cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2018)" : 21 Documents clear
KERAGAAN BEBERAPA GALUR JAGUNG KETAN (Zea mays L. ceratina K.) PADA GENERASI KEEMPAT (S4) Fiddin, Fikriyah Nuril; Yulianah, Izmi; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian keragaan terhadap suatu galur ialah tahapan dalam pembentukan tetua hibrida jagung ketan. Keragaan merupakan penampilan fisik yang diekpresikan oleh tanaman dan dalam populasi akan muncul keragaman atau keseragaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesera-gaman pada masing-masing galur jagung ketan, menduga nilai heritabilitas arti luas dan mendapatkan galur yang berpotensi sebagai calon tetua hibrida. Penelitian dilaksankan pada Desember 2015-Maret 2016 di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Bahan yang digunakan adalah 16 galur jagung ketan generasi S4. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Berdasarkan nilai KKG karakter kuantitatif, semua karakter pada masing-masing galur mempunyai kriteria keragaman sempit, sehingga keseragaman tergolong tinggi. Berdasarkan nilai skoring keseragaman karakter kualitatif, galur yang mempunyai nilai keseragaman yang tinggi adalah JPIE4+44, JPIE4+52, JPIE4+64, JPIE4+62, JPIE4+66, JPIE4+60 dan JPIE4+50. Nilai heritabilitas dalam galur karakter umur anthesis, umur silking dan umur panen pada semua galur termasuk dalam kriteria tinggi.  Karakter kuantitatif lain, nilai heritabilitasnya termasuk dalam kriteria rendah hingga tinggi. Galur-galur yang berpotensi sebagai tetua hibrida berdasar kan nilai heritabilitas dan keseragaman adalah galur JPIE4+35, JPIE4+44, JPIE4+64, JPIE4+62, JPIE4+66, JPIE4+60 dan JPIE4+50.
RESPON TANAMAN PAKCOY (Brassica rapachinensis) TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK KASCING DAN BIOURIN KAMBING Dominiko, Theo Andre; Setyobudi, Lilik; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman pakcoy (Brassica rapa var. chinensis) adalah salah satu tanaman yang mudah ditanam dan cukup ekonomis. Penggunaan pupuk anorganik dalam waktu lama akan merusak lahan. Pupuk organik menjadi salah satu solusi dalam mengurangi aplikasi pupuk anorganik terutama urea untuk menuju pertanian organik. Kandungan unsur N pada kascing tinggi, dapat meningkatkan kandungan N pada tanah, sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman. Selain pupuk kascing, salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah pupuk biourin kambing. Urin kambing sangat bermanfaat, karena mengandung N dan K sangat tinggi, mudah diserap tanaman, serta mengandung hormon untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan vegetatif tanaman pakcoy terhadap penggunaan pupuk kascing dan biourin kambing, dalam meningkatkan produksi tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di bulan Oktober – Desember  2014 di Kelurahan Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rancangan penelitian yang digunakan, Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sepuluh perlakuan dan tiga kali ulangan. Pemberian 20 ml biourin kambing dan 16 g kascing pada tanaman menghasilkan bobot segar dan bobot kering total tanaman pakcoy tertinggi.
PENGARUH FERMENTASI URIN KELINCI DAN FERMENTASI PAITAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annuum var Grossum) DENGAN SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Rahmawati, Farida; Wicaksono, Karuniawan Puji; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paprika sebagai salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi, memiliki peluang besar yang buahnya dapat diekspor ke luar negeri. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi paprika adalah melalui intensifikasi dan teknologi penanaman. Teknik budidaya secara hidroponik merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan buah paprika. Salah satu sistem hidroponik dalam budidaya paprika yaitu dengan hidroponik substrat yang tidak menggunakan air sebagai media, tetapi menggunakan media padat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penambahan fermentasi urin kelinci dan fermentasi paitan terhadap pertumbuhan dan hasil buah paprika. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2013 – Oktober 2014 di Batu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 perlakuan tanpa fermentasi urin kelinci dan tanpa fermentasi paitan dan 8 perlakuan aplikasi fermentasi urin kelinci dan fermentasi paitan. Jumlah perlakuan ada 9 yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali, sehingga total satuan percobaan berjumlah 27 petak. Setiap petak percobaan terdiri dari 3 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan fermentasi urin kelinci dan fermentasi paitan memberikan hasil yang lebih pada panjang tanaman, jumlah daun, luas daun dan bobot buah per tanaman. Perlakuan dengan penambahan fermentasi paitan 100%  memberikan hasil jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman dan bobot kering total tanaman yang lebih tinggi daripada perlakuan kontrol. Pada hasil tanaman paprika, pemberian fermentasi urin kelinci dan fermentasi paitan belum dapat meningkatkan hasil buah tanaman paprika.
PENGARUHMEDIA TANAM PADA VERTIKULTUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans. Poir) Shoumi, Eko Rahmat; Soelistyono, Roedy; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vertikultur adalah konsep taman tegak, yaitu tanaman dan elemen taman lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak.Penggunaan media tanam yang tepat akan memberikan kondisilingkungan yang optimal bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari berbagai komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung yang ditanam secara vertitikultur serta untuk mendapatkan komposisi media tanam yang dapat meningkatkan hasil dan pertumbuhan tanaman kangkung. Bahan yang digunakan antara lain benih tanaman kangkung varietas sutera, tanah, kompos, cocopit, arang sekam, paranet, dan pupuk urea.Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2015di Jl. Bunga Kopi (Kopi Estate) Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan media tanah + pupuk kandang (1:1) dan perlakuan media kompos + pupuk kandang (1:1) menghasilkan bobot kering total tanaman masing-masing sebesar 3.25 g.tan-1dan 3.76 g.tan-1, lebih tinggi dibandingkan bobot kering total tanaman yang dihasilkan oleh perlakuan media arang sekam yaitu sebesar 0.67 g.tan-1. Selain itu Perlakuan media tanam yang ditambahkan pupuk kandang menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dan produksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan media tanam tanpa pupuk kandang.
PENGARUH MEDIA TANAM PADA SISTEM VERTIKULTUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy; Baskara, Medha; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vertikultur adalah penanaman  di lahan tegak yang sangat sesuai untuk diterapkan di perkotaan. Budidaya tanaman vertikal atau vertikultur sangat menguntungkan bagi penduduk kota besar yang memiliki lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari berbagai kombinasi media tanam pada sistem vertikultur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu benih bayam merah varietas giti merah, tanah, cocopeat, arang sekam, kompos, pupuk kandang ayam, paranet, urea, tangki (sprayer). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober - November 2015 di Jl. Bunga Kopi (Kopi Estate) Malang. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam dengan komposisi tanah + pupuk kandang (1:1), tanah + kompos (1:2) serta media tanah + pupuk kandang (1:2) menghasilkan bobot kering total tanaman dengan bobot kering yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya masing-masing 0,94 g.tan-1 , 1,26 g.tan-1 dan 0,95 g.tan-1.  Selain itu penambahan arang sekam pada media tanah belum dapat meningkatkan bobot segar dan bobot kering tanaman bayam merah, sedangkan penambahan pupuk kandang dan kompos pada media tanah dapat meningkatkan bobot kering total tanaman bayam merah.
PENGARUH APLIKASI PUPUK KANDANG SAPI DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME [Glycine max (L.) Merr.] Wahyudi, Didin; Karyawati, Anna Satyana; Sitompul, Syukur Makmur
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber alami unsur hara yang diserap tanaman ialah bahan organik. Bahan organik mengalami proses dekomposisi, dimana hasil akhirnya berupa hara tersedia bagi tanaman. Tanaman edamame tumbuh dengan baik di tanah yang subur, yang dicirikan dengan tingkat bahan organik yang tinggi. Produksi edamame dapat ditingkatkan dengan pemberian bahan organik pada tanah melalui pemupukan organik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mempelajari jenis dan dosis pupuk organik yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman edamame. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2015, di lahan PT. Mitratani Dua Tujuh, Jl. Brawijaya No. 83, Mangli, Kaliwetas, Kabupaten Jember. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa pemupukan organik), pupuk kandang sapi 8 ton ha-1, pupuk kandang sapi 16 ton ha-1, pupuk kandang sapi 24 ton ha-1, pupuk kompos 8 ton ha-1, pupuk kompos 16 ton ha-1, dan pupuk kompos 24 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman edamame. Pupuk organik tidak mempengaruhi jumlah polong edamame, dan mempengaruhi bobot segar polong edamame hanya pada polong berisi 2 biji sempurna, polong berisi biji semuanya tidak sempurna (kisut), dan total. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi pupuk kandang sapi dan kompos memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman edamame, dimana perlakuan pupuk kandang sapi 24 ton ha-1 memberikan pengaruh tertinggi, dan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tanaman edamame.
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA SUMBER PUPUK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DI DESA TEMBALANG KECAMATAN WLINGI Budi Kusuma, Febrian Candra; Tyasmoro, Setyono Yudo; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman penting karena merupakan tanaman yang menghasilkan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk dunia. Di Indonesia tanaman padi banyak dibudidayakan utuk memenuhi kebutuhan beras lokal maupun nasional. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Desember 2015 berlokasi di Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.   Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis pupuk dan faktor kedua adalah varietas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik pada penelitian di Desa Tembalang Kecamatan Wlingi ialah kombinasi antara varietas Ciherang dan pupuk Azolla. Perlakuan pemberian pupuk organik ini juga dapat memperbaiki kimia, dan biologi tanah, sehingga ke depannya tanah di desa Tembalang dapat menghasilkan produksi yang lebih baik tanpa bergantung pada pupuk buatan yang dapat merusak tanah dan dapat mematikan biologi tanah.
KORELASI ANTARA KOMPONEN HASIL DENGAN HASIL PADA POPULASI F6 TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum L.) Rofidah, Nur Irma; Yulianah, Izmi; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas cabai merah di Indonesia masih rendah, rataan nasional hanya 8.35 t ha-1, sedangkan potensinya dapat mencapai 22 t ha-1.Upaya perbaikan terhadap hasil cabai merah dapat dilakukan melalui program pemuliaan tanaman.Seleksi terhadap hasil tanaman sulit dilakukan karena karakter hasil seperti bobot per buah dan bobot buah total per tanaman merupakan karakter kuantitatif yang kompleks. Korelasi bertujuan untuk mengetahui hubungan antar sifat-sifat penting tanaman, sehingga dapat digunakan sebagai dasar program seleksi agar efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan keeratan hubungan komponen hasil dengan hasil yang dapat digunakan sebagai pedoman menentukan kriteria seleksi untuk peningkatan hasil.Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 11 galur harapan sebagai perlakuan dan varietas Gantari sebagai kontrol.Pengamatan menggunakan tekniksampel pada setiap perlakuan.Penelitian dilaksanakan di Desa Gesingan, Kecamatan Pujon, Malang, pada bulan Oktober 2015 hingga April 2016.Berdasarkan nilai korelasi maka karakter yang dapat dijadikan kriteria seleksi pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, diameter buah, panjang buah, jumlah buah baik dan jumlah buah total.
RESPON PERKECAMBAHAN TUJUH KLON TEBU (Saccharum officinarum) TERHADAP PENYAKIT REBAH KECAMBAH (Damping off) Wilisaberta, Phubby; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan persemaian tebu adalah adanya penyakit yang menyerang pada saat berkecambah yaitu rebah kecambah (damping off). Evaluasi pemilihan klon untuk  menandai ciri morfologi klon potensial yang tahan penyakit rebah kecambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari respon tujuh klon tebu serta mendapatkan klon tebu (Saccharum officinarum) yang tahan terhadap penyakit rebah kecambah. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi, 3 ulangan dengan 14 kombinasi perlakuan. Petak utama adalah P0 (tanah tanpa terserang jamur Pythium sp) dan P1 (tanah terserang jamur Pythium sp). Anak petak diantaranya V1 (PSJT 941), V2 (Bulu Lawang), V3 (Kidang Kencana), V4 (PS 862), V5 (PS 864), V6 (PSBM 901) dan V7 (PS 865). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2016. Analisis intensitas serangan penyakit menunjukkan respon ketahanan tujuh klon tebu berbeda-beda dan pada analisis ragam menunjukkan perlakuan berbeda nyata pada semua karakter yang diamati. Empat dari tujuh klon tebu yang diuji dipilih yang memiliki respon ketahanan terbaik yaitu V1 (PSJT 941), V3 (Kidang Kencana), V4 (PS 862) dan V7 (PS 865).
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN DENGAN POLA TANAM TUMPANGSARI PADA TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DAN TANAMAN PAKCOY (Brassica rapachinensis) Mauidzotussyarifah, Mauidzotussyarifah; Aini, Nurul; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) dan pakcoy (Brasicca rapachinensis) merupakan komoditi pertanian yang prospektif untuk dikembangkan di Indonesia. Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, produktivitas lahan semakin menurun akibat dari alih fungsi lahan pertanian. Teknik budidaya yang tepat untuk mengoptimalkan produktivitas lahan yaitu pola tanam tumpangsari.  Akan tetapi, dalam penerapan pola tanam tumpangsari juga mempunyai permasalahan yaitu akan terjadi kompetisi hara, air, nutrisi dan cahaya. Untuk meminimalisir kompetisi antar tanaman diperlukan salah satunya pengaturan waktu tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu tanam pakcoy yang tepat dan mendapatkan nilai kesataraan lahan yang tinggi pada tumpangsari buncis dan pakcoy. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus - Oktober 2014 di Kelurahan Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rancangan penelitian yang digunakan, Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan dan empat kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan penundaan saat tanam pakcoy dapat meningkatkan jumlah polong dan bobot segar polong buncis. Nilai Kesetaraan Lahan tertinggi terdapat pada perlakuan penanaman pakcoy 14 hari setelah penanaman buncis pada sistem tumpangsari tanaman buncis dan pakcoy yaitu sebesar 1,99.

Page 1 of 3 | Total Record : 21


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue