cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang) Muhammad Iqbal
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Local Development Planning Based on Geographic Information System (GIS) (Study at Badan Perencanaan Pembangunan Daerah of Kabupaten Malang). To support the development planning process, the government of Kabupaten Malang has arranged SIMTARU (Sistem Informasi Tata Ruang Wilayah) or in english referred to Regional and Spatial Order Information System based on GIS. This research aims to understand, to describe, and to analyze how far the usage and the development of GIS is in supporting the development planning in Malang District. Research type is descriptive with qualitative approach. Result of research indicates that (1) the use of SIMTARU has produced various geographical data which include spatial pattern map, spatial structure map, strategic region map, population density map, and flood potential map; (2) the implementation of SIMTARU does not refer to the principles of GIS as shown in Act No.4 of 2011 about Geospatial Information;  (3) the development of SIMTARU with Bappeda as the organizer is made obvious through the improvement of human resource capacity, the renewal of software and hardware, and the development of routines including data update. All these activities must be supported by adequate budget. Keywords: local planning, development planning, Geographical Information System Abstrak: Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang). Dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Malang menyusun SIMTARU (Sistem Informasi Tata Ruang Wilayah) yang berbasis SIG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis sejauh mana pemanfaatan serta perkembangan SIG dalam mendukung perencanaan pembangunan di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah 1) pemanfaatan SIMTARU selama ini telah menghasilkan telah menghasilkan beberapa data geografis berupa peta penetapan pola ruang, peta struktur ruang, peta kawasan strategis, peta kepadatan penduduk, serta peta kawasan potensi banjir, 2) proses penyelenggaraan SIMTARU belum berpedoman pada asas penyelenggaraan SIG yang tertuang dalam UU No. 4 Tahun 2011 Tentang Informasi Geospasial, 3) upaya pengembangan SIMTARU yang dilakukan oleh Bappeda sebagai penyelenggara ialah melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembaruan software dan hardware, serta pengembangan rutin berupa update data, namun upaya pengembangan tersebut perlu didukung dengan anggaran yang memadai.   Kata kunci: perencanaan daerah, perencanaan pembangunan, Sistem Informasi Geografis
Rencana Strategis Badan Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kawasan PG. Djombang Baru Nur Chayatun Ni'mah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategic Planning of Life Environment Agency for Life Environment Management at PG Djombang Baru. Degradation of life environment quality in Jombang District, especially around PG. Djombang Baru in period 2009-2011, due to the impact of PG. liquid waste into Gude Ploso River. The river is quite polluted with unpleasant smell and black color. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed that the stakeholders involved in the environmental management program in the PG. Djombang Baru are groups of people (Green Blue Foundation) and government (BLH, BAPPEDA).Two programs are made by PG Djombang Baru for the management of life environment. First is a program to control pollution and second is a program to increase the participation of community in life environment sector. The lack of community and industry are becoming obstacles in the Strategic Planning BLH. Keywords: public policy, strategic planning, life environment Abstrak: Rencana Strategis Badan Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kawasan PG. Djombang Baru. Menurunnya kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Jombang terutama di sekitar PG. Djombang Baru, yang pada tahun 2009-2011 terkena dampak akibat pembuangan limbah cair PG. ke sungai gude ploso sehingga menjadikan sungai tercemar dan mengeluarkan bau amis, berwarna hitam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stakeholders yang dilibatkan dalam program pengelolaan lingkungan hidup di kawasan PG. Djombang Baru adalah kelompok masyarakat (Yayasan Hijau Biru) dan pemerintah (BLH, BAPPEDA). Terdapat 2 program yang terkait dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan PG. Djombang baru, yaitu program pengendalian pencemaran dan program peningkatan peran serta masyarakat bidang lingkungan hidup. Minimnya kesadaran masyarakat dan pihak industri menjadi hambatan dalam rencana strategis BLH. Kata kunci: kebijakan publik, rencana strategis, lingkungan hidup
Pelayanan Kesehatan Berbasis Internasional Standard Of Organization (ISO) 9001:2008 (Studi pada Pusat Kesehatan Masyarakat Industri Gresik) Ninda Hanur Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Based health Services International Standard of Organization (ISO) 9001:2008 (Study in Public Health Care Industry Gresik). To identify and describe Based Health Services ISO 9001:2008 on Public Health Care Industry Gresik and to describe and analyze the factors that support and hinder Based Health Services ISO 9001:2008 on Public Health Care Industry Gresik. Method of data collection using pieces primary data surveys, interview and documtation. Methods of data analysis using descriptive analysis. Analitical results obtained from the following two goals: The first, Health Care Based Internasinal Standard of Organization (ISO) 9001:2008 in Public Health Care Industry Gresik Given and Accordance with Standard ISO. Both in health services In Public Health Care Industry Gresik are enabling and inhibiting factors, which consists of a supporting factor service attitude, the relationship between employee, inhibiting factors consist of infrastructre and a limited number of meical personnel. Keywords: Health services, ISO 9001:2008 and Public Health Care Industry Gresik   Abstrak: Pelayanan Kesehatan Berbasis International Standard of Organization (ISO) 9001:2008 (Studi pada Pusat Kesehatan Masyarakat Industri Gresik). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pelayanan Kesehatan Berbsis Internasinal Standard of  Oganization (ISO) 9001:2008 pada Puskesmas Industri Gresik serta untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang pendukung dan penghambat Pelayanan KesehaAbstract: Based health Services International Standard of Organization (ISO) 9001:2008 (Study in Public Health Care Industry Gresik). To identify and describe Based Health Services ISO 9001:2008 on Public Health Care Industry Gresik and to describe and analyze the factors that support and hinder Based Health Services ISO 9001:2008 on Public Health Care Industry Gresik. Method of data collection using pieces primary data surveys, interview and documtation. Methods of data analysis using descriptive analysis. Analitical results obtained from the following two goals: The first, Health Care Based Internasinal Standard of Organization (ISO) 9001:2008 in Public Health Care Industry Gresik Given and Accordance with Standard ISO. Both in health services In Public Health Care Industry Gresik are enabling and inhibiting factors, which consists of a supporting factor service attitude, the relationship between employee, inhibiting factors consist of infrastructre and a limited number of meical personnel. Keywords: Health services, ISO 9001:2008 and Public Health Care Industry Gresik   Abstrak: Pelayanan Kesehatan Berbasis International Standard of Organization (ISO) 9001:2008 (Studi pada Pusat Kesehatan Masyarakat Industri Gresik). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pelayanan Kesehatan Berbsis Internasinal Standard of  Oganization (ISO) 9001:2008 pada Puskesmas Industri Gresik serta untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang pendukung dan penghambat Pelayanan Kesehatan ISO 9001:2008 pada Puskesmas Industri Gresik.Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer dengan survey (observasi), wawancara langsung dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisa deskriptif. Hasil analisis diperoleh dari dua tujuan, yaitu sebagai berikut: pertama, pelayanan kesehatan berbasis Internasinal Standard of Oganization (ISO) 9001:2008 di Puskesmas Industri Gresik yang diberikan telah sesuai dengan stndar ISO. Kedua, dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Industri Gresik terdapat faktor pendukung dan penghambat, dimanafaktor pendukung terdiri dari sikap pelayanan, hubungan antar pegawai dan faktor penghambat terdiri dari sarana dan prasarana dan jumlah tenaga medis yang terbatas.   Kata kunci: Pelayanan Kesehatan, ISO 9001:2008 dan Pusat Kesehatan Masyarakat Industri Gresiktan ISO 9001:2008 pada Puskesmas Industri Gresik.Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer dengan survey (observasi), wawancara langsung dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisa deskriptif. Hasil analisis diperoleh dari dua tujuan, yaitu sebagai berikut: pertama, pelayanan kesehatan berbasis Internasinal Standard of Oganization (ISO) 9001:2008 di Puskesmas Industri Gresik yang diberikan telah sesuai dengan stndar ISO. Kedua, dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Industri Gresik terdapat faktor pendukung dan penghambat, dimanafaktor pendukung terdiri dari sikap pelayanan, hubungan antar pegawai dan faktor penghambat terdiri dari sarana dan prasarana dan jumlah tenaga medis yang terbatas.   Kata kunci: Pelayanan Kesehatan, ISO 9001:2008 dan Pusat Kesehatan Masyarakat Industri Gresik 
Analsis Strategi Pengembangan Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat ( Studi Kasus Pada Wisata Bahari Lamongan) Iqbal Rifqiyanto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis Of Tourism Development Strategy Against Social Community Economy (Study in Wisata Bahari Lamongan). Tourism is the main product new improve the welfare and also increase in economic growth. Wisata Bahari Lamongan since the beginning of its development is expected to give a major influence on the social conditions of citizens about remembering there are still many poor people or destitute of living around Wisata Bahari Lamongan. This research use descriptive approach training with analysis. From the research, the development of Wisata Bahari Lamongan less generate positive impacts for local people about because of the lack of human resources (SDM) that has competence in the fields of tourism, in addition of lack of interest or a response from the surrounding society makes the development of Wisata Bahari Lamongan less impact for local people. Whereas dept. of culture and tourism Kabupaten Lamongan which is the institution that become the backbone of the success of the development of tourism make the strategic plan years 2011-2015 an implement some of the strategic plan that is increase competitiveness and preserve the value of cultural diversity traditional, develop facilities and infrastructure supporting in tourism and also improves the quality of human resources ( SDM ) Keywords: analysis strategies, development tourism, social economy Abstrak: Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus pada Wisata Bahari Lamongan). Pariwisata menjadi andalan baru didalam meningkatkan kesejahteraan dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Wisata Bahari Lamongan sejak awal pengembangannya diharapkan mampu memberikan pengaruh besar terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar mengingat masih banyaknya masyarakat kurang mampu atau miskin yang tinggal disekitar Wisata Bahari Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis SWOT. Dari hasil penelitian, pengembangan Wisata Bahari Lamongan kurang memberikan dampak positif bagi masyarakatr sekitar dikarenakan masih minimnya Sumber daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dibidang pariwisata, selain itu kurangnya minat atau respon dari masyarakat sekitar membuat pengembangan dari Wisata Bahari Lamongan kurang berdampak bagi masyarakat setempat. Padahal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan yang merupakan institusi yang menjadi tulang punggung dari keberhasilan pengembangan pariwisata membuat Rencana strategis tahun 2011-2015 yang menerapkan beberapa rencana strategis yaitu meningkatkan daya saing dan melestarikan nilai keragaman budaya traditional, mengembangkan sarana dan prasarana penunjang di objek wisata dan juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kata kunci: analisis strategi, pengembangan pariwisata, sosial ekonomi
PENGARUH IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA MALANG TERHADAP AKTIVITAS USAHA INDUSTRI DAN PERDAGANGAN ( Studi Kasus Pasar Merjosari Kota Malang ) Reginal Adiyatman Kanasta
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Influence of Implementation Local Regulations Malang City Towards Activity of Industry and Trading (Case Study of Merjosari Market at Malang City). The implementation of Malang’s regulation in 2010 number 8. It feels the implementation in the field didn’t work as expected .A lot of modern shops is near to the traditional markets , based on the description, the existence of modern markets to be a dilemma because in the positive’s side that make increase of impact’s income on the national economy but on the other side has the potential to decrease in income and number of traders in the traditional markets . it needs studies of total number and the distance between minimarkets,traditional markets / business micros in the malang city with respect to the implementation of regulation in 2010 number 8 Malang. This research is use explanatory research. explanatory research is aim to explain the relationship between variable and another variable . So it can figure out How the influence of implementation of local regulations Malang city towards activity of industry and trading. And also the obstacles that happen in the field. Keywords: influence, implementation, policy, industry, trading Abstrak: Pengaruh Implementasi Peraturan Daerah Kota Malang Terhadap Aktivitas Usaha Industri dan Perdagangan (Studi Kasus Pasar Merjosari Kota Malang). Implementasi Perda Kota Malang Nomor 8 Tahun 2010 di lapangan dirasa tidak berjalan sesuai harapan. Banyak sekali toko modern yang jaraknya sangat berdekatan dengan pasar tradisional, Berdasar uraian tersebut, terlihat bahwa keberadaan pasar modern menjadi dilema karena disatu sisi berdampak positif terhadap perekonomian nasional tetapi disisi lain berpotensi sebagai penyebab dari penurunan pendapatan dan jumlah pedagang di pasar tradisional. Untuk itu maka perlu dilakukan kajian tentang jumlah dan jarak antar minimarket, toko dan pasar tradisional/usaha perdagangan mikro di Kota Malang sehubungan dengan implementasi Perda Kota Malang No.8 thn 2010. Penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research). Penelitian penjelasan bertujuan untuk menjelaskan hubungan satu variabel dengan variabel yang lain. Sehingga dapat mengetahui bagaimana pengaruh implementasi Peraturan Daerah kota Malang terhadap penyelenggaraan usaha perindustrian dan perdagangan terkait jarak pendirian minimarket dengan pasar tradisional dan juga hambatan yang terjadi pada lapangan. Kata kunci: pengaruh, implementasi, kebijakan, industi, perdagangan
Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kediri Dalam Pengolahan Limbah Industri Kecil (Studi pada Limbah Industri Kecil Tepung Tapioka di Desa Petok Kabupaten Kediri) Muhammad Afif Fakhrirriza
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Policy Implementation of Kediri District Government in Treatment Small-Industrial Disposal (Study on Disposal of Small Tapioca Flour Industrial in Desa Petok Kabupaten Kediri). Some regulation have been by Kediri District Government in overcoming the impact industrial contamination of waste, among others is Local Regulation District of Kediri Number 7 Year 2008, Local Regulation District of Kediri Number 37 Year 2008, and Regulation Of Regent of Kediri Number 63 Year 2008. In implementing such programs would need a budget, executing actor, the target groups, as well as performance indicators. As for various attempts have been done by Kediri District Environmental Office addressed to small tapioca flour industrial in the Petok Village which includes disposal water treatment with IPAL technology, pemlengsengan Brantas River, the utilization of cassava / pulp for fattening cattle and manufacture of tapioca dryers. However, in reality a variety of pollution is often found in the surrounding community and environment small tapioca flour industry in the Petok village until now. Keywords : policy implementation, industrial disposal, Kabupaten Kediri   Ringkasan: Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kediri Dalam Pengolahan Limbah Industri Kecil (Studi Pada Limbah Industri Kecil Tepung Tapioka Di Desa Petok Kabupaten Kediri). Beberapa produk hukum telah dimiliki Kabupaten Kediri dalam mengatasi dampak pencemaran limbah industri, antara lain Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 7 tahun 2008, Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 37 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Kediri Nomor 63 Tahun 2008. Dalam mengimplementasikan program-program tersebut tentunya butuh anggaran, aktor pelaksana, target groups, serta indikator kinerja. Adapun upaya yang telah dilakukan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri terhadap industri kecil tepung tapioka di Desa Petok meliputi pengolahan limbah cair dengan teknologi IPAL, pemlengsengan Sungai Brantas, pemanfaatan onggok / ampas untuk penggemukan sapi, dan pembuatan alat pengering tapioka. Namun demikian, realitanya berbagai pencemaran masih sering ditemukan di masyarakat dan lingkungan sekitar industri kecil tepung tapioka di Desa Petok hingga kini.   Kata kunci: implementasi kebijakan, pencemaran limbah industri, Kabupaten Kediri
Kapasitas Kelembagaan Desa Dalam Mengembangkan Desa Wisata (Studi di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Arsyad Azizi Iriansyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Village Institutional Capacity in Developing tourism Village (Study in Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. It is affirmed in the law No. 6 of 2014 about village has powerful authority to control and manage their own people concern based on the people, customs and cultural value. An impact in term of its flexibility that later will make it having high potential to increase the village capacity, accelerate village economic development and equality of the human resource. So, village institutional  must making efficient organization to solve institutional capacity problem in local scope like developing tourism village. The results showed that the village institutional (village government, village of institutional consultative and institutional social empowerment) has not been going well.it is seen from several aspects from leadership strategy, program planning, management and implementation, resource allocation and relation with external sides. The supporting factors in developing the tourism village is mutual commitment, natural resources and society participation. While the obstacle factors consist of human resources, inter-institutional coordination and partnership. Keywords: institutional capacity, village institution, tourism village   Abstrak: Kapasitas Kelembagaan dalam Mengembangkan Desa Wisata (Studi di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan tentang kewenangan desa yang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat berdasarkan hal asal usul, adat istiadat dan nilai-nilai budaya masyarakat. Ini berdampak pada keleluasaan desa untuk memandirikan desa menjadi lokasi yang berpotensi sehingga mampu meningkatkan pendapatan desa, mempercepat pembangunan ekonomi desa dan pemerataan sumber daya manusia. Oleh karena itu, kapasitas kelembagaan desa harus mampu menciptakan organisasi yang tepat guna untuk memecahkan masalah pada tingkat lokal dalam hal kelembagaan pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas kelembagaan desa (pemerintah desa, badan pemusyawaratan desa dan lembaga pemberdayaan masyarakat) belum berjalan baik. Ini bisa dilihat dari beberapa aspek yaitu strategi kepemimpinan, perencanaan program, manajemen dan pelaksanaan, alokasi sumber daya dan hubungan dengan pihak luar. Faktor pendukung dalam pengembangan desa wisata yaitu komitmen bersama, potensi alam desa dan partisipasi masyarakat. Adapun faktor penghambat yaitu sumber daya manusia, koordinasi antar lembaga dan kemitraan.   Kata kunci: kapasitas kelembagaan, lembaga desa, desa wisata
Pengembangan Kapasitas Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (Studi pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang) Pamula Dilla Juvita Rosari Putri Negriani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Capacity For Improving Quality of Public Services (Study Case on Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang ) . This study aims to determine , describe and analyze the capacity development conducted by the Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang , this study formulates the problem of how to increase the quality of public services that exist in the Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang . In this study , the method used by the researchers is descriptive research method with qualitative approach . The results showed that the development of capacity in the Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang has been implemented with good views of aspects of human resources , strengthening organizational and institutional reforms . Improving the quality of public services in the Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang also performed well this can be seen from the administrative services and licensing information system services . Keywords: capacity building, quality of public servicesAbstrak: Pengembangan Kapasitas Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik  (Studi Kasus pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis pengembangan kapasitas yang dilakukan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu di Kota Malang, penelitian ini merumuskan masalah tentang bagaimana peningkatan kualitas pelayanan publik yang ada pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu di Kota Malang. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang sudah dilaksanakan dengan baik dilihat dari aspek sumber daya manusia, penguatan organisasi dan reformasi kelembagaan. Peningkatan kualitas pelayanan publik pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang juga dilaksanakan dengan baik hal ini dapat dilihat dari pelayanan administrasi dan pelayanan sistem informasi perizinan.   Kata kunci: pengembangan kapasitas, kualitas pelayanan publik
Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Sebagai Pengukur Kinerja Pada APBD Dalam Melaksanakan Pemerintahan Tahun Anggaran 2009-2013 (Studi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulungagung) Wayan Weny Eky Lestari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis of Regional Financial Capability For Measuring Performance of Undertaking of Government on the Budget for Fiscal Year 2009-2013 (Study in Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulungagung) In this study, researchers will describe and explain in depth about the role of regional finance ability as a working standard on APBD to execute government for budgeting period 2009 – 2013 the success of a government decentralization can be seen from the various measures of performance has been achieved. This performance-based budget management provide a more specifically related to the ability of an area to always explore the potential of the area in order to increase budget revenues, which will impact on the ability of the governance and financing of local development activities. As a consequence of extensive autonomy, local governments have an obligation to raise the service and welfare of society as a democratic, just, equitable and sustainable. This obligation can be fulfilled if the government is able to manage the potential of the region, namely the potential of natural resources, human resources, and potential financial resources optimally. This study bases its analysis on the role of regional Finance ability  as a working standard on APBD  to execute government. Keywords: financial ability, regional finance working, goverment Abstrak: Analisis Kemampuan Keuangan Daerah sebagai Pengukur Kinerja pada APBD dalam Melaksanakan Pemerintahan Tahun Anggaran 2009-2013 (Studi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten  Tulungagung) Pada penelitian ini, peneliti akan menguraikan dan memaparkan secara mendalam  mengenai Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Sebagai Pengukur Kinerja Pada APBD Dalam Melaksanakan Pemerintahan Tahun Anggaran 2009-2013 dengan keberhasilan suatu pemerintahan di era otonomi daerah dapat dilihat dari berbagai ukuran kinerja yang telah dicapainya. Pengelolaan anggaran berdasarkan kinerja ini memberikan gambaran yang lebih khusus terkait dengan kemampuan suatu daerah untuk selalu menggali potensi daerah guna meningkatkan anggaran pendapatan, yang akan berdampak pada kemampuan pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan daerah. Sebagai konsekuensi dari otonomi yang luas, pemda mempunyai kewajiban untuk meningkatka pelayanan dan kesejahteraan masyarakat secara demokratis, adil, merata dan berkesinambungan. Kewajiban tersebut dapat dipenuhi apabila pemda mampu mengelola potensi daerahnya, yaitu potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan potensi sumber daya keuangan secara optimal. Penelitian ini mendasarkan analisisnya pada kemampuan keuangan daerah sebagai pengukur kinerja pada APBD dalam melaksanakan pemerintahan.   Kata kunci: kemampuan keuangan, kinerja keuangan daerah, pemerintahan
Penerapan Prinsip Good Corporate Governance pada Layanan Paketpos (Studi pada Kantor Pos Malang 65100) Yoga Murlianto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Principles Implementation of Good Corporate Governance in the Parcell Post Services (Study in the Post Office 65100 Malang). The post office should be able to compete by delivering a quality service to customers. These things need to be done to get the trust of customers.  One of the efforts to improve the company’s performance is by means of applying  the principle of good corporate governance (transparency, accountability, respobility, fairness). The results of the research show that the management of the postal package serveices seen in terms of the process according to the principles of Good Corporate Governance.  In terms of the result can be known that the services provided are good enough, it can be seen from the consumer’s opinion and the sales chart of parcel post service in 2012-2014 that experience increased. However, there are still constraints experienced in the form of human resources was lacking dicipline and facilities and infrastructure. Keywords: good corporate governance, public service.   Abstrak: Penerapan Prinsip Good Corporate Governance pada Layanan Paketpos (Studi pada Kantor Pos Malang 65100). Kantor Pos harus mampu bersaing dengan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan. Hal tersebut perlu dilakukan untuk  mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan adalah dengan cara menerapkan Good Corporate Governance (GCG). Hasil dari penilitian menunjukan bahwa pada pengelolaan layanan paketpos dilihat dari segi proses sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (transparansi, akuntabilitas, responbilitas, kewajaran). Sedangkan dari segi hasil dapat diketahui bahwa layanan yang diberikan cukup baik, hal tersebut dapat dilihat dari pendapat konsumen dan grafik penjualan tahun 2012-2014 yang mengalami peningkatan. Namun masih terdapat kendala yang dialami berupa SDM yang kurang disiplin dan sarana dan prasarana.   Kata kunci: good corporate governance, pelayanan publik.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue