik maupun non fisik. Salah satu pembangunan Kota Malang yang dikembangkan yaitu pembangunan tata ruang, yang saat ini diatur pada peraturan daerah No. 4 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Malang, di dalam peraturan daerah tersebut juga mengatur tentang penetapan kawasan strategis Kota Malang. Dalam hal ini diharapkan pemerintah melibatkan langsung peran masyarakat khususnya dalam proses penetapan dan perumusan kebijakan rencana tata ruang wilaha maupun penetapan kawasan strategis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis Rencana Tata Ruang Kota Malang khususnya pada proses penetapan kawasan strategis wilayah Kota Malang. Dari hail penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Rencana Tata Ruang Kota Malang telah mengalami perencanaan yang berkesinambungan dan perkembangan yang disesuaikan oleh keadaan Kota Malang pada masa kini. Rencana Penetapan Kawasan Strategis merupakan bagian dari Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Malang yang kemudian dalam perencanaan kawasan strategis tersebut dibedakan menjadi kawasan strategis sosial budaya dan ekonomi. Masyarakat belum dilibatkan dalam proses penetapan kawasan strategis, mulai dari perumusan kebijakan maupun penetapannya. Kata Kunci  :pembangunan, perencanaan, tata ruang, kawasan strategis.
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Penyusunan Peraturan Desa (Studi Pada BPD Di Desa Sumber Girang Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto) Eka Putra, Yonaro
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The performance of the Agency in the preparation of Regulations Consultative Village. The background of research is the problem of how the performance of the Agency’s consultative process of drafting regulations in the village village, How the village regulations have been established by the consultative Board of the village. Research type is descriptive with qualitative approach. The results showed that the performance of the Agency’s consultative village (BPD) in the village of Sumber Girang site not running properly it is based on the results that still dominate it the village head in the process of drafting the regulations of the village, then still a lack of morale of the members in the preparation of BPD. Regulation of the village, then still a lack of morale of the members in drafting regulations BPD village, and the types of rules that are generated are based on the statutory orders. Supporting factors that affect performance of the BPD in the process of preparing regulation village is good relations between the goverments established the village party with BPD. While the factors restricting emerges is still dominate it the role of the village chief in the process of formation of the regulation of the village. Keywords: Performance, Agency in the preparation of Regulations, Consultative Village   Abstrak: Kinerja Badan Permusyawaratan Desa Dalam Penyusunan Peraturan Desa. Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan bagaimana kinerja Badan Permusyawaratan Desa dalam proses penyusunan peraturan desa, Bagaimana Peraturan Desa yang telah dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Desa, bagaimana manfaat dari jenis Peraturan Desa yang telah dibuat, dan apa saja faktor penghambat dan pendukung Badan Permusyawaratan Desa dalam penyusunan Peraturan Desa. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Sumber Girang belum berjalan dengan baik, hal tersebut berdasarkan hasil bahwa masih mendominasinya Kepala Desa di dalam proses penyusunan peraturan desa, kemudian masih kurangnya semangat kerja para anggota BPD dalam penyusunan peraturan desa, dan jenis peraturan yang dihasilkan masih berdasarkan Perintah Perundang-undangan. Faktor pendukung yang mempengaruhi kinerja BPD didalam proses penyusunan peraturan desa adalah bagusnya hubungan antara Pemerintah Desa dengan pihak BPD, sedangkan faktor penghambat yang muncul adalah masih mendominasinya Peran Kepala Desa di dalam proses pembentukan peraturan desa. Kata kunci: Kinerja, Badan Permusyawaratan Desa, Peraturan Desa
Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Berbasis Kearifan Lokal (Studi Di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro) Siskawati, Tias
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Corporate Social Responsibility Program Based on Local Wisdom (Studies in Gayam village, Gayam sub district, Bojonegoro Regency). The existence of natural resources must be able to provide benefits to human being and environment, as well as the presence of oil and gas resources located in Banyu Urip, Bojonegoro regency which has provided advantages for government and people to get better and prosperous life. Government has conducted oil exploration in Banyu Urip, Gayam, through Mobil Cepu Limited (MCL). Besides oil and gas exploration and exploitation, MCL shall undertake Corporate Social Responsibility (CSR) in Gayam village. The purpose of this study is to investigate, describe and analyze how the implementation and impact of the implementation of CSR in MCL based on kearifan lokal in Gayam village. This research is a descriptive study by using qualitative approach. The focus of research are (1) the implementation of CSR programs based on local content in Gayam village and (2) The impact of implementation of CSR programs based on local content in Gayam village. From the research that has been done can be seen the implementation of CSR undertaken by MCL shows the optimization of local content in Gayam village. It can be seen in the implementation of CSR from planning, technic in the field till the reporting results of operations have involved communities and it has been based on local content in Gayam village. The impact of the implementation of CSR has pushed the economy growth and increases the income of communities, improving access to education and health care and be able to change the behavior and villager’s life becomes better. Keywords: Corporate Social Responsibility, Impact, Local Wisdom Abstrak: Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Berbasis Kearifan Lokal. Keberadaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar, begitu pula dengan adanya sumber daya migas yang berada di Lapangan Banyu Urip Kabupaten Bojonegoro telah memberikan hawa segar bagi pemerintah dan  masyarakat untuk mencapai hidup yang lebih baik dan sejahtera. Pemerintah melakukan pembangunan migas Banyu Urip yang berada di Desa Gayam melalui Mobil Cepu Limited (MCL). Selain melakukan eksplorasi dan ekspolitasi migas, MCL wajib melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa Gayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat, mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pelaksanaan dan dampak dari program CSR berbasis kearifan lokal di Desa Gayam. Penelitian ini adalah penelitian dekriptif kualitatif. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah (1) Pelakasanaan program CSR berbasis kearifan lokal di Desa Gayam (2) Dampak Pelaksanaan program CSR berbasis kearifan lokal di Desa Gayam. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan CSR oleh MCL menunjukkan adanya optimalisasi kearifan lokal yang ada di Desa Gayam. Hal itu tampak pada pelaksanaan CSR mulai dari perencanaan, teknis di lapangan sampai pada pelaporan hasil kegiatan telah melibatkan masyarakat dan berpedoman pada kearifan lokal yang ada di Desa Gayam. Dampak dari pelaksanaan CSR telah mendorong perekonomian dan meningkatkan penghasilan masyarakat desa, meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan serta mampu mengubah perilaku dan kehidupan masyarakat desa menjadi lebih baik. Kata kunci: Corporate Social Responsibility, Dampak, Kearifan lokal
Implementasi Pembangunan Kawasan Minapolitan Dalam Prespektif Pembangunan Berkelanjutan (Studi di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi) Arifin, Syamsul
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Minapolitan Development In The Sustainable Development Perspective (Case study in Muncar district, Banyuwangi Regency). This Minapolitan Program is implemented based on coastal region as one area that has huge potential to be developed. In addition natural resource management are still not optimal. Therefore in 2009 the Ministry of marine and Fisheries set Muncar as integrated fishery or Minapolitan area. The implementation of Minapolitan Program by Muncar Pokja team in Banyuwangi, Java province officers and other stakeholders. Based on sustainable development concept and the implementation of Minapolitan development in Muncar does not meet the norms of sustainable development. It can be seen from three aspects, namely: economic, socio-cultural and environment. From the economic aspect this is shown from the community in Muncar still use capitalist economy. So the determining party in price of fish is people who have capital. In terms of socio-cultural, community in Muncar still holds the traditions of their ancestors. In addition the communities tend to be consumerist and neglecting the future need. And the last, in terms of environment, this Minapolitan program has failed in resolving pollution that occurs as a result of the existence industries in Muncar. To maximize Minapolitan development it needs coordination in Muncar to all officers. The Masterplan must also have recommendations from expert and it must be strict. To resolve the problem of waste, it can use Pigovian Tax concept. Keywords: Program Implementation, Minapolitan, Sustainable Development. Abstrak: Implementasi Pembangunan Kawasan Minapolitan di Muncar dalam Prespektif Pembangunan Berkelanjutan (Studi di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi) Program Minapolitan ini dilaksanakan dengan dasar bahwa wilayah pesisir merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Selain itu pengelolaan hasil sumberdaya alamnya masih belum optimal. Maka dari itu pada tahun 2009 Kementrian Kelautan dan Perikanan pada menetapkan Muncar sebagai wilayah perikanan terpadu atau Minapolitan. Implementasi program Minapolitan di Muncar dilaksanakan oleh Tim Pokja Kabupaten Banyuwangi beserta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan stakeholders lainnya. Apabila ditinjau dari konsep pembangunan berkelanjutan maka implementasi pembangunan kawasana Minapolitan di Muncar tidak memenui kaidah-kaidah pembangunan berkelanjutan. Hal itu dapat ketahui dari tiga aspek yaitu : ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Dari aspek ekonomi hal ini terbukti dari masyarakat Muncar yang masih menganut sistem ekonomi kapitalis. Sehingga yang memiliki peran dalam menentukan harga ikan adalah orang memiliki modal. Ditinjau dari segi sosial budayanya masyarakat Muncar masih memegang tradisi-tradisi leluhur. Selain itu masyarakat pesisir Muncar cenderung konsumtif tanpa mengabaikan keperluan yang akan datang. Dan yang terakhir apabila ditinjau dari segi lingkungan, program Minapolitan ini telah gagal dalam menyelesaikan pencemaran-pencemaran yang terjadi akibat dari keberadaan industri-industri di Muncar. Untuk memaksimalkan kembali pembangunan kawasan Minapolitan di Muncar perlu dilakukan koordinasi kembali kepada seluruh anggota Tim Pokja. Masterplan yang telah dibuat juga harus telah mendapat rekomendasi para ahli dan bersifat baku. Untuk menyelesaikan permasalahan limbah, dapat menggunakan konsep Pigovian Tax. Kata kunci : Implementasi program, Minapolitan, Pembangunan Berkelanjutan

Page 13 of 268 | Total Record : 2675


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue