cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pelaksanaan Program Gerakan Menabung Air (GEMAR) Melalui Kampung Seribu Biopori (Studi pada RW 23 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang) Alien Sherly Christine Baretha
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Gerakan Menabung Air (GEMAR) Program Through Kampung Seribu Biopori (Studies on RW 23 Purwantoro Village Blimbing District of Malang). Water Saving Movement Program (Gerakan Menabung Air - GEMAR) is a non-governmental movement in  RW 23 Kelurahan Purwantoro, for preventing flooding and drought, with reference to Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2009 about Rain Water Utilization. Biopori or Biopori Infiltration Hole (Lubang Resapan Biopori - LRB) is basically built for restoring the function of ground and improving the water absorbing. This research uses descriptive qualitative method and amalysis of data using an interactive model of Miles, Huberman and Saldana. The research results showed that the implementation of GEMAR program through  Kampung Seribu Biopori has been going well and the movement aims to make citizens more empower to care for the environment, especially in terms of water saving. The GEMAR program have a good impact for the citizens, which has a beautiful environment, clean air, no flood, and human resources that are religious, independent, and innovative. But in the process of program implementation, there are still obstacles such as funding and equipment. Keywords: Water Saving Movement Program (Gerakan Menabung Air-GEMAR), Biopori Infiltration Hole (Lubang Resapan Biopori), Environment, and Water Conservation Abstrak: Pelaksanaan Program Gerakan Menabung Air (GEMAR) melalui Kampung Seribu Biopori (Studi Pada RW 23 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang). Program Gerakan Menabung Air (GEMAR) merupakan sebuah gerakan swadaya masyarakat di RW 23 Kelurahan Purwantoro dalam mencegah banjir dan kekeringan, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pemanfaatan Air Hujan. Biopori atau Lubang Resapan Biopori (LRB) pada dasarnya dibangun untuk mengembalikan kembali fungsi tanah dalam meningkatkan daya resap air. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program GEMAR melalui Kampung Seribu Biopori telah berjalan dengan baik dan gerakan ini menciptakan masyarakat yang saling peduli akan lingkungan terutama dalam hal menabung air. Program GEMAR membawa dampak yang positif bagi masyarakat setempat, dengan lingkungan yang asri, udara yang bersih, bebas banjir, serta sumber daya manusia yang religius, mandiri, dan inovatif. Namun dalam proses pelaksanaan program masih terdapat kendala seperti dana dan peralatan.   Kata Kunci: Program Gerakan Menabung Air (GEMAR), Lubang Resapan Biopori, Lingkungan Hidup, Konservasi Air
Kerjasama Pemerintah Daerah dan Swasta Dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Pelestarian Lingkungan dan Sumber Air (Studi pada PT Cheil Jedang Indonesia di Kabupaten Pasuruan) Septinia Eka Silviana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Partnership of Local Government-Private Sector in Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) Program in Environment and Water Sources Conservation (Study of PT Cheil Jedang Indonesia at Pasuruan District). CSR program seeks to minimize the negative impacts and maximizing the positive impact which includes economic, social and environmental (triple bottom line). Disposal of waste factory is done in areas where people live in around PT CJI, so that could affect the the environment. In the face of environmental issues would require the development public welfare. However, local governments have limited the distribution of development. Thus, formed cooperation between PT CJI and BLH in the implementation of CSR program, in the field of environmental protection and water resources. the main objective of this partnership is to public welfare and the environment. And the goal is the public or local waste directly affected. Then the form of the deal was a handshake agreements and no MOU. Coordination and partnership communication is done as needed. Fund of this program CSR is full financing by PT CJI. Facilities and infrastructure provided by PT CJI. Monitoring is done as required, with a time of uncertainty, then the model evaluation using the final model, and there is still contamination with the implementation of CSR program that hasn’t been optimal. Keywords: Partnership, Corporate Social Responsibility (CSR) Program, The Environmental and Water Resources Conservation Abstrak: Kerjasama Pemda-Swasta  dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Pelestarian Lingkungan Dan Sumber Air (Studi pada PT Cheil Jedang Indonesia di Kabupaten Pasuruan). Program CSR diupayakan untuk mengurangi dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif yang mencakup aspek ekonomi, sosial dan lingkungan (triple bottom line). Pembuangan limbah pabrik dilakukan di area tempat tinggal masyarakat di sekitar PT CJI, sehingga memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Dalam menghadapi isu lingkungan tersebut dibutuhkan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Namun, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam pemerataan pembangunan. Sehingga, dibentuk kerjasama antara PT CJI dan BLH dalam pelaksanaan program CSR di bidang pelestarian lingkungan dan sumber air. Tujuan utama dari kerjasama ini yaitu untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan, bentuk perjanjiannya adalah handshake agreement dan tidak ada MOU. Dana program CSR ini pembiayaan penuh oleh PT CJI. Sarana dan prasarana disediakan oleh PT. CJI. Kemudian, monitoring dilakukan sesuai kebutuhan, dengan waktu yang tidak menentu, sedangkan model evaluasinya menggunakan model akhir, dari hasil temuan penelitian masih ada pencemaran dan pelaksanaan program CSR yang belum optimal.   Kata Kunci: Kerjasama, Program Corporate Social Responsibility (CSR), Pelestarian Lingkungan dan Sumber Air
Implementasi Program Keluarga Harapan bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) (Studi Implementasi Keputusan Walikota Malang Nomor 188.45/159/35.73.112/2014 tentang Tim Pelaksana Kegiatan Operasional Program Keluarga Harapan di Dinas Sosial Kota Malang) Tita Rahmadiani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Program Keluarga Harapan for  Rumah Tangga Sangat Miskin  (Implementation Study of Mayor of Malang City Decree Number 188.45/159/35.73.112/2014 about Implementation Team of Program Keluarga  Harapan Operation in Dinas Sosial of Malang City). This research is based on the low access of poor families to health care and basic education in Malang City that have an impact on social welfare and poverty. To overcome these problems, Kementerian Sosial  through Malang City Government and  Dinas Sosial  of Malang City implements Program Keluarga Harapan (PKH) in the form of conditional cash transfers to very poor households (RTSM). The results showed that the implementation of PKH has been implemented properly and according to the procedure, but even though the number of RTSM recipients of PKH from year to year has decreased, but does not significantly impact the number of poor people in the city of Malang in general. Keywords: Program Implementation, Poverty, Program Keluarga Harapan Abstrak: Implementasi Program Keluarga Harapan bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (Studi Implementasi Keputusan Walikota Malang Nomor 188.45/159/35.73.112/2014 tentang Tim Pelaksana Kegiatan Operasional Program Keluarga Harapan di Dinas Sosial Kota Malang). Penelitian ini bermula dari rendahnya akses rumah tangga miskin terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar di Kota Malang yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan tingkat kemiskinan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Kementerian Sosial melalui Pemerintah Kota Malang dan Dinas Sosial Kota Malang mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan wujud bantuan tunai bersyarat terhadap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur, namun meskipun jumlah RTSM penerima PKH dari tahun ke tahun mengalami penurunan tetapi tidak berdampak signifikan terhadap jumlah warga miskin di Kota Malang secara umum. Kata Kunci: Implementasi Program, Kemiskinan, Program Keluarga Harapan
Evaluasi Program Pengelolaan Sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wisata Edukasi Talangagung (Studi pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang) Alfian Prasadana Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 9 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstact: Evaluation Of Waste Management Program At Final Disposal Place Edutainment Of Talangagung (Study in Department of Human Settlements and Spatial Plan- ning Malang Regency). Trash known as useless things and Final Disposal Place known as a place that should never be visited. Yet all those stereotype is invalid when it comes to Final Disposal Place Edutainment of Talangagung that has waste management program which environmental friendly and has benefit for peo- ple as well. Final Disposal Place Edutainment of Talangagung has comfortable and beautiful environment, the place has playground, gazebo and Methane Converter. While the visitors enjoying the comfortable place, they also given education about waste management for environmentally friendly purpose, as well as how the methane converter works and get financial benefit by joining Waste Bank Program. Final Disposal Place Edutainment Talangagung well known as one of the best in Indonesia, that’s proven by so many visitor from another local government and student for comparative study or research purpose. No wonder that Final Dis- posal Place Edutainment of Talangagung get award each year.   Keywords: Evaluation, Program, Waste Management, Edutainment   Abstrak: Evaluasi Program Pengelolaan Sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wisata Edukasi Talangagung. (Studi pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabu- paten Malang). Sampah dikenal sebagai barang yang tidak berguna dan TPA dikenal sebagai tempat yang tidak layak dikunjungi, namun hal itu tidak berlaku di TPA Wisata Edukasi Talangagung, TPA Talangagung memiliki program pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan juga bermanfaat bagi masyarakat. TPA Talangagung memiliki lingkungan yang asri dan sejuk bahkan memiliki arena bermain anak, gazebo dan alat peraga pengelolaan gas menjadi gas metan. Selagi menikmati TPA yang nyaman, pengunjung diajarkan cara pengelolaan sampah dan juga pengelolaan gas metan sehingga dapat berguna bagi masyarakat sebagai peng- ganti LPG. Selain itu di sini juga terdapat program bank sampah yang memberikan manfaat secara finansial kepada masyarakat. TPA Talangagung dikenal sebagai TPA percontohan di Indonesia terbukti dari banyaknya kunjungan dari kalangan pemerintah daerah dan mahasiswa, tidak heran apabila TPA ini telah menerima berbagai macam penghargaan setiap tahunnya.   Kata kunci: Evaluasi, Program, Pengelolaan Sampah, Edutainment
Pengawasan Disnakertrans Kota Malang Pada Jaminan Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Outsourcing Rizka Mawarni
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Disnakertrans supervision on employee welfare outsourcing company. This research was conducted in order to describe and analyze surveillance Disnakertrans Malang to guarantee the welfare of employees of companies outsourcing; internal and external constraints. In this experiment the method used is the qualitative approach. Results of studies have shown that Disnakertrans using the technique of direct and indirect supervision; forms of surveillance, preventive, repressive, persuasive and curative; object of supervision is a guarantee of employee benefits; the results of the monitoring are still found errors. Internal constraint is the infrastructure of Disnakertrans; external constraint is the lack of a collective by the company to register welfare for its employees. Keyword: Disnakertrans, preventive, repressive, persuasive, curative. Abstrak: Pengawasan Disnakertrans pada Jaminan Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Outsourcing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengawasan Disnakertrans kota Malang terhadap jaminan kesejahteraan karyawan perusahaan outsourcing; kendala internal dan eksternal. Dalam penelitin ini metode yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa disnakertrans menggunakan teknik pengawasan langsung dan tidak langsung; bentuk pengawasan secara preventif, represif, persuasive dan kuratif; objek pengawasan adalah jaminan kesejahteraan karyawan; hasil dari pengawasan masih ditemukan kesalahaan. Kendala internal adalah saran dan prasarana pihak Disnakertrans; kendala eksternal adalah kurangnya kolektif yang dilakukan perusahaan untuk mendaftarkan jaminan kesejahteraan bagi karyawannya.   Kata Kunci: Disnakertrans, preventif, represif, persuasive, kuratif
Pengaruh Database Proquest Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Referensi (Bahan Rujukan) Pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi (Studi pada Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Malang) Muchammad Ainur Rofiq
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Influence The Influence Of A Database ProQuest On The Fulfillment Of Needs Reference (A Material Referral In Student Public Administration The Faculty Of Administration Study In The Library Central Brawijaya University. Referral material is one of an important factor for library to provide services reference as one source of relevant information. At the same time as the development of science and technology, a source of reference many needed, which is through digital media. The study is done to explain how big meeting the needs of reference or material a reference in a database proquest in the library ub by student Public Administration. Variable subjects as much as 2, namely variable database ProQuest and needs reference. The kind of research committed using a method of explanatory research with the quantitative approach. The technique data collection uses a questionnaire that spread in undergraduates of Public Administration a number of 204 respondents . Based on analysis of the data is partial and simultaneous obtained outcomes items variable usefulness or usefulness and performance or display influential significant on meeting the needs of reference pemustaka in the library UB. The result of data on the variables of usefulness, usability, and performance having influence of 14.2 % of meeting the needs of reference . Keywords : usefulness, usability, performance, database, ProQuest Abstrak : Pengaruh Pengaruh Database ProQuest Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Referensi (Bahan Rujukan) Pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi (Studi Pada Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Malang). Bahan rujukan merupakan salah satu faktor penting bagi perpustakaan dalam memberikan layanan referensi sebagai salah satu sumber informasi relevan. Bersamaan dengan perkembangan IPTEK, sumber referensi yang banyak dibutuhkan, yakni melalui media digital. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan seberapa besar pemenuhan kebutuhan referensi atau bahan rujukan dalam database ProQuest di Perpustakaan UB oleh mahasiswa Jurusan Administrasi Publik. Variabel yang diteliti sebanyak dua, yaitu variabel database ProQuest dan kebutuhan referensi. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar pada mahasiswa S1 jurusan Administrasi Publik sejumlah 204 responden. Berdasarkan analisis data secara parsial dan simultan diperoleh hasil pada item variabel usefulness atau kegunaan dan performance atau tampilan berpengaruh cukup signifikan pada pemenuhan kebutuhan referensi pemustaka di Perpustakaan UB. Hasil olah data pada variabel usefulness, usability, dan performance memiliki pengaruh sebesar 14,2% terhadap pemenuhan kebutuhan referensi.   Kata kunci : kegunaan, kemampuan penggunaan, tampilan, database, ProQuest
Perencanaan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Kota Madiun (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Madiun) Anggi Kurnianto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 6 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development Planning of Green Open Space (RTH) in Madiun City (The Study at Local Development Planning Agency and Department of Sanitation and Horticulturar Madiun City). According to the act No. 26 year of 2007 about Spatial Planning, each region should have a proportion of green open space (RTH) about 30% of the total region that consists of 20% public RTH and 10% private RTH. At 2014 Madiun City only have 14% Open Green Space (RTH). This research used qualitative descriptive research and analysis interactive model Miles, Hubberman and Saldana (2014:14). The result showed that the development planning of green open space (RTH) is line with planning documents such as Medium-Term Development Plan (RPJMD) Madiun City year 2014-2019 and Spatial plans (RTRW) Madiun City year 2010-2030. But there are several factors wich affect development planning process at Madiun City, among others: 1) Government Program, 2) Budget, 3) Geographical Condition and Natural Resources, 4) Local Regulation, 5) An Area, and 6) Society Role. Keyword: development planning, spatial planning, open green space (RTH) Abstrak: Perencanaan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dinas Keberihan dan Pertamanan Kota Madiun). Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, bahwa setiap wilayah harus memiliki proporsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30% dari luas wilayahnya yang terdiri dari 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Kota Madiun pada tahun 2014 hanya memiliki RTH sebesar 14% dari luas wilayahnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis model interaktif Miles, Hubberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan Pembangunan RTH di Kota Madiun sudah sesuai dengan dokumen perencanaan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun tahun 2014-2019 dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Madiun 2010-2030. Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses perencanaan pembangunan RTH di Kota Madiun, antara lain: 1) Program Pemerintah, 2) Anggaran, 3) Kondisi Geografis dan SDA, 4) Peraturan Daerah, 5) Luas Wilayah dan 6) Peran Masyarakat.   Kata Kunci: perencanaan pembangunan, tata ruang, Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan (Studi pada Kecamatan Kencong Kabupaten Jember) Oskar Janata Agasi Al Hilal
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 6 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Public Participation in the Development Planning Meeting (MUSRENBANG) Kecamatan Level (Study on Kecamatan Kencong Kabupaten Jember). A number of issues concerning the development planning in the district which is based on the strength of communities where community participation is the basis of the development planning in the Kecamatan. Public participation in the planning rules are very desirable to support the planning and implementation of the development that is bottom-up. This identify and analyze also defines the factors that influence participation in society through the realization of the implementation of the Development Planning Meeting (MUSRENBANG) in the Kecamatan  Kencong, Jember. Should the level needed of socialization of the need expressed by the community, which is owned by the government budget, and the specific implementation of reward-reward actions that affect the sense of community participation in Musrenbang. Keywords : participation, planning,  Musrenbang, Kencong.     Abstrak: Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan (Studi pada Kecamatan Kencong Kabupaten Jember). Berdasarkan pada beberapa isu mengenai perencanaan pembangunan di Kecamatan yang berdasarkan pada kekuatan masyarakat dimana partisipasi masyarakat menjadi dasar perencanaan pembangunan di Kecamatan.  Dalam  kaidah  perencanaan  partisipasi  masyarakat sangat diperlukan sekali untuk mendukung perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan yang bersifat bottom-up. hal ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa juga mendefinisikan faktor-faktor yang berpengaruh di dalam partisipasi Masyarakat melalui realisasi pelaksanaan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) di Kecamatan Kencong kabupaten Jember. Diperlukan adanya sosialisasi mengenai tingkat kebutuhan yang disampaikan oleh masyarakat, anggaran yang dimiliki oleh pemerintah, dan adanya reward-reward khusus pelaksanaan dimana hal tersebut mempengaruhi terhadap rasa partisipasi masyarakat dalam Musrenbang. Kata kunci: partisipasi, perencanaan, Musrenbang, Kencong.
Evaluasi Program Berseri Sebagai Upaya Untuk Mewujudkan Green City (Studi di Kota Mojokerto) Imroatul Mufida
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Evaluation of Program Berseri as Effort for Achieving Green City in Mojokerto City. One form of Government's social responsibility which is driven by the Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 19 Tahun 2012 on Program Kampung Iklim, Peraturan Gubernur No. 69 of 2011 on East Java Program Towards Go Green Province. Thus research is descriptive qualitative method and data analysis that used is Miles, Huberman and Saldana interactive model. The result of research indicates that implementation of Program Berseri is effectively with the cooperation between the government and the people to work together to realize Mojokerto Bersih, Asri and, Lestari. However, in the implementation of the Berseri Program still minimal presence of bank sampah which resulted in the accumulation of garbage, the program is also still not been implemented throughout the sub-village in Mojokerto, causing implementation Berseri village is still uneven and still the lack of regulations and sanctions to people who violate the regulations on environmental sustainability. Keywords : Implementation, Berseri Program, Green City Abstrak : Evaluasi Program Berseri sebagai upaya untuk mewujudkan Green City di Kota Mojokerto. Salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto yang didorong dengan adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2012 tentang Program Kampung Iklim, Peraturan Gubernur No. 69 Tahun 2011 tentang Program Jawa Timur Menuju Provinsi Hijau (Go Green Province). Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dan analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Berseri sudah berjalan cukup efektif dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Mojokerto yang Bersih, Asri dan Lestari. Namun dalam implementasi Program Berseri ini masih terdapat kendala yaitu masih minim adanya bank sampah di setiap kelurahan yang mengakibatkan penumpukan sampah, program ini juga masih belum dilaksanakan diseluruh kelurahan-kelurahan di Kota Mojokerto sehingga menyebabkan implementasi kampung Berseri masih belum merata serta masih belum adanya peraturan khusus dan sanksi terhadap masyarakat yang melanggar peraturan tentang kelestarian lingkungan.   Kata Kunci : Implementasi, Program Berseri, Green City
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Dalam Mendukung Perencanaan Tata Ruang Berkelanjutan Di Kabupaten Jombang (Studi pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang) Hari Wibowo
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategic Environmental Assessment (SEA) in support of the Sustainable Spatial Planning in Jombang (Studies in Regional Planning and Development Agency Jombang). The development of the industrial sector would also bring influence and impact on the quality of the environment as a result of the shifting patterns of utilization of space in Jombang. Referring to Law No. 32 of 2009 on the Protection and Management of the Environment (UUPPLH) and the Regulation of the Minister of Environment Number 27 Year 2009 Guidelines for the Implementation of SEA, then each regional area required to integrate environmental considerations in the preparation of RTRW bylaw. SEA is a means or a tool used to achieve the goals of sustainable development in Jombang. In the preparation of the SEA Jombang was appropriate and observing the principles and aspects of sustainable development, namely the principle of relevance, sustainability, and justice. The supporting factors that will influence, namely the regulation governing the obligations of each region to draw up SEAs and awareness, concern, and commitment of the government of Jombang. While inhibiting factor, ie there are no regulations governing the guidelines and implementation of SEA in support of sustainable spatial planning in Jombang, and the lack of capacity of government resources owned Jombang. Keywords: Strategic Environmental Assessment, SEA, Spatial Planning, Sustainable Development.   Abstrak: Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam mendukung Perencanaan Tata Ruang Berkelanjutan di Kabupaten Jombang (Studi pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang). Berkembangnya sektor industri tentu juga membawa pengaruh dan dampak pada kualitas lingkungan sebagai akibat bergesernya pola pemanfaatan ruang di Kabupaten Jombang. Mengacu  pada  UU  Nomor 32  Tahun 2009  tentang  Perlindungan  dan  Pengelolaan  Lingkungan  Hidup  (UUPPLH)  dan Peraturan  Menteri  Negara  Lingkungan  Hidup  Nomor  27  Tahun  2009  Pedoman Pelaksanaan  KLHS, maka setiap daerah diwajibkan daerah mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam penyusunan Raperda RTRW. KLHS merupakan sarana atau alat yang digunakan untuk mencapai sasaran dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jombang. Dalam penyusunan KLHS Kabupaten Jombang sudah sesuai dan memperhatikan prinsip dan aspek dari pembangunan berkelanjutan yaitu prinsip keterkaitan, keberlanjutan, dan keadilan. Adapun faktor pendukung yang akan mempengaruhi, yaitu regulasi yang mengatur tentang kewajiban setiap daerah untuk menyusun KLHS dan kesadaran, kepedulian, dan komitmen dari pemerintah Kabupaten Jombang. Sedangkan faktor penghambat, yaitu belum ada perda yang mengatur tentang petunjuk dan pelaksanaan KLHS dalam mendukung perencanaan tata ruang berkelanjutan di Kabupaten Jombang, dan kurangnya kapasitas sumberdaya yang dimiliki pemerintah Kabupaten Jombang.   Kata kunci: Kajian Lingkungan Hidup Strategis, KLHS, Perencanaan Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue