cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Konsep Eco-Office dalam Rangka Mewujudkan Perkantoran Ramah Lingkungan (Studi pada Kantor Walikota Probolinggo) Amelia, Ivone Rizky
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.471 KB)

Abstract

Abstract: Eco-Office Concept to Establish Environmental Friendly Office (Study of Probolinggo Mayor Office). The government as the policy maker always encourages the people to do environmental friendly activities. It is unfortunate to find that the government does not have willingness to apply this concept and seems lack of attempt to be pioneer at work environment in the application of Eco-Office. Research has concluded that some opinions of stakeholders have stated that Eco-Office concept to establish environmental friendly office at Probolinggo Mayor Office is not implemented favorably. Alternative strategies, therefore, must be form of recommendation, such as “Seven Resolution Strategies of Eco-Office” to establish Eco-Office at Probolinggo Mayor Office. Keywords: eco-office,  environmental friendly, Probolinggo Abstrak: Konsep Eco-Office dalam Rangka Mewujudkan Perkantoran Ramah Lingkungan (Studi pada Kantor Walikota Probolinggo). Pemerintah selaku pembuat kebijakan, selalu mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan ramah lingkungan. Namun, dalam hal ini pemerintah sendiri tidak mau menerapkannya dan tidak ada usaha untuk menjadi panutan (pioneer) khusunya di lingkungan kerja (kantor) untuk menerapkan Eco-Office. Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa dari beberapa pendapat stakeholders bahwa konsep Eco-Office dalam rangka mewujudkan perkantoran ramah lingkungan di Kantor Walikota Probolinggo belum terlaksana secara maksimal. Dengan demikian perlu adanya strategi alternatif sebagai bentuk rekomendasi yaitu “Seven Resolution Strategy of Eco-Office” untuk mewujudkan Eco-Office di Kantor Walikota Probolinggo.   Kata kunci: eco-office, ramah lingkungan, Probolinggo
Pengembangan Jejaring Organisasi pada Yayasan Sangatta Baru (YSB) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Sampe, Evy
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.249 KB)

Abstract

Abstract: Development of Network Organization on Yayasan Sangatta Baru (YSB) to Improve Community’s Social Welfare. Foundation have the form of organization, so YSB as an organization can interpreted as tools, parts and limbs. Just like the organisms, organization means something that is moving, alive and thrive. It means the existence of YSB should be able to provide welfare benefits for society in general, especially in its operational area Sangatta Utara, East Kutai Regency. The aim of this study is to know of development network organization in YSB to improve community’s welfare. With  implemented through qualitative research method with descriptive approach.  Analysis technique is Miles and Huberman’s interactive method. It can be concluded that YSB is able to do the development of its network organization support progress of welfare of both economic welfare and social welfare. Keywords: social welfare, development of network organization Abstrak: Pengembangan Jejaring Organisasi pada Yayasan Sangatta Baru (YSB) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat. Yayasan Sangatta Baru (YSB) sebagai suatu organisasi dapat diartikan sebagai alat, bagian, anggota badan. Layaknya organism, organisasi berarti sesuatu yang bergerak, hidup dan berkembang. Artinya, YSB harusnya mampu memberi manfaat kesejahteraan bagi masyarakat secara umum, khususnya di wilayah operasionalnya yaitu Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengembangan jejaring organisasi yang ada pada YSB untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah melalui metode interaktif Miles dan Huberman. Dapat disimpulkan bahwa YSB mampu melakukan pengembangan terhadap jejaring organisasninya baik dalam  segi kesejahteraan ekonomi maupun kesejahteraan sosial.   Kata kunci: kesejahteraan sosial, pengembangan jejaring organisasi
Pelayanan Publik di Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi (Studi pada Penyelenggaraan Pelayanan Kependudukan) Hakim, Rezha
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.994 KB)

Abstract

Abstract: Public Services in The District Giri Banyuwangi Regency (Study on Service Organization of Population). The quality of public services can be measured include the following indicators: simplicity, clarity and certainty, security, openness, economic, fairness, timeliness. In the implementation of public services in the district Giri far there is no any constraint in terms of safety. With regard to disclosure to the public service, the district has done socialization premises if there is any meeting of village officials / village also involving the community, but it made the information leaflet attachment easily seen directly by the people. Although officially a maximum service is 15 minutes, the findings in the field stated ketidaksusuaian. For service KTP and KK carried out for 2 or 3 days. The factors that affect the quality of service in the District Giri are: leadership, resources, personnel, public awareness, infrastructure and openness and responsiveness apparatus.   Keywords: public services, factors, influence  Abstrak: Pelayanan Publik di Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi (Studi pada Penyelenggaraan Pelayanan Kependudukan). Kualitas layanan publik dapat diukur meliputi indikator berikut : kesederhanaan, kejelasan dan kepastian, keamanan, keterbukaan, ekonomis, keadilan,ketepatan waktu. Dalam pelaksanaan layanan publik selama ini di kecamatan Giri tidak terdapat kendalaapapun dalam hal kemananan.Berkaitan dengan keterbukaan layanan kepada masyarakat, pihak Kecamatan sudah melakukan kegiatan sosialisasi jika ada setiap pertemuan denga aparat desa/kelurahan yang melibatkan juga masyarakat, selain itu dilakukan penempelan selebaran informasi yang mudah dilihat langsung oleh masyarakat.Meskipun secara resmi pelayanan maksimal adalah 15 menit, temuan di lapangan menyatakan ketidaksusuaian.Untuk pelayanan KTP dan KK dilakukan selama 2 atau 3 hari.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan di Kecamatan Giri adalah : kepemimpinan, sumberdaya aparatur, kesadaran masyarakat,  sarana prasarana serta keterbukaan dan responsifitas aparatur.   Kata kunci: layanan publik, faktor, pengaruh
Kualitas Anggaran dan Belanja Daerah terhadap Penyediaan Pelayanan Masyarakat dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Studi di Kabupaten Lebak Provinsi Banten) Susetyo, Ivan Budi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.416 KB)

Abstract

Abstract: The Quality of the Local Budget and Expense to Provide Service Delivery to Community and to Encourage The Accelerated Development of The Lagged Regions (Study at Lebak District, Banten Province). Local finance planning is described through local’s revenue and expense which are in the form of the Local Budget of Revenue and Expense (APBD). The objective of research is to describe the quality of local budget for service delivery for service delivery to encourage the accelerated development of the lagged regions, and the factors influencing these items. Data of research are primary and secondary data. The location of research is Lebak District. Result of research indicates that local budget of Lebak District has met the expected quality to indeed provided service delivery to community and encouraged the accelerated development of the lagged regions. Factors supporting the quality of local budget and expense are the presence of Local Government Budget Team (TAPD), the good synergy between executive and legislative, the contribution of Transparence and Participation Commission (KTP), and the effort by local government to increase the efficiency of budget usage. Factors constraining the quality of local budget and expense are the limited timing for budget submission, lack of prepare for budgeting, limited capability of local budget and limited data. Keywords: budget quality, expense quality, community service, the accelerated development of the lagged regions Abstrak: Kualitas Anggaran dan Belanja Daerah Terhadap Penyediaan Pelayanan Masyarakat Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Studi Di Kabupaten Lebak Provinsi Banten). Perencanaan keuangan daerah digambarkan melalui penerimaan dan pengeluaran daerah yang disebut dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kualitas anggaran daerah terhadap penyediaan pelayanan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah tertinggal, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum anggaran daerah Kabupaten Lebak berkualitas dalam menyediakan pelayanan kepada masyarakat serta mampu mendorong percepatan pembangunan daerah tertinggal. Adapun faktor-faktor yang mendukung kualitas anggaran dan belanja daerah adalah adanya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), terjalinnya sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif, adanya peran Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP), serta adanya upaya pemerintah daerah dalam mengefisiensi penggunaan anggaran, sedangkan faktor-faktor yang menghambat kualitas anggaran dan belanja daerah adalah keterbatasan waktu dalam pengajuan anggaran, kurangnya persiapan dalam penyusunan anggaran, kurang maksimalnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kemampuan anggaran daerah dan keterlambatan data.   Kata kunci: kualitas anggaran, kualitas belanja, pelayanan masyarakat, percepatan pembangunan daerah tertinggal
Evaluasi Perda RTRW Kabupaten Sidoarjo terhadap Penataan Pembangunan Penggolongan Kawasan Industri Fitri, Wilda Nisa'ul
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.417 KB)

Abstract

Abstract : The Evaluation over Local Regulation About The Regional Space Order Plan of Sidoarjo District Against The Restructuring of Development of Industrial Region Grouping.Target of reseatch is an evaluation over this local regulation is the regionalspace orderplan.With implemented through qualitative research method with descriptive approach. And analysis technique is Miles and Huberman’s interactive method.Industrial region at Sidoarjo District has been one contributor to local genuine income of Sidoarjo District. The development of this industrial region is in pursuance of Local Regulation about regional space order plan of Sidoarjo District. It can be concluded that in the context of the governments contribution to run the program the restructuring of development of industrialregiongroupingless than the maximum. Thus need for a specific evaluation of the various factors that influence and support to improve or fix the policy or program the restructuring of development of industrialregiongrouping. Keywords: Evaluation, Restructuring, Development, Regional Grouping, Industrial Region Abstrak : Evaluasi perda RTRW Kabupaten Sidoarjo Terhadap Penataan Pembangunan Penggolongan Kawasan Industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi peraturan daerah rencana tata ruang wilayah. Dengan menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dan metode analisis yang digunakan adalah melalui metode interaktif Miles dan Huberman. Berkembangnya kawasan industri yang ada di Kabupaten Sidoarjo, yang merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sidoarjo. Perkembangan kawasan indutri tersebut di atur dalam peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sidoarjo. Dapat disimpulkan bahwa dalam konteks kontribusi pemerintah untuk menjalankan program penataan pengembangan penggolongan kawasan industri dalm tata ruang wilayah Kabupaten Sidoarjo kurang begitu maksimal. Maka dari itu perlu adanya sebuah evaluasi secara spesifik dari berbagai faktor yang mempengaruhi dan mendukung untuk memperbaiki atau membenahi kebijakan atau program penataan pembangunan penggolongan kawasan industri. Kata Kunci : Evaluasi, Penataan, Pengembangan, Penggolongan Kawasan, Kawasan Industri
Kontribusi Sektor Migas terhadap Penerimaan Daerah dalam Rangka Meningkatkan Pembangunan Daerah di Kabupaten Bojonegoro Adhitama, Odha
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.443 KB)

Abstract

Abstract: Oil and Gas Sector Contribution to Regional Income in Order to Improve Local Development in the Bojonegoro District. Oil and gas sector is one of the natural resources and functions that have important influence on the country as well as producing regions . Bojonegoro is one area that has the very big potential for oil and gas sector to make the area as one of the areas of exploration and exploitation . The existence of oil and gas in Bojonegoro give much influence and contribute to the growth of regional income and regional development in Bojonegoro . Regarding with that, this study aims to describe the contribution of the oil and gas sector to the reception area in order to improve regional development and analyze the supporting and inhibiting factors for the implementation of the management of the oil and gas sector in Bojonegoro . This study used a descriptive research method with a qualitative approach . This research was conducted in the Revenue Office and Natural Resources Section Bojonegoro . These results indicate that the oil and gas sector's contribution to the Bojonegoro is very large, which increases the reception area through the DBH and the Regional Balance Fund , regional development drive , and the employement . In this case , the oil and gas sector has proven its contribution to regional development Bojonegoro and it is not separated from the supporting factors and obstacles in the process . Keywords :Contribution, Oil and Gas, Acceptance and Regional Development Abstrak: Kontribusi sektor migas terhadap penerimaan daerah dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah di Kabupaten Bojonegoro. Sektor migas merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi dan pengaruh sangat besar terhadap negara maupun daerah penghasil. Bojonegoro yang merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sektor migas sangat besar menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu daerah eksplorasi dan eksploitasi. Keberadaan migas di Bojonegoro banyak berpengaruh dan berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan daerah dan pembangunan daerah Bojonegoro. Sehubungan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kontribusi sektor migas terhadap penerimaan daerah dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan sektor migas di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendapatan Daerah dan Bagian SDA Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kontribusi sektor migas terhadap Bojonegoro sangat besar, yaitu meningkatkan penerimaan daerah melalui DBH dan Dana Perimbangan Daerah, penggerak pembangunan daerah, dan membuka lowongan pekerjaan. Dalam hal ini, sektor migas telah terbukti kontribusinya terhadap pembangunan daerah Bojonegoro dan hal tersebut tidak terlepas dari adanya faktor pendukung dan penghambat di dalam prosesnya. Kata Kunci : Kontribusi, Sektor Migas, Penerimaan dan Pembangunan Daerah
Program Citizen's Charter terkait Pembangunan Sanitasi IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) Domestik Komunal dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development Purboningtyas, Wedar
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.329 KB)

Abstract

Abstract: Citizen 's Charter Programme Related Sanitation Development WWTP ( Waste Water ) Domestic Communal In Order To Achieve Sustainable Development . This study was conducted to see the impact of the end of the communal development of domestic wastewater sanitation related programs of citizen 's charter in the health field . Development of domestic sanitary communal WWTP is intended for development over the long term . Blitar government take sanitation devoted to the management of domestic waste water because the government saw many people are still around , especially in the region and sub- districts Sananwetan lifestyle Kepanjenkidul have less clean and healthy . Therefore , the government is taking this way to address problems of domestic waste in the community in the district and sub-district Sananwetan Kepanjenkidul to be menelola domestic waste that they incur . This study used a qualitative approach and descriptive data analysis model of Miles Hubberman . The result is the construction of a communal domestic wastewater sanitation diseases caused kkarena less clean and healthy living can be resolved . And can change the pattern of life for the community towards a cleaner and healthier . Although people have behaved healthy and clean , but the government should also continue to monitor the management and treatment procedures of domestic sanitary communal WWTP itself to be used in a long period of time in accordance with the original purpose. Keywords : Domestic WWTP Communal Sanitation Development , The Final Results from Program Citizen 's Charter the field of Health , Long Term Regional Development Plan of Blitar . Bottom of Form   Abstrak: Program Citizen’s Charter Terkait Pembangunan Sanitasi IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) Domestik Komunal Dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development. Penelitian ini dilakukan untuk melihat dampak akhir pembangunan sanitasi IPAL domestik komunal terkait program citizen’s charter pada bidang kesehatan. Pembangunan sanitasi IPAL domestik komunal ini merupakan pembangunan yang ditunjukan untuk kurun jangka panjang. Pemerintah Kota Blitar mengambil sanitasi yang dikhususkan pada pengelolaan air limbah domestik karena pemerintah melihat masih banyaknya masyarakat sekitar khususnya diwilayah kecamatan Sananwetan dan kecamatan Kepanjenkidul memiliki pola hidup kurang bersih dan sehat. Oleh sebab itu, pemerintah mengambil cara ini untuk menanganni masalah limbah rumah tangga yang ada di masyarakat di kecamatan Sananwetan dan kecamatan Kepanjenkidul agar bisa menelola limbah domestik yang mereka keluarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis data model Miles Hubberman. Hasilnya dengan pembangunan sanitasi IPAL domestik komunal berbagai penyakit yang disebabkan kkarena hidup kurang bersih dan sehat dapat teratasi. Serta dapat merubah pola hidup masyarakat untuk kearah yang lebih bersih dan sehat. Meskipun masyarakat sudah berperilaku hidup sehat dan bersih, tetapi pemerintah juga harus terus memantau tata cara pengelolaan dan perawatan dari sanitasi IPAL domestik komunal itu sendiri agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama sesuai dengan tujuan awal.   Kata kunci: Pembangunan Sanitasi IPAL Domestik Komunal, Hasil Akhir Program Citizen’s Charter Dibidang Kesehatan, Rencana Pembangunan  Jangka Panjang Daerah Kota Blitar.
Inovasi Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Program Drive Thru (Studi pada Dinas Pendapatan Kabupaten Banyuwangi) Anoraga, Abiseka
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.566 KB)

Abstract

Abstract: Service Innovation Payments Land and Building Tax (PBB ) Through the Drive Thru (Studies in Banyuwangi Regency Revenue Service ). Efforts to improve the provision of financing or other sources of local revenue, especially those stemming from local taxes can be done with the improved collection performance, refinement and additional types of taxes , as well as extracting resources tax revenue. Land and building tax is one part of a considerable source of revenue and the central role given dedicated space to provide its service. To provide optimal service , the District Government through the Department of Revenue Banyuwangi regency issued a payment innovation in the form of the United Nations through the drive -thru service as stipulated in the Local regulations related to land and building tax payments. With a service model that is easy and fast , making people feel comfortable and well served. And be able to increase local revenue from land and building tax sector. Keywords: service innovation, service property tax payments, innovation drive-thru. Abstrak: Inovasi Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Melalui Program Drive Thru (Studi Pada Dinas Pendapatan Kabupaten Banyuwangi). Upaya peningkatan penyediaan pembiayaan atau sumber pendapatan asli daerah, khususnya yang bersumber dari pajak daerah dapat dilakukan dengan peningkatan kinerja pemungutan, penyempurnaan dan penambahan jenis pajak, serta penggalian sumber-sumber penerimaan dari sektor pajak. Pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu bagian dari sumber PAD yang cukup memegang peran sentral dan diberikan ruang khusus untuk memberikan pelayanannya. Untuk memberikan pelayanan yang optimal, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pendapatan Kabupaten Banyuwangi mengeluarkan sebuah inovasi yaitu berupa pembayaran PBB melalui pelayanan drive thru yang tertuang dalam Peraturan Daerah terkait Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. Dengan model pelayanan yang mudah dan cepat, membuat masyarakat merasa nyaman dan terlayani dengan baik.   Kata kunci: inovasi pelayanan, pelayanan pembayaran pajak bumi dan bangunan, inovasi drive thru.
Peran Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS di Kabupaten Malang Setiyowati, Erni
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.959 KB)

Abstract

Abstract: The role of the Head of the Department of Population and Civil Registration in Implementing the Civil Servants Work Assessment. In public sector organizations it is time for the attention of the government, which wanted and demanded that all civil servants to improve its performance in delivering public services. In realizing this, the organizational leaders need to evaluate or assess the performance of the employee. To find out how much the role of the leader at the Department of Population and Civil Registration Malang, this research uses descriptive qualitative research approaches, as well as using Milles analysis Huberman. Depart from it: the role of leaders of public sector organizations in assessing, implementing civil service jobs which aims to create a dedicated public servants. The results of the study, the role of implementing agency heads in the assessment of civil servants work is summed up in a list, namely DP3 (List Assessment implementing employee), but it is still influenced by several contributing factors such as loyalty, assessment manuals, regulations. Here is also influenced by several obstacles. Such barriers are caused by several factors: discipline, technical and operational guidelines, as well as facilities and infrastructure.... Keywords: Implementing Assessment Work, The Role of The Head of The Department Abstrak: Peran Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dalam Pelaksanakan Penilaian Pekerjaan PNS. Dalam organisasi sektor publik  sudah  saatnya  menjadi  perhatian pemerintah, yang menginginkan dan menuntut agar seluruh pegawai negeri meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan publik. Dalam mewujudkan hal itu, maka  para pemimpin organisasi perlu melakukan evaluasi atau menilai prestasi kerja pegawai. Untuk mengetahui seberapa jauh peran pemimpin pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, maka penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan analisis Milles Huberman.  Berangkat dari hal tersebut: bagaimana peran pemimpin organisasi sektor publik dalam melakukan penilaian pelaksanakan pekerjaan pegawai negeri sipil yang bertujuan untuk menciptakan pegawai negeri yang berdedikasi tinggi. Hasil dari penelitian, peran kepala dinas dalam penilaian pelaksanakan pekerjaan pegawai negeri sipil terangkum dalam sebuah daftar, yaitu DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanakan Pegawai), namun hal ini masih dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung seperti loyalitas, buku pedoman penilaian, peraturan yang berlaku. Disini juga dipengaruhi oleh beberapa hambatan. Hambatan Tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kedisiplinan, juklak dan juknis, serta sarana dan prasarana. iKata kunci: Peran Kepala Dinas, Penilaian Pelaksanakan Pekerjaani
Analisis Pro dan Kontra dalam Pengelolaan Sumber Air Ngesong di Desa Punten Kecamatan Bumiaji Kota Batu Pribadi, Subekti Ari
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.341 KB)

Abstract

Abstract: Analysis Pro and Con over Management of Water Resources Ngesong at Punten Village Bumiaji Sub-district Batu City A critical source of water and an increase in the need for clean water is making Governments should manage water resources are integrated. Local Planning and Development Agency, the Official of Cipta Karya and the Drink Water Local Company Batu city coordinated to manage water sources Ngesong to satisfy the need of people in Ngaglik Village and around. However, the source of water is also managed and utilized by the communities surrounding the water source so the pros and cons in the management of water resources. The government should approach the surrounding community to create agreement by taking a middle way to have no parties who were cheated. This research to know, described and analyzing parties pro and con and agreements reached in the management of water sources Ngesong in the Batu city. The research type is descriptive with qualitative approach. The results showed that the pro consist of Local Planning and Development Agency, the Official of Cipta Karya and the Drink Water Local Company Batu city coordinate with each other to make RISPAM for  a master plan to management of water sources Ngesong. The cons community consists of the village of Gunung Sari, Sumberejo Village and Ngaglik Village because the management of the water resource inventory resulted in declining investment and a water line pipes made of public facilities and private grounds being damaged. Agreement reached with the greenery around water sources, rectification back public facilities through which the drainage pipes and indemnity compensation to the people whose private land traversed by drainage pipes. Keywords: Analysis of Pro and Contra, Argumentative Trend, Agreement Abstrak: Analisis Pro dan Kontra dalam Pengelolaan Sumber Air Ngesong di Desa Punten Kecamatan Bumiaji Kota Batu Sumber air yang kritis dan peningkatan kebutuhan akan air bersih membuat Pemerintah harus mengelola sumber air secara terintegrasi. BAPPEDA, Dinas Cipta Karya dan PDAM Kota Batu melakukan koordinasi untuk mengelola Sumber Air Ngesong untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Kelurahan Ngaglik dan sekitarnya. Akan tetapi sumber air juga dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sumber air sehingga terjadi pro dan kontra dalam pengelolaan sumber air. Pemerintah harus melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar agar tercipta kesepakatan dengan mengambil jalan tengah agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Penelitian ini ingin mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis pihak-pihak yang pro dan kontra serta kesepakatan yang telah dicapai dalam pengelolaan terhadap Sumber Air Ngesong di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak pro terdiri dari BAPPEDA, Dinas Cipta Karya dan PDAM Kota Batu saling berkoordinasi membuat RISPAM sebagai rencana induk dalam pengelolaan Sumber Air Ngesong. Pihak kontra terdiri dari masyarakat Desa Gunung Sari, Desa Sumberejo dan Kelurahan Ngaglik karena pengelolaan mengakibatkan persediaan sumber air semakin berkurang dan penanaman pipa-pipa saluran air membuat fasilitas umum dan lahan pribadi menjadi rusak. Kesepakatan yang dicapai dengan penghijauan di sekitar sumber air, pembetulan kembali fasilitas umum yang dilalui oleh pipa-pipa saluran air dan kompensasi ganti rugi kepada masyarakat yang lahan pribadinya dilalui oleh pipa-pipa saluran air.   Kata kunci: Analisis Pro dan Kontra, Argumentative Trend, Kesepakatan 

Page 35 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue