cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 7 (2019)" : 25 Documents clear
Kajian Aplikasi Mulsa Seresah Tebu Terhadap Kadar Air Tanah dan Pengaruhnya pada Pertumbuhan Batang Tebu (Saccharum officinarum L.) Wibowo, Nanang Yekti; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi gula di Indonesia masih belum bisa mencukupi kebutuhan konsumsi skala nasional. Tahun 2015 produksi gula di Indonesia sejumlah 2,5 juta ton, lebih rendah dibandingkan tahun sebeumnya Tahun 2015 Indonesia mengalami El-Nino, dimana kondisi ini diduga mempengaruhi kondisi hidrologi lahan tebu. Fase pemanjangan batang tebu memerlukan ketersediaan air yang cukup. Kekurangan air dalam masa pertumbuhan vegetatif dapat menyebabkan tebu mengalami stagnasi. Kekurangan air dapat meng-ganggu proses fisiologi maupun morfologi, sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan. Melihat riskannya resiko kekurangan air pada saat fase pemanjangan batang tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2017 di lahan HGU Djengkol PT. Perkebunan Nusantara X, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten Kabuapaten Kediri. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi: TT0 (tanpa mulsa /control), TT1(Tebal mulsa 1,5cm), TT2 (Tebal mulsa 3cm), TT3(Tebal mulsa 4,5cm), TT4(Tebal mulsa 6cm), TT5(Tebal mulsa 7,5cm). Variabel yang diamati diantaranya kadar air tanah, tinggi batang tanaman, diameter batang, jumlah batang. jumlah ruas, panjang ruas, dan jumlah daun. Hasil pengamatan di analisis dengan uji F taraf  5%  dan apabila terdapat pengaruh nyata maka akan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Ketebalan mulsa seresah tebu memberikan pengaruh pertumbuhan lebih baik terhadap jumlah anakan, tinggi tanaman, jumlah ruas dan panjang ruas tanaman tebu. Namun tidak berpengaruh signifikan terhadap diameter batang dan jumlah daun tanaman tebu. Pemberian mulsa cenderung mampu menjaga kadar air lebih tinggi.
Pengaruh Pupuk Kotoran Kambing dan Waktu Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Tarihoran, Masnidar; Barunawati, Nunun; Roviq, Mochammad
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) adalah salah satu tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produksi di lapangan menunjukkan masih dibawah potensi hasil. Salah satu faktor yang sering dihadapi dalam budidaya cabai rawit adalah jenis tanah dan musim. Berdasarkan kondisi tersebut upaya untuk meningkatkan bahan organik tanah, salah satunya dengan penambahan pupuk kotoran kambing dan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran kambing dan waktu aplikasi PGPR yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sawahan, Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri pada bulan Desember 2017 sampai dengan Maret 2018. Penelitian ini bersifat faktorial yang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor, yaitu dosis pupuk kotoran kambing dan waktu aplikasi PGPR. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Apabila terjadi pengaruh nyata pada perlakuan maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan dosis pupuk kotoran kambing dan waktu aplikasi PGPR pada parameter jumlah bunga total per tanaman, persentase fruit set, total bobot buah per tanaman, berat segar buah cabai rawit dan hasil per hektar. Dosis pupuk kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif per tanaman. Waktu aplikasi PGPR berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif.
Pengaruh Pemberian Pyraclostrobin dan Azoxystrobin terhadap Pertumbuhan dan Kesehatan Bibit Tanaman Jeruk Keprok (Citrus reticulata L.) dengan Teknik Okulasi dan Inokulasi Phytophthora sp. Adiputra, Prasetya Dwi; Dwiastuti, Mutia Erti; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk (Citrus sp.) adalah komoditas buah-buahan yang menjanjikan bagi bidang pertanian di Indonesia. Permasalahan yang sering muncul dalam budidaya jeruk salah satunya adalah serangan penyakit. Tanaman yang terserang oleh penyakit tentu dapat menurunkan mutu buah jeruk sehingga harga jual jeruk di Indonesia kalah bersaing di pasar dunia. Untuk mengatasi permasalahan ini dapat dilakukan dengan cara mengaplikasikan fungisida.Fungisida berperan dalam mengendalikan penyakit sehingga mampu mernjaga kualitas tanaman jeruk tetap baik. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas tanaman jeruk dapat dilakukan juga dengan melakukan perbanyakan vegetatif tanaman. Salah satu cara perbanyakan tanaman jeruk secara vegetatif adalah dengan meng-gunakan teknik okulasi. Masalah yang muncul dalam perbanyakan tanaman jeruk hasil okulasi adalah terjadinya dormansi atau tidak tumbuhnya hasil okulasi tanaman.Salah satu cara mengatasi permasalahan dormansi adalah dengan cara memberikan bahan perangsang pertumbuhan yaitu zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh yang digunakan ialah pyraclostrobin dan azoxystrobin yang juga memiliki peran dalam pengendalian penyakit khususnya penyakit jamur pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pyraclostrobin dan azoxystrobin terhadap pertumbuhan dan kesehatan bibit tanaman jeruk dengan menggunakan teknik okulasi.Hasil penelitian menunjukkan. Pyraclostrobin dengan konsentrasi 3 g l-1 memberikan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan tinggi tunas tanaman jeruk pada saat 2 minggu setelah aplikasi, diikuti oleh azoxystrobin dengan konsentrasi 0,6 ml l-1. Pyraclostrobin dan azoxystrobin dengan konsentrasi yang berbeda dapat mempengaruhi kandungan klorofil pada daun dan menghasilkan warna daun yang berbeda. Tanaman yang diberikan perlakuan pyraclostrobin dan azoxystrobin tidak terserang penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur Phytophthora sp. selama 4 minggu setelah tanaman diinokulasi.
Pengaruh Pemberian Berbagai Macam Bahan Priming terhadap Pertunbuhan dan Hasil Benih Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt.) Prasetyo, Angga Wahyu; Sugiharto, Arifin Noor; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galur inbrida jagung manis diperoleh dari penyerbukan sendiri (selfing) selama 5 – 7 generasi yang mengakibatkan menurunnya vigor benih. Invigorasi priming dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih yang mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian berbagai macam bahan priming terhadap viabilitas dan vigor benih serta pertumbuhan dan hasil benih jagung manis. Penelitian dilaksanakan di kebun percoban Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Desa Jatimulyo, Malang, pada bulan Maret hingga Juni 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok factorial yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama ialah bahan bahan priming (P) dengan 4 taraf yaitu P0= air; P1= aquades; P2= PGPR; P3= KNO3. Faktor kedua ialah lama perendaman (U) dengan 4 taraf yaitu U1= 4 jam; U2= 8 jam; U3= 12 jam; U4= 16 jam. Data dianalisis menggunakan uji F. Jika uji F berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan priming menggunakaan bahan aquades dan PGPR dengan lama perendaman (4, jam, 8 jam, 12 jam, 16 jam) dapat meningkatkan panjang plumula benih jagung manis dan tidak berpengaruh pada pengamatan daya berkecambah, indeks vigor, panjang akar. Pengaruh pemberian bahan priming dan lama perendaman tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil benih tanaman jagung manis.
Pengaruh Pola Baris dan Arah Penyinaran terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Hias dan Tanaman Pakcoy pada Vertikultur Wardoyo, Ega Fay Putro; Baskara, Medha; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan pertanian saat ini semakin lama semakin sempit, dikarenakan beberapa faktor yaitu pertambahan penduduk yang pesat dan disertai dengan alih fungsi lahan pertanian. Sistem vertikultur sangat cocok digunakan bagi petani atau masayarakat yang memiliki lahan sempit, vertikultur dapat diterapkan atau digunakan pada dinding – dinding bangunan bertingkat, dengan menggunakan sistem tumpangsari tanaman cabai hias dan tanaman pakcoy. Tujuan dari penelitan untuk menentukan pola baris yang baik dan tepat dengan kombinasi arah penyinaran matahari terhadap pertumbuhan tanaman cabai hias dan tanaman pakcoy pada Vertical Garden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 - Januari 2017 yang berlokasi didaerah Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Jawa Timur. Ketinggian tempat yang dimiliki yaitu ±560 mdpl, dengan suhu minimum 18,4oC dan suhu maksimum sebesar 32,7oC serta curah hujan 1600 mm/tahun. Hasil menunjukkan terdapat interaksi antar perlakuan pada tanaman cabai hias maupun tanaman pakcoy, pada parameter tinggi tanaman, luas daun dan hasil panen, dengan perlakuan pola baris vertikal dan penyinaran dari arah timur. Perlakuan pada vertikultur tanaman cabai hias dan tanaman pakcoy dengan pola baris vertikal dengan arah penyinaran arah timur memperlihatkan pertumbuhan yang baik.
Interaksi Genotip X Lingkungan Tiga Varietas Unggul Bawang Putih (Allium sativum L.) di Dua Lokasi Handiana, Desti Zulvi; Sandrakirana, Ratih; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan dalam pemuliaan tanaman untuk memperoleh suatu varietas yang adaptif pada suatu tempat dilakukan dengan uji multilokasi. Interaksi genotip dan lingkungan digunakan untuk mengetahui apakah suatu varietas dapat dikembangkan dengan daya adaptasi sempit ataupun luas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui varietas yang lebih unggul. Penelitian dilaksanakan di desa Pujon Lor, kecamatan Pujon, kabupaten Malang dan desa Podokoyo, kecamatan Tosari, kabupaten Pasuruan pada bulan Januari-Juni 2018 meng-gunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang 9 kali di setiap lokasi. Analisis data menggunakan analisis ragam gabungan. Apabila terdapat beda nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lumbu Kuning adalah varietas yang paling baik di dua lokasi pengujian jika dilihat dari karakter produktivitas. Interaksi GxL berpengaruh nyata terhadap beberapa karakter, artinya varietas yang berbeda akan memberikan respon yang berbeda terhadap lingkungan tumbuh.
Interaksi Genotip X Lingkungan Tanaman Padi pada Cekaman Genangan Larasmita, Karina Ayu; Agustiani, Nur Wulan; Damanhuri, Damanhuri; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha pemanfaatan lahan tergenang sepanjang tahun dapat dilakukan melalui perakitan varietas unggul baru tahan cekaman genangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat morfologi padi yang toleran genangan dan berdaya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 hingga April 2018 ber-tempat di Kebun Percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang. Penelitian terbagi menjadi 2 petak lahan yang berbeda, yaitu petak percobaan optimum dan petak percobaan genangan. Bahan tanam yang digunakan yaitu 10 genotip padi, dengan 2 varietas pembanding toleran dan peka. Data dianalisis menggunakan analisis ragam gabungan taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5% dan Indeks toleransi (STI) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi nyata antara genotip dengan lingkungan pada karakter umur berbunga, umur masak fisiologis, jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi, bobot 1000 butir dan hasil panen.
Penampilan Tujuh Hasil Persilangan Jagung (Zea mays L.) di Dataran Medium Sari, Della Novita; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu sumber karbohidrat yang dapat digunakan sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Meskipun produksi jagung di Indonesia (2013-2016) terus meningkat, tetapi impor jagung masih tinggi. Untuk mengurangi impor dapat dilakukan dengan penggunaan varietas unggul. Untuk mendapatkan varietas unggul dapat dilakukan salah satunya dengan proses persilangan. Sebagian besar varietas jagung yang ada merupakan varietas jagung yang mampu tumbuh di semua dataran (dataran tinggi, dataran medium, dan dataran rendah). Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan penampilan tujuh hasil persilangan jagung yang diuji di masing-masing lokasi; dan menentukan hasil persilangan jagung dengan hasil yang tinggi di dataran medium. Penelitian ini dilakukan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Malang (512 mdpl) dan Bumi Asri Sengkaling, Kecamatan Dau Malang (599 mdpl) pada bulan Maret - Juli 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (Randomized Block Design) dengan tiga ulangan. Parameter pengamatan meliputi parameter kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan anova di masing-masing lokasi dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter hasil pada semua perlakuan hasil persilangan yang diuji di masing-masing lokasi menunjukkan hasil yang lebih tinggi atau sama dengan varietas pembanding, tetapi terdapat perbedaan penampilan pada beberapa karakter komponen hasil masing-masing perlakuan hasil persilangan yang diuji. Perlakuan hasil persilangan yang memiliki hasil tinggi di dataran medium terdapat pada perlakuan N1, N2, N4, N5, N6, dan N7.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan NPK An-Organik pada Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Rumabutar, Erwin Sartono; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu sumber protein nabati yang cukup penting dalam pola menu makanan di masyarakat. Produksi kacang tanah pada tahun 2013 yaitu 701.680 ton dengan lahan seluas 519.056 ha dengan produktivitas lahan 13,52 kuintal per ha. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kacang  tanah  adalah  teknik budidaya yaitu melalui pemupukan. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik maupun pupuk anorganik. Salah satu pupuk organik yang banyak digunakan sekarang ini adalah pupuk kandang kambing sedangkan salah satu jenis pupuk anorganik yang sering digunakan adalah pupuk NPK majemuk.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mempelajari pengaruh interaksi pemberian pupuk kandang kambing dan NPK an-organik pada pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2018 - Juni 2018. Penelitian ini dilaksanakan di UPT. Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura yang terletak di Jl. Raya Randuagung, Kec. Singosari, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi pada semua parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil.
Uji Efektivitas Pupuk Hayati Petroboost pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae L.) Simanjuntak, Devi Arinda; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis merupakan salah satu tanaman sayuran yang mendapat prioritas untuk ditingkatkan produksinya karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi manusia. Pada budidaya kubis salah satu faktor yang menjadi penyebab menurunnya produksi kubis ialahrendahnya kandungan bahan organik tanah karena penggunaan pupuk anorganik  secara terus-menerus dan berlebihan, mengakibatkan pencemaran lingkungan, mengurangi dan menekan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat. Pupuk hayati Petroboost mengandung mikroorganisme seperti, Stenotrophomonas sp., dan Paenibacillus polymyxa, yang berfungsi sebagai fiksasi nitrogen, meningkatkan ketersediaan nutrisi, penghasil fitohormon, penghasil anti mikroba, meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas penggunaan pupuk hayati Petroboost dan mendapatkan dosis optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kubis. Penelitian dilaksanakan pada bulanMei sampai Agustus 2018 diAgro Techno Park Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, KotaBatu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 14 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk hayati dan pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kubis pada variabel pengamatan yaitu panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, hijau daun, bobot kering total tanaman, bobot segar total tanaman, lingkar krop, danbobot krop. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dosis 1250 g ha-1 pupuk hayati dikombinasikan dengan ¼, ½, ¾ pupuk N,P, K merupakan dosis paling optimal yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman serta dapat menurunkan dosispupuk N,P,K.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue