cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 6 (2020)" : 11 Documents clear
Pengaruh Waktu Pengendalian Gulma Pada Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Tipe Tegak Dewi, Mila Kumala; Baskara, Medha; Moenandir, Jody
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1415

Abstract

Faktor biotik dan abiotik ialah faktor pembatas yang menentukan produksi buncis. Faktor biotik tersebut ialah adanya gulma yang bersaing dengan tanaman buncis dalam memenuhi kebutuhan cahaya, suhu, kelembaban dan nutrisi sehingga dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman budidaya. Cara yang digunakan untuk mengurangi faktor pembatas biotik dan abiotik ialah dengan melakukan pengendalian gulma dan penggunaan varietas unggul. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui waktu pengendalian gulma dan varietas terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak, serta mengetahui interaksi antara waktu pengendalian gulma dan varietas pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, 9 kombinasi perlakuan, dan 3 ulangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2019 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Jatimulyo UB, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Waktu pengendalian gulma dan varietas yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak serta terdapat interaksi antara waktu pengendalian gulma dan varietas pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak. Penggunaan varietas Balitsa-1 dan penyiangan gulma pada 7, 14, 21, 28, 35, 42 dan 49 HST memberikan hasil terbaik pada parameter bobot kering tanaman, jumlah polong / tanaman, bobot basah polong / tanaman, bobot kering polong / tanaman, jumlah polong / petak, bobot basah polong / petak dan bobot kering polong / petak. Terjadi pergeseran vegetasi yang menyebabkan terjadinya perbedaan beberapa jenis gulma pada sebelum olah tanah dan sesudah olah tanah.
Produktivitas Beberapa Calon Varietas Jagung (Zea mays L.) Hibrida Unggul Arifin, Mirza Febriansyah; Setyowidianto, Eko Purnomo; Guritno, Bambang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1416

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan komoditas pangan penting sebagai sumber karbohidrat kedua setelah beras, sebagai bahan makanan ternak dan bahan baku industri. Berdasarkan Basis Data Statistik Pertanian Kementrian Pertanian (2018) produksi jagung pada tahun 2015 - 2017 terus meningkat tetapi tidak diimbangi degan peningkatan produktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan hasil produktivitas calon hibrida jagung dengan varietas jagung pembanding. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei – September 2019 di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri menggunakan rancangan acak kelompok dengan 17 perlakuan yaitu 11 calon varietas hibrida (Hibrida 1, Hibrida 2, Hibrida 3, Hibrida 4, Hibrida 5, Hbrida 6, Hibrida 7, Hibrida 8, Hibrida 9, Hibrida 10 dan Hibrida 11) berasal dari PT Agri Makmur Pertiwi. dan 6 varietas pembanding (Pertiwi 6, Bisi 18, Pioneer 36, NK 007, Bisi 95 dan NK 7328.) diulang sebanyak 3 kali. Data yang didapat kemudian di uji menggunakan analisis ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1%. Jika hasil yang didapatkan berbeda nyata maka dilanjutkan menggunakan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat calon hibrida yang memiliki nilai produktivitas setara dengan varietas pembanding. Varietas pembanding Pertiwi 6 dan NK007 memiliki nilai hasil tertinggi (13,66 ton ha-1) setara dengan calon varietas Hibrida 2 (12,42 ton ha-1), Hibrida 3 (11,03 ton ha-1), Hibrida 4 (12,93 ton ha-1), Hibrida 5 (13,63 ton ha-1), Hibrida 6 (11,94 ton ha-1), Hibrida 7 (13,47 ton ha-1), Hibrida 8 (12,99 ton ha-1), Hibrida 9 (12,88 ton ha-1), Hibrida 10 (12,88 ton ha-1) dan Hibrida 11 (13,03 ton ha-1).
Pengaruh Jarak Tanam dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Benih Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Syarifuddin, Muhammad Hadi; Koesriharti, Koesriharti
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1417

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) ialah komoditas hortikultura yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia karena banyak diminati dan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Usaha untuk meningkatkan produksi tanaman melalui pengaturan jarak tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh jarak tanam dan dosis pemupukan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil benih tanaman kacang panjang. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan PT. BISI International, Tbk. Farm Karangploso Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan maret hingga bulan juni 2019. Rancangan yang digunakan ialah RAK faktorial, 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama jarak tanam (J) yaitu J1 (50 cm x 50 cm), J2 (40 cm x 40 cm) dan J3 (30 cm x 30 cm) dan faktor kedua dosis pupuk NPK (P) yaitu P0 (NPK 0 Kg ha-1), P1 (NPK 156,25 Kg ha-1), P2 (NPK 312,5 Kg ha-1) dan P3 (NPK 468,75 Kg ha-1). Data pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) 5%. Apabila hasil berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara jarak tanam dengan pupuk NPK terhadap waktu terbentuk polong. Perlakuan jarak tanam 40 x 40 cm dan 30 x 30 cm memiliki bobot biji per ha yang lebih berat dibandingkan jarak tanam 50 x 50 cm. Dosis pupuk NPK 468,75 Kg ha-1 menunjukkan panjang polong yang lebih panjang, akan tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan NPK 312,5 Kg ha-1
Respon Pertumbuhan Bibit Bud Chip dan Bud Set pada Beberapa Varietas Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Afcarinai, Nelly Maretha; Santoso, Mudji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1418

Abstract

Tebu dapat diperbanyak secara generatif dan vegetatif. Bahan bibit berupa Bud Set berasal dari batang dengan panjang kurang dari 10 cm, terdiri satu mata tunas yang sehat dan berada di tengah. Bahan bibit berupa Bud Chip berasal dari mata tunas yang diambil dengan memotong sebagian ruas batang tebu dengan alat pemotong Bud Chip. Penggunaan bahan tanam tebu Bud Chips merupakan penerapan teknologi budidaya tebu dalam upaya pencapaian program swasembada gula nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pembibitan yang lebih baik dan jenis vaietas yang lebih baik terhadap pertumbuhan tebu. Penelitian dilaksanakan di lahan PG Kebon Agung Pakisaji Kota Malang yang berada di desa Sempalwadak Kecamatan Bululawang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian faktorial dan di rancang dengan RAK dengan dua faktor perlakuan yaitu faktor pertama ialah jenis bibit Bud Set (P1), Bud Chip (P2) dan faktor kedua varietas yaitu varietas Bululawang  (V1), varietas Cening (V2), varietas PS 862 (V3), varietas PSJK 922 (V4), varietas Kidang Kencana (V5) dan varietas PS 881 (V6) dengan 12 kombinasi dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terdapat interaksi antara taknik pembibitan tebu dan varietas pada pengamatan tinggi tanaman, luas daun. Pembibitan Bud Set memberikan hasil yang lebih baik daripada pembibitan Bud Chip. Varietas PSJK 922 memiliki rerata parameter bobot segar total dan bobot kering total lebih tinggi dibandingkan dengan varietas lainnya.
Pengaruh Sistem Tanam dan Mulsa terhadap Intersepsi Radiasi Matahari pada Tanaman Jagung (Zea mays L. var. indurata) Varietas BISI 18 A’yun, Norma Qurrota; Suryanto, Agus
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1419

Abstract

Jagung (Zea mays L. var. indurata) merupakan komoditas pangan terpenting kedua setelah padi, di Indonesia jagung digunakan sebagai makanan pokok di beberapa daerah. Jagung adalah komoditas multi fungsi, yakni untuk pangan (food), pakan (feed), bahan bakar (fuel) dan bahan baku industri (fiber). Seiring dengan perkembangan sektor peternakan dan industri pangan, maka kebutuhan jagung akan mengalami peningkatan. Intensitas radiasi matahari merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman. Jarak tanam yang kurang sesuai pada budidaya tanaman jagung menyebabkan intersepsi radiasi matahari tidak maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu pengaturan jarak tanam melalui sistem tanam untuk meningkatkan intersepsi radiasi matahari dan pemberian mulsa untuk memantulkan radiasi matahari yang lolos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara sistem tanam dan jenis mulsa terhadap intersepsi radiasi matahari pada tanaman jagung. penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2019, di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Analisis data menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi sistem tanam dan mulsa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, hasil dan intersepsi radiasi matahari. Kombinasi perlakuan double row + mulsa plastik hitam perak memliki produksi tertinggi, yakni 9,29 ton ha-1, intersepsi radiasi tertinggi sebesar 95,57% dan albedo tertinggi sebesar 47,82%.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) pada Berbagai Jenis dan Komposisi Media Tanam Substrat Anwar, Nur Hasanah; Azizah, Nur
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1420

Abstract

Tanaman jahe (Zingiber officinale) ialah jenis tanaman rimpang yang banyak dibudidayakan hampir diseluruh kawasan Indonesia. Salah satu jenis jahe yang banyak dibutuhkan dan mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah jahe merah. Permasalahan tanaman jahe merah yaitu daya simpan rendah, rentan penyakit tular tanah, dan masa panen singkat. Permasalahan tersebut menyebabkan petani ragu untuk menanam tanaman jahe merah. Dari hasil survei Azizah, et al. (2018) tidak banyak petani yang membudidayakan jahe merah, hanya 30% petani yang menanam tanaman jahe merah di Jawa Timur. Rendahnya daya simpan jahe merah menyebabkan ketersediaan jahe merah tidak lama. Salah satu upaya meningkatkan ketersediaan jahe merah ialah menerapkan sistem hidroponik substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan komposisi media substrat yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil jahe merah. Bahan yang digunakan yaitu rimpang tanaman jehe merah, arang sekam, cocopeat, kompos dan nutrisi AB mix. Dilaksanakan di Glass House Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada bulan Januari sampai Juli 2019. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa komposisi dan jenis media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe merah. Penggunaan media tanam cocopeat tunggal memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding dengan media tunggal arang sekam dan tunggal katel. Media tanam cocopeat dapat digunakan secara tunggal, sedangkan media arang sekam dan katel sebaiknya dikombinasikan dengan dengan media lainnya.
Pengaruh Sistem Tanam dan Waktu Penyiangan Gulma Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merill) Edamame var. Ryoko Dewanti, Oka Pramestia; Sumarni, Titin
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1421

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merill) khusunya edamame memiliki rata-rata hasil panen yang rendah jika dibandingkan dengan potensi hasil. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan gulma yang mengganggu pertumbuhan edamame. Keberadaan gulma pada lahan edamame menyebabkan penurunan hasil hingga 80%. Oleh sebab itu upaya penyiangan perlu dilakukan. Selain penyiangan, sistem tanam jajar legowo perlu diterapkan karena memiliki efek tanaman pinggir yang baik untuk pertumbuhan edamame. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu penyiangan gulma pada sistem tanam yang berbeda pada pertumbuhan dan hasil edamame. Penelitian dilaksanakan di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kabupaten Malang pada bulan September sampai November 2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT) dalam pola RAK. Perlakuan yang digunakan pada petak utama terdiri dari J1= tandur jajar, J2= jajar legowo. Anak petak terdiri dari P1= tanpa penyiangan, P2= penyiangan 1 kali, P3= penyiangan 2 kali, dan P4= penyiangan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem tanam jajar legowo dan waktu penyiangan 3 kali menghasilkan bobot polong 7,49 ton ha-1 (meningkat 22,29% dibandingkan dengan perlakuan sistem tanam tandur jajar dan waktu penyiangan 3 kali).
Pengaruh Beberapa Sistem Hidroponik Kultur Air dan Jumlah Tanaman per Netpot Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Sagita, Yolanda Ayu; Azizah, Nur
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1422

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) ialah salah satu komoditas sayuran yang dapat tumbuh di daerah tropis maupun subtropis dengan prospek dan nilai komersial yang cukup tinggi. Penelitian ini mempelajari pengaruh beberapa sistem hidroponik kultur air dan jumlah tanaman per netpot pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada bulan April 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan rancangan petak terbagi (split plot) dengan menggunakan dua faktor. Terdapat 6 kombinasi perlakuan sebagai berikut: S1T1 = NFT + 1 Tanaman Per  Netpot, S1T2 =  NFT + 2 Tanaman Per Netpot, S2T1 =DFT + 1 Tanaman Per Netpot, S2T2 =DFT + 2 Tanaman Per Netpot, S3T1 =  Rakit Apung  + 1 Tanaman Per Netpot, S3T2 = Rakit Apung + 2 Tanaman Per Netpot, kombinasi perlakuan tersebut diulang 4 kali. Variabel pengamatan yang diamati meliputi : Panjang Tanaman, Jumlah Daun per Netpot dan per tanaman, Indeks Klorofil, Luas Daun per Netpot dan per tanaman, Diameter Krop per Netpot dan Bobot Segar Total per Netpot dan per tanaman. Interaksi terjadi pada variabel bobot segar total per netpot dan per tanaman. Pada sistem rakit apung dengan 2 tanaman per netpot menghasilkan rerata bobot segar total per netpot paling tinggi dibandingkan dengan sistem NFT dan DFT. Sedangkan pada variabel bobot segar total per tanaman, sistem rakit apung dengan 1 tanaman per netpot menghasilkan rerata yang paling tinggi dibandingkan dengan sistem lainnya baik dengan 1 tanaman maupun 2 tanaman per netpot.
Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Sapi pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Purba, Rick Ventin; Sudiarso, Sudiarso
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1423

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman yang mempunyai peranan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan jenis kacang-kacangan. Kacang tanah dapat dimanfaatkan dalam berbagai jenis olahan makanan. Produksi kacang tanah pada tahun 2014 yaitu 638.896 ton dengan lahan seluas 499.338 ha. Sedangkan pada tahun 2015 produksi menurun menjadi 605.449 ton dengan lahan seluas 454.349 ha. Dengan berkurangnya luas lahan yang di panen, maka perlu dilakukan suatu cara dalam peningkatan jumlah produksi kacang tanah. Salah satu sumber unsur hara dalam pertanian organik adalah bahan organik yang berasal dari pupuk kandang, pupuk hijau, limbah pertanian, pupuk hayati. Selain itu pengendalian hayati yang dapat digunakan untuk menurunkan serangan hama dan penyakit pada tanaman adalah Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang sapi dan PGPR yang tepat tehadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 – Desember 2018. Penelitian ini dilaksanakan di UPT. Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura yang terletak di Jl. Raya Randuagung, Kec. Singosari, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi interaksi pada parameter tinggi tanaman, luas daun dan bobot 100 biji.
Pengaruh Pengaturan Jarak Tanam dan Pemberian Pupuk Kandang Kambing pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) Sitopu, Ryon Nampati; Soelistyono, Roedy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1424

Abstract

Permintaan jagung manis dari tahun ke tahun terus meningkat, oleh kerena itu upaya peningkatan produktivitas jagung manis perlu dilakukan dengan penerapan teknologi budidaya seperti pengaturan jarak tanam dan pemberian pupuk kandang kambing. Jarak tanam yang optimal dapat meminimalisir kompetisi antar tanaman terhadap cahaya matahari, unsur hara dan air. Selain penggunaan jarak tanam, kesuburan tanah merupakan salah satu faktor peningkatan produktivitas jagung manis, pemberian pupuk kandang kambing dapat membantu kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan jarak tanam yang optimal dan dosis pupuk kandang kambing yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Nopember 2018 sampai Januari 2019 di Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah pengaturan jarak tanam yaitu J1=50x40 cm; J2=60x35 cm; J3=75x30 cm dan faktor kedua adalah dosis pupuk kandang kambing yaitu K1=Kontrol; K2=10 t ha-1; K3=20 t ha-1. Terdapat interaksi antara jarak tanam dan pupuk kandang kambing pada parameter luas daun umur 14 hst dan parameter berat kering tanaman umur 28 hst. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kambing 20 t ha-1 berpengaruh nyata meningkatkan berat kering tanaman pada jarak tanam 60 x 35 cm dan 75 x 30 cm serta pemberian pupuk kandang kambing 10 t ha-1 dan 20 t ha-1 berpengaruh nyata meningkatkan luas daun pada semua perlakuan jarak tanam.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue