cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 12 (2017)" : 20 Documents clear
PENGARUH WAKTU PEMBERIAN MULSA TERHADAP PRODUKSI WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) Ferdian, Herman; Suryanto, Agus; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa kendala dalam budidaya wortel yaitu tidak tahan terhadap genangan air maupun kekeringan. Selain itu, erosi juga dapat terjadi  pada bedengan wortel sehing-ga mempengaruhi pembentukan umbi. Kendala tersebut dapat diatasi dengan pemberian mulsa pada lahan wortel.  Mulsa yang digunakan pada penelitian adalah mulsa jerami. Pemberian mulsa yang terjadwal (pada taraf pertumbuhan dan sebelum panen) pada populasi tanaman budidaya akan memberikan efek yang nyata dalam mengendalikan gulma, sehingga dapat memaksimalkan hasil panen Tujuan dari penelitian adalah mengetahui dan mempelajari pengaruh dari waktu pembe-rian mulsa terhadap dua varietas wortel khususnya pada  hasil umbi yang diperoleh.  Penelitian dilaksanakan di Dusun Borah, Desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabu-paten Malang pada bulan Mei hingga Agustus 2015. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok, yang terdiri dari  2 kombinasi perlakuan, yaitu perlakuan varietas wortel dan perlakuan waktu pemberian mulsa jerami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa jerami pada waktu yang berbeda mempengaruhi  secara nyata  pada kedua varietas terhadap tinggi tanaman, luas daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar umbi, berat kering umbi, tingkat populasi gulma dan berat kering gulma. Pemberian mulsa tidak berpengaruh terhadap hasil umbi pada varietas New Kuroda dan Lokal, namun jika dibandikan dengan varietas Lokal, New Kuroda menunjukkan hasil yang lebih tinggi.
UJI DAYA HASIL BIOMASSA PENDAHULUAN 21 HIBRIDA JAGUNG (Zea mays L.) UNTUK BAHAN BAKU SILASE Nurwidyaningsih, Nurwidyaningsih; Yustiana, Yustiana; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji daya hasil pada hirida-hibrida jagung yang memiliki bobot biomassa yang tinggi perlu dilakukan untuk mengetahui potensinya apabila diproduksi sebagai silase bahan pakan ruminansia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya hasil biomassa dari 21 hibrida jagung yang berpotensi sebagai bahan baku dalam pembuatan silase untuk pakan ternak ruminansia. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November 2015 sampai dengan bulan Januari 2016 di desa Mukuh, kecamatan Pagu, kabupaten Kediri.penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua ulangan. Data yang diperoleh dilakukan pengujian menggunakan analisis sidik ragam (uji F) dengan taraf nyata 5%, dilanjutkan dengan uji BNJ 5% bila ada pengaruh nyata, perhitungan Koefisien Keragaman Genetik (KKG) dan koefisien korelasi untuk delapan peubah pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 hibrida dari 21 hibrida yang diuji yang memiliki daya hasil biomassa yang tinggi sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku silase yaitu H5, H9, H10, H14, H16 dan H17. Peubah yang berpengaruh nyata yaitu bobot segar tajuk, jumlah daun dan jumlah tongkol. Nilai koefisien keragaman dengan kategori tinggi diperoleh pada karakter bobot segar tajuk, sedangkan karakter dengan kategori keragaman sedang diperoleh pada jumlah tongkol. Korelasi nyata dan bernilai positif diperoleh dari karakter bobot segar tajuk dengan jumlah daun, jumlah tongkol, tinggi tanaman dan umur berbunga betina.
RESPON TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) TERHADAP APLIKASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DAN PUPUK KANDANG AYAM Halmedan, Jemy; Sugito, Yogi; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan produksi jagung manis, maka diperlukan usaha untuk meningkatkan produksi tanaman. Kegiatan budidaya tanaman memiliki peran penting dalam meningkatan produksi, terutama dalam menyelesaikan beberapa masalah di lahan pertanian, salah satunya masalah yang perlu diperhatikan penggunaan pestisida dan pupuk anorganik berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan pada masalah kesehatan tanah dan dapat menurunankan produktivitas tanaman. Upaya untuk menangani masalah tersebut dengan memberikan PGPR dan bahan organik berupa pupuk kandang ayam, sehingga mampu memperbaiki sifat fisika tanah atau meningkatkan kesuburan tanah. Tujuan percobaan untuk mengetahui pengaruh kombinasi yang tepat pemberian pupuk kandang ayam dan PGPR terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Jagung manis. Percobaan dilaksanakan pada bulan Agustus - Desember 2015, di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.   Percobaan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompk Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor pertama  pupuk kandang ayam dengan Faktor kedua yaitu PGPR. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian PGPR 30 ml l-1 air mempengaruhi secara nyata dan interaksi pada 20 t ha-1 pupuk kandang ayam terhadap tinggi tanaman, luas daun, Luas Indeks daun, bobot akar, CGR, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot dan bobot tongkol perhektar. Pemberian PGPR tidak berinteraksi pada Pupuk kandang ayam terhadap, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol dan diameter tongkol tanpa kelobot. Serta mampu meningkatkan hasil 42,67% apabila dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
PENGARUH PUPUK KOMPOS UB DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI BUNGA Atari, Nindya; Murdiono, Wisnu Eko; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk nitrogen berperan penting dalam pembentukan hijau daun yang sangat berguna dalam proses fotosintesis (Noverita, 2005). Disamping pemberian pupuk non organik, juga harus dilakukan pemberian pupuk organik. Pemberian kompos pada tanaman sayuran sangat penting untuk menyediakan hara yang dibutuhkan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah Mendapatkan dosis kompos UB dan pupuk nitrogen yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi bunga (Brassica juncea L.). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara pengaruh Kompos dan  Dosis Nitrogen terhadap jumlah daun sawi. Perlakuan tanpa pupuk kompos UB dengan pupuk nitrogen 180 kg N ha-1 pada umur 25 hst menghasilkan jumlah daun yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk kompos UB dengan dosis pupuk nitrogen 45, 90, 135, dan 180 kg ha-1. Kompos UB berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar total tanaman sawi dan bobot segar total konsumsi sawi. Perlakuan kompos UB menghasilkan tinggi tanaman sawi (18,28 cm). bobot segar total tanaman sawi (39,24 g) dan bobot segar total konsumsi sawi (25,55 g) lebih tinggi bila dibandingkan dengan tanpa kompos. Nitrogen berpengaruh nyata terhadap bobot segar total tanaman sawi dan bobot segar total konsumsi sawi. Perlakuan nitrogen 180 kg N ha-1 menghasilkan bobot segar total tanaman sawi (g) dan bobot segar total konsumsi sawi (g) yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan perlakuan 45 kg N ha.
PENGARUH BIOURIN KELINCI DAN PUPUK NPK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) Sirot, Titis Ariesa; Sudiarso, Sudiarso; Santosa, Mudji
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) atau sweet corn merupakan salah satu varietas jagung yang banyak diminati konsumen karena rasanya manis serta mengandung kadar gula, kadar gula rendah, vitamin A dan C yang lebih tinggi dibanding jagung biasa. Di Indonesia produksi jagung manis masih belum mencukupi kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan Mempelajari pengaruh biourin kelinci dan pupuk NPK bagi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) dan telah dilaksanakan pada bulan Maret – Juli 2015 di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) menggunakan 2 faktor yaitu pupuk biourin kelinci dan pupuk NPK yang terdiri dari 9 perlakuan dan diulang 3 kali menjadi 27 unit perlakuan. Pengamatan terdiri dari parameter pertumbuhan (bobot kering total, tinggi, jumlah daun, luas daun dan indeks luas daun) dan parameter hasil panen (bobot segar tongkol berklobot, Bobot segar tongkol tanpa klobot dan hasil panen). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa pemberian biourin kelinci memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Pada perlakuan biourin kelinci 3000 l ha-1 dapat meningkatkan hasil 18,29% apabila dibandingkan dengan perlakuan biourin kelinci 1500 l ha-1. Pada perlakuan pemberian pupuk NPK 200 kg ha-1 dapat meningkatkan hasil 15,45% apabila dibandingkan dengan perlakuan pemberian pupuk NPK 100 kg ha-1.
RESPON TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA PENGGUNAAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK DAN BERBAGAI TINGKAT TAKARAN MULSA JERAMI Prasetyo, Ibnu; Fajriani, Sisca; Nugroho, Agung
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan suhu pada musim kemarau menyebabkan suhu tanah meningkat, kelembaban tanah rendah dan mengakibatkan kehilangan air melalui penguapan sehingga, pertumbuhan tanaman kurang optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat takaran mulsa jerami  pada pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dimulai September - November 2015 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Kec. Karangploso, Kab. Malang, Jawa Timur. Alat yang digunakan antara lain cangkul, gembor, sabit, tali rafia, rol meter, kamera digital, gunting, ember, sprayer, penggaris dan alat tulis. Bahan yang digunakan antara lain mentimun varietas harmony, mulsa jerami dan mulsa plastik hitam perak. Penelitian menggunakan Rancangan  Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali.  Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Variance). Apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian memperlihatkan  bahwa  terdapat pengaruh nyata antara  perlakuan tingkat takaran mulsa jerami 7 ton ha-1 pada pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Pada takaran mulsa jerami 7 ton ha-1 dapat meningkatkan bobot buah per tanaman sebanyak  8,60 (kg.tan-1)  atau meningkatkan  59 % dari pada tanpa pengunaan mulsa.
UPAYA PEMBUNGAAN Zephyranthes candida DENGAN PERLAKUAN INTERVAL PEMBERIAN AIR DAN APLIKASI GA3 Vivedru, Faranissa Anggi; Guritno, Bambang; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zephyranthes candida merupakan salah satu alternatif tanaman hias yang dapat digunakan di dunia pertamanan. Interval pemberian air dan aplikasi GA3 akan berpengaruh pada saat muncul bunga dan persentase tanaman berbunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pemberian air dan aplikasi GA3 yang tepat terhadap pertumbuhan dan waktu muncul bunga Zephyranthes candida. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2015 hingga Agustus 2015 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Kepuharjo, Karangploso, Malang (7°54’56.9”S. 112°36’46.9”E). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah interval waktu penyiraman dan faktor kedua ialah empat taraf konsentrasi GA3. Perlakuan interval pemberian air memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun dan jumlah umbi. Tanaman yang diberi perlakuan penyiraman setiap hari menghasilkan tanaman dengan jumlah daun dan jumlah umbi yang lebih banyak. Aplikasi GA3 memberikan pengaruh nyata terhadap panjang tanaman. Tanaman yang diaplikasikan GA3 0,56 ml/l menghasilkan panjang tanaman yang paling panjang. Interaksi perlakuan interval penyiraman dan aplikasi GA3 memberikan pengaruh nyata terhadap waktu muncul bunga dan persentase tanaman berbunga. Tanaman yang diberi perlakuan penyiraman setiap hari dengan aplikasi GA3 0,28 ml//l menghasilkan tanaman dengan waktu muncul bunga yang lebih cepat (47,05 hst) dengan persentase tanaman berbunga 63,33%. Sedangkan perlakuan penyiraman setiap hari dan aplikasi GA3 0,56 ml/l menghasilkan tanaman dengan waktu muncul bunga 51 hst dengan persentase tanama berbunga 38,33%.
PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN GIBERELIN (GA3) DAN PERBEDAAN BOBOT BONGGOL TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS PADA PERBANYAKAN PISANG MAS KIRANA (Musa acuminata L) Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry; Wicaksono, Karuniawan Puji; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai kendala dalam budidaya pisang secara konvensional adalah sulit men-dapatkan bibit yang berkualitas dalam  jumlah besar, waktu yang singkat dan ber-kelanjutan. Upaya meningkatkan produksi tanaman pisang dapat dilakukan melalui perbaikan teknologi budidayanya. Pe-ningkatan kualitas bibit dilakukan melalui pengembangan bibit melalui bonggol pisang sehingga diperoleh bibit dalam jumlah banyak dan seragam. Giberellin termasuk zat pengatur tumbuh yang berguna bagi tanaman, dalam konsentrasi rendah dapat merangsang pembelahan dan pemanjangan sel. Efek giberelin tidak hanya mendorong perpanjangan batang, tetapi juga terlibat dalam proses regulasi perkembangan tumbuhan. Disintesis pada ujung batang dan akar, giberelin menghasilkan pengaruh yang cukup luas. Salah  satu efek utamanya adalah mendorong pemanjangan batang dan daun.  Penelitian dilaksanakan di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang pada bulan Mei hingga September 2015. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok faktorial, yang terdiri dari  dua faktor, yaitu perlakuan per-bedaan bobot bonggol dan perlakuan konsentrasi larutan Giberelin. Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian larutan giberelin dan perbedaan bobot bonggol secara efektif dan efisien mampu meningkatkan pertumbuhan tunas tanaman pisang pada waktu munculnya tunas, jumlah tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar dan bobot bagian bawah tanah. Bobot bonggol ter-tinggi 500-650 g memberikan hasil terbaik.  Pemberian larutan giberelin dengan kon-sentrasi 150 ppm mampu me-ningkatkan pertumbuhan tanaman.
PENGARUH PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK HIJAU (Crotalaria juncea) PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL) Hasifah, Alifah Dita; Sumarni, Titin; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tanaman secara organik dikembangkan di Indonesia, salah satu cara untuk meningkatkan hasil tomat dengan pemberian pupuk organik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang dan pupuk hijau pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli sampai Desember 2014 di Ds. Cemorokandang, Kec. Kedung Kandang, Kab. Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan diulang 4 kali. Perlakuan yang diuji: P0 : Tanpa pupuk kandang + tanpa pupuk hijau P1 : Pupuk kandang 5 t ha-1; P2 : Pupuk hijau 5 t ha-1; P3 : Pupuk kandang 10 t ha-1; P4 : Pupuk hijau  10 t ha-1; P5 : Pupuk kandang 5 t ha-1 + pupuk hijau 5 t ha-1; P6 : Pupuk kandang 10 t ha-1 + pupuk hijau 10 t ha-1. Hasil penelitian menunjukkan Pupuk kandang 5 t ha-1, pupuk kandang 10 t ha-1, pupuk hijau 5 t ha-1 dan pupuk hijau 10 t ha-1 belum meningkatkan hasil tomat. Hasil panen meningkat pada kombinasi pupuk kandang 5 t ha-1 dan pupuk hijau 5 t ha-1 sebesar 17,50 t ha-1 (meningkatkan 40% dibandingkan tanpa pupuk kandang dan pupuk hijau) serta kombinasi pupuk kandang 10 t ha-1 dan pupuk hijau 10 t ha-1 sebesar 19,06 t ha-1 (meningkat  53% dibandingkan tanpa pupuk kandang dan pupuk hijau). Hasil panen tomat sebesar 19,06 t ha-1 tidak sebanding dengan hasil produksi umum petani sebesar 30-40 t ha-1. Hal ini dikarenakan penelitian ini dilakukan secara organik, sedangkan yang dilakukan petani secara konvensional.
PENGARUH TANAMAN SELA PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN TIGA TARAF DOSIS NITROGEN Yuliani, Nur; Sumarni, Titin; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumpangsari jagung (Zea mays L), kedelai (Glycine max (L) Merill) dan kacang hijau (Vigna radiate L) merupakan model yang potensial untuk dikembangkan. Karena jagung, kedelai dan kacang hijau memiliki nilai ekonomis yang tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman sela pada pertumbuhan serta hasil tanaman jagung dan menentukan dosis nitrogen yang sesuai bagi jagung dengan sistem tumpangsari. Percobaan dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 sampai Januari 2015  di kebun percobaan Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 kali ulangan : T0 = Monokultur tanaman jagung + Nitrogen 150 kg ha-1, T1 = Jagung + Kedelai + Nitrogen 150 kg ha-1, T2 = Jagung + Kedelai + Nitrogen 200 kg ha-1, T3 = Jagung + Kedelai + Nitrogen 250 kg ha-1, T4 = Jagung+ Kacang Hijau + Nitrogen 150 kg ha-1, T5 = Jagung + Kacang Hijau + Nitrogen 200 kg ha-1, T6 = Jagung + Kacang Hijau + Nitrogen 250 kg ha-1.  Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan dan hasil monokultur  jagung tidak berbeda nyata dibandingkan dengan tumpangsari jagung dan kedelai atau kacang hijau dengan dosis nitrogen yang sama. Hal ini membuktikan penyisipan tanaman sela tidak mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Tumpangsari jagung dan kedelai atau kacang hijau dengan dosis nitrogen 250 kg ha-1 meningkatkan hasil sebesar 28,29% (6,689 t ha-1) dan 28,50% (6,700 t ha-1) dibandingkan perlakuan monokultur jagung. Hal ini menunjukkan penambahan dosis nitrogen meningkatkan hasil jagung tumpangsari kedelai dan kacang hijau.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue