cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pelaksanaan Pelayanan Satu Pintu pada Instalasi Rawat Jalan di RSUD dr. Saiful Anwar Malang untuk meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Yunita, Elinda Dian
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.663 KB)

Abstract

Abstract: The Implementation of One-Door Service for Outpatient Installation in RSUD dr. Saiful Anwar Malang to Improve Health Service Quality. The background of research is RSUD dr. Saiful Anwar Malang because it is a government-owned facility which is designed to provide health service. One health service in this hospital is one-door service at outpatient installation. Such service is provided in pursuance of PERMENDAGRI No. 24 of 2006. Problems related to the implementation of one-door service at outpatient installation are less appropriate service by the officer and lack of punctuality of service delivery. The improvement of service quality at outpatient installation can be ensured if hospital does some measures to improve service quality. Keyword: one-door service, health service quality Pelaksanaan Pelayanan Satu Pintu Pada Instalasi Rawat Jalan di RSUD dr. Saiful Anwar Malang Untuk Meningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan. Dengan latar belakang RSUD dr. Saiful Anwar merupakan salah satu intalasi milik pemerintah yang bergerak dalam bidang pemberian pelayanan kesehata. Pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit, salah satunya adalah pelayanan satu pintu  pada instalasi rawat jalan. Pelayanan pada instalasi rawat jalan yang ada di RSUD dr. Saiful Anwar Malang menggunakan sistem pelayanan satu pintu yang berpedoman pada PERMENDAGRI Nomor 24 Tahun 2006. Permasalah yang sering terjadi berkaitan dengan pemberian pelayanan yang dilakukan oleh petugas, dan ketepatan waktu dalam pemberian pelayanan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada instalasi rawat jalan, rumah sakit melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci: pelayanan satu pintu, kualitas pelayanan kesehatan
Sektor Ekonomi Potensial Sebagai Upaya Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten KudusA Setiyaningrum, Anik
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.221 KB)

Abstract

Abstract: Potential Economic Sector For Improving Regional Gross Domestic Product of Kudus Regency. Process of development and economic growth can not run optimally when the development process is not adapted to its potential, so that, it takes the process of identifying potential economic sectors. Kudus can actually gain a greater GDP and increase economic growth if it is able to exploit its potential. The purpose of this study is to analyze the potential economic sectors of Kudus regency. The results of this study show that potential economic sectors based on the Location Quotient and Shift Share analysis are the manufacturing industry and trade, hotel and restaurant. This needs to get the attention of the local government of  Kudus regency to focus more on the development of Kudus economy superior. Keyword: potential economic sector, location quotient, shift share analysis Abstrak: Sektor Ekonomi Potensial Sebagai Upaya Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kudus. Proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat berjalan secara maksimal apabila proses pembangunan tidak disesuaikan dengan potensi yang dimilikinya, sehingga dibutuhkan proses identifikasi sektor ekonomi potensial. Kabupaten Kudus sebenarnya dapat meperoleh PDRB yang lebih besar dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya jika mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sektor ekonomi potensial kabupaten Kudus. Hasil penelitian ini adalah sektor ekonomi potensial berbasis pada analisis Location Quotient dan analisis Shift Share adalah sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel & restoran. Hal ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Kudus untuk lebih memfokuskan pengembangan sektor ekonomi unggulannya. Kata kunci: sektor ekonomi potensial, location quotient, analisis shift share
Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan (Studi pada Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pemerintah Kota Blitar) Ningtyas, M. Ratna Juwita
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.462 KB)

Abstract

Abstract: The Local Government Effort to Increase The Institution Capacity (A study at Organization and Management Division of Blitar Government). In accordance with Blitar’s  government regulation number 10, 2010 about organization and management secretary of Blitar government and the secretary of local parliament, so in 2010 the government do with effort in structuring the institution. In line with the institution structuring, so that the Blitar government try to increase the institution capacity by forming a technical institution team and adhoc team, give comprehension about the main duty function of the unit of regional working and determine the structural position analysis and standard competency structural position determine planning. Relative to those matters, the implementation effort to increase the capacity is done by organization and management division, that is coordination, structure existence, socialization and reorientation. The research result show that the institution capacity has some difficulties, they are human resources that don’t know his means duty and it’s functions. Every apparatus has some differences view to the institution management, meeting time barrier and political interest. Above all, it needs to pay much attention so that the implementation to increase the institution capacity can work effectively and efficiency. Keywords: The Local Government Effort, Increasing Institusional Capacity Abstrak: Upaya Pemerintah Daerah Dalam Meningkatan Kapasitas Kelembagaan (Studi Pada Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pemerintah Kota Blitar). Dengan adanya Peraturan Daerah Kota Blitar No 10 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah No 5 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Blitar dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, maka pada tahun 2010 dilakukan upaya penataan kelembagaan. Sehubungan dengan penataan kelembagaan, maka dilaksanakan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar, adapun upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar adalah dengan cara membentuk tim teknis kelembagaan dan tim adhoc, memberi pemahaman terhadap tugas pokok fungsi satuan kerja perangkat daerah, dan Penetapan Analisis Jabatan Struktural dan Rencana Penetapan standar kompetensi jabatan struktural. Sehubungan dengan hal tersebut, Pelaksanaan upaya peningkatan kapasitas dilakukan oleh Bagian Organisasi dan Tata Laksana, yaitu koordinasi, keberadaan struktur, sosialisasi dan reorientasi. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pelaksanaan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, sebenarnya terdapat hambatan yaitu adanya sumber daya manusia yang belum memahami tugas pokok dan fungsinya, setiap orang memiliki perbedaan pandangan terhadap penataan kelembagaan, terkendala waktu rapat dan terdapat kepentingan politis, dengan adanya hambatan tersebut, maka perlu diperhatikan agar pelaksanaan peningkatan kapasitas kelembagaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Kata kunci: Upaya Pemerintah Daerah, Peningkatan Kapasitas Kelembagaan.
Evaluasi Implementasi Kebijakan SIAP (Sistem Informasi Administrasi Pendidikan) Online (Studi Kasus Di Kota Malang) Fitriyanti, Lilik
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

existing systems in the field of education has not been able to accommodate the needs in education administration from the national level to the local level. so that the Ministry of Education in collaboration with PT.TELKOM policy issues on a system that is able to accommodate the needs of data and information that can be accessed from the administrative center of the local policies that SIAP (Educational Administration Information System) online. using information technology online SIAP be the solution of the problem publik.the study aims to evaluate policies SIAP Applying online at Malang city to determine whether the implementation of the policies in the city SIAP Malang online already running in accordance with the formulations. This research uses descriptive qualitative research methods to describe the results of research supported by data from interviews, observation and documentation to describe the state of the field. Key Word: Public policy, Evaluation of policy implementation, Information technology sistem yang ada di bidang pendidikan belum mampu mengakomodasi kebutuhan dalam administrasi pendidikan dari tingkat nasional ke tingkat lokal. sehingga Departemen Pendidikan bekerjasama dengan isu-isu kebijakan PT.TELKOM pada sistem yang mampu mengakomodasi kebutuhan data dan informasi yang dapat diakses dari pusat administrasi kebijakan lokal yang SIAP (Sistem Informasi Administrasi Pendidikan) online. menggunakan teknologi informasi secara online SIAP menjadi solusi dari masalah publik.Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan SIAP Menerapkan online di kota Malang untuk menentukan apakah pelaksanaan kebijakan di kota Malang SIAP online sudah berjalan sesuai dengan formulasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan hasil penelitian yang didukung oleh data dari wawancara, observasi dan dokumentasi untuk menggambarkan keadaan di lapangan. Kata kunci : kebijakan publik, evaluasi implementasi kebijakan publik, teknologi informasi.
IMPLEMENTASI ASAS CABOTAGE DALAM KEBIJAKAN PELAYARAN DI INDONESIA (Studi di Direktorat Jendral Perhubungan Kementerian Perhubungan dan Indonesian National Ship Owners Association) Aprilianto, Rizky
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.492 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of Cabotage Principle from Shipping Policy in Indonesia (Study in Directorate General of Sea Transportation, Ministary of Transportation and Indonesian National Ship Owners Association) . The study was based on the problems in national shipping industry dominated by foreign ship. This study used a descriptive research with a qualitative approach. Based on the results of the study found that implementation of cabotage principle provide a considerable influence on the national shipping industry. The data sources proved that during the implementation of the cabotage principle, the national shipping industry becomes increasingly growing. National shipping companies and national ship amount is increased. Consequently, the entire loading and unloading activities at national ports can be controlled by the national shipping companies, so that it can decrease unemployment because every national ship have to be manned by  Indonesian crew. Keywords: Implementation, Cabotage Principle, Shipping Industry. Abstrak: Implementasi Asas Cabotage Dalam Kebijakan Pelayaran Di Indonesia (Studi di Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan Indonesian National Ship Owners Association). Penelitian ini didasari pada permasalahan industri pelayaran nasional yang selama ini dikuasai oleh kapal-kapal asing. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi Asas Cabotage memberikan pengaruh yang besar terhadap industri pelayaran nasional. Dari sumber data yang diteliti membuktikan bahwa selama implementasi Asas Cabotage ini dilakukan, industri pelayaran nasional menjadi semakin berkembang. Jumlah perusahaan pelayaran nasional dan kapal nasional semakin bertambah, sehingga seluruh kegiatan bongkar muat di pelabuhan nasional dapat dikuasai oleh perusahaan pelayaran nasional. Selain itu, jumlah pengangguran ikut berkurang karena kapal-kapal nasional harus diawaki oleh anak buah kapal berkewarganegaraan Indonesia. Kata kunci: Implementasi, Asas Cabotage, Industri Pelayaran.
Pelaksanaan Mutasi Pegawai di Kota Batu (Studi pada Badan KepegawaianDaerah Kota Batu) Pratiwi, Bunga Ilka
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.602 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of Employee Mutation Based On Employee Performance Appraisal in Batu City (A Study at Regional Employment Agency of Batu City). The study was based on the problems in the implementation of employee mutation in Batu City. This study used a descriptive research with a qualitative approach. Based on the results of the study found that the implementation of the procedure employee mutation in Batu City is divided into five stages. In this respect, the List of Job Performance Appraisal is not considered optimal to be one of the requirements and considerations in conducting employee mutation. In the implementation of employee mutation in Batu City, there are supporting factors and inhibiting factors. Supporting factor is the commitment of human resources involved and the presence of laws and regulations. Whereas the inhibiting factors is the presence of subjectivity (spoiled system) in the List of Job Performance Appraisal and presence of seniority systems. Therefore, the expected implementation of performance appraisal for employees as replacement List of Job Performance Appraisal can be optimized so as to prevent the occurrence of spoiled system and the seniority system. Keywords: Employee Mutation, List of Job Performance Appraisal. Abstrak: Pelaksanaan Mutasi Pegawai di Kota Batu (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Batu). Penelitian ini didasarkan pada permasalahan dalam pelaksanaan mutasi pegawai di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa prosedur pelaksanaan mutasi pegawai di Kota Batu dibagi menjadi lima tahap. Di dalam hal ini, Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan yang dianggap tidak optimal menjadi salah satu persyaratan dan bahan pertimbangan dalam melaksanakan mutasi pegawai. Di dalam pelaksanaan mutasi pegawai di Kota Batu, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukungnya adalah adanya komitmen dari Sumber Daya Manusia yang terlibat dan adanya peraturan perundang-undangan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya subjektivitas (spoiled system) dalam penilaian pelaksanaan pekerjaan dan adanya seniority system. Oleh karena itu, diharapkan untuk implementasi penilaian prestasi kerja pegawai sebagai pengganti Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan pegawai dapat lebih optimal sehingga mencegah terjadinya spoiled system dan seniority system. Kata kunci: Mutasi pegawai, Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan
Penerapan Konsep Green Economy dalam Pengembangan Desa Wisata sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten Kota Batu) Sari, Ayu Multika
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.633 KB)

Abstract

Abstract: Application of the Green Economy Concept in the Development of Rural Tourism as Efforts to Realize Development Based Environment (Studies in Kungkuk Hamlet, Village Punten, Batu City). Green economy is a new concept that aims to improve the economic through development activities that do not override environmental sustainability. Batu city has various tourism objects that largely a man-made tourism object which are only concerned with strategic location. However, at this time the Batu city is develop tourist villages also accentuates the agriculture sector and the natural beauty of country side. The purpose of this research was to describe and analyze the application of the green economy concept to develop Kungkuk tourism hamlet as efforts to achieve development based on environment and analyze supporting and inhibiting factors in the development of the Kungkuk hamlet tourism. The method is descriptive qualitative. The Government of Batu city should immediately hold a soil degradation and problems of garbage handling, such as help for the procurement of organic fertilizer for the farmers. The Government of Batu city can hold a socialization and training for farmers to cultivate organic waste for composting Keywords: Green economy, rural tourism, development based environment Abstrak: Penerapan Konsep Green Economy dalam Pengembangan Desa Wisata sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten   Kota Batu).  Green economy merupakan sebuah konsep baru yang bertujuan untuk meningkatkan aspek ekonomi melalui kegiatan pembangunan yang tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan. Kota Batu memiliki berbagai objek wisata yang sebagian besar merupakan objek wisata buatan yang hanya mementingkan lokasi yang strategis. Namun, saat ini Kota Batu mengembangkan desa wisata yang menonjolkan bidang pertanian serta keindahan alam pedesaaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan konsep green economy dalam pengembangan kampung wisata Kungkuk sebagai upaya mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kampung wisata Kungkuk. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Pemerintah Kota Batu harus segera mengadakan penanganan mengenai degradasi tanah dan permasalahan sampah, seperti membantu untuk pengadaan pupuk organik bagi para petani. Pemerintah Kota Batu dapat mengadakan sosialisasi dan pelatihan bagi para petani untuk mengolah sampah organik untuk dijadikan kompos   Kata kunci: green economy, desa wisata, pembangunan berwawasan lingkungan
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA (Studi pada Sekolah Dasar Negeri Manukan Kulon III/540 Kota Surabaya) Rahmah, Yanti Dwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.04 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of Adiwiyata School Program (Studies in SDN Manukan Kulon III/540 Surabaya) This research based on SDN Manukan Kulon III/540 Surabaya which researcher used qualitative method with descriptive approaches. This research revealed the school was qualified on city phase selection but failed in the next around. The results showed that there are four programs were implemented, namely the composter; takakura; nursery and 4R program. Those programs based on components in Adiwiyata school program include environmental policy; implementation of environment-based curriculum; participative environmental activity and good environmental tools. The program also has good human resources as an internal supporting and the vision, mission, functions and good budget management. External support factors are all the students parents and granting BOSDA. But the school educators aren’t solid to work each other and external limiting factor is the school building renovation which can make this school fail in achieving Adiwiyata award. Keywords: Implementation, Elementary School, Adiwiyata.   Abstrak: Implementasi Program Sekolah Adiwiyata (Studi Pada SDN Manukan Kulon III/540 Kota Surabaya) Penelitian ini dilakukan atas dasar SDN Manukan Kulon III/540 kota Surabaya yang mana peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut lolos dalam seleksi tahap kota namun tahap selanjutnya mengalami ketidakberhasilan dalam mencapai penghargaan Adiwiyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat program yang diterapkan yaitu komposter; takakura; pembibitan dan program 4R. Program tersebut diterapkan berdasarkan komponen antara lain kebijakan berwawasan lingkungan; pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan; kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Penerapan program tersebut terdapat faktor pendukung internal yakni SDM yang mumpuni dan adanya visi, misi, fungsi serta pengelolaan anggaran yang baik. Faktor pendukung eksternal adanya pihak wali murid dan pemberian BOSDA. Tetapi tenaga pendidik yang kurang kompak dan faktor penghambat eksternal adalah adanya renovasi gedung yang membuat ketidakberhasilan dalam mencapai penghargaan Adiwiyata.   Kata Kunci: Implementasi, Sekolah Dasar, Adiwiyata. 
Kemitraan Pemerintah Swasta dan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani (Studi Pada Kemitraan PT. Pertani (Persero) dan Petani Mitra di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Kesuma, Redy Puja
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.426 KB)

Abstract

Abstract: Partnership of Government Privat and Society in Realize Food Security and Farmer Welfare (Studies in PT. Pertani (Persero) and Farmers Partnership at Village Tulungrejo Ngantang Malang). Welfare of farmers and food security are two important things that should be embodied in the organization of civic life. To achieve this goal, the Ministry of SOEs issued a programmatic solution, the partnership program Improved Movement-Based Food Production Corporation, where the program involves the government, state-owned companies, and the public. From the results of research, it is known that the partnership that exists between the Government, PT. Pertani (Persero) and farmers in the village of Tulungrejo has reaped positive results, it can be seen from the increase in agricultural production, which increased the company's sales gains, as well as the achievement of the government in meeting targets food supply. But despite the success of this GP3K program, there are also factors that must be considered by every actor executor, that may impede the process of partnership, so that the implementation of the program can be run better. Keywords: community development partnership program, improvement movement corporations based food production program, food security and welfare of farmers Abstrak: Kemitraan Pemerintah Swasta dan Masyarakat dalam Mewujudkankan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani (Studi Pada Kemitraan PT. Pertani (Pesero) dan Petani Mitra di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang). Kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional merupakan dua hal penting yang harus terwujud dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, terlebih Indonesia merupakan negara agraris dengan mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementrian BUMN mengeluarkan sebuah solusi program, yakni program kemitraan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K), dimana program ini melibatkan pemerintah, perusahaan BUMN, dan masyarakat. Dari hasil penelitian di lapangan, diketahui bahwa kemitraan yang terjalin antara Pemerintah melalui Dinas Pertanian, PT. Pertani (Persero) selaku BUMN sektor pertanian dan petani di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang telah menuai hasil yang positif, hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan produksi pertanian, keuntungan penjualan perusahaan yang meningkat, serta tercapainya target pemerintah dalam pemenuhan pasokan pangan. Namun disamping keberhasilan program GP3K ini, terdapat pula faktor yang harus diperhatikan oleh setiap aktor pelaksana, baik berupa faktor internal maupun eksternal yang dapat menghambat proses kemitraan, agar implementasi program dapat berjalan lebih baik lagi. Kata kunci: program kemitraan bina lingkungan, program gerakan peningkatan produksi pangan berbasis korporasi, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani
INOVASI LAYANAN (Studi Kasus Call Center SPGDT 119 sebagai Layanan Gawat Darurat pada Dinas Kesehatan Provinisi DKI Jakarta) Prawira, Maulana Arief
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.928 KB)

Abstract

Abstract: Service Innovation (Case Studies Call Center SPGDT 119 as Emergency Services at Health Department Province DKI Jakarta). In improving the quality of health care, Jakarta Provincial Government launched the service innovation Call Center SPGDT 119. This study aims to analyze the innovation and the quality of Call Center SPGDT 119 service. This study used a qualitative-descriptive approach with an interactive model. The results showed that the Call Center SPGDT 119 is an innovation in emergency services to the public because it provides new ways of delivering it services. This service has a good quality. In addition, this service has advantages compared to other services, namely ease of access to the service by calling directly to the number 119 and the process of service delivery 24 hours for 7 days. Advice given is the need to make the Call Center SPGDT 119 as a national emergency system by cooperating with the Police and Fire Department, and maintain the quality of services through performance evaluation once every two weeks. Keywords: Service Innovation, Quality of Services, Call Center SPGDT 119 Abstrak: Inovasi Layanan (Studi Kasus Call Center SPGDT 119 sebagai Layanan Gawat Darurat pada Dinas Kesehatan Provinisi DKI Jakarta). Dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan inovasi layanan Call Center SPGDT 119. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa inovasi dan kualitas layanan Call Center SPGDT 119. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Call Center SPGDT 119 adalah inovasi proses pemberian layanan kegawatdaruratan kepada masyarakat karena memberikan cara baru dalam pelayanannya. Layanan ini berkualitas baik. Selain itu layanan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan layanan lainnya, yaitu kemudahan akses layanan dengan menelepon secara langsung ke nomor 119 serta proses pemberian layanan 24 jam selama 7 hari. Saran yang diberikan adalah perlunya menjadikan Call Center SPGDT 119 sebagai sistem gawat darurat secara nasional dengan bekerja sama dengan Pihak Kepolisian dan Pemadam Kebakaran, dan menjaga kualitas layanan melalui evaluasi kinerja setiap dua pekan sekali. Kata kunci: Inovasi Layanan, Kualitas Layanan, Call Center SPGDT 119

Page 38 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue